Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

PDIP Dukung Kajari Usut Kasus Korupsi Dinkes Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 9 Jun 2016
  • print Cetak
iskandar hasibuan

iskandar hasibuan

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – PDI Perjuangan Mandailing Natal mendukung sepenuhnya langkah kejaksaan negeri yang akan melakukan pengusutan dan membongkar berbagai dugaan korupsi di Dinas Kesehatan Mandailing Natal.

Langkah Kejakasan Negeri Mandailing Natal (Madina) itu, menyusul adanya gerakan pengaduan Aliansi Rakyat Peduli Madina (ARPM) ke Kejaksaan Agung di Jakarta beberapa waktu lalu, dan kini pihak Kejaksaan Agung telah menyatakan bahwa data pengaduan ARPM telah memenuhi syarat untuk dilanjutkan.

“Lebih khusus penggunaan APBD Tahun 2014 lalu. Aliansi Rakyat Peduli Madina telah melaporkan Dinkes ke Kejagung RI,” ujar Ketua DPC PDI Perjuangan Mandailing Natal (Madina), Iskandar Hasibuan, Kamis (9/6) di Panyabungan.

Iskandar menyatakan, selama ini muncul satu apatisme dalam keberhasilan pemberantasan korupsi di Madina. Karena, meski sudah banyak yang mengadukan kasus di Duinas Kesehatan Madina dengan bukti-bukti yang akurat, tetapi penegak hukum seolah diam dan membisu.

“Sehingga praduga kita antara penegak hukum dengan Dinkes ada main mata dalam masalah APBD/ APBN yang masuk ke instansi itu,” katanya.

“Contoh, sekitar pengadaan 4 unit ambulance ke Puskesmas yang tidak sesuai dengan RUP, tidak memenuhi standar minimum kendaraan yang dibutuhkan. Dalam hal ini, Kepala Dinas Kesehatan Mandailing Natal diduga merugikan negara sekitar 1,4 miliar rupiah sesuai dengan laporan ARPM. Itukan sudah jelas faktanya, namun pihak penegak hukum tetap saja diam dan membisu,” ujarnya.

Selain itu, persoalan lainnya, baik yang diadukan oleh ARPM, demo mahasiswa maupun unjukrasa masyarakat terkait berbagai hal di instansi itu dan khususnya masalah penerimaan honorer yang diduga pihak Dinkes menerima puluhan juta rupiah uang siluman.

“PDI Perjuangan Madina siap bersama Kajari maupun penegak hukum lainnya untuk melakukan penyelidikan dan mengumpulkan data-data terkait dengan dugaan korupsi yang selama ini diduga terjadi di Dinas Kesehatan,” katanya.

Editor : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lobang Muncul di Jl. Willem Iskander, Kayujati , Pengendara Dihimbau Hati -hati

    Lobang Muncul di Jl. Willem Iskander, Kayujati , Pengendara Dihimbau Hati -hati

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Onlne) – Pengendara dihimbau berhati-hati bila melintas di Jalan Willem Iskander titik Kayu Jati, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), pasalnya jalan protokol di titik ini ada lobang menunggu. Ahmad Husein , warga setempat kepada wartawan, Minggu (19/10/2014) manyatakan bahwa kondisi jalan yang berlubang ini sangat rawan kecelakaan sehingga masyarakat berinisiatif membuat tanda. Munculnya lobang […]

  • Rahudman mau jadi Ketum PSMS

    Rahudman mau jadi Ketum PSMS

    • calendar_month Senin, 11 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Mundurnya Dzulmi Eldin sebagai Ketua Umum PSMS hari ini membuat wacana baru timbul, siapa yang akan memimpin Ayam Kinantan selanjutnya. Dan nama Rahudman Harahap pun digadang-gadang akan menggantikan Eldin. “Memang ada beberapa kandidat ketua yang mencalonkan,” kata Sekretaris Umum PSMS yang menjabat sebagai Plt Ketum PSMS, Idris, kepada Waspada Online, malam ini. Menurut […]

  • KAI Sumut Minta Kapolres Madina Tegas Pada Pelaku PETI

    KAI Sumut Minta Kapolres Madina Tegas Pada Pelaku PETI

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): adanya pembiaran terhadap pelaku penambangan emas tanpa izin ( PETI ) di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ). Ketua DPD Kongres Advokat Indonesia (KAI) Sumatera Utara (Sumut), DR. Surya Wahyu Danil, SH, MH angkat bicara. Menurut praktisi hukum ini semakin maraknya PETI di Madina menunjukkan betapa ketidakmampuan Aparat Penegak Hukum […]

  • Harga getah melorot di Madina

    Harga getah melorot di Madina

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Harga “apea” atau getah alam melorot dalam dua pekan terakhir di Mandailing Natal (Madina). Posisi harga di tiga pusat penjualan di Kecamatan Siabu yakni pasar Sihepeng, pasar Simangambat dan Hutabaringin menurun sejak 2 pekan lalu. Harga di tiga pusat penjualan itu masih berada di kisaran antara Rp 7.500 hingga Rp 8.000 […]

  • Oknum DPRD Labuhanbatu Pukul Meja , Rapat Diskorsing

    Oknum DPRD Labuhanbatu Pukul Meja , Rapat Diskorsing

    • calendar_month Rabu, 10 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    RANTAUPRAPAT : Rapat pembahasan nota Keuangan tahun anggaran (TA) 2010 di gedung DPRD Labuhanbatu diwarnai insiden ‘ngamuk’nya seorang anggota DPRD setempat. Aksi itu dilakukan dengan pemukulan meja. Dampaknya, rapat di skors hingga Rabu, 10 Agustus 2011. Pada hari Selasa 9 Agustus 2011 seorang oknum anggota dewan pada rapat dengan SKPD Dinas Pendidikan menanyakan terkait penggunaan […]

  • PT BAS Dinilai Rugikan Negara Rp30 M

    PT BAS Dinilai Rugikan Negara Rp30 M

    • calendar_month Senin, 2 Nov 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PALUTA- Kesatuan Aksi Mahasiswa Paluta (KAMP) Paluta meminta kepada Kapoldasu dan Kejatisu untuk segera mengusut tuntas atas kerugian negara Rp30 miliar yang belum dibayarkan oleh PT BAS kepada Menteri Kehutanan melalui Kepala Kantor Wilayah Departemen Kehutanan Provinsi Sumatera Utara dari tahun 1999 hingga saat ini. Tak hanya itu, KAMP Paluta juga meminta kepada PT BAS […]

expand_less