Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Pemberantasan Kekerasan Terhadap Perempuan Butuh Sulusi Tuntas

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 7 Des 2022
  • print Cetak

Oleh: Rahma
Ibu Peduli Generasi

Setiap bulan November digelar peringatan kampanye 16 hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan atau yang disingkat 16HKtP, yakni mulai tanggal 25 November hingga 10 Desember. Kampanye di Indonesia pun sudah berlangsung sejak 2001, namun nyatanya, kekerasan terhadap perempuan terus saja terjadi, bahkan ketika UU TPKS sudah disahkan baru-baru ini.

Maraknya kekerasan terhadap perempuan menunjukkan adanya kegagalan sistematik yang harus kita berantas. Kita harus membuka nalar berfikir yang cemerlang untuk mendeteksi dan menyelesaikannya.

Sistem sekular yang memengaruhi negara ini ternyata gagal dalam melindungi perempuan. Sistem ini menciptakan relasi yang salah antara laki-laki dan perempuan sebagai cerminan sistem kehidupan yang berlaku di masyarakat saat ini.

Sekulerisme kapitalisme menjanjikan kebebasan berperilaku antara laki-laki dan perempuan. Pandangan laki-laki lebih kuat dan berkuasa dari perempuan ini memicu munculnya kekerasan terhadap perempuan. Selain itu lemahnya visi pada kehidupan akhirat membuat mereka bebas melakukan apa saja yang diinginkan tanpa peduli pahala dan dosa, halal ataupun haram. Bagaimana tidak, hari ini kekerasan marak terjadi, padahal kampanye sudah dilakukan, undang-undang sudah disahkan, ini semua akibat pandangan manusia terhadap agama harus dipisahkan dari kehidupan. Padahal kita tahu agama adalah tonggak atau benteng pertahanan dalam diri, masyarakat dan negara.

Persoalan ini jelas membutuhkan solusi tuntas yang menyentuh akar persoalan. Solusi tuntas persoalan ini bukan hanya kampanye dan perjuangan jika tetap membiarkan tegaknya sistem kehidupan yang salah.

Solusi kekerasan terhadap perempuan hanya dapat diwujudkan dengan mengubah cara pandang yang salah dengan kehidupan. Yaitu cara pandang yang shahih adalah cara pandang berdasarkan Islam sebagai asas dan dunia adalah tempat beramal yang akan dipertanggungjawabkan di akhirat. Karena itu hanya Islam yang memandang kedudukan perempuan itu mulia dan kehormatannya yang harus dijaga.

Penerapan hukum yang salah akan melahirkan berjuta masalah. Mengikuti sistem sekuler yaitu memisahkan agama dari kehidupan adalah akar masalahnya. Sudah saatnya kembali ke sistem Islam yang berasal dari Sang Pencipta alam semesta beserta isinya dengan cara memahamkannya dari akar hingga ke daun kepada seluruh umat manusia.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Batta ke Batak

    Dari Batta ke Batak

    • calendar_month Kamis, 28 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Profesor Uli Kozok memosting artikel singkat di akun facebooknya pada 25 November 2019 memaparkan masa awal sebutan “Batak”. Artikel singkat berjudul “Dari Batta ke Batak” ini memaparkan kajian-kajian bahwa sebutan “Batak” baru muncul pada abad 19 dari pihak luar seperti Aceh dan Melayu. Merujuk naskah-naskah kuno maupun catatan para misionaris Jerman yang dimuat di […]

  • Oji Ganding Terkendala Surat Permohonan Izin

    Oji Ganding Terkendala Surat Permohonan Izin

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sejauh ini belum ada kepastian pihak mana yang harus mengajukan izin keluar bagi Ali Makmur Nasution alias Oji Ganding dari dalam penjara Sipapaga Panyabungan agar Oji Ganding dapat keluar penjara satu hari mengikuti pelantikan dan pengambilan sumpah menjadi anggota DPRD Madina, Selasa (2/9/2014) di gedung DPRD Madina. Sebab hingga malam ini, […]

  • RS Spesial Untuk Pejabat Saat Rakyat Makin Sekarat?

    RS Spesial Untuk Pejabat Saat Rakyat Makin Sekarat?

    • calendar_month Senin, 12 Jul 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Penderita terinfeksi covid-19 dikabarkan kian meningkat. Laju penambahan pasien yang terus bertambah membuat persediaan faskes di negeri ini sangat kekurangan. Pasien terinfeksi ternyata seperti yang diberitakan bukan hanya kalangan masyarakat biasa yang sering diklaim tidak taat prokes karena ngeyel. Namun juga lingkaran pejabat banyak terinfeksi virus yang […]

  • Korban Tambang Emas Huta Bargot dari Barbaran dan Sidempuan

    Korban Tambang Emas Huta Bargot dari Barbaran dan Sidempuan

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      HUTA BARGOT (Mandailing Online) – Jumlah korban meninggal dunia di penambangan emas, perbukitan Huta Bargot, Kecamatan Huta Bargot, Mandailing Natal yang terjadi sekira pukul 2:30 dini hari Selasa (18/8), masih simpang siur. Penyebab meninggalnya para penambang juga masih belum jelas. Ada informasi, penyebabnya akibat meledaknya tangki penyembur api yang dimodifikasi dari tangki petromak. Ada […]

  • Jaringan Pasar Penyebab Harga Biji Kopi Rendah di Madina

    Jaringan Pasar Penyebab Harga Biji Kopi Rendah di Madina

    • calendar_month Selasa, 2 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jaringan pasar yang dinilai masih mandeg penyebab harga biji kopi di Kabupaten Mandailing Natal masih rendah. Demikian dikatakan Ali Musa Manto Lubis, salah satu petani kopi di Desa Pastap Julu Kecamatan Tambangan kepada Mandailing Online, Senin, (1/8). Diungkapkannya, hingga saat ini harga biji kopi di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) masih jauh […]

  • Koridor Timur Terus Digenjot

    Koridor Timur Terus Digenjot

    • calendar_month Kamis, 8 Sep 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) – Jalur Panyabungan-Pagur menjadi salah satu prioritas karena akan menjadi koridor timur bagi Mandailing Natal menuju kawasan Padang Lawas. Kabupaten Mandailing Natal (Madina) bertetangga dengan Kabupaten Padang Lawas (Palas), dua kabupaten di Provinsi Sumatera Utara. Koridor timur ini diproyeksi menjadi jalur ekonomi bagi dua kawasan itu. Oleh karenanya, peningkatan ruas […]

expand_less