Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

Pemerintah Jamin Keamanan Kapal Penjemput TKI

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 23 Apr 2011
  • print Cetak


Serang –
Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Agung Laksono mengatakan pemerintah menjamin keamanan pelayaran kapal penjemput para TKI “overstay” di Arab Saudi, karena dikawal anggota Marinir dan Kopassus sehingga bebas dari kemungkinan pembajakan.

“Kapal pengangkut TKI tersebut dikawal ketat anggota Kopassus dan Marinir, kita berharap dan berdoa mudah-mudahan saudara-saudara kita selamat sampai tanah air,” kata Agung Laksono usai peletakan batu pertama pembangunan Universitas Syekh Nawawi Tanara dan Gedung Satkar Ulama di Serang, Banten, Jumat.

Agung Laksono mengatakan, saat ini sisa TKI dan WNI yang overstay dan TKI bermasalah di Arab Saudi tinggal sekitar 3.200 orang, mereka sedang dijemput oleh Kapal Pelni. Diperkirakan kapal yang mengangkut TKI tersebut akan datang ke tanah air pada akhir April 2011.

Diharapkan sampai dengan selamat ke tanah air dan bebas dari kemungkinan dibajak perompak sebagaimana yang tengah terjadi terhadap kapal MV Sinar Kudus milik PT Samudera Indonesia.

“Sekitar 70 persen mereka adalah bekas TKI yang tidak mampu menyelesaikan tugasnya, mereka sudah tinggal lima sampai tujuh tahun. Padahal kontraknya hanya dua tahun,” kata Agung Laksono.

Ia mengatakan, pemulangan TKI kali ini merupakan terbesar sepanjang sejarah dan kita beruntung semua TKI “overstay” tersebut mendapat pengampunan dari kerajaan Arab Saudi, meskipun sudah melebihi batas waktu izin tinggal di negara tersebut.

Oleh sebab itu, kata Agung, ini harus menjadi pelajaran agar masyarakat kita bisa meningkatkan kapasitas pendidikan dan kemampuan untuk bisa mendapatkan pekerjaan yang lebih layak di tanah air tidak mesti menjadi TKI.

Selain itu perusahaan-perusahaan yang akan memberangkatkan TKI agar bisa memberikan keterampilan atau peningkatan kapasitas bagi calon TKI yang akan diberangkatkan ke luar negeri.

“Rencana jangka panjang untuk persoalan TKI adalah membuat lapangan-lapangan kerja baru di dalam negeri. Bahkan kita berharap di masa mendatang para orang asing yang masuk ke Indonesia untuk bekerja di negeri kita, bukan kita yang pergi ke negeri orang” kata Agung.

Ia mendukung langkah siapapun yang berinisiatif untuk mendirikan lembaga pendidikan yang akan melahirkan tenaga-tenaga ahli siap pakai, para cendikiawan, pengusaha dan lainnya.

Sektor pendidikan, kata dia, saat ini menjadi prioritas perhatian pemerintah, ini terbukti dengan anggaran yang dialokasikan untuk fungsi kependidikan mencapai Rp248 triliun yang tersebar di 15 kementerian, Rp150 triliun diantaranya untuk gaji dosen dan guru.(*)
(U.M045/Z003)
Sumber : Antaranews

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Publik Ragu Ketahanan Bangunan Pasar Baru Panyabungan

    Publik Ragu Ketahanan Bangunan Pasar Baru Panyabungan

    • calendar_month Selasa, 13 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Banyak penilaian miring dari publik Mandailing Natal terhadap peristiwa robohnya satu tiang fisik Pasar Baru Panyabungan yang saat ini dikerjakan PT Betesda Mandiri. Sebelumnya, Manajer PT.Betesda Mandiri Haryadi Rangkuty, Senin (12/4/2021) menyatakan bahwa dari kontruksi yang sudah dipasang, bangunan Pasar Baru Panyabungan nantinya super kuat dan tidak akan ada masalah. Kenapa […]

  • 700 Guru Bersertifikasi di Madina Diminta Dievaluasi

    700 Guru Bersertifikasi di Madina Diminta Dievaluasi

    • calendar_month Senin, 6 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Sebanyak 700-an guru yang sudah bersertifikasi di Kabupaten Mandailing Natal diminta suoaya dievaluasi. Sebab dinilai guru-guru yang bersertifikasi tidak memberikan nilai tambah bagi peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Madina. Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPC PKB madina Abdul waris Rangkuty kepada Analisa, di Panyabungan, Sabtu (4/12). Dia mengatakan, sampai sejauh ini tidak diketahui tolok […]

  • 3 Tahun Anggaran Dana Desa Untuk Pembangunan Kantor dan Balai Desa Hutabaringin Julu Tak Kelar

    3 Tahun Anggaran Dana Desa Untuk Pembangunan Kantor dan Balai Desa Hutabaringin Julu Tak Kelar

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA – (Mandailing Online )- Selama 3 tahun anggaran sejak tahun 2022 sampai 2024 alokasi anggaran dana desa untuk pembangunan gedung kantor dan balai desa Hutabaringin Julu di Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Madina tak kunjung kelar. Data yang didapat, Untuk rehabilitasi atau peningkatan balai desa, dalam kurun waktu 3 tahun terakhir data Tahun 2024 senilai, Rp. […]

  • Ini Dia Kontrak Politik Yusuf-Imron dengan PKS

    Ini Dia Kontrak Politik Yusuf-Imron dengan PKS

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah resmi mendukung dan memperjuangkan pemenangan pasangan calon bupati/wakil bupati Madina Drs. HM. Yusuf Nasution,Msi-H. Imron Lubis,S.Pd.MM, Minggu malam (23/8) lalu. Dan kontrak politik antara PKS dengan pasangan Yusuf-Imron tentu menjadi salah satu landasan bagi PKS dan pasangan Yusuf-Imron dalam membangun Madina ke depan yang harus direalisaskan […]

  • Siswa Diajak Tanam Pohon

    Siswa Diajak Tanam Pohon

    • calendar_month Rabu, 11 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Lakukan Penghijauan Forum Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Gadis Lintas Kabupaten terus menginisiasi gerakan penghijauan hingga ke sekolah melalui penanaman pohon. Ini sebagai wujud kepedulian generasi muda bangsa terhadap kondisi alam sekitar. Kegiatan ini sekaligus bukti nyata dukungan pelaksaanaan program gerakan penanaman 1 miliar pohon untuk dunia. Penanaman pohon dilaksanakan, Selasa (10/1) di SMPN 4, […]

  • Lahan Pertanian Diserobot Ratusan Warga Madina Terancam Kehilangan Lahan

    Lahan Pertanian Diserobot Ratusan Warga Madina Terancam Kehilangan Lahan

    • calendar_month Rabu, 28 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan. Sekitar 500-an warga di Dusun Bulung Gadung dan Dusun Bronjong Desa Selebaru Kecamatan Batang Gadis Kabupaten Madina, terancam kehilangan tempat tinggal dan lahan pertanian akibat aksi penyerobotan tanah yang dilakukan oleh pengusaha. Kepada MedanBisnis, Selasa (27/9) di Medan, Saroha Siregar (37) salah satu perwakilan masyarakat asal Madina yang ditemui mengatakan, pihaknya sangat kecewa dengan […]

expand_less