Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Pemerintah Jamin Keamanan Kapal Penjemput TKI

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 23 Apr 2011
  • print Cetak


Serang –
Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Agung Laksono mengatakan pemerintah menjamin keamanan pelayaran kapal penjemput para TKI “overstay” di Arab Saudi, karena dikawal anggota Marinir dan Kopassus sehingga bebas dari kemungkinan pembajakan.

“Kapal pengangkut TKI tersebut dikawal ketat anggota Kopassus dan Marinir, kita berharap dan berdoa mudah-mudahan saudara-saudara kita selamat sampai tanah air,” kata Agung Laksono usai peletakan batu pertama pembangunan Universitas Syekh Nawawi Tanara dan Gedung Satkar Ulama di Serang, Banten, Jumat.

Agung Laksono mengatakan, saat ini sisa TKI dan WNI yang overstay dan TKI bermasalah di Arab Saudi tinggal sekitar 3.200 orang, mereka sedang dijemput oleh Kapal Pelni. Diperkirakan kapal yang mengangkut TKI tersebut akan datang ke tanah air pada akhir April 2011.

Diharapkan sampai dengan selamat ke tanah air dan bebas dari kemungkinan dibajak perompak sebagaimana yang tengah terjadi terhadap kapal MV Sinar Kudus milik PT Samudera Indonesia.

“Sekitar 70 persen mereka adalah bekas TKI yang tidak mampu menyelesaikan tugasnya, mereka sudah tinggal lima sampai tujuh tahun. Padahal kontraknya hanya dua tahun,” kata Agung Laksono.

Ia mengatakan, pemulangan TKI kali ini merupakan terbesar sepanjang sejarah dan kita beruntung semua TKI “overstay” tersebut mendapat pengampunan dari kerajaan Arab Saudi, meskipun sudah melebihi batas waktu izin tinggal di negara tersebut.

Oleh sebab itu, kata Agung, ini harus menjadi pelajaran agar masyarakat kita bisa meningkatkan kapasitas pendidikan dan kemampuan untuk bisa mendapatkan pekerjaan yang lebih layak di tanah air tidak mesti menjadi TKI.

Selain itu perusahaan-perusahaan yang akan memberangkatkan TKI agar bisa memberikan keterampilan atau peningkatan kapasitas bagi calon TKI yang akan diberangkatkan ke luar negeri.

“Rencana jangka panjang untuk persoalan TKI adalah membuat lapangan-lapangan kerja baru di dalam negeri. Bahkan kita berharap di masa mendatang para orang asing yang masuk ke Indonesia untuk bekerja di negeri kita, bukan kita yang pergi ke negeri orang” kata Agung.

Ia mendukung langkah siapapun yang berinisiatif untuk mendirikan lembaga pendidikan yang akan melahirkan tenaga-tenaga ahli siap pakai, para cendikiawan, pengusaha dan lainnya.

Sektor pendidikan, kata dia, saat ini menjadi prioritas perhatian pemerintah, ini terbukti dengan anggaran yang dialokasikan untuk fungsi kependidikan mencapai Rp248 triliun yang tersebar di 15 kementerian, Rp150 triliun diantaranya untuk gaji dosen dan guru.(*)
(U.M045/Z003)
Sumber : Antaranews

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • BMKG: Gempa Padang Berkekuatan 4,2 SR

    BMKG: Gempa Padang Berkekuatan 4,2 SR

    • calendar_month Jumat, 3 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika menyatakan gempa bumi yang terjadi di Padang pada Jumat, 3 Desember 2010, berkekuatan 4,2 SR dengan kedalaman 10 kilometer di lokasi 0.92 Lintang Selatan dan 100.41 BUjur Timur. Keterangan resmi BMKG yang diterima ANTARA, di Jakarta, Jumat, menyebutkan, lokasi gempa terjadi di darat tujuh kilometer Timurlaut Padang dan […]

  • Syamsir KDI Meriahkan Pelantika PAC PP 1959 Siabu

    Syamsir KDI Meriahkan Pelantika PAC PP 1959 Siabu

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      SIABU (Mandailing Online) – Pelantikan Pimpinan Anak Cabang Pemuda Pancasila 1959 Kecamatan Siabu, Mandailing Natal dimeriahkan oleh artis Ibukota Syamsir KDI, Sabtu (22/11). Sejumlah lagu dilantunkan Syamsir di sela-sela acara pelantikan di lapangan Siabu yang tak jauh dari kampong halaman Syamsir sendiri. Pelantikan tersebut dihadiri Ketua DPP PP 1959 Rudi Hartawan Tampubolon, DPW Provinsi […]

  • Tak Takut Polisi, Tambang Emas Ilegal di Sipogu Bebas Beroperasi

    Tak Takut Polisi, Tambang Emas Ilegal di Sipogu Bebas Beroperasi

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): seolah tidak takut pada Polisi, pelaku penambang emas ilegal di ujung kampung desa sipogu tepatnya berbatas dengan desa ampung siala Kecamatan Batang Natal terus beroperasi. Pelaku tambang ini leluasa menggunakan alat berat jenis excavator padahal lokasi aktifitas tidak jauh dari jalan lintas provinsi Panyabungan-Natal. Informasi dari warga menyebut, aktifitas penambang […]

  • Produksi Pendaratan Ikan di Tapteng Sibolga Merosot

    Produksi Pendaratan Ikan di Tapteng Sibolga Merosot

    • calendar_month Senin, 2 Nov 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Panda – Akibat cuaca ekstrem yang kerap melanda perairan Pantai Barat Sumatera Utara sejak 3 tahun terakhir, menyebabkan produksi penangkapan ikan di Tapanuli Tengah (Tapteng) dan Kota Sibolga tidak stabil atau kembali merosot. Jika pada tahun 2012 lalu, total produksi/pendaratan ikan mampu mencapai 38.290 ton, kemudian turun menjadi 34.573 ton pada tahun 2012, lalu tahun […]

  • Densus 88 Amankan Terduga Teroris di Tapsel

    Densus 88 Amankan Terduga Teroris di Tapsel

    • calendar_month Senin, 31 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    TAPANULI SELATAN (Mandailing Online) – Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror mengamankan satu orang terduga teroris di Desa Simatohir, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sabtu (29/1) kemarin. Adapun terduga yang diamankan seorang lelaki berinisial RMP alias U (36) warga Aceh. Dalam penangkapan itu petugas juga mengamankan handphone dan uang tunai Rp387 ribu. Kabid […]

  • Saragih, Malau dan Margono Dipecat Dari Polisi karena Konsumsi Narkoba

    Saragih, Malau dan Margono Dipecat Dari Polisi karena Konsumsi Narkoba

    • calendar_month Selasa, 1 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA : Briptu Andi Bonardo Saragih, Bripda Sumando Malau dan Ajun Brigadir Nurya Margono dipecat sebagai anggota polisi. Mereka memakai narkoba dan doyan membolos. Briptu Andi Bonardo Saragih dan Bripda Sumando Malau diketahui sempat bertugas di Samapta Polres Jakarta Barat. “Kalau Ajun Brigadir Nurya Margono, saya tidak tahu dia bertugas di mana. Ketiga polisi ini […]

expand_less