Minggu, 13 Sep 2026
light_mode

Pemerintah Jamin Keamanan Kapal Penjemput TKI

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 23 Apr 2011
  • print Cetak


Serang –
Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Agung Laksono mengatakan pemerintah menjamin keamanan pelayaran kapal penjemput para TKI “overstay” di Arab Saudi, karena dikawal anggota Marinir dan Kopassus sehingga bebas dari kemungkinan pembajakan.

“Kapal pengangkut TKI tersebut dikawal ketat anggota Kopassus dan Marinir, kita berharap dan berdoa mudah-mudahan saudara-saudara kita selamat sampai tanah air,” kata Agung Laksono usai peletakan batu pertama pembangunan Universitas Syekh Nawawi Tanara dan Gedung Satkar Ulama di Serang, Banten, Jumat.

Agung Laksono mengatakan, saat ini sisa TKI dan WNI yang overstay dan TKI bermasalah di Arab Saudi tinggal sekitar 3.200 orang, mereka sedang dijemput oleh Kapal Pelni. Diperkirakan kapal yang mengangkut TKI tersebut akan datang ke tanah air pada akhir April 2011.

Diharapkan sampai dengan selamat ke tanah air dan bebas dari kemungkinan dibajak perompak sebagaimana yang tengah terjadi terhadap kapal MV Sinar Kudus milik PT Samudera Indonesia.

“Sekitar 70 persen mereka adalah bekas TKI yang tidak mampu menyelesaikan tugasnya, mereka sudah tinggal lima sampai tujuh tahun. Padahal kontraknya hanya dua tahun,” kata Agung Laksono.

Ia mengatakan, pemulangan TKI kali ini merupakan terbesar sepanjang sejarah dan kita beruntung semua TKI “overstay” tersebut mendapat pengampunan dari kerajaan Arab Saudi, meskipun sudah melebihi batas waktu izin tinggal di negara tersebut.

Oleh sebab itu, kata Agung, ini harus menjadi pelajaran agar masyarakat kita bisa meningkatkan kapasitas pendidikan dan kemampuan untuk bisa mendapatkan pekerjaan yang lebih layak di tanah air tidak mesti menjadi TKI.

Selain itu perusahaan-perusahaan yang akan memberangkatkan TKI agar bisa memberikan keterampilan atau peningkatan kapasitas bagi calon TKI yang akan diberangkatkan ke luar negeri.

“Rencana jangka panjang untuk persoalan TKI adalah membuat lapangan-lapangan kerja baru di dalam negeri. Bahkan kita berharap di masa mendatang para orang asing yang masuk ke Indonesia untuk bekerja di negeri kita, bukan kita yang pergi ke negeri orang” kata Agung.

Ia mendukung langkah siapapun yang berinisiatif untuk mendirikan lembaga pendidikan yang akan melahirkan tenaga-tenaga ahli siap pakai, para cendikiawan, pengusaha dan lainnya.

Sektor pendidikan, kata dia, saat ini menjadi prioritas perhatian pemerintah, ini terbukti dengan anggaran yang dialokasikan untuk fungsi kependidikan mencapai Rp248 triliun yang tersebar di 15 kementerian, Rp150 triliun diantaranya untuk gaji dosen dan guru.(*)
(U.M045/Z003)
Sumber : Antaranews

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak Berkategori

    Ini Surat Edaran Mendagri yang larang fotocopy e-KTP

    • calendar_month Rabu, 8 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, (Mandailing Online) – Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi kepada sejumlah pihak terkait mengatakan e-KTP tidak diperkenankan difoto copy, distapler dan perlakuan lainnya yang merusak fisik e-KTP. Berikut surat edaran Mendagri yang mengimbau e-KTP tidak difotocopy: Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor: No. 471.13/1826/SJ Sifat: Penting Lampiran: – Hal: Pemanfaatan e-KTP dengan Menggunakan Card Reader. […]

  • Delapan Mahasiswa asal Sumut Diwisuda di Universitas Al-Ahgaf Yaman

    Delapan Mahasiswa asal Sumut Diwisuda di Universitas Al-Ahgaf Yaman

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TARIM, YAMAN  (Mandailing Online) – Sebanyak delapan mahasiswa asal Sumatera Utara (Sumut) menyelesaikan S-1 di Universitas Al-Ahgaf, Tarim, Hadramaut, Yaman. Mereka diwisuda di Auditorium Mahsun, tepatnya sekitar 500 meter dari gedung Fakultas Syariah Universitas Al-Ahgaf, Kamis (29/5/2025). Wisuda ini membanggakan Sumatera Utara, Indonesia karena para mahasiswa yang berkuliah di Timur Tengah berhasil menyelesaikan studi jenjang […]

  • First Impression Kapolres Reza: Religius

    First Impression Kapolres Reza: Religius

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – First impression atau kesan pertama merupakan satu langkah penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap pribadi seseorang. Kapolres Mandailing Natal (Madina) AKBP H. Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq, S.I.K, S.H, M.H memberikan kesan pertama yang positif kepada masyarakat. Kapolres yang baru menjabat beberapa minggu ini memberikan kesan religius dalam kepemimpinannya. Hal itu […]

  • Rhoma akan cabut dukungan untuk PKB?

    Rhoma akan cabut dukungan untuk PKB?

    • calendar_month Minggu, 27 Apr 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Rhoma Irama melalui pendukungnya yang tergabung dalam Riforri (Rhoma Irama For Republik Indonesia) mengancam menarik dukungan dari Partai Kebangkitan Bangsa. Riforri menyampaikan tiga poin yang harus dipenuhi PKB agar Rhoma tidak menarik dukungannya. “Yang pertama akan menarik dukungan bila PKB tidak konsekuen dengan kesepakatan yang telah disepakati bersama untuk mencapreskan Haji Rhoma Irama, […]

  • Nasib Penangkar Kopi Luwak ‘Gelap’, Sehitam Kopinya

    Nasib Penangkar Kopi Luwak ‘Gelap’, Sehitam Kopinya

    • calendar_month Minggu, 7 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pemerintah boleh bangga dengan kehebatan Kopi Luwak Indonesia yang mampu ‘menghipnotis’ para pecinta kopi di seluruh dunia seperti di ajang World Expo Shanghai China 2010. Namun kondisi ini justru berlawanan dengan nasib para produsen kopi luwak Liwa Lampung Barat. Setidaknya sepanjang tahun 2010 ini, para produsen kopi luwak Liwa Lampung Barat mengeluh sulitnya menjual produk […]

  • Proses Tender DPRD Madina Panggil Kadis Pendidikan

    Proses Tender DPRD Madina Panggil Kadis Pendidikan

    • calendar_month Sabtu, 30 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Komisi I DPRD Mandailing Natal (Madina) melayangkan surat panggilan kepada Kadis Pendidikan Musaddad Daulay terkait proses tender pengadaan barang dan jasa yang dananya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2010. Pasalnya, proses tender itu diduga menyalahi undang-undang. Ketua Komisi I M Jafar Rangkuty, Kamis (28/10), mengatakan, Kadis Pendidikan dinilai terlalu berani melaksanakan tender, padahal […]

expand_less