Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Pemerintah siapkan Rp70 triliun untuk desa

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Senin, 24 Nov 2014
  • print Cetak

JAKARTA –  Kementerian Desa Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi menyiapkan anggaran sebesar Rp70 triliun untuk dialokasikan kepada setiap desa dan Unit Pemukiman Transmigrasi (UPT) di seluruh Indonesia.

Dana tersebut merupakan 10 persen dari Rp 700 triliun anggaran transfer daerah, sehingga setiap desa akan dialokasikan sebesar Rp 1,4 miliar, bahkan akan ditingkatkan jumlah sesuai kebutuhan.

“Untuk tahap awal yang akan segera dicarikan pada April 2015 nanti adalah sebesar Rp 9,2 triliun,” kata Menteri Desa Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi, Marwan Jafar hari ini.

Menurut Menteri Marwan, dana desa itu akan dicairkan dalam tiga tahap, masing-masing 50 persen, 30 persen dan 20 persen. Oleh karena itu, ia mengimbau kepada seluruh kepala desa agar segera membentuk Badan Usaha Milik Desa (BMUDes) untuk mengelola dana tersebut.

Pemanfaatan dana desa tersebut, kata Menteri Marwan, harus dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur desa seperti jalan desa untuk membuka akses ke kantong-kantong produksi, irigasi desa dan program yang bermanfaat untuk kepentingan masyarakat di desa.

“Nanti akan ada tim yang melakukan ferifikasi program setiap desa. Jika ada yang tidak sesuai kontekstual dan relevan dengan kebutuhan desa, maka pasti kami delete,” tegas politisi Partai Kebangkitan Bangsa itu.

Pihak Kementerian Desa Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi juga akan melakukan pengawasan teknis yang ketat pengelolaan dana desa tersebut. Pangawasan itu bahkan akan dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sehingga tidak terjadi penyalahgunaan.

Untuk kepentingan itu, pihaknya akan menyiapkan fasilitator untuk membina aparat desa, agar mereka dapat membuat laporan keuangan sesuai peraturan yang berlaku.

Selain itu, Menteri Marwan Jafar melakukan kunjungan kerja pertama di Provinsi Sulawesi Tengah, pekan lalu. Ia datangi Banawa, Ibu Kota Kabupaten Donggala.

Dalam kesempatan itu, Bupati Donggala Kasman Lassa menjelaskan, selama ini pihaknrya menghadapi sejumlah kendala dalam pelaksanaan pembangunan di wilayahnya, berupa prosentase penduduk miskin yang tercatat masih sekitar 17,02 persen dari total jumlah penduduk sebanyak 284.113 jiwa.

Masalah lain juga adalah belum berkembangnya usaha ekonomi kecil dan menengah, karena keterbatasan modal bagi masyarakat, terbatasnya infrastruktur pertanian, utamanya adalah irigasi pertanian, sarana dan prasarana tangkapan nelayan.

“Tapi yang penting dari semua itu adalah belum optimalnya peran dan fungsi kelembagaan pemerintahan desa,” kata Bupati Kasman Lassa.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Sudarto, menjelaskan Sulawesi Tengah memiliki 1.175 desa yang tersebar di 13 kabupaten/kota. Dari jumlah itu, 10 kabupaten yang termasuk kategori tertinggal adalah Kabupaten Banggai Kepulauan, Banggai Laut, Buol, Banggai, Donggala, Parigi Moutong, Poso, Sigi, Tojo Una-Una dan Kabupaten Tolitoli.

Di semua wilayah ini, terdapat 58.531 kepala keluarga yang tinggal di Unit Pemukiman Transmigrasi (UPT). Dan ada tiga warga di tiga UPT yang masih kategori miskin, yakni di UPT Poso sebanyak 100 kepala keluarga, UPT Lembantongoa di Kabupaten Sigi sebanyak 50 kepala keluarga dan 25 kepala keluarga di UPT Morowali.

Sumber : inilah

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kronologi PT. Palmaris vs Warga Batahan

    Kronologi PT. Palmaris vs Warga Batahan

    • calendar_month Senin, 21 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sudah lama masyarakat Batahan menuntut pengembalian tanah yang diserobot oleh PT. Palmaris, sudah lama masyarakat Batahan berjuang, sudah lama masyarakat merasa dizolimi, sudah lama masyarakat Kecamatan Batahan menuntut keadilan, ternyata sudah lama pula pemerintah daerah lemah tak bertindak, bahkan sejak pemerintahan bupati Amru Daulay. Hingga pemerintahan daerah dipimpin Pl. Bupati Aspan Sopyan Batubara sampai era […]

  • Kabupaten Akan Jauh dari Berkah Jika Bupatinya Hasil Politik Uang

    Kabupaten Akan Jauh dari Berkah Jika Bupatinya Hasil Politik Uang

    • calendar_month Rabu, 6 Jan 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Perjalanan satu kabupaten tak akan mendapatkan berkah jika dipimpin seorang bupati hasil permainan politik uang di Pilkada. “Jika berkah jauh dari kabupaten, maka alamat akan terjadi ketidak-bagusan kepemimpinan. Akhirnya rakyat juga yang akan merugi selama 5 tahun kepemimpinannya,” kata Lagut Lubis, warga Panyabungan kepada mandailing Online, Rab u (6/1). Itu dikatakannya […]

  • Pemkab Madina dan LPPM IPB Bogor Jalin Kerjasama

    Pemkab Madina dan LPPM IPB Bogor Jalin Kerjasama

    • calendar_month Kamis, 22 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –Dalam upaya menggenjot laju pertumbuhan sektor pertanian terutama holtikultura dan peternakan, Pemkab Madina menjalin kerjasama dengan LPPM IPB Bogor. Kerjasama itu meliputi pelatihan dan pendampingan terhadap petani di Mandailing Natal (Madina), termasuk upaya penyediaan beasiswa bagi mahasiswa dari Madina di IPB. Kerjasama juga melibatkan KTNA Madina. Sejumlah kegiatan dari kerjasama itu telah […]

  • Tak Berkategori

    Tukang Bajak Sawah Panen Rejeki

    • calendar_month Selasa, 21 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Memasuki musim tanam bulan ini di Desa Huraba, Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) membawa berkah bagi penyedia jasa bajak sawah. Dalam seminggu terakhir ini para penyedia jasa traktor mulai beroperasi kembali setelah istirahat sajak pasca tanam musim lalu. Salah seorang penyedia jasa traktor, Subur (45) mengatakan, kemarin (20/5/3013) pihaknya sudah banyak […]

  • Jelang Ramadhan, SMSI Madina Salurkan 1 ton Beras ke Anak Yatim dan Jompo

    Jelang Ramadhan, SMSI Madina Salurkan 1 ton Beras ke Anak Yatim dan Jompo

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ):  – Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) berbagi satu ton beras untuk anak yatim dan jompo di sekitaran Panyambungan. Acara ini dilaksanakan, sebagai bentuk syukur pengurus SMSI Madina dan menyalurkan sumbangan dari donatur-donatur ini agar dalam menyambut bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah. Kegiatan ini dilaksanakan, Kamis […]

  • DALIHAN NA TOLU

    DALIHAN NA TOLU

    • calendar_month Selasa, 1 Nov 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan : Askolani Nasution Budayawan Mandailing Hubungan kekerabatan antar individu dalam masyarakat Mandailing tercermin dalam konsep Dalihan Na Tolu. Segala aktivitas sosial budaya indovidu tidak dapat dipisahkan dari ikatan kekerabatan ini. Konsep ini diyakini asli kreasi nenek moyang Mandailing karena tidak ditemukan padanannya dalam budaya manapun. Mereka meyakini bahwa konsep Dalihan na Tolu dapat membentuk […]

expand_less