Minggu, 19 Apr 2026
light_mode

Pemkab Madina Peroleh 228 CPNS dari Menpan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 6 Okt 2010
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Berita): Sebanyak 228 orang Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) akan diterima oleh Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sesuai dengan hasil penetapan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (Men-PAN) sekitar kurang lebih sebulan yang lalu.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkab Madina Asrul Daulay AP saat ditemui Wartawan di ruang kerjanya, Rabu (29/9). Asrul mengatakan kalau Pemkab Madina memeroleh jatah sebanyak 228 orang yang akan diterima sebagai CPNSD untuk formasi tahun 2010, dimana jumlah ini sebenarnya jumlah yang sedikit dari kondisi ideal dari jumlah PNS yang ada saat ini yang berjumlah 7000an PNS sedangkan untuk kondisi ideal Pemkab Madina membutuhkan sebanyak 10 ribuan PNS.

Kita memeroleh sebanyak 228 orang CPNSD dari 3 jenis yakni tenaga pendidikan, tenaga kesehatan dan teknik dan ini merupakan ketetapan MenPAN sekira sebulan lalu karena jumlah penerimaan ini berdasarkan kajian dan monitoring yang dilakukan MenPAN karena kalau jumlah ideal Pemkab Madina semestinya membutuhkan sebanyak 10 ribuan PNS dari jumlah sekarang yang hanya sekitar 7 ribuan” Terang Asrul

Dia juga menjelaskan bahwa jadwal pelaksanaan penmerimaan CPNSD ini tergantung dengan dikelurkannya rangkaian serta rincian formasi dari Men PAN pasalnya yang dikeluarkan Men PAN untuk saat ini hanya jumlah sedangkan rangkaian tersebut masih menunggu dari Men PAN,”Saat ini kita kan masih menerima jumlah CPNS yang akan diterima kalau rinciannya masih menuggu dikeluarkan Men PAN, apabila rangkaian tersebut sudah dikeluarkan maka kita akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi terkait penetapan jadwal penerimaan atau pelaksanaan dan diperkirakan bulan Oktober meskipun tanggalnya belum bias dipastikan, hanya saja untuk jumlah yang akan diterima sebanyak 228 orang, untuk tenaga pendidikan sebanyak 103 orang,kemudian untuk tenaga kesehatan sebanyak 68 orang selanjutnya untuk tenaga teknis sebanyak 57 orang” Bebernya

Untuk tahun ini, dari surat ketetapan MenPAN kemarin, lanjut Kepala BKD Madina tak ada jalur atau kesempatan bagi yang hanya memiliki ijazah atau lulusan SMA sederajat dan ini sudah sejak tahun 2005 dimana pada tahun ini pendidikan minimal sesuai dengan formasi yang ada minimal Diploma 2,”Bagi pelamar nantinya harus berpendidikan minimal D2 sedangkan bagi yang hanya memiliki ijazah SMA sederajat tak ada sesuai dengan formasi dan ini sudah dari tahun 2005 lalu, kita sebenarnya sduah beberapa kali mengusulkan supaya dibuka peluang bagi yang hanya berpendidikan SMA sederajat namun yang menetapkan adalah MenPAN juga” Ujarnya

Dijelaskannya lagi hingga saat ini, Pemkab Madina belum menentukan Perguruan Tinggi yang akan menjadi Tim selector pembuat bahan ujian sekaligus yang akan menilai dalam hal penerimaan CPNSD tahun ini, namun dia mengatakan bahwa Pemkab Madina telah menyurati 3 PT yakni Universitas Sumatera Utara (USU), Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Padjajaran (UNPAD) Bandung untuk mengetahui informasi sepenuhnya terkait fasilitas serta dana yang akan dikeluarkan Pemkab.

Sedangkan untuk formasi penerimaan CPNS tahun lalu Pemkab Madina memilih UNPAD,”Belum ditetapkan kita akan bekerja sama dengan Universitas mana dalam penerimaan CPNSD, namun untuk tahun lalu kita memilih UNPAD karena penanganannya sangat bagus serta dana yang sangat sederhana, ini masih akan dibahas lagi” Katanya mengakhiri. (mag)
sumber: beritasore

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemerdekan Diraih Dengan Nyawa dan Air Mata

    Kemerdekan Diraih Dengan Nyawa dan Air Mata

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Mempertahankan dan mengisi kemerdekaan itu harus dengan pembangunan di segala bidang kehidupan serta mewujudkan adil dan makmur yang merata material dan spritual berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Perjalanan sejarah bangsa Indonesia penuh dengan gelimang darah dan air mata, ribuan jiwa wafat untuk meraih, mempertahankan dan membela kemerdekaan dan bendera merah putih. […]

  • Pemkab Madina Kejar Target Vaksinasi, Ketua DPRD: Kita Siap Dukung

    Pemkab Madina Kejar Target Vaksinasi, Ketua DPRD: Kita Siap Dukung

    • calendar_month Jumat, 17 Sep 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) sedang berlomba dengan waktu untuk mencapai target minimal vaksinasi agar keluar dari PPKM level 4. Imbauan vaksinasi pun digalakkan. Tak mau ketinggalan, DPRD Madina pun turut serta menyukseskan target tersebut. Selain mengajak dan mengimbau masyarakat agar mengikuti vaksinasi, kalangan internal DPRD pun menggelar vaksinasi. Ketua […]

  • Kemauan Politik Untuk Kopi Mandailing

    Kemauan Politik Untuk Kopi Mandailing

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Ratusan sudah nama “Mandheling Coffee” diproduksi puluhan negara dan menjadi salah satu bubuk kopi bergengsi di dunia internasional. Nomenclatur “Mandheling Coffee” pada merek dagang kopi di pasar internasional telah menobatkan nama Mandailing sangat terkenal di dunia. Tetapi, kopi Mandailing justru saat ini nyaris tak terlihat di tanah Mandailing. Kebun-kebun kopi rakyat di Mandailing surut […]

  • Madina 14 Orang Positif Corona

    Madina 14 Orang Positif Corona

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Angka hari ini, Jum’at (1/9/2020) jumlah penduduk yang positif corona 14 orang terkonfirmasi di Mandailing Natal (Madina), Sumut. Jumlah ini bertambah satu orang dari hari sebelumnya yang masih berjumlah 13 orang. Berdasar data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Madina, 14 orang terkonfirmasi positif tersebut 12 orang di Kecamatan Panyabungan, 1 […]

  • Lagi-lagi KKB Berulah, Kapankah Papua Aman?

    Lagi-lagi KKB Berulah, Kapankah Papua Aman?

    • calendar_month Jumat, 24 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Susi Ummu Ameera Pegiat Literasi Sebanyak sembilan tenaga kesehatan (nakes) korban kekerasan yang dilakukan KKB (kelompok kriminal bersenjata) di Puskesmas Kiwirok, Pegunungan Bintang, Provinsi Papua pada Senin lalu, saat ini sedang menjalani pemulihan trauma dan pengobatan. (19/7). Pelayanan kesehatan dihentikan, seraya menunggu jaminan keamanan dari pemerintah untuk para tenaga kesehatan yang bertugas. Namun hingga […]

  • Tradisi Marsialapari di Mandailing

    Tradisi Marsialapari di Mandailing

    • calendar_month Jumat, 6 Agt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tradisisatu ini merupakan salah satu tradisi masyarakat Mandailing di Sumatera Utara. Namanya adalah Marsialapari. Marsialapari adalah suatu tradisi saling membantu dalam budaya masyarakat Mandailing. Tradisi ini biasanya dilakukan pada saat menggarap persawahan, mereka saling membantu satu sama lain dan menggarap sawah mereka secara bergantian. Selain untuk memudahkan dalam menggarap sawah, tradisi ini juga sangat berkaitan dengan nilai-nilai serta filosofi […]

expand_less