Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Pemkab Madina Tidak Berwenang Tutup PT Sorikmas

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 31 Mei 2011
  • print Cetak


Medan,

Pasca tertembaknya salah seorang warga yang berbuntut pembakaran sejumlah fasilitas perusahaan tambang emas PT Sorikmas Mining, Ahad (29/05/2011) siang kemarin, Pemkab Mandailing Natal (Madina) bertindak cepat. Namun Pemkab Madina tidak berwenang menutup PT Sorikmas Mining.

Hal itu ditegaskan Bupati Madina Aspan Sofian Batubara ketika konfirmasi melalui telepon, Senin (30/05/2011) pagi, mengenai langkah-langkah yang diambil Pemkab Madina pasca terjadinya peristiwa kemarin.

Dijelaskannya, pasca peristiwa tersebut sejumlah tokoh masyarakat langsung dikumpulkan tadi malam. Apalagi pasca peristiwa kemarin, beredar isu polisi akan menyerang masyarakat, sebaliknya masyarakat akan menyerang kantor polsek setempat.

“Pasca kejadian kemarin, kita langsung mengumpulkan tokoh masyarakat tadi malam. Kita minta kepada masyarakat agar tidak mudah termakan isu serta senantiasa menjaga kondusifitas,” ujar Aspan.

Aspan juga menjelaskan, salah seorang warga yang sempat mendapat perawatan di RSUD Panyabungan akibat tertembak aparat telah dibawa pulang orang tuanya. Tindakan tersebut diambil karena korban maupun orang tuanya terlalu banyak ditanyai pihak-pihak tertentu.

Namun ditegaskannya, Pemkab Madina tidak ada rencana menutup PT Sorikmas Mining. Hal itu dikarenakan Pemkab Madina tidak memiliki kewenangan menutup perusahaan tambang, sebab yang mengeluarkan izinnya adalah Presiden.

Diberitakan sebelumnya, aksi damai warga Desa Godang, Kecamatan Siabu, Kabupaten Madina di barak PT SM, Ahad (29/05/2011) siang berakhir rusuh. Seorang ibu rumah tangga, Solopia (17) tertembak di bagian punggungnya, sehingga harus mendapat perawatan medis di RSUD Panyabungan.

Aksi warga yang menolak keberadaan perusahaan tambang emas PT SM, berawal saat sekitar 500 lebih orang warga Desa Godang mendekati areal PT SM, yang berjarak sekitar 3 jam berjalan kaki dari desa mereka.

“Belum sampai kami di lokasi pertambangan, puluhan aparat keamanan sudah melakukan penghadangan. Mereka melakukan penembakan ke udara secara beruntun sehingga kami ketakutan dan lari kocar kacir,” ujar Muhmmad Nuh dari LSM Lembaga Perlawanan Rakyat (LPR) Madina, yang turut ke lokasi pertambangan mendampingi warga.

Dari aksi aparat keamanan ini, seorang ibu rumah tangga bernama Solopia, terkena tembakan di bagian punggungnya, sehingga memancing kemarahan warga. Warga melakukan perlawanan secara beramai-ramai dengan membakar fasilitas milik PT SM seperti ruang pertemuan, kantor serta 10 barak buruh.

“Hanya masjid yang tidak dibakar warga, semuanya hancur, kantor perusahaan, serta sekitar sepuluh barak pekerja, habis dibakar warga,” ujar Nuh. (BS-002)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Tapsel Harus Ungkap Rentetan Kasus Pembunuhan di Palas

    Polres Tapsel Harus Ungkap Rentetan Kasus Pembunuhan di Palas

    • calendar_month Selasa, 18 Okt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PALAS (Mandailing Online) – Polres Tapanuli Selatan didesak mengungkap berbagai kasus pembunuhan di Kabupaten Padang Lawas (Palas). “Kalau menurut catatan saya sebagai putra asal Desa Sigorbus, yang tersiar di media cetak sudah beberapa kali kasus pembunuhan yang terjadi, hanya beberapa kasus yang terungkap. Karena itu saya mengharapkan kepada Kapolres Tapsel untuk segera mengungkap semua […]

  • Husein Nasution Sudah Mendaftar di 8 Parpol

    Husein Nasution Sudah Mendaftar di 8 Parpol

    • calendar_month Jumat, 8 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bakal Calon Bupati Madina, Ahmad Husein Nasution sejauh ini telah mendaftar di 8 partai politik untuk Pilkada Madina 2020. Hari ini Jum’at (8/11/2019) sosok pengusaha ini mendaftar di DPC Partai Gerindra Madina dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Madina. Kedua parpol itu merupakan parpol ke 6 dan ke 7 tempatnya mendaftar […]

  • Sejumlah OKP Dukung Alhasan

    Sejumlah OKP Dukung Alhasan

    • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang rencananya akan dilaksanakan, Senin (07/02/2011) pekan depan, sejumlah nama kandidat sudah muncul. Salah satunya Muhammad Alhasan Nasution yang telah mendapat dukungan dari sejumlah organisasi kemasayarakatan pemuda (OKP). Mereka menilai dari sekian nama yang muncul, Alhasan merupakan figur yang tepat dan […]

  • Merantau ke Semenanjung Malaysia

    Merantau ke Semenanjung Malaysia

    • calendar_month Jumat, 20 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Pengukuhan kekuasaan colonial di Madina menimbulkan guncangan budaya yang kedua setelah kehadiran Paderi di Madina. Guncangan yang paling menonjol ialah menurunnya marwah raja-raja setempat. Pengadilan sebagai satu lembaga yang merupakan ujud sahala harajaon telah diambil alih oleh penguasa colonial. Sehingga charisma raja-raja terus pudar lebih-lebih setelah mereka digaji dan diberi tugas sebagai pemungut belasting, pajak, […]

  • FPI Minta Walikota Larang Ahmadiyah Beraktifitas di Medan

    FPI Minta Walikota Larang Ahmadiyah Beraktifitas di Medan

    • calendar_month Jumat, 11 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Front Pembela Islam (FPI) Sumatera Utara meminta Walikota Medan melarang Ahmadiyah melakukan aktifitasnya di Kota Medan, dengan mengeluarkan surat keputusan seperti yang telah dilakukan oleh daerah lain. “Kami meminta agar Pemko Medan melarang aktifitas Ahmadiyah dengan membuat suatu keputusan seperti yang telah dilakukan oleh daerah lain yaitu Jawa Timur dan daerah lainnya,” pinta Sekretaris […]

  • Korban Rusuh di Labusel Dibawa ke Medan

    Korban Rusuh di Labusel Dibawa ke Medan

    • calendar_month Kamis, 2 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN : Tukidi (28) warga Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara yang menjadi salah satu korban bentrokan di daerah itu, dirujuk ke Rumah Sakit Umum Pusat Adam Malik Medan, untuk mendapatkan perawatan intensif. Wakil Kepala IGD Rumah Sakit Umum Pusat(RSUP) Adam Malik, Ismalita di Medan mengatakan, pihaknya sudah melakukan tindakan penyelamatan terhadap korban dengan […]

expand_less