Jumat, 10 Apr 2026
light_mode

Pemkab Madina Tidak Berwenang Tutup PT Sorikmas

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 31 Mei 2011
  • print Cetak


Medan,

Pasca tertembaknya salah seorang warga yang berbuntut pembakaran sejumlah fasilitas perusahaan tambang emas PT Sorikmas Mining, Ahad (29/05/2011) siang kemarin, Pemkab Mandailing Natal (Madina) bertindak cepat. Namun Pemkab Madina tidak berwenang menutup PT Sorikmas Mining.

Hal itu ditegaskan Bupati Madina Aspan Sofian Batubara ketika konfirmasi melalui telepon, Senin (30/05/2011) pagi, mengenai langkah-langkah yang diambil Pemkab Madina pasca terjadinya peristiwa kemarin.

Dijelaskannya, pasca peristiwa tersebut sejumlah tokoh masyarakat langsung dikumpulkan tadi malam. Apalagi pasca peristiwa kemarin, beredar isu polisi akan menyerang masyarakat, sebaliknya masyarakat akan menyerang kantor polsek setempat.

“Pasca kejadian kemarin, kita langsung mengumpulkan tokoh masyarakat tadi malam. Kita minta kepada masyarakat agar tidak mudah termakan isu serta senantiasa menjaga kondusifitas,” ujar Aspan.

Aspan juga menjelaskan, salah seorang warga yang sempat mendapat perawatan di RSUD Panyabungan akibat tertembak aparat telah dibawa pulang orang tuanya. Tindakan tersebut diambil karena korban maupun orang tuanya terlalu banyak ditanyai pihak-pihak tertentu.

Namun ditegaskannya, Pemkab Madina tidak ada rencana menutup PT Sorikmas Mining. Hal itu dikarenakan Pemkab Madina tidak memiliki kewenangan menutup perusahaan tambang, sebab yang mengeluarkan izinnya adalah Presiden.

Diberitakan sebelumnya, aksi damai warga Desa Godang, Kecamatan Siabu, Kabupaten Madina di barak PT SM, Ahad (29/05/2011) siang berakhir rusuh. Seorang ibu rumah tangga, Solopia (17) tertembak di bagian punggungnya, sehingga harus mendapat perawatan medis di RSUD Panyabungan.

Aksi warga yang menolak keberadaan perusahaan tambang emas PT SM, berawal saat sekitar 500 lebih orang warga Desa Godang mendekati areal PT SM, yang berjarak sekitar 3 jam berjalan kaki dari desa mereka.

“Belum sampai kami di lokasi pertambangan, puluhan aparat keamanan sudah melakukan penghadangan. Mereka melakukan penembakan ke udara secara beruntun sehingga kami ketakutan dan lari kocar kacir,” ujar Muhmmad Nuh dari LSM Lembaga Perlawanan Rakyat (LPR) Madina, yang turut ke lokasi pertambangan mendampingi warga.

Dari aksi aparat keamanan ini, seorang ibu rumah tangga bernama Solopia, terkena tembakan di bagian punggungnya, sehingga memancing kemarahan warga. Warga melakukan perlawanan secara beramai-ramai dengan membakar fasilitas milik PT SM seperti ruang pertemuan, kantor serta 10 barak buruh.

“Hanya masjid yang tidak dibakar warga, semuanya hancur, kantor perusahaan, serta sekitar sepuluh barak pekerja, habis dibakar warga,” ujar Nuh. (BS-002)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pesawat Sempat Delay, Jemaah Haji Kloter Pertama Asal Madina Tiba di Tanah Air

    Pesawat Sempat Delay, Jemaah Haji Kloter Pertama Asal Madina Tiba di Tanah Air

    • calendar_month Rabu, 5 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MEDAN( Mandailing Online)  – pesawat yang mengangkut jamaah haji asal Mandailing Natal yang dikabarkan sempat delay, dini hari tadi akhirnya 354 jamaah ditambah dengan 5 petugas haji kelompok terbang (Kloter) pertama yang berasala dari Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mendarat di bandar udara Kuala Namo Medan Rabu (5/7/2023). Setelah melalui proses imigrasi dan pengemasan barang barang […]

  • Tim Cek Covid-19 di Perbatasan Madina Tak Dikasih Makan

    Tim Cek Covid-19 di Perbatasan Madina Tak Dikasih Makan

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      SIABU (Mandailing Online) – Nasib petugas di Pos Pemeriksaan Covid-19 perbatasan Mandailing Natal menyedihkan. Tidak ada biaya makan diterima mereka dari Pemkab Mandailing Natal (Madina). Jika lapar mereka harus beli dan bayar sendiri. Kondisi itu sangat kontras dengan risiko nyawa yang harus mereka tanggung sebagai garda terdepan mengawal kabupaten Madina dari sebaran virus Corona […]

  • Waspada! LGBT Makin Eksis

    Waspada! LGBT Makin Eksis

    • calendar_month Minggu, 29 Mei 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Hadi Kartini Beberapa hari terakhir dunia maya tengah dihebohkan dengan berita tentang diundangnya pasangan gay oleh Deddy Corbuzier diacara podcast YouTube-nya. Dilansir dari Sindo News.com (Minggu, 08/05/22). Ragil Mahardika dan Frederik Vollert adalah pasangan gay yang saat ini tinggal di Jerman. Dalam video yang berdurasi sekitar satu jam tersebut, Deddy Corbuzier banyak membahas seputar […]

  • Ombudsman Harus Kawal LAHP Seleksi KPID Sumut, Pengamat: Jaga Kepercayaan Publik

    Ombudsman Harus Kawal LAHP Seleksi KPID Sumut, Pengamat: Jaga Kepercayaan Publik

    • calendar_month Rabu, 27 Apr 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Pengamat Kebijakan Publik Universitas Sumatera Utara (USU) Drs Ridwan Rangkuti, MA menyayangkan lemahnya Ombudsman Perwakilan Sumut dalam mengawal Laporan Akhir Hasil Pemeriksaan (LAHP) terkait kisruh seleksi calon komisioner KPID Sumut 2021-2024. “Inilah momentum Ombudsman menunjukan taringnya ke DPRD dan pemerintah. Jaga eksistensi sebagai pelayan keadilan publik. Ombudsman itu lembaga korektif yang […]

  • Didemo Ibu-ibu, Zainuddin Mars Lari dari Pintu Belakang

    Didemo Ibu-ibu, Zainuddin Mars Lari dari Pintu Belakang

    • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    DPRD Janji Bentuk Pansus InvesTigasi Dugaan Korupsi Amri Tambunan LUBUK PAKAM- Ratusan massa yang tergabung dalam Barisan Rakyat Anti Korupsi melakukan aksi unjuk rasa di depan gerbang kantor DPRD Deli Serdang, Kamis (26/5) pukul 11.30 WIB. Massa mendesak anggota DPRD menggunakan hak politiknya mempercepat pengungkapan kasus dugaan korupsi Bupati Deliserdang Amri Tambunan serta wakilnya Zainuddin […]

  • Bukittinggi diguncang gempa bumi

    Bukittinggi diguncang gempa bumi

    • calendar_month Rabu, 20 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bukittinggi, (MO) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan bahwa Bukittinggi, Sumatera Barat, diguncang gempa berkekuatan 3,1 skala Richter Selasa. Belum ada laporan terjadinya kerusakan bangunan yang disebabkan oleh gempa tersebut. Data dari BMKG gempa terjadi pada pukul 07:25:38 WIB berkekuatan 3,1 SR kedalaman 10 Km lokasi 35 LS, 100.35 BT, pusat gempa berada […]

expand_less