Minggu, 19 Apr 2026
light_mode

Komisi I Pertanyakan Kemitraan dengan Dinas Pendidikan

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Rabu, 16 Feb 2022
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komisi I DPRD Mandailing Natal (Madina) mempertanyakan fungsi kemitraan dengan Dinas Pendidikan yang terkesan mengabaikan keberadaan lembaga legislatif.

Hal ini menyikapi tidak adanya pemberitahuan dari Dinas Pendidikan kepada Komisi I terkait diberlakukannya PTM terbatas di Madina. Padahal kebijakan ini berhubungan erat dengan masyarakat.

Anggota Komisi I Rahmat Risky Daulay mengatakan terkait pelaksanaan PTM tidak ada pemberitahuan dari Dinas Pendidikan.

“Tidak ada pemberitahuan dari Dinas Pendidikan. Kita hanya tahu dari selebaran surat yang ditandatangani Plt. Kadis Pendidikan,” katanya saat rapat komisi, Rabu (16/2) usai paripurna.

Politisi Partai Demokrat ini mempertanyakan sikap Dinas Pendidikan yang terlihat seperti tidak menghargai keberadaan Komisi I sebagai mitra kerja.

Dari keterangan Komisi I diperoleh bahwa tidak adanya pemberitahuan surat edaran yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan bukan hanya kali ini saja, tapi sudah berulang kali. Termasuk surat edaran vaksinasi kepada anak yang menuai polemik karena terkesan ada pemaksaan.

“Itu nanti sejalan saja kita panggil BKD dan Dinas Pendidikan. Apa gunanya kita mitra, kita hanya tahu dari luar surat-surat yang diumumkan, pemberitahuan ke Komisi I tidak ada,” ujarnya.

Selain tidak adanya pemberitahuan terkait PTM, Komisi I juga mempertanyakan lambannya langkah Dinas Pendidikan menyikapi hasil tinjauan lapangan di SDN 1 Sihepeng dan SDN 116 Percontohan.

Komisi I telah melakukan tinjauan lapangan dan telah menyampaikan hasil rapat internal komisi ke Dinas Pendidikan, tapi sampai hari ini belum ada langkah konkret untuk menyelesaikan masalah di dua sekolah tersebut.

Bahkan kabarnya Dinas Pendidikan masih menunggu hasil investigasi yang akan dilakukan Dewan Pendidikan. Hal ini yang kemudian menimbulkan pertanyaan besar bagi Komisi I terkait posisi mereka dalam pandangan Dinas Pendidikan.

“Atau kita bukan mitra lagi biar kita tahu,” tutup Risky.

Dari pantauan di ruang Komisi I, dalam waktu dekat ini Komisi I akan memanggil seluruh OPD mitra kerja untuk Rapat Dengar Pendapat (RDP).

Sementara itu Plt. Kadisdik Lis Mulyadi Nasution yang dihubungi lewat telepon dan lesan WhatsApp untuk dimintai keterangan tidak memberikan respon. Padahal baik nomor telepon maupun nomor WhatsApp Kadisdik dalam keadaan aktif.

 

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jabatan Kasek Tak Tersentuh, LSM Merah Putih: Orang Tua Siswa Tinggal Berdoa dan Menunggu

    Jabatan Kasek Tak Tersentuh, LSM Merah Putih: Orang Tua Siswa Tinggal Berdoa dan Menunggu

    • calendar_month Kamis, 24 Feb 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jabatan Kepala SDN 001 Sihepeng yang seakan tak tersentuh meski masyarakat, Komisi I, dan Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina) Erwin Efendi Lubis telah bersuara membuat LSM Merah Putih turut angkat bicara. Ketua LSM Merah Putih Tabagsel Khairunnisah menilai saat ini yang bisa dilakukan masyarakat hanya tinggal berdoa dan menunggu saja. “Orang […]

  • Kejaksaan Stabat tetapkan 4 tersangka korupsi BLH

    Kejaksaan Stabat tetapkan 4 tersangka korupsi BLH

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    LANGKAT – Kejaksaan Negeri Stabat menetapkan empat tersangka kasus dugaan korupsi di Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, yang merugikan negara sekitar Rp 500 juta. “Benar sudah empat yang ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi di Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Langkat,” kata Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Stabat Jhon Leonardo Hutagalung di Stabat, hari […]

  • Polsek dan Camat Muara Sipongi Amankan Situasi

    Polsek dan Camat Muara Sipongi Amankan Situasi

    • calendar_month Rabu, 3 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA SIPONGI (Mandailing Online) : Paska pembakaran 1 unit rumah, buntut pembunuhan di Muara Sipongi, Polsek dan camat mengamankan situasi agar tak ada kerusuhan lanjutan. Pihak kepolisian dan Muspika Muara Sipongi langsung mengumpulkan para tokoh masyarakat dan perwakilan dari pihak korban di Kapolsek Muara Sipongi, Rabu (3/2). “Iya, kita baru selesai rapat mencarikan jalan solusi […]

  • Kelulusan siswa SMA/MA dan SMK di Madina 99,88%

    Kelulusan siswa SMA/MA dan SMK di Madina 99,88%

    • calendar_month Selasa, 17 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Tingkat kelulusan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA, MA dan SMK tahun pelajaran 2010-2011 di Kabupaten Mandailing Natal mencapai 99,88 persen dari 6.008 peserta UN. Sedangkan jumlah siswa yang tak lulus hanya 4 orang. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Madina H Imron Lubis didampingi Kabid Dikmenumjur Mustamin Nasution di Panyabungan. “Tingkat kelulusan peserta […]

  • Bappeda Madina: CI Tak Pernah Laporkan Kegiatan

    Bappeda Madina: CI Tak Pernah Laporkan Kegiatan

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Temuan Batang Pungkut Green Concervation bahwa program Causeruation International (CI) di Mandailing Natal (Madina) tak jelas dan tak berdampak positif pada daerah ini, diperkuat oleh Pemkab Madina. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Mandailing Natal, Abu Hanifah, Senin (6/1/2014) mengatakan bahwa sejak penandatanganan MoU antara Pemkab Madina dengan CI tanggal 11 […]

  • Pro Kontra Tambang Emas Ilegal Terus Bergulir, Seribuan Massa Unjukrasa ke DPRD Madina

    Pro Kontra Tambang Emas Ilegal Terus Bergulir, Seribuan Massa Unjukrasa ke DPRD Madina

    • calendar_month Rabu, 13 Sep 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pro kontra terhadap keberadaan tambang emas illegal di perbukitan Hutabargot, Mandailing Natal terus bergulir. Setelah beberapa waktu lalu massa sejumlah organisasi pemuda dan mahasiswa melakukan  unjukrasa menolak tambang illegal, kini, hari ini massa pro tambang melakukan unjukrasa balasan. Lebih seribu massa yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Peduli Tambang (AMPT) melakukan […]

expand_less