Minggu, 31 Mei 2026
light_mode

Banyak Desakan Produksi Film “Biola Namabugang 2”

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 18 Feb 2012
  • print Cetak

Film “Senandung Willeam” Butuh Setting Asli Tahun 1800-an
Panyabungan (MO) – Sutradara film “Biola Na Mabugang”, Askolani Nasution, Jum’at (17/2) mengakui bahwa saat ini banyak desakan untuk lebih dulu meluncurkan film “Biola Namabugang II” dan membelakangkan produksi film film “Senandung Willeam”.
Desakan itu berdasar banyaknya publik yang menunggu lanjutan kisah hidup Maliki dan Hanapi. Selain itu pertimbangan pasar tentu saja. Film “Biola Namabugang I” memang diluar dugaan bisa mendominasi pasar, bahkan pihak percetakan kalah cepat dengan laju pemasaran cd film tersebut . Cetakan kedua bahkan habis 2 ribu keping dalam waktu 2 jam saja, dan itu pembelian tunai.
“Saya sebenarnya lebih ingin langsung menggarap film “Senandung Willeam”. Selain karena skenario sudah siap, tinggal bedah buku, juga saya yakin lebih menciptakan satu trend baru,” tutur Askolani.
Dikataknnya, film “Senandung Willeam” sendiri bersetting tahun 1860-an, ketika Mandailing masih amat ‘jadul’ dan melibatkan pemerintahan Netherlands Indie (mulai dari tingkat Gubernur Jenderal, Inspektur Pendidikan Boemi Poetra, Gubernur Militer Sumatera, Asisten Residen Mandailing Angkola, noni-noni Belanda yang hilir mudik berkuda dari Panyabungan – Tano Bato, karnaval, dan lain-lain).
Ada juga adegan romansa dengan setting alam Mandailing yang masih bersahaja. Sarat sejarah, adat, dan budaya. Secara umum menggunakan bahasa Indonesia. Tujuannya agar bisa ternikmati penonton yang bukan penutur bahasa Mandailing. Tentu juga bahasa Belanda.
“Bahasa Indonesia yang kita gunakan relatif menggunakan akses Melayu,” katanya seraya melanjutkan bahwa pilihan itu berdasar pertimbangan sosiolinguistik saja.
Rencana syuting “Senandung Willeam” ditaksasi membutuhkan dana besar. Pasalnya setting aktivitas di sekolah yang didirikan Willem Iskander, membutuhkan gambaran lengkap. Dibutuhkan dana untuk membangun sekolah berdinding bambu beratap rumbia 3 dimensi di daerah Desa Pangkat Kecamatan Lembah Sorik Marapi.
Lokasi Desa Pangkat memenuhi syarat untuk setting alam yang amat mendukung: luas, sabana, sawah, kerbau, danau, hutan tropis, kontur tanah yang bergelombang, beberapa species ekosistem lahan pertanian, sepi, dan dukungan sudut kamera yang lentur.
“Untuk perkampungan kita rencanakan di Sibanggor (rumah tradisional beratap ijuk, batu-batu besar, kabut, tanah berkontur, dan dukungan kuda). Ada jalan setapak di antara sawah, cocok untuk sepeda ontel yang akan digunakan tokoh utama,” ungkap Askolani.
“ Kita memang masih ragu, apakah tokoh utama akan menggunakan celana panjang, sebab celana panjang baru ditemukan tahun 1830, sepuluh tahun sebelum tokoh utama lahir. Di beberapa arsip video kolonial yang kami temukan, beberapa tokoh belanda ada yang menggunakan celana panjang, ada yang pendek selutut. Makanya kita mesti bedah skenario dulu. Tentang ini kita memohon dukungan semua teman-teman,” katanya. (dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Manjalaki Flim India

    Manjalaki Flim India

    • calendar_month Senin, 2 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Nanisuratkon : Edi Saputra “Ketale mardalan-dalan tu pasar,” ning si Bejik tu si Besteng. “Sakalian maligi-ligi kaset CD daripada suntuk ita ison bo,” ningia. Ke mada alai langsung tu pasar. Dung sampe tu pasar, ke ma alai tu parjagal kaset VCD i. Parjagal           : Biado…? Maligi kaset aha lana? Bejik                : Kaset […]

  • Ribuan Warga Simangambat Sambut Bupati Dahlan Hasan Nasution

    Ribuan Warga Simangambat Sambut Bupati Dahlan Hasan Nasution

    • calendar_month Selasa, 24 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ribuan masyarakat Kelurahan Simangambat Kecamatan Siabu menyambut kedatangan Bupati Madina Drs H Dahlan Hasan Nasution didampingi Ketua TP-PKK Ny Ika Desika Dahlan Hasan, Senin (23/11). Dalam kunjungan itu, bupati menyatakan sudah saatnya masyarakat Madina agar segera meningkatkan keimanan, amal ibadah begitu juga dengan melestarikan adat budaya yang dimana saat ini sudah […]

  • Kepdes dan Aparat Desa Akan Dapat Gaji Tetap dan Dana Tunjangan

    Kepdes dan Aparat Desa Akan Dapat Gaji Tetap dan Dana Tunjangan

    • calendar_month Jumat, 20 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Terkait Undang-Undang Desa Yang Baru Disahkan DPR RI PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tak lama lagi, desa akan mendapat alokasi anggaran pembangunan tersendiri yang cukup besar dari pemerintah pusat. Tak itu saja, kepala desa hingga para aparat desa juga akan mendapat gaji tetap, dana tunjangan pokok dan tunjangan kesehatan. Regulasi ini tertuang dalam Undang-Undang Desa yang […]

  • Abituren di Yaman Kembali Gelar Haul Syekh Musthafa Husein Nasution

    Abituren di Yaman Kembali Gelar Haul Syekh Musthafa Husein Nasution

    • calendar_month Senin, 19 Des 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TARIM, YAMAN (Mandailing Online) –   Keluarga Abituren Musthafawiyah (KAMUS) di Yaman kembali menyelenggarakan haul Syekh Musthafa Husein Nasution dan Milad pesantren Musthafawiyah Purba Baru ke 110 tahun. Kegiatan berlangsung di aula Masbah Syahir, Kota Tarim, Hadhramaut, Yaman, Jumat (16/12/22). Pesantren Musthofawiyah berada di Purba Baru, Mandailing Natal, Sumatera Utara, Indonesia. Tokoh pendirinya adalah Syekh Musthafa […]

  • Laju pertumbuhan ekonomi Sumut 2012 melambat

    Laju pertumbuhan ekonomi Sumut 2012 melambat

    • calendar_month Selasa, 5 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO) – Laju pertumbuhan ekonomi Sumut tahun 2012 melambat dibandingkan 2011 dan 2010, meski secara kinerja, perekonomian tahun ini naik 6,22 persen dari 2011 dengan tertinggi dicapai sektor keuangan, persewaan dan jasa perusahaan. “Kinerja perekonomian tahun 2011 sudah 6,63 persen dan 2010 bahkan mencapai 6,42 persen, sementara 2012 hanya 6,22 persen.Secara kinerja memnag tetap […]

  • Pungli di Madina Harus Disikat Habis

    Pungli di Madina Harus Disikat Habis

    • calendar_month Rabu, 19 Okt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pungli di Kabupaten Mandailing Natal juga harus disikat habis, seperti yang dikampanyekan Presiden Jokowi, karena pungli adalah penyakit yang bikin malu. “Pungli diperkirakan sudah merajalela di semua lini, semua sektor,” ungkap Partaonan Siregar, warga Panyabungan kepada Mandailing Online, Rabu (19/10/2016).  Di sektor infrastruktur, pungli (pungutan liar) telah menjadi rahasia umum. Para […]

expand_less