Selasa, 21 Jul 2026
light_mode

Banyak Desakan Produksi Film “Biola Namabugang 2”

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 18 Feb 2012
  • print Cetak

Film “Senandung Willeam” Butuh Setting Asli Tahun 1800-an
Panyabungan (MO) – Sutradara film “Biola Na Mabugang”, Askolani Nasution, Jum’at (17/2) mengakui bahwa saat ini banyak desakan untuk lebih dulu meluncurkan film “Biola Namabugang II” dan membelakangkan produksi film film “Senandung Willeam”.
Desakan itu berdasar banyaknya publik yang menunggu lanjutan kisah hidup Maliki dan Hanapi. Selain itu pertimbangan pasar tentu saja. Film “Biola Namabugang I” memang diluar dugaan bisa mendominasi pasar, bahkan pihak percetakan kalah cepat dengan laju pemasaran cd film tersebut . Cetakan kedua bahkan habis 2 ribu keping dalam waktu 2 jam saja, dan itu pembelian tunai.
“Saya sebenarnya lebih ingin langsung menggarap film “Senandung Willeam”. Selain karena skenario sudah siap, tinggal bedah buku, juga saya yakin lebih menciptakan satu trend baru,” tutur Askolani.
Dikataknnya, film “Senandung Willeam” sendiri bersetting tahun 1860-an, ketika Mandailing masih amat ‘jadul’ dan melibatkan pemerintahan Netherlands Indie (mulai dari tingkat Gubernur Jenderal, Inspektur Pendidikan Boemi Poetra, Gubernur Militer Sumatera, Asisten Residen Mandailing Angkola, noni-noni Belanda yang hilir mudik berkuda dari Panyabungan – Tano Bato, karnaval, dan lain-lain).
Ada juga adegan romansa dengan setting alam Mandailing yang masih bersahaja. Sarat sejarah, adat, dan budaya. Secara umum menggunakan bahasa Indonesia. Tujuannya agar bisa ternikmati penonton yang bukan penutur bahasa Mandailing. Tentu juga bahasa Belanda.
“Bahasa Indonesia yang kita gunakan relatif menggunakan akses Melayu,” katanya seraya melanjutkan bahwa pilihan itu berdasar pertimbangan sosiolinguistik saja.
Rencana syuting “Senandung Willeam” ditaksasi membutuhkan dana besar. Pasalnya setting aktivitas di sekolah yang didirikan Willem Iskander, membutuhkan gambaran lengkap. Dibutuhkan dana untuk membangun sekolah berdinding bambu beratap rumbia 3 dimensi di daerah Desa Pangkat Kecamatan Lembah Sorik Marapi.
Lokasi Desa Pangkat memenuhi syarat untuk setting alam yang amat mendukung: luas, sabana, sawah, kerbau, danau, hutan tropis, kontur tanah yang bergelombang, beberapa species ekosistem lahan pertanian, sepi, dan dukungan sudut kamera yang lentur.
“Untuk perkampungan kita rencanakan di Sibanggor (rumah tradisional beratap ijuk, batu-batu besar, kabut, tanah berkontur, dan dukungan kuda). Ada jalan setapak di antara sawah, cocok untuk sepeda ontel yang akan digunakan tokoh utama,” ungkap Askolani.
“ Kita memang masih ragu, apakah tokoh utama akan menggunakan celana panjang, sebab celana panjang baru ditemukan tahun 1830, sepuluh tahun sebelum tokoh utama lahir. Di beberapa arsip video kolonial yang kami temukan, beberapa tokoh belanda ada yang menggunakan celana panjang, ada yang pendek selutut. Makanya kita mesti bedah skenario dulu. Tentang ini kita memohon dukungan semua teman-teman,” katanya. (dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Daftar Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2012 di Seluruh Indonesia

    Daftar Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2012 di Seluruh Indonesia

    • calendar_month Selasa, 10 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Pada tahun 2012 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan (BPSDMP) dan Penjamin Mutu Pendidikan (PMP) akan terus melanjutkan program sertifikasi guru sebagaimana yang telah dimulai sejak beberapa tahun yang lalu. Belum semua guru yang akan mendapat kesempatan untuk mengikuti sertifikasi guru tahun 2012. Calon peserta sertifikasi guru tahun […]

  • Kaki Santri Yang Terancam Diamputasi Itu, Ternyata Sedang Program Tahfizul Qur’an

    Kaki Santri Yang Terancam Diamputasi Itu, Ternyata Sedang Program Tahfizul Qur’an

    • calendar_month Jumat, 16 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Aldi Subhandi Hasibuan, santri Pesantren Darul Ikhlas Dalanlidang, Panyabungan yang kakinya terancam diamputasi ternyata sedang mengikuti program Tahfizul Qur’an.  “Aldi santri yang cerdas. Mendapat juara II II ketika semester I, dan sekarang masuk program Tahfizul Qur’an,” kata salah seorang pengajar Pesantren Darul Ikhlas, Damratua Siregar, SHI kepada Mandailing Online, Jum’at (16/9). […]

  • Kebijakan Pemkab Madina 2023 Masih Fokus Pemulihan Ekonomi

    Kebijakan Pemkab Madina 2023 Masih Fokus Pemulihan Ekonomi

    • calendar_month Jumat, 11 Nov 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kebijakan Pemkab Mandailing Natal (Madina) tahun 2023 masih fokus pemulihan ekonomi dampak covid-19. Itu tercermin dari pengantar KUA PPS tahun 2023 yang disampikan Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution di hadapan rapat paripurna DPRD Madina, Jum’at (11/11/2022). Menurutnya, Rancangan KUA dan PPAS tahun 2023 ini disusun dengan melihat hasil […]

  • “Naik Darah Tinggiku Ngurus Kartu Keluarga di Pemkab Madina Ini”

    “Naik Darah Tinggiku Ngurus Kartu Keluarga di Pemkab Madina Ini”

    • calendar_month Senin, 15 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    “Katanya bupati sekarang berjanji pelayanan ngurus KTP sama Kartu Keluarga mudah untuk rakyat Madina. Apanya yang mudah. Susahnya bikin darah tinggi saya naik,” kata Sarimuddin, warga Desa Gunung Tua Lumban Pasir, Kecamatan panyabungan, Sabtu (13/8) lalu di warung tak jauh dari Dinas Dukcapilsosnakertrans Madina. Betapa tidak naik pitam, sejak hari Rabu (10/8/2016) dia mengurus Kartu […]

  • Ini Biangkerok Lemahnya Tindakan Terhadap Perhotelan yang Langgar Aturan di Madina

    Ini Biangkerok Lemahnya Tindakan Terhadap Perhotelan yang Langgar Aturan di Madina

    • calendar_month Kamis, 25 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA -Mandailing Natal: Untuk menjamin tidak terjadi nya lagi pelanggaran norma di lingkungan sosial Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) nampaknya masih jauh dari posisi ideal. Mengapa, sebab persoalan tekhnis Peraturan Daerah terukur lemah. Seperti hal nya, penyakit masyarakat pasangan yang bukan muhrim ditangkap di hotel saat razia pekat. Hal tersebut Kata Salamuddin Nasution Kepala Dinas […]

  • Kendaraan Plat Merah Tak Boleh Beli BBM di SPBU

    Kendaraan Plat Merah Tak Boleh Beli BBM di SPBU

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Pandan – Sejak dikeluarkannya peraturan tentang wajib kendaraan milik pemerintah berplat merah menggunakan BBM jenis Pertamax, di Tapteng para PNS Tapteng sebagai pengguna kendaraan plat merah mengeluh. Pasalnya, akibat belum adanya SPBU yang menyediakan Pertamax di Tapteng, SPBU juga tidak memperbolehkan kendaraan berplat merah mengisi BBM di SPBU. Banyak pengguna kendaraan berplat merah, terpaksa membeli […]

expand_less