Jumat, 17 Apr 2026
light_mode

Yusuf-Imron: Penuntasan Desa Terpencil dan Kualitas Pendidikan Prioritas Utama

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 11 Sep 2015
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) :  Saat ini sebanyak 41 desa terisolir di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) membutuhkan perhatian dan kebijakan serius membuka akses jalan.

Demikian salah satu poin pembahasan antara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Madina dengan pasangan calon bupati/wakil bupati Madina Drs.H.M.Yusuf Nasution,M.Si-H.Imron Lubis, S.Pd dalam acara konsolidasi dan silaturrahim di sekretariat DPD PKS Madina, Jl. Willem Iskander, Pidoli, Panyabungan, Kamis (10/9).

Penuntasan askes jalan ke desa-desa terisolir ini menjadi agenda penting bagi pasangan Yusuf-Imron serta PKS.

“Penuntasan akses jalan ke desa-desa terpencil dan terisolir di Mandailing Natal adalah prioritas utama, dan mereka juga butuh pembangunan. Sebab, akibat buruknya infrastruktur jalan, kondisi ekonomi masyarakat jalan di tempat,” ujar Yusuf Nasution.

Selain persoalan desa terpencil, peningkatan kualitas dan manajemen pendidikan juga menjadi agenda utama.

Untuk sektor pendidikan ini, Yusuf-Imron telah melakukan pembicaraan dengan beberapa rektor universitas dan professor di Sumatera Utara seperti, rektor USU, rektor Unimed, rektor Universitas Medan Area.

Strategi peningkatan kualitas pendidikan ini sejalan dengan upaya meningkatkan kualitas guru termasuk didalamnya peningkatan kesejahteraan guru. Tak kalah pentingnya adalah upaya pemerataan guru  di Mandailing Natal. Karena saat ini banyak sekolah-sekolah yang ada di daerah terpencil yang masih kekurangan guru.

“Nantinya kita akan buat aturan di Mandailing Natal  agar sekolah-sekolah yang ada di Madina mendapat pemerataan guru, sehingga sekolah-sekolah yang jauh dan terpencil bisa menikmati pemerataan guru, guru jangan menumpuk dikota saja,” sebut Yusuf.

Konsolidasi pasangan Yusuf-Imron dengan PKS ini dihadiri ratusan kader PKS, juga dihadiri para pengurus DPC sampai tingkat Ranting.

Ketua Tim Pemenangan Internal Partai Keadilan Sejahtera Mandailing Natal, Ustaz Riyadi Husnan, Lc di kesempatan itu mengatakan bahwa pilihan PKS kepada pasangan Yusuf-Imron karena kriteria-kriteria yang ditetapkan partai sangat pas melekat pada pasangan ini.

“Sebelumnya, kita sudah meminta saran dari tokoh-tokoh dan para ulama di Mandailing Natal bahwa mereka setuju dan menyetujui pasangan Yusuf-Imron untuk direkomendasikan yang akan didukung PKS,” sebut Husnan.

Dikatakannya, acara-acara kegiatan konsolidasi dan silaturrahmi dengan pasangan calon juga akan dilaksanakan di tiga zona, yakni Zona I dipusatkan di Panyabungan, Zona II di Kotanopan dan untuk zona III akan dipusatkan di Simpanggambir.

Selain acara konsolidasi dan silaturrahmi, acara ini juga sempat melakukan ramah-tamah dan tanya jawab antara pasangan calon dengan kader.

Peliput : Holik Nasution

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jenderal A.Haris Nasution dan Soeharto

    Jenderal A.Haris Nasution dan Soeharto

    • calendar_month Jumat, 3 Jun 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    DWI FUNGSI = Tidak percaya otoritas sipil. Jenderal Nasution perumus doktrin ‘Jalan Tengah’ TNI. Kemudian lewat doktrin yang lebih canggih, Dwi Fungsi, Jenderal Suharto memperluas peran tentara hingga jauh ke wilayah sipil dan menjadikan tentara seperti imperium pribadi. Sumber :Juliusmant

  • Ketua Fraksi Golkar: Bupati Harus Klarifikasi SK Pencabutan IUP

    Ketua Fraksi Golkar: Bupati Harus Klarifikasi SK Pencabutan IUP

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUGAN (Mandailing Online) – Menyusul sikap Pemerintah Indonesia yang tegas mempertahankan PT.SMGP melanjutkan eksplorasi panas bumi bagi pembangkit listrik di Mandailing Natal (Madina),  Ketua Fraksi Golkar DPRD Madina, As Imran Khaitamy Daulay,SH pun mempertanyakan keabsahan surat keputusan (SK) pencabutan Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT.SMGP oleh Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution berapa bulan lalu. “Jika […]

  • Harga Daging Sapi Normal, Ayam Naik

    Harga Daging Sapi Normal, Ayam Naik

    • calendar_month Rabu, 1 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) –  Menjelang Ramadan,  harga daging sapi di Pasar Baru Panyabungan, Mandailing Natal masih tetap di level Rp120.000 per kilo gram. Saipul, salah satu penjual daging sapi  menjawab Mandailing Online di Pasar Baru Panyabungan, Rabu, (1/6) mengungkap, meski harga satgnan, namun daya beli masyarakat mengalami penurunan. Saipl mengatakan biasanya setiap hari  bisa […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 36)

    MARSIDAO-DAO (episode 36)

    • calendar_month Senin, 15 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

     Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara I ari Kamis i, maradian do alak mangomo. Soni muse Si Siti ngada kehe marsidao-dao. Jaru pe songoni, na kehe do ia tu saba pambaenan ni alai i, paampe aek harana nangkan manajak boti manyabur ma alak parsaba. Nibaen nangkan namanajak i, nangkan manajak do ia tingon ancogot santak […]

  • Merasa Dirugikan, Tim Danger FC Tuding Ada Mafia Bola di Bupati Cup I

    Merasa Dirugikan, Tim Danger FC Tuding Ada Mafia Bola di Bupati Cup I

    • calendar_month Selasa, 22 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online)- Penyelenggaraan Turnamen Sepak Bola Piala Bupati Madina Cup I tahun 2023 yang diadakan di Lapangan Kompi Senapan B Mangga Dua dinilai penuh kontroversi. Pasalnya salah satu Tim peserta mengaku dirugikan. Hal tersebut diungkapkan Official Tim dan Manager Danger Fc Samsul Bahri kepada media saat melakukan konfrensi Pers di Markas Danger Fc di […]

  • Kepala Daerah Tetap Berwenang Promosi dan Mutasi PNS

    Kepala Daerah Tetap Berwenang Promosi dan Mutasi PNS

    • calendar_month Kamis, 15 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Rencana Pelimpahan ke Sekda Dibatalkan JAKARTA, – Pemerintah akhirnya merevisi draf rancangan undang-undang aparatur sipil negara (RUU ASN). Pada draf awal, wewenang kepala daerah untuk mengangkat dan memutasi dipangkas. Tetapi setelah dikoreksi, wewenang itu tetap dipertahankan dengan sedikit pembaruan sistem. Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Wamen PAN-RB) Eko Prasojo menuturkan, memang […]

expand_less