Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Yusuf-Imron: Penuntasan Desa Terpencil dan Kualitas Pendidikan Prioritas Utama

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 11 Sep 2015
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) :  Saat ini sebanyak 41 desa terisolir di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) membutuhkan perhatian dan kebijakan serius membuka akses jalan.

Demikian salah satu poin pembahasan antara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Madina dengan pasangan calon bupati/wakil bupati Madina Drs.H.M.Yusuf Nasution,M.Si-H.Imron Lubis, S.Pd dalam acara konsolidasi dan silaturrahim di sekretariat DPD PKS Madina, Jl. Willem Iskander, Pidoli, Panyabungan, Kamis (10/9).

Penuntasan askes jalan ke desa-desa terisolir ini menjadi agenda penting bagi pasangan Yusuf-Imron serta PKS.

“Penuntasan akses jalan ke desa-desa terpencil dan terisolir di Mandailing Natal adalah prioritas utama, dan mereka juga butuh pembangunan. Sebab, akibat buruknya infrastruktur jalan, kondisi ekonomi masyarakat jalan di tempat,” ujar Yusuf Nasution.

Selain persoalan desa terpencil, peningkatan kualitas dan manajemen pendidikan juga menjadi agenda utama.

Untuk sektor pendidikan ini, Yusuf-Imron telah melakukan pembicaraan dengan beberapa rektor universitas dan professor di Sumatera Utara seperti, rektor USU, rektor Unimed, rektor Universitas Medan Area.

Strategi peningkatan kualitas pendidikan ini sejalan dengan upaya meningkatkan kualitas guru termasuk didalamnya peningkatan kesejahteraan guru. Tak kalah pentingnya adalah upaya pemerataan guru  di Mandailing Natal. Karena saat ini banyak sekolah-sekolah yang ada di daerah terpencil yang masih kekurangan guru.

“Nantinya kita akan buat aturan di Mandailing Natal  agar sekolah-sekolah yang ada di Madina mendapat pemerataan guru, sehingga sekolah-sekolah yang jauh dan terpencil bisa menikmati pemerataan guru, guru jangan menumpuk dikota saja,” sebut Yusuf.

Konsolidasi pasangan Yusuf-Imron dengan PKS ini dihadiri ratusan kader PKS, juga dihadiri para pengurus DPC sampai tingkat Ranting.

Ketua Tim Pemenangan Internal Partai Keadilan Sejahtera Mandailing Natal, Ustaz Riyadi Husnan, Lc di kesempatan itu mengatakan bahwa pilihan PKS kepada pasangan Yusuf-Imron karena kriteria-kriteria yang ditetapkan partai sangat pas melekat pada pasangan ini.

“Sebelumnya, kita sudah meminta saran dari tokoh-tokoh dan para ulama di Mandailing Natal bahwa mereka setuju dan menyetujui pasangan Yusuf-Imron untuk direkomendasikan yang akan didukung PKS,” sebut Husnan.

Dikatakannya, acara-acara kegiatan konsolidasi dan silaturrahmi dengan pasangan calon juga akan dilaksanakan di tiga zona, yakni Zona I dipusatkan di Panyabungan, Zona II di Kotanopan dan untuk zona III akan dipusatkan di Simpanggambir.

Selain acara konsolidasi dan silaturrahmi, acara ini juga sempat melakukan ramah-tamah dan tanya jawab antara pasangan calon dengan kader.

Peliput : Holik Nasution

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Oknum DPRD Labuhanbatu Pukul Meja , Rapat Diskorsing

    Oknum DPRD Labuhanbatu Pukul Meja , Rapat Diskorsing

    • calendar_month Rabu, 10 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    RANTAUPRAPAT : Rapat pembahasan nota Keuangan tahun anggaran (TA) 2010 di gedung DPRD Labuhanbatu diwarnai insiden ‘ngamuk’nya seorang anggota DPRD setempat. Aksi itu dilakukan dengan pemukulan meja. Dampaknya, rapat di skors hingga Rabu, 10 Agustus 2011. Pada hari Selasa 9 Agustus 2011 seorang oknum anggota dewan pada rapat dengan SKPD Dinas Pendidikan menanyakan terkait penggunaan […]

  • Pilkada Madina, Narkoba & Desa Sangat Tertinggal

    Pilkada Madina, Narkoba & Desa Sangat Tertinggal

    • calendar_month Jumat, 4 Des 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Effan Zulfiqar Harahap Staf pengajar FISIP dan Ketua Pusat Studi Otonomi Daerah dan Kebijakan Publik Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan   Dinamika Pilkada Mandailing Natal (Madina) sepertinya akan lebih kompetitif  dibandingkan Pilkada Tapsel. Kenapa Pilkada Madina lebih menarik?  Karena bakal terjadinya pertarungan sengit antara tiga pasangan calon (paslon). Ketiganya punya kekuatan berimbang jika disandingkan […]

  • Nazaruddin Janji Bongkar Kasus Korupsi Triliunan Rupiah

    Nazaruddin Janji Bongkar Kasus Korupsi Triliunan Rupiah

    • calendar_month Kamis, 1 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    JAKARTA, – Terpidana kasus suap proyek Wisma Atlet SEA Games, Muhammad Nazaruddin, kembali menebar ancaman. Nazar berkoar, demi rakyat Indonesia, dia bakal membuka semua proyek besar yang diketahuinya beraroma korupsi. ”Saya berjanji kepada rakyat Indonesia akan saya buka semua kasus-kasus yang saya tahu tentang proyek-proyek besar. Semua akan saya buka,” kata dia di Gedung KPK, […]

  • Di Batahan I, Bayi Kucing Lahir Berkepala Dua

    Di Batahan I, Bayi Kucing Lahir Berkepala Dua

    • calendar_month Senin, 1 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BATAHAN (Mandailing Online) – Seekor bayi kucing lahir dengan kepala dua. Ini terjadi di Desa Batahan I, Kecamatan Batahan, Kabupaten Mandailing Natal, pekan lalu. Induk kucing milik Pak Jo (55) warga Batahan I. Bayi kucing itu lahir Jum’at malam (29/7/2016) lalu. Mengetahui kejadian langka itu, warga berduyun-duyun untuk melihatnya. Kelahiran kucing dengan kepala dua tersebut […]

  • TKI Perempuan Diduga Diperkosa Tiga Polisi Malaysia

    TKI Perempuan Diduga Diperkosa Tiga Polisi Malaysia

    • calendar_month Minggu, 11 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    “Saya takut, tidak punya pilihan kecuali melayani ketiga polisi itu.” Seorang tenaga kerja Indonesia perempuan mengaku diperkosa oleh tiga polisi Malaysia. TKI perempuan berusia 25 tahun itu mengaku pemerkosaan berlangsung di kantor polisi di Bukit Mertajam, Penang, Malaysia. New Strait Times, Sabtu 10 November 2012, memberitakan, TKI itu mengaku sebelum diperkosa tengah berjalan-jalan di wilayah […]

  • Pengembangan Kebudayaan Melalui Inklusif Museum

    Pengembangan Kebudayaan Melalui Inklusif Museum

    • calendar_month Jumat, 14 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUGAN (Mandailing Online) – Masyarakat Mandailing Natal sudah saatnya didorong mengkonversi kebudayaan melalui pola inklusif museum. Itu diungkapkan dosen di Universitas Utrecht, Blanda, Dr.Hayyan Ul Hag SH, LL.M kepada Mandailing Online, usai berkunjung ke KKM, Panyabungan, Mandailing Natal, Jum’at (14/6/2013). Inklusif museum itu adalah model pengembangan dan media pembelajaran bagi masyarakat, dimana setiap anggota masyarakat […]

expand_less