Kamis, 16 Apr 2026
light_mode

Pengemban Dakwah Memang Harus Good Looking

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 6 Sep 2020
  • print Cetak

Oleh : Novida Sari
Ketua Muslimah Peduli Generasi Mandailing Natal

Baru-baru ini Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi tengah menjadi sorotan. Bagaimana tidak, Menag menyebutkan radikalisme masuk masjid lewat anak good looking. (cnnindonesia.com, 03/09/2020). Bahkan di kanal Youtube Kemenpan RB, menag mengatakan “caranya masuk mereka gampang, pertama dikirimkan seorang anak yang good looking, penguasaan bahasa arabnya bagus, hafiz (hafal Alquran), mereka mulai masuk.”

Bukan kali ini saja Menag mengeluarkan pernyataan yang penuh dengan kontroversional, setelah sebelumnya melarang penggunaan cadar dan celana cingkrang untuk masuk instansi Pemerintah, sertifikasi ceramah, pendaftaran majelis taklim hingga merevisi buku-buku agama di sekolah. Terkesan bahwa pemerintah menderita penyakit islamophobia. Yang pada akhirnya tuduhan radikalisme pun kembali menyerang orang-orang yang peduli akan dakwah.

Radikalisme telah menjadi alat gebuk pemerintah dalam membungkam siapapun yang berseberangan dengannya. Padahal radikal sendiri memiliki arti yang netral. Radikal berasal dari kata radiks yang memiliki arti akar. Jadi Islam radikal itu adalah Islam yang mendalam sampai ke akar. Pelabelan muslim yang berupaya menjalankan Islam secara total sampai ke akar ajaran Islam sebagai muslim yang radikal melawan hukum. Telah ada jaminan kemerdekaan beragama di dalam UUD. Di dalam UUD 1945 Pasal 28E, ayat (1) setiap orang bebas memeluk agama dan beribadat menurut agamanya, ayat (2) setiap orang berhak atas kebebasan meyakini kepercayaan, menyatakan pikiran dan sikap sesuai dengan hati nuraninya. Juga di dalam UUD 1945 Pasal 29 ayat (2) Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agama dan kepercayaannya itu.

Ajaran Islam telah menuntut pemeluknya untuk menjalankan Islam secara menyeluruh. Sebagaimana firman Allah swt,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا ادْخُلُوا فِي السِّلْمِ كَافَّةً وَلَا تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ

“Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam islam keseluruhan, dan janganlah kamu turut langkah-langkah setan. Sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagimu”. [TQS Al Baqarah: 208].

Ayat ini menunjukkan bahwa Allah Swt telah mewajibkan setiap mukmin untuk melaksanakan syariat Islam secara menyeluruh. Dengan kata lain, menjalankan agamanya secara radikal sampai ke akar-akarnya. Mulai dari shalat, zakat, puasa, haji, menutup aurat, menghafal dan mentadabburi isi Alquran terutama dalam berdakwah. Sebagaimana Firman Allah Swt,

كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ

“Kamu adalah ummat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah”. [TQS Ali Imron : 110]

Allah telah memilih Ummat Islam sebagai ummat terbaik di sepanjang sejarah peradaban manusia, asalkan mereka menyadari syarat untuk mewujudkannya. Menyuruh yang ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar dengan kata lain dakwah untuk mengajak manusia agar senantiasa beriman kepada Allah Swt.

Bagaimana mungkin aktivitas yang dilakukan para pengemban dakwah itu bisa diterima jika mereka berpenampilan kucel, awut-awutan dan berantakan. Tentunya harus good looking, meyakinkan, fasih bahasa arab lengkap dengan dalil yang menguatkan.

Ketika para pengemban dakwah Islam menyadari bahwa syariat Islam adalah harga mati. Ia akan senantiasa memperjuangkan pengamalannya secara radikal dan menyebarkannya kepada sesamanya dengan ilmu yang mumpuni, dalil yang qath’i dan yang paling penting penampilan yang good looking.***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ivan Batubara di Mata Wartawan Senior

    Ivan Batubara di Mata Wartawan Senior

    • calendar_month Selasa, 19 Mar 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Nama Ivan Iskandar Batubara kian melejit dalam wacana calon bupati Mandailing Natal (Madina), Sumut, untuk Pilkada 2024. Para pengamat meyakini figur Ivan Batubara mampu  menyelematkan Madina dari keterpurukan hampir di segala bidang, khususnya sektor ekonomi. “Bung Ivan ini yang kita yakini mampu mengurai semua masalah dan mengeluarkan Madina dari keterbatasan,” kata […]

  • Komersialisasi Kursi Perguruan Tinggi, Bukti Pendidikan Berwajah Kapitalistik?

    Komersialisasi Kursi Perguruan Tinggi, Bukti Pendidikan Berwajah Kapitalistik?

    • calendar_month Sabtu, 27 Agt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Mariani Siregar, M.Pd.I Dosen Pendidikan lslam Perguruan Tinggi kini tengah dihebohkan dengan kasus Rektor Unila, Profesor Karomani. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Profesor Karomani dengan kasus dugaan suap dari jalur penerimaan mahasiswa baru. Tarif yang dipatok tidak main-main. Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengatakan nominal uang disekapati bervariasi. Kisaran minimal 100 juta hingga 350 […]

  • Pendaftaran CPNS Kementerian Agama RI   Tahun 2010

    Pendaftaran CPNS Kementerian Agama RI Tahun 2010

    • calendar_month Senin, 25 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PENGUMUMAN Nomor : BII/I-a/Kp.00.3/15774/2010 TENTANG PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN AGAMA TAHUN 2010 Kementerian Agama Republik Indonesia membuka kesempatan kepada Warga Negara Indonesia untuk menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), dengan ketentuan dan persyaratan sebagai berikut : I. CARA MENDAFTAR 1. Pendaftaran CPNS dilaksanakan berdasarkan domisili KTP setempat untuk pelamar pada Kantor […]

  • Melissa Perez Kagumi Ritual Shalat

    Melissa Perez Kagumi Ritual Shalat

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Melissa Perez lahir dan besar dalam keluarga Katolik. Sejak kecil ia akrab dengan ritual Katolik seperti Natal, Misa, dan Rosario. Meski keluarganya percaya pada satu Tuhan, yang disebut Yesus, namun, pada waktu lain mereka menyebutnya lain, yakni Bapa. Inilah yang membingungkan Mellisa. Menurut Melissa, cara hidup Katolik tidak benar-benar ketat. Meski banyak aturan dalam Alkitab […]

  • Pelunasan untuk Guru Swasta Dulu

    Pelunasan untuk Guru Swasta Dulu

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Kemenag Cicil Hutang Tunjangan Sertifikasi JAKARTA, – Kementerian Agama (Kemenag) akhirnya menunjukkan tanda-tanda kewalahan menuntaskan tunggakan hutang pembayaran sertifikasi guru. Mereka memutuskan melunasinya dengan sistem dicicil. Pelunasan dimulai tahun depan dengan mendahulunan guru swata. Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kemenag Nur Syam menuturkan bahwa total hutang Kemenag untuk membayar sejumlah tunjangan, termasuk tunjangan sertifikasi […]

  • Banjir Setengah Badan Truk

    Banjir Setengah Badan Truk

    • calendar_month Sabtu, 18 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Satu truk melintasi banjir di Desa Balimbing, Kecamatan Natal, Mandailing Natal, Sabtu (18/12/2021). Sekitar 200 rumah terbenam di desa ini menyusul luapan Sungai Batang Natal akibat curah hujan yang kontiniu dalam beberapa hari terakhir. Foto: Muhammad Yusuf

expand_less