Jumat, 28 Agu 2026
light_mode

Penangkapan 13 Warga Batahan I, Polres Madina Harus Arif

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 21 Mar 2016
  • print Cetak
Batahan vs Palmaris grafis

Batahan vs Palmaris grafis

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penyidik Polres Madina harus bijak dan profesional dalam melakukan proses penyidikan terhadap 13 warga Batahan I yang ditangkap atas tuduhan mencuri buah sawit.

13 warga Batahan I Kecamatan Batahan, Mandailing Natal (Madina) ditangkap pelisi Kamis pekan lalu atas tuduhan mencuri ketika memanen buah sawit di lahan perkebunan yang dinyatakan status stanpass terkait konflik lahan yang sudah menahun antara masyarakat Batahan I versus PT. Palmaris Raya.

“Di samping profesional, penyidik juga di harap bertindak bijak, maksudnya adalah penyidik harus lebih hati-hati dan mengedepankan pendekatan sosial kemasyarakatan, bukan cuma pendekatan hukum semata,” kata Ketua Persatuan Advokad Indonesia Wilayah Tabagsel, Ridwan Rangkuti, SH.MH dalam rilis pers yang diterima redaksi Mandailing online, Senin (21/3/2016).

Dikatakannya, kasus pencurian tersebut merupakan bagian perjuangan masyarakat Bantahan I atas tanah mereka yang diduga dirampas perusahaan.

Melalui kasus ini di harapkan penyidik Polres Madina, mampu menjadi mediator antara masyarakat Batahan I dengan pihak perusahaan yang bersengketa selama ini. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah timbulnya kerusuhan sosial dan demi terciptanya stabilitas daerah khususnya di Kecamatan Bantahan.

 Ridwan juga mengingatkan agar bupati Madina juga jangan berdiam diri, karena kasus ini terjadi akibat rasa frustasi masyarakat atas janji-janji bupati dalam penyelesaian sengketa tanah di wilayah Pantai Barat Madina khususnya di Kecamatan Bantahan.

Polres Madina Kamis pekan lalu menangkap 13 warga Batahan I atas tuduhan mencuri dengan memanen buah sawit di lokasi yang diduga milik PT.Palmaris Raya. Tindakan hukum polisi itu atas pengaduan manajemen PT.Palmaris Raya kepada polisi.

Sementara itu, sejumlah warga Batahan I menyatakan bahwa pemanenan buah sawit itu bukan pencurian, sebab kebun sawit di lokasi objek perkara masih status stanpass terkait kesemrawutan  sengketa lahan antara warga batahan I dengan PT. Palmaris Raya.

Warga sangat menyayangkan penangkapan ke-13 orang yang telah memanen TBS tersebut, karena mereka menilai bahwa lahan yang dipanen tersebut adalah lahan yang statusnya di-stanpas-kan pada rapat beberapa waktu yang lalu di balai desa Desa Sinunukan.

“Beberapa waktu yang lalu ada kesepakatan dalam rapat tersebut bahwa lahan yang disengketakan antara masyarakat dengan PT Palmaris Raya, namun masyarakat selalu memergoki pihak perusahaan terus melakukan aktifitas di lahan yang di-stanpaskan tersebut,” ujar warga.

Yang mengherankan bagi warga sebagai masyarakat awam adalah : jika pihak PT Palmaris Raya melakukan pemanenan di lahan yang di stanpaskan tesebut tidak dilakukan penindakan, namun apabila masyarakat yang melakukan pemanenan di lahan itu justru dilakukan penindakan, bahkan berujung ke ranah hukum.

Editor  : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gempa guncang Aceh, enam orang meninggal

    Gempa guncang Aceh, enam orang meninggal

    • calendar_month Rabu, 3 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Gempa kuat yang mengguncang Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, menyebabkan paling tidak enam orang meninggal dan sekitar dua ratus orang lainnya luka-luka. Sutopo Purwo Nugroho, humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan laporan sementara menyebutkan korban meninggal di Bener Meriah lima orang, dua hilang dan 70 lainnya luka-luka. Sedangkan di Aceh Tengah, satu orang meninggal […]

  • Mau Legacy Kesehatan, Bupati Madina Ditantang Tuntaskan Carut Marut RSUD Panyabungan

    Mau Legacy Kesehatan, Bupati Madina Ditantang Tuntaskan Carut Marut RSUD Panyabungan

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan|| Mandailing Online-Anggota DPRD Mandailing Natal Binsar Nasution bongkar carut-marut RSUD Panyabungan. Meski digadang jadi rumah sakit rujukan, faktanya RSUD ini masih jauh dari standar. ruang rawat kurang, AC sentral belum fungsi, saluran air rusak sejak dibangun, hingga petugas kebersihan minim. “Pemerintah daerah nggak konsisten bantu RSUD Panyabungan. Hanya berharap dari anggaran pusat,” kata Binsar, […]

  • AGRO REBOISASI PASCA BENCANA BANJIR BANDANG SUMATRA

    AGRO REBOISASI PASCA BENCANA BANJIR BANDANG SUMATRA

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    STRATEGI INTEGRATIF PEMULIHAN LINGKUNGAN, KETAHANAN PANGAN DAN PEMBERDAYAAN EKONOMI RAKYAT   Oleh : Rahmad Daulay   PROLOG Hutan gundul di Indonesia telah berkembang dari sekadar persoalan lingkungan menjadi krisis multi dimensi yang mempengaruhi ketahanan air, ketahanan pangan, stabilitas ekonomi pedesaan dan keselamatan masyarakat. Deforestasi akibat pembalakan liar, alih fungsi lahan tak terkendali, kebakaran hutan serta […]

  • Jalur Payabungan-Natal Longsor

    Jalur Payabungan-Natal Longsor

    • calendar_month Senin, 9 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BATANG NATAL (Mandailing Online) – Jalan jalur Panyabungan-Natal, Kabupaten Mandailing Natal baru saja dihantam tanah longsor. Titik longsor berada di antara Desa Bulu Soma dengan Desa Tarlola Kecamatan Batang Natal. Longsor terjadi sekira pukul 17.00 WIB, Senin (9/5/2016). Informasi yang dihimpun dari beberapa penduduk Bulu Soma via telefon selular pukul 17.25 WIB, tebing di atas […]

  • Siap Siap, PKL di Panyabungan Akan Ditertibkan

    Siap Siap, PKL di Panyabungan Akan Ditertibkan

    • calendar_month Senin, 19 Jun 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online) Para pedagang kaki lima di Kota Panyabugan dan sejumlah Kecamatan di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) nampaknya harus siap siap menghadapi penegakan Perda nomor 11 tahun 2017 tentang penataan dan pemberdayaan pedagang kaki lima di Kabupaten Mandailing Natal. Siang tadi Senin (19/6/2023) Rapat terkait penataan dan pemberdayaan pedagang kaki lima ini […]

  • Infrastruktur Masih Mendominasi Usulan Reses

    Infrastruktur Masih Mendominasi Usulan Reses

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pembangunan infrastruktur dan peningkatan irigasi pertanian merupakan poin terbanyak yang diajukan oleh konstituen di Daerah Pemilihan Madina V meliputi Kecamatan Siabu, Bukit Malintang, Panyabungan Utara, Naga Juang dan Huta Bargot. Aspirasi itu tercuat dalam acara reses anggota DPRD Madina Suandi Hasibuan. Menjawab Mandailing Online usai reses di Desa Huraba, Siabu, […]

expand_less