Minggu, 8 Mar 2026
light_mode

Pendidikan Vokasi yang Shohih, Adakah?

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 14 Jan 2021
  • print Cetak

Oleh : Alfisyah, S.Pd
Guru dan Pemerhati Masyarakat

Dunia pendidikan SMK mengubah kembali kurikulumnya. Tujuannya agar mampu meningkatkan lebih jauh lagi daya serap lulusannya di dunia kerja. Lima aspek konsep pendidikan vokasi SMK mengerucut pada fokus dunia industri. Hal ini menjadi fakta yang mengukuhkan sistem pendidikan SMK yang semakin kapitalistik. Konsep yang menggeser hakikat pendidikan yang sebenarnya. Konsep yang menjauhkan anak didik dari target dan tujuan pendidikan nasional yang menjadikan outputnya menjadi manusia Indonesia seutuhnya.

Knowledge Based Economic (KBE)  dijadikan sebagai basis dari pendidikan SMK hari ini.  konsep KBE ini mencetak anak didik menjadi mesin industri semata. Anak bangsa hanya diarahkan pada jurang kesalahan yang membahayakannya. Tujuan pendidikan untuk masuk hanya pada dunia kerja berdasarkan “Triple Helix Model” yakni akademic, business and government. Model ini mengkolaborasikan akademic sebagai bagian mencetak generasi industri. Adapun bisnis hanya menginginkan menjadi rumah bagi output akademic yang berbasis industri (SMK) dan yang terakhir government sebagai pihak yang menjadi penyelenggara pendidikan dan regulator bagi kapitalisasi industri itu sendiri. Triple Helix itu adalah konsep dan menyalahi  tujuan nasional sistem pendidikan kita.  Sebab manusia Indonesia seutuhnya yang hendak diwujudkan bukanlah semata manusia sebagai mesin bagi pabrik-pabrik industri.

Namun lebih daripada itu yaitu sebagai manusia yang memiliki kepribadian yang luhur. Triple Helix model itu telah mengukuhkan sistem pendidikan yang hanya siap kerja dan menghadapi dunia kerja.

Fokus pendidikan vokasi yang menitikberatkan pada output yang memiliki keterampilan dan kompetensi kerja hanya mampu mewujudkan robot-robot industri saja. Padahal seharusnya pendidikan vokasi itu mampu menjadikan outputnya sebagai tenaga ahli yang mampu memberikan kontribusi pada masyarakat. Masalah-masalah di masyarakat selayaknya mampu diselesaikan oleh lulusan-lulusan sekolah ini. Masyarakat sangat membutuhkan pendidikan vokasi yang shohih yang mampu berdikari dan tidak bergantung pada pihak lain atau negara lain yang kapitalistik.

Jika kita memiliki pada sistem pendidikan vokasi dalam sistem lain tentu kita dapat melihat bahwa ada kesalahan yang cukup fatal yang dihasilkan oleh vokasi yang berbasis KBE ini. Sebab pendidikan vokasi yang benar itu adalah pendidikan yang mampu mewujudkan kepribadian yang benar pada lulusan-lulusan sekolah tersebut. Mereka menjadi manusia yang dekat kepada Tuhannya. Bukan hanya itu, mereka akan menjadi manusia yang mampu mengoperasikan alat-alat pabrik tersebut bukan sebagai “robot” namun sebagai ahli. Ahli industri yang mumpuni, konseptual dan memberikan solusi atas permasalahan masyarakat yang ada khususnya dalam perbaikan ekonomi masyarakat.

Selain itu mereka akan mampu melanjutkan pembelajaran pada tingkat menengah itu dan mengembangkan keahliannya hingga kepada tahapan yang tertinggi yaitu sebagai konsep yang bebas dari tekanan negara-negara penjajah kapital.

Pendidikan vokasi yang shohih itu akan mencetak teknisi spesialis industri yang shohih, keilmuannya mendalam sehingga mampu mengembangkan kreativitas dalam sains dan teknologi. Ilmu yang dikuasainya itu bahkan mampu diajarkan kepada generasi setelahnya untuk kebaikan masyarakat.***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antrian Jerigen di SPBU Simangambat

    Antrian Jerigen di SPBU Simangambat

    • calendar_month Selasa, 31 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ANTRI – Sejumlah pemilik jerigen bergerombol di SPBU Simanambat, Siabu, Mandailing Natal (Madina), Selasa (31/12/2013). Para pemilik jerigen ini diketahui merupakan pedagang bensin eceran di kawasan Siabu. Sejumlah warga di warung dekat SPBU mengakui setiap mobil tangki tiba, para pedagang akan antri di SPBU menungu pengisian jerigen. Disinyalir banyak pedagang ketengan tidak tepat lokasi dan […]

  • HUT Madina Selesai, Pemkab Berterimakasih

    HUT Madina Selesai, Pemkab Berterimakasih

    • calendar_month Senin, 13 Mar 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pelaksanaan HUT Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ke-18 telah selesai. Dan Pemkab Madina mengucapkan terimakasih kepada seluruh lapisan masyarakat atas kesuksesan seluruh kegiatan. Itu diungkap Sekda Madina, Syafe’i Lubis didampingi Asisten III, Sahnan Batubara, Kadis Infokom dan Kabag Humas Muktar Afandi di sekretariat ruang kerja Asisten II, Senin (13/3/2017) dalam konfrensi pers. […]

  • Anak Polisi Diperkosa Kenalan Facebook

    Anak Polisi Diperkosa Kenalan Facebook

    • calendar_month Kamis, 25 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, – Hati-hati menjalin pertemanan melalui sosial media seperti Facebook maupun Twitter. Pada ujungnya bisa bernasib malang seperti yang dialami oleh RM (15), seorang siswi kelas 1 salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di wilayah Cengkareng, Jakarta Barat. Anak anggota polisi di kota Tangerang ini menjadi korban perkosaan oleh A (17) dan W (16), yang […]

  • IMMAN Desak Pemkab Madina Aktifkan Kembali Beasiswa

    IMMAN Desak Pemkab Madina Aktifkan Kembali Beasiswa

    • calendar_month Sabtu, 14 Sep 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Desakan terus mengalir agar Pemkab Madina mengaktifkan kembali beasiswa miskin  berprestasi yang sempat dihentikan dalam beberapa tahun terakhir. Kali ini desakan datang dari DPP Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal (IMMAN). Ketua Umum DPP IMMAN, Hapsin Nasution kepada Mandailing Online, Sabtu (14/9/2019) menyatakan Mandailing Natal (Madina) membutuhkan SDM yang cerdas memasuki era […]

  • Warga Mulai Terserang ISPA dan Asma

    Warga Mulai Terserang ISPA dan Asma

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kabut asap yang menyelimuti hampir seluruh wilayah Kabupaten Mandailing Natal tiga pekan terakhir ini, mulai menimbulkan dampaknya, warga mulai terserang gangguan saluran pernafasan akut (ISPA). Pantauan di RSU Panyabungan, Kamis (13/3/2014) banyak warga yang berobat gangguan saluran pernafasan, terutama usia anak-anak. “Yang ada sama kami bukan hanya Ispa, namun sudah komplikasi, […]

  • Pemkab Madina Perlu Pertajam Visi Eknomi

    Pemkab Madina Perlu Pertajam Visi Eknomi

    • calendar_month Selasa, 5 Jul 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Madina diharap mempertajam visi ekonomi untuk mencapi daerah berpendapatan tinggi. Salah satunya melalui perencanaan ekonomi yang visioner. Itu disebutkan pengusaha, Irwan H Daulay dalam postingan di akun pribadinya pada laman facebook, Senin (4/7/2022). Sebab, berdasar data BPS, posisi Mandailing Natal (Madina) hari ini masih jauh dibawah rata-rata pendapatan nasional/propinsi. […]

expand_less