Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Pemkab Madina Perlu Pertajam Visi Eknomi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 5 Jul 2022
  • print Cetak

Irwan H Daulay

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Madina diharap mempertajam visi ekonomi untuk mencapi daerah berpendapatan tinggi.

Salah satunya melalui perencanaan ekonomi yang visioner.

Itu disebutkan pengusaha, Irwan H Daulay dalam postingan di akun pribadinya pada laman facebook, Senin (4/7/2022).

Sebab, berdasar data BPS, posisi Mandailing Natal (Madina) hari ini masih jauh dibawah rata-rata pendapatan nasional/propinsi.

Untuk mencapai daerah berpendapatan tinggi, struktur PDRB harus dibenahi beranjak dari gambaran lapangan usaha saat ini.

Industri pengolahan yang masih rendah perlu penanganan segera, oleh karena itu Madina harus memiliki perencanaan ekonomi yang visioner sehingga setiap tahun pertumbuhan bisa dijaga sampai pulih seperti sebelum krisis, ujar pria pengelola Raja Batu Residence ini.

“Oleh karena itu Pemkab Madina penting memiliki tim ekonomi yang diisi oleh pakar, akademisi dan pengusaha,” katanya.

Irwan mengurai, berdasar data BPS tahun 2022, struktur perekonomian Kabupaten Mandailing Natal pada tahun 2021 masih didominasi oleh empat lapangan usaha utama yaitu: lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 44,88 persen; lapangan usaha perdagangan besar dan eceran, dan reparasi mobil serta sepeda motor sebesar 14,15 persen; lapangan usaha kontruksi sebesar 12,71 persen; lapangan usaha industri pengolahan sebesar 11,56 persen.

Peranan ke empat lapangan usaha tersebut mencapai 83,30 persen terhadap total PDRB Kabupaten Mandailing Natal. Berdasarkan pendekatan produksi pertumbuhan tertinggi berada pada lapangan usaha informasi dan komunikasi sebesar 5,84 persen disusul oleh lapangan usaha pengadaan air, pengelolaan sampah, limbah dan daur ulang sebesar 5,46 persen.

Sementara itu, kontribusi lapangan usaha jasa lainnya serta pengadaan air, pengelolaan sampah, limbah dan daur ulang lapangan usaha terhadap PDRB merupakan kontribusi terkecil, masing-masing sebesar 0,03 persen dan 0,02 persen.

Peliput: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden: Jangan Biarkan Setiap Upaya Ingin Robek Perdamaian Aceh

    Presiden: Jangan Biarkan Setiap Upaya Ingin Robek Perdamaian Aceh

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Banda Aceh, Presiden SBY didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono dan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, duduk di kursi perdamaian yang diserahkan oleh rakyat Aceh kepada Presiden, Senin (29/11). Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kembali mengajak seluruh rakyat Indonesia dan Aceh khususnya untuk terus mempertahankan dan menjaga perdamaian yang dicapai setelah melalui jalan panjang dan perjuangan yang […]

  • Sutan Puasa dan Kuala Lumpur (1)

    Sutan Puasa dan Kuala Lumpur (1)

    • calendar_month Kamis, 15 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Oleh: Abdur-Razzaq Lubis (Pengamat etnis Mandailing tinggal di Malaysia) Bila dan siapa sebenarnya yang membuka Kuala Lumpur masih menjadi soalan yang terbuka. Pada mulanya dikatakan Yap Ah Loy yang telah mengasaskan Kuala Lumpur. Yang pasti bukan Yap Ah Loy yang membuka Kuala Lumpur kerana dia adalah Kapitan Cina Kuala Lumpur yang ketiga. Kalau ada orang […]

  • Pembentukan Provinsi Tapanuli Rawan Konflik

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Potensi konflik di seputar aspirasi pembentukan Provinsi Tapanuli (Protap) dinilai masih cukup besar. Karenanya, masyarakat Sumut diingatkan untuk mengedepankan dialog jika terjadi perbedaan pendapat atas keputusan DPR RI yang menyetujui dilakukan pembahasan lagi Rancangan Undang-undang (RUU) pembentukan Protap. “Saya yakin, begitu RUU Protap mulai dibahas lagi, maka akan muncul lagi tarik-menarik, […]

  • Kenapa Tidak Ada Kata Fir’aun dalam Kisah Nabi Yusuf as?

    Kenapa Tidak Ada Kata Fir’aun dalam Kisah Nabi Yusuf as?

    • calendar_month Jumat, 18 Mei 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Banyak kisah yang disebut dalam Al-Quran. Kebanyakan adalah kisah para nabi. Di antaranya adalah Nabi Yusuf as. Namun kisah beliau tergolong istimewa karena dikhususkan dalam satu surat. Nama suratnya pun memakai nama pribadi beliau. Sebanyak 13 halaman mushaf hanya bercerita tentang beliau dari kecil hingga berkuasa di Mesir. Sebanyak 11 halaman khusus bercerita saat […]

  • Meski Dikritik, Indonesia Impor Beras Besar-Besaran

    Meski Dikritik, Indonesia Impor Beras Besar-Besaran

    • calendar_month Senin, 18 Sep 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      JAKARTA (Mandailing Online) – Indonesia secara besar-besaran meningkatkan impor beras selama delapan bulan pertama pada tahun ini dibandingkan periode yang sama pada tahun 2022. Kebijakan itu di tengah riuhnya kritikan yang menilai pemerintah Indonesia tak serius memperbaiki kebijakan pertanian dan terhadap nasib petani. Menurut Badan Pusat Statitisk (BPS), kebijakan itu seiring upaya pemerintah untuk […]

  • Disdik Diimbau Perkuat Kualitas Belajar Siswa

    Disdik Diimbau Perkuat Kualitas Belajar Siswa

    • calendar_month Jumat, 10 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan – Dinas Pendidikan kabupaten/kota se-Sumatera Utara bersama para kepala sekolah dan dewan guru diimbau untuk meningkatkan kualitas belajar-mengajar siswa di sekolah dan di luar jam sekolah untuk menghadapi Ujian Nasional 2011. Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara Syaiful syafri di Medan, Rabu, mengatakan, demi mematangkan persiapan menghadapi Ujian Nasional (UN) tahun 2011, pihaknya kembali mengimbau […]

expand_less