Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

ABG Pilihan Rp2 Juta

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
  • print Cetak


Prostitusi Lewat Facebook
JAKARTA- Orangtua tampaknya harus lebih ekstra mengurus anak-anaknya. Situs jejaring facebook kini dimanfaatkan sekelompok orang untuk praktik prostitusi. Hal inilah yang terjadi di RW 6, Kelurahan Manggarai, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.

Alay (50) pelanggan Dede, mucikari yang menjual tujuh ABG, warga Manggarai, Jakarta Selatan. Alay ditangkap di Apartemen Puri Kemayoran, Jakarta Pusat. Dede menjajakan layanan prostitusinya melalui situs jejaring sosial Facebook. Kepada pria hidung belang, ia menjual setiap ABG kenes seharga Rp 2 juta. Ketujuh ABG itu adalah KKS (15), AC (15), VYL (13), ZV (l5), LCS (15), NF (16), dan AS (15). Mereka tinggal satu kampung dan betetangga dengan Dede di Manggarai.

Menurut DD, orangtua VYL saat ini yang kerap mendapat ancaman adalah orangtua AS. Karena sering mendapat ancaman, nomor ponsel AS ditukar dengan nomor milik ayahnya. “Jadi, yang menerima ancaman Mr X itu ya bapaknya, AS. Tidak ada telepon, tapi SMS berkali-kali,” ujar DD.

“Anak saya pernah berkali-kali diancam oleh Alay ketika berada di Apartemen Puri Kemayoran. Alay mengancam supaya mereka tidak mengadu ke orangtua,” tutur DD, orangtua VYL saat disambangi di rumahnya di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, Minggu (23/1).

Dengan nada tinggi, DD menegaskan agar pelaku tidak bertindak sewenang-wenang kepada keluarga korban. “Jangan mentang-mentang kami tidak berpunya, jadi seenaknya ambil anak kami gara-gara dia punya duit banyak,” katanya.
Merasa tidak aman pada bagian lain, DD menuturkan, anaknya, VYL, sudah diterima dengan baik oleh guru dan teman-temannya di sekolah. Dulu, VYL pergi ke sekolah sendiri. Kini, demi menjaga buah hatinya, DD mengantar VYL sekolah setiap hari.

“Saya buat jaga-jaga. Saya enggak mau ada apa-apa. Takutnya diculik. Apalagi, sejak ada SMS ancaman yang terus-menerus itu,” kata DD. Di rumah pun, DD melarang anaknya pergi ke mana-mana karena dinilai belum aman. Ia khawatir anaknya tidak pulang ke rumah kalau ada janji bertemu kenalannya melalui Facebook.

Rini, salah satu tetangga DD, mengaku resah dengan kejadian di sekitar tempat tinggalnya. Lingkungan yang semula aman kini harus diamankan secara ketat. Semua orang yang tampak asing bagi warga pasti akan ditanyai tujuannya.
“Warga sini sebetulnya resah. Tadinya aman-aman saja. Makanya wajar saja kalau ada tetangga kami menanyakan kartu identitas pada tiap orang asing yang lewat,” ujar pemilik toko kelontong itu.

Sementara itu, andai LCS tidak memacari lelaki itu, sindikat prostitusi ABG (anak baru gede) di situs jejaring sosial Facebook tidak akan terungkap. Cinta monyet antara LCS dan seorang lelaki membuat persahabatan tujuh ABG retak.
Persahabatan LCS dengan keenam temannya retak karena LCS memacari seorang lelaki yang merupakan sahabat keenam temannya itu. Pada suatu hari, keenam teman LCS meminta pertanggungjawaban.

“Ketika LCS dimintai penjelasan soal pacarnya itu, enam teman LCS mengeroyoknya di luar Pasaraya Manggarai hingga babak belur. Anak saya VYL ikut juga menghajar LCS,” tutur DD di rumahnya di Kawasan Manggarai, Jakarta Selatan.

Selanjutnya, melihat wajah anaknya membiru, orangtua LCS melaporkan hal ini kepada guru LCS di sebuah SMP swasta di Jalan Pariaman. Sang guru kemudian memeriksa identitas LCS di akun Facebook. Ia curiga melihat beberapa foto LCS bersama enam temannya dan Dede di dalam kamar sebuah hotel.

Beberapa hari kemudian, pihak sekolah mengundang semua orangtua, termasuk petugas Kepolisian Sektor Metro Setiabudi. “Saya tadinya dipanggil untuk kasus pengeroyokan. Awalnya, polisi menyampaikan kasus perkelahian remaja. Kemudian, sang guru membeberkan foto-foto muridnya yang terlibat prostitusi via Facebook,” ujar DD. (net/jpnn)
Sumber : Sumut POs

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madina Kerahkan Alat Berat Perbaiki Dua Tanggul Jebol di Kecamatan Siabu

    Pemkab Madina Kerahkan Alat Berat Perbaiki Dua Tanggul Jebol di Kecamatan Siabu

    • calendar_month Kamis, 2 Mar 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Pemkab Madina, Sumut mengerahkan alat berat untuk memperbaiki tanggul di Sungai Muara Sada dan tanggul Aek Sibontar di Kecamatan Siabu. Perbaikan tanggul ini menjadi prioritas Pemkab Mandailing Natal (Madina) dalam upaya mengatasi dampak kerusakan tanggul pada lahan persawahan. Sebelumnya, Bupati Madina Ja’far Sukhairi Nasution telah memerintahkan agar perbaikan tanggul disegerakan dengan […]

  • RS Permata Madina Konsentrasi Hadapi Somasi

    RS Permata Madina Konsentrasi Hadapi Somasi

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Manajemen Rumah Sakit Permata Madina di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, saat ini fokus menghadapi somasi yang diterima pihaknya. Manajemen meminta diberikan waktu untuk konsentrasi menghadapi hal tersebut. “Saya kira sudah lengkap dan viral beritanya. Jadi, izinkan kami utk konsentrasi menghadapi somasi yg sudah kami terima,” kata Direktur RS Permata […]

  • Mantan Wagubsu: KPK dan Polri Harus Periksa Bupati Madina

    Mantan Wagubsu: KPK dan Polri Harus Periksa Bupati Madina

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) – Mantan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Lundu Panjaitan meminta KPK dan Mabes Polri segera turun menelusuri keputusan Bupati Mandailing Natal (Madina) yang dinilai mengangkangi putusan inkracht (berkekuatan hukum tetap) yang dikeluarkan Mahkamah Agung (MA). Ia juga mendorong pengurus KP USU untuk mengambil langkah hukum dengan melaporkan Bupati Dahlan Hasan Nasution ke […]

  • Budayawan dan Raja Mandailing Bedah Adat dan Budaya yang Baku

    Budayawan dan Raja Mandailing Bedah Adat dan Budaya yang Baku

    • calendar_month Kamis, 28 Des 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Diskusi tentang adat dan budaya Mandailing dilangsungkan di Sopo Godang Hutasiantar, Panyabungan, Mandailing Natal, Rabu malam (27/12/2017). Hadir dua budayawan Mandailing, yakni Bakhsan Parinduri dan Askolani Nasution serta Patuan Mandailing Hutasiantar. Hadir juga anggota DPRD Madina, Ludfan Nasution, sejumlah tokoh adat dari Hutasiantar serta Pimpinan Kampeng Kaos Madina Sobir Lubis sebagai […]

  • KPAID Sumut Sesalkan Ucapan Kadis

    KPAID Sumut Sesalkan Ucapan Kadis

    • calendar_month Selasa, 1 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Sumatera Utara Zahrin Piliang kepada METRO, Kamis (24/2) malam, sangat menyesalkan pernyataan Pj Kadisdik Madina Imron SPd MM yang akan memberhentikan Aura dari sekolahnya. “Jika itu terjadi, berarti korban ‘diperkosa’ untuk kedua kalinya. Pertama, dia diperkosa abangnya, kedua dia diperkosa dalam artian diberhentikan dari sekolahnya,” kata Piliang. Dijelaskannya, […]

  • Madina Enggan Menyuap Pusat Soal CPNS

    • calendar_month Rabu, 21 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kabar merebak di Madina bahwa tidak ikutnya Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dalam penerimaan CPNS tahun 2013 ditengarai akibat Pemkab Madina enggan memberikan suap quota kepada departemen di Jakarta. Kabar itu menjadi salah satu topik pembicaraan di Panyabungan. Sementara itu, dalam beberapa pembicaraan tidak resmi dengan wartawan, sejumlah kalangan pejabat di Madina […]

expand_less