Kamis, 15 Okt 2026
light_mode

Diduga Sarang Korupsi, Dinas Kesehatan Madina Didemo Mahasiswa

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 11 Apr 2019
  • print Cetak

 

Satu mahasiswa berorasi dalam unjukrasa Aliansi Mahasiswa Revolusioner Tabagsel di Dinas Kesehatan Madina

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Aliansi Mahasiswa melakukan unjukrasa di Dinas Kesehatan Madina terkait dugaan terjadinya korupsi.

Unjukrasa berlangsung Kamis (11/4/2019) di halaman Dinas Kesehatan Mandailing Natal (Madina) oleh sekitar 20 orang tergabung dalam Mahasiswa Revolusioner (AMR) Tapanuli Bagian Selatan.

Pengunjukrasa juga membacakan surat Pernyataan Sikap yang ditandatangani unsur-unsur AMR, yakni Ketua Umum DPP HAM Tabagsel Marhaninuddin; Ketua Umum PB IMPRI, Arfan Ardi Lubis; Ketua Umum Gemar Bersatu Tabagsel, Muchtadin Ahmad.

Di dalam surat pernyataan disebutkan sebanyak 7 poin mata anggaran di Dinas Kesehatan itu yang diduga menjadi ajang korupsi.

Arfan Ardi Lubis selaku Ketua Umum PB IMPRI menjawab Mandailing Online mengungkapkan, belanja ATK sebesar Rp.223.364.250 untuk kegiatan Pendampingan Akreditasi Puskesmas diduga tumpang tindih dengan ATK sebesar Rp.66.570.000 untuk kegiatan Survey Akreditasi Puskesmas.

Sementara anggaran Kegiatan Hari Kesehatan Nasional juga diduga ada kejanggalan dana. Dimana biaya untuk menyewa soundsistem sebesar Rp.15.000.000.

Poin-poin anggaran kegiatan lainnya yang diungkap dalam surat Pernyataan Sikap itu meliputi Penyebaran Tenaga Kesehatan di Desa (Bidan PTT Daerah) beranggaran biaya Rp.2.692.800.000.

Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) berdana Rp.15.014.333.000. Kemudian, program Jaminan Persalinan (Jampersal) berdana Rp.5.335.983.000. Pelayanan Penduduk Miskin di Puskesmas dan Jaringannya berdana Rp.2.260.526.000.

“Setelah mengkaji dan menganalisa poin-poin di atas,kami menilai bahwasanya ada unsur penipuan dan pemborosan besar-besaran atas penggunaan uang negara,” tertulis di Pernyataan Sikap itu.

Oleh karena itu, mahasiswa di Pernyataan Sikap itu meminta Dinas Kesehatan Madina untuk memberikan penjelasan.

Mendesak bupati Madina mengevaluasi kinerja kepala Dinas Kesehatan Madina. Mendesak Kejari Madina mengusut dugaan korupsi itu. Mahasiswa juga meminta DPRD Madina lebih selektif dalam membahas anggaran R-APBD Madina.

Pengunjukrasa gagal bertemu Kepala Dinas Kesehatan Madina, Dr. Syarifuddin Nasution, karena tak berada di kantornya saat unjukrasa berlangsung.

Sejumlah Satpol PP Madina berjaga-jaga di pintu masuk kantor dinas itu.

Kasubbag Kepegawaian Dinas Kesehatan Madina, Sarjan sempat hendak menemui pengunjukrasa, tetapi pengunjukrasa menolak karena mereka menilai Sarjan tidak memenuhi kriteria memberikan penjelasan secara luas.

Mandailing Online belum berhasil mengkonfirmasi Kepala Dinas Kesehatan Madina, Dr. Syarifuddin Nasution untuk kejelasan temuan mahasiswa itu.

 

Peliput : Dahlan Batubara

 

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fraksi PDIP Minta Pengusutan Pemberi Izin PT TBS

    Fraksi PDIP Minta Pengusutan Pemberi Izin PT TBS

    • calendar_month Kamis, 19 Des 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN – Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut, Syahrul Efendi Siregar meminta Kapolda Sumut dan Kejatisu yang baru menindak tegas oknum pemberi izin PT TBS. Penegasan itu disampaikan Syahrul kepada wartawan, Kamis (19/12/2019) di Medan. Syahrul menegaskan dirinya sudah melihat langsung areal perkebunan sawit milik PT Tri Bakhtera Srikandi (TBS) di Desa Sikara-Kara, Kecamatan […]

  • Harga Karet di Madina Merangkak Naik

    Harga Karet di Madina Merangkak Naik

    • calendar_month Jumat, 31 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (MO) – Harga karet mentah di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mulai merangkak naik. Penjualan pada Kamis kemarin di Gunung Tua, Panyabungan sudah menyentuh Rp.8.000 hingga Rp.9.000 per kilo gram di tingkat pedagang pengumpul. Dalam rentang 3 bulan terakhir harga sempat merosot ke posisi Rp. 5.000 hingga Rp. 6.000 per kilo gram membuat para petani […]

  • Dinilai Banyak Masalah, Masyarakat Desa Sirambas Demo Kades nya

    Dinilai Banyak Masalah, Masyarakat Desa Sirambas Demo Kades nya

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dinilai banyak masalah yang timbul ditangan Kepala Desa, ratusan warga Desa Sirambas Panyabungan Barat, Mandailing Natal ( Madina) tuntut agar Kepala Desa Sirambas dicopot dari Jabatan. ” Ini kades tidak adil dan tidak transparansi soal Anggaran Dana Desa. Banyak program yang tidak terealisasi ditambah persoalan desa yang ambil tindakan sendiri […]

  • Baru Berumur 1,5 Bulan, Bagunan Jarigan Irigasi Hancur

    Baru Berumur 1,5 Bulan, Bagunan Jarigan Irigasi Hancur

    • calendar_month Rabu, 11 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bangunan jaringan irigasi di Gunung Baringin, Panyabungan Timur sudah hancur, padahal baru selesai dibangun 1,5 bulan lalu. Irigasi ini sangat dibutuhkan petani untuk mengairi persawahan di kawasan itu. Hancurnya bangunan itu berdampak terganggunya pasokan air ke areal pertanian. Proyek pembangunan jaringan irigasi tersebut diduga bersumber dari APBD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) […]

  • Batu Tulis dan Girp (Alat Belajar Anak Masa Lalu)

    Batu Tulis dan Girp (Alat Belajar Anak Masa Lalu)

    • calendar_month Jumat, 23 Des 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dr. M. Daud Batubara, MSi Pembina Forum Pendidik Madina Sada dua tolu ning na gurui Opat lima onom mangiut sipitui Roma si salapan dohot sambilan i Gonop ma bilangan so ro si sapului Ulang di tijuran batu tulis i Um denggan ma di basu dohot aek tawar i Ini bagian syair dari lagu yang […]

  • Akademisi dan Pakar Diminta Berkontribusi Atasi Masalah Pertanian Desa

    Akademisi dan Pakar Diminta Berkontribusi Atasi Masalah Pertanian Desa

    • calendar_month Sabtu, 6 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daerah pedesaan merupakan salah satu daerah yang menjadi sumber produksi pangan yang ada di seluruh dunia. Tidak hanya itu, daerah pedesaan juga menjadi lokasi pengelolaan lingkungan hidup yang dinilai lebih baik. Meskipun demikian, pada kenyataannya saat ini telah banyak daerah pedesaan yang mengalami beberapa persoalan yang diakibatkan oleh dampak perubahan iklim hingga bencana yang terjadi. […]

expand_less