Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

Pesantren Musthofawiyah Tak Akui Alumni Yang Deklarasi Jokowi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 13 Feb 2019
  • print Cetak

Abituren Musthofawiyah grafis

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Deklarasi mendukung Jokowi oleh sekitar 700 massa yang mengatasnamakan Alumni Musthofawiyah Nahdiyin di Panyabungan, berbuntut panjang.

Deklarasi yang dihadiri menantu Jokowi, Bobby Nasution berlangsung di lapangan Aek Galoga, Panyabungan, Mandailing Natal, Sumut, Rabu (13/2/2019) itu menuai protes dari Keluarga Abituren Musthafawiyah, organisasi resmi alumni Pesantren Musthofawiyah.

Ketua Lembaga Bantuan Hukum DPP Keluarga Abituren Musthafawiyah, Dedi Pranoto,SH mengecam oknum yang mencatut nama alumni Musthafawiyah dalam deklarasi dukungan kepada calon presiden Jokowi.

Dedi menyatakan dalam konfirmasi yang dikirim via WhatsApp dan diterima Mandailing Online, Rabu (13/2) bahwa Dewan Pimpinan Pusat Keluarga Abituren Musthafawiyah mengecam pemasangan baliho dukungan mencatut dan mengatasnamakan alumni Musthafawiyah kepada salah satu calon presiden itu.

Dedi juga meminta oknum yang mencatut agar meminta maaf kepada Mudir Pesantren Musthafawiyah, H. Musthofa Bakri Nasution serta Keluarga Besar DPP Keluarga Abituren Musthafawiyah sebagai organisasi resmi alumni Pesantren Musthafawiyah. Jika tidak, maka pihaknya akan menempuh jalur hukum.

“Diketahui, bahwa baliho atau spanduk yang terpasang ternyata tidak ditemukan nama dan photo ketua penyelenggara, hanya ada tulisan deklarasi untuk pasangan calon presiden saja,” katanya.

Fakta ini juga membuktikan bahwa yang memasang spanduk maupun baliho yang mengatasnamakan Alumni Musthafawiyah adalah orang yang tidak bertanggungjawab, tegas Dedi Pranoto.

Di kesempatan yang berbeda, Ketua DPP Keluarga Abituren Musthafawiyah, M. Hasbi Simanjuntak menjawab Mandailing Online via telefon seluler, Rabu (13/2) menyatakana bahwa hingga saat ini alumni belum bembahas tentang pemilihan presiden. Sejauh ini alumni masih sebatas mengantarkan calon legislatif di Pemilu 2019.

Sekedar diketahui, sekitar 700 orang mengatasnamakan Alumni Musthofawiyah Nahdiyin (Amanah) melakukan deklarasi mendukung Jokowi di Panyabungan, Mandailing Natal, Sumut, Rabu (13/2) yang dihadiri menantu Jokowi, Bobby Nasution.

Acara deklarasi yang berlangsung di lapangan Aek Galoga, Panyabungan, Madina, Sumut itu diwarnai bagi-bagi baju koko kepada massa yang hadir.

Sementara itu, dalam satu video yang beredar di facebook memperlihatkan Mudir Pesantren Musthofawiyah Purba Baru, Musthofa Bakri Nasution berpidato menyampaikan prihal alumni Musthofawiyah.

Di dalam video yang berdurasi sekitar 1 menit 24 detik itu, Musthofa Bakri Nasution menegaskan bahwa organisasi alumni Pesantren Musthofawiyah Purba Baru yang diakui pimpinan pesantren hanya Keluarga Abituren Musthafawiyah (KAMUS).

Musthofa Bakri Nasution menyatakan, bahwa seluruh alumni atau AbiturenMusthofawiyah tidak dibenarkan menggunakan nama Musthofawiyah dan alumni serta abituren dalam organisasai apapun atau dimana pun kecuali atas persetujuan pimpinan pesantren Musthofawiyah Purba Baru.

 

Peliput : Dahlan Batubara / Makmur Hasibuan

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Agincourt Rumahkan 300 Karyawan Lagi

    Agincourt Rumahkan 300 Karyawan Lagi

    • calendar_month Rabu, 17 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, (MO) – Dua minggu pasca berhentinya operasi Tambang Emas Martabe di Batangtoru, Tapanuli Selatan, tercatat jumlah karyawan yang dirumahkan semakin banyak. Saat ini, jumlahnya mencapai 1.200 orang atau bertambah sekitar 300 orang dari sepekan sebelumnya. “Tadi saya cek, jumlahnya malah bertambah,” kata Communication Manager PT Agincourt Resources, pengelola tambang emas Martabe di Batangtoru, Katarina […]

  • Perkeman e-KTP di Madina Masih 51 Persen

    Perkeman e-KTP di Madina Masih 51 Persen

    • calendar_month Senin, 13 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Realisasi capaian perekaman e-KTP di Madina masih sekitar 51,02 % atau 170.542 orang. Agar seluruh penduduk usia ber-KTP memperoleh KTP elektronik, Pemkab Madina sudah memperpanjang jadwal perekaman hingga 30 April 2012. Kadis Kependudukan Catpil Sonnakertrans Muhammad Jamil, S.sos bersama Kabid Catpil Ibrahim Lubis kepada Mandailing Online, diruang kerjanya Senin (13/2) mengungkapkan, jumlah […]

  • Surat Pindah Seorang Pejabat Madina Diduga Palsu

    Surat Pindah Seorang Pejabat Madina Diduga Palsu

    • calendar_month Selasa, 24 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SURAT PALSU, Surat persetujuan perpindahan Pejabat Madina yang diduga palsu (kiri) dan yang betul-betul dikeluarkan oleh Bupati Labura (kanan). Surat yang diduga kuat palsu milik Drs Muhammad Idris Batubara ( abang Sekda Madina ). (nmedanbisnis / zamharir rangkuti)

  • Figur Sofwat Nasution di Mata Perantau

    Figur Sofwat Nasution di Mata Perantau

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    “Jenderal Sofwat ini saya kenal baik dalam bersikap, kerap kali ia rela mengorbankan kebahagiaan dirinya demi meraih kebahagiaan bersama terutama demi menjaga kebahagiaan orang-orang sekelilingnya yang beliau sayangi”. “Saya saksi mata betapa gelombang perjuangan yang dilalui jenderal ini penuh lika liku hidup dan cobaan yang luar biasa ia lalui dengan tabah setiap masalah dihadapinya”. Dua […]

  • Konflik Papua karena kesenjangan barat-timur

    Konflik Papua karena kesenjangan barat-timur

    • calendar_month Kamis, 28 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        JAKARTA, (MO) – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menilai peristiwa penembakan terhadap prajurit TNI yang terjadi di Papua menunjukkan masih tingginya kesenjangan ekonomi di daerah tersebut. “Masyarakat di Indonesia barat sudah maju tapi masyarakat di Indonesia Timur, khususnya Papua masih tertinggal,” kata Megawati Soekarnoputri, hari ini. Menurut dia, Papua memiliki potensi sumber […]

  • Dua Siswa Darul Mursyid Berlatih Serius

    Dua Siswa Darul Mursyid Berlatih Serius

    • calendar_month Rabu, 24 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAPSEL (Mandailing Online) – Hamdian Noor H dan Hilmy Mahdy Daulay, dua siswa yang akan berlaga di Olimpiade Sains Nasional di Bandung pada September nanti menyatakan terus berupaya meningkatkan kemampuan diri menghadapi OSN itu. “Kita juga sadar bahwa lawan-lawan kita untuk tingkat nasional ini adalah lawan yang sangat tangguh dan berasal dari sekolah umum. Oleh […]

expand_less