Sabtu, 28 Feb 2026
light_mode

Pesantren Musthofawiyah Tak Akui Alumni Yang Deklarasi Jokowi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 13 Feb 2019
  • print Cetak

Abituren Musthofawiyah grafis

PANYABUNGAN (Mandailing Online) Deklarasi mendukung Jokowi oleh sekitar 700 massa yang mengatasnamakan Alumni Musthofawiyah Nahdiyin di Panyabungan, berbuntut panjang.

Deklarasi yang dihadiri menantu Jokowi, Bobby Nasution berlangsung di lapangan Aek Galoga, Panyabungan, Mandailing Natal, Sumut, Rabu (13/2/2019) itu menuai protes dari Keluarga Abituren Musthafawiyah, organisasi resmi alumni Pesantren Musthofawiyah.

Ketua Lembaga Bantuan Hukum DPP Keluarga Abituren Musthafawiyah, Dedi Pranoto,SH mengecam oknum yang mencatut nama alumni Musthafawiyah dalam deklarasi dukungan kepada calon presiden Jokowi.

Dedi menyatakan dalam konfirmasi yang dikirim via WhatsApp dan diterima Mandailing Online, Rabu (13/2) bahwa Dewan Pimpinan Pusat Keluarga Abituren Musthafawiyah mengecam pemasangan baliho dukungan mencatut dan mengatasnamakan alumni Musthafawiyah kepada salah satu calon presiden itu.

Dedi juga meminta oknum yang mencatut agar meminta maaf kepada Mudir Pesantren Musthafawiyah, H. Musthofa Bakri Nasution serta Keluarga Besar DPP Keluarga Abituren Musthafawiyah sebagai organisasi resmi alumni Pesantren Musthafawiyah. Jika tidak, maka pihaknya akan menempuh jalur hukum.

“Diketahui, bahwa baliho atau spanduk yang terpasang ternyata tidak ditemukan nama dan photo ketua penyelenggara, hanya ada tulisan deklarasi untuk pasangan calon presiden saja,” katanya.

Fakta ini juga membuktikan bahwa yang memasang spanduk maupun baliho yang mengatasnamakan Alumni Musthafawiyah adalah orang yang tidak bertanggungjawab, tegas Dedi Pranoto.

Di kesempatan yang berbeda, Ketua DPP Keluarga Abituren Musthafawiyah, M. Hasbi Simanjuntak menjawab Mandailing Online via telefon seluler, Rabu (13/2) menyatakana bahwa hingga saat ini alumni belum bembahas tentang pemilihan presiden. Sejauh ini alumni masih sebatas mengantarkan calon legislatif di Pemilu 2019.

Sekedar diketahui, sekitar 700 orang mengatasnamakan Alumni Musthofawiyah Nahdiyin (Amanah) melakukan deklarasi mendukung Jokowi di Panyabungan, Mandailing Natal, Sumut, Rabu (13/2) yang dihadiri menantu Jokowi, Bobby Nasution.

Acara deklarasi yang berlangsung di lapangan Aek Galoga, Panyabungan, Madina, Sumut itu diwarnai bagi-bagi baju koko kepada massa yang hadir.

Sementara itu, dalam satu video yang beredar di facebook memperlihatkan Mudir Pesantren Musthofawiyah Purba Baru, Musthofa Bakri Nasution berpidato menyampaikan prihal alumni Musthofawiyah.

Di dalam video yang berdurasi sekitar 1 menit 24 detik itu, Musthofa Bakri Nasution menegaskan bahwa organisasi alumni Pesantren Musthofawiyah Purba Baru yang diakui pimpinan pesantren hanya Keluarga Abituren Musthafawiyah (KAMUS).

Musthofa Bakri Nasution menyatakan, bahwa seluruh alumni atau AbiturenMusthofawiyah tidak dibenarkan menggunakan nama Musthofawiyah dan alumni serta abituren dalam organisasai apapun atau dimana pun kecuali atas persetujuan pimpinan pesantren Musthofawiyah Purba Baru.

 

Peliput : Dahlan Batubara / Makmur Hasibuan

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • H. Aswin, Sosok Berjasa Melobi APBN Untuk Pembangunan Madina

    H. Aswin, Sosok Berjasa Melobi APBN Untuk Pembangunan Madina

    • calendar_month Jumat, 4 Jan 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan : Dahlan Batubara Percepatan pembangunan Mandailing Natal mulai dikejar Pemkab Madina sejak 3 tahun terakhir. Pendanaan didukung oleh APBN, sebab untuk melakukan percepatan tak lah tercapai jika hanya mengandalkan APBD Madina dan APBD Sumut saja. Beberapa sektor percepatan itu meliputi infrastruktur dan perhubungan yang bertujuan bagi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Sektor lainya antara lain […]

  • Kampanye Antisipasi Radikalisme Masa Pandemi Hingga ke Daerah, Urgenkah?

    Kampanye Antisipasi Radikalisme Masa Pandemi Hingga ke Daerah, Urgenkah?

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen Dan Pengamat Politik   TANJUNG SELOR – Menjadi beranda terdepan NKRI tentunya memiliki potensi masuknya ideologi radikal. Untuk itu, perlu dilakukan peningkatan kewaspadaan dengan mengedepankan pencegahan sejak dini di masyarakat. Maka diperlukan kewaspadaan dengan mengedepankan muatan sosial dan budaya dalam pelajaran, sehingga anak didik mampu mempraktikkan hubungan yang baik. […]

  • Puluhan Hektar Sawah Diserang Hama Tikus & Ulat

    Puluhan Hektar Sawah Diserang Hama Tikus & Ulat

    • calendar_month Selasa, 14 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PALAS- Sekitar 10 hektar lebih lahan persawahan yang usia padinya sekitar 2,5 bulan di wilayah Desa Parannapa Jae Kecamatan Barumun Tengah (Barteng), Palas mengalami penyakit daun. Dipastikan, tanaman ini terserang hama tikus dan ulat. Seorang petani Parannapa Jae, Tongku Siregar didampingi sejumlah petani lainnya mengatakan, hama tikus dan ulat tersebeut sudah berlangsung sekitar 1 bulan […]

  • Empat Tahun Plt, Akhirnya Madina Punya Sekda Defenitif

    Empat Tahun Plt, Akhirnya Madina Punya Sekda Defenitif

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Akhirnya Kabupaten Mandailing Natal (Madina) memiliki Sekda defenitif di era pemerintahan bupati Dahlan Hasan Nasution. Gozali Pulungan,SH.MM dilantik menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) oleh Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution di gedung Serbaguna, Panyabungan, Selasa (1/10/2019). Pelantikan itu berdasar Surat Keputusan Bupati Madina Nomor 821.2/0812/K/2019 tanggal 30 September 2019. Berdasar catatan Mandailing […]

  • Pembangunan Daerah Lemah Akibat Ego Sektoral

    Pembangunan Daerah Lemah Akibat Ego Sektoral

    • calendar_month Sabtu, 25 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ego sektoral menjadi salah satu faktor rendahnya grafik pembangunan di daerah. Gambaran ego sektoral yang dimaksud adalah tidak adanya sinergitas antara para tokoh daerah, baik yang ada di kabupaten, di provinsi dan di pusat. “Maka tadi kita minta kepada bupati dan wakil bupati agar ego sektoral itu dibuang,” ujar anggota DPRD […]

  • Wisata Bukit Lawang diminati

    Wisata Bukit Lawang diminati

    • calendar_month Minggu, 22 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Pesona wisata alam Bukit Lawang Kabupaten Langkat saat ini sangat diminati masyarakat baik yang datang dari dalam maupun luar negeri . Sumber : Waspada

expand_less