Minggu, 13 Sep 2026
light_mode

Pilkada Madina Diantara Euporia dan Sengketa

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 2 Jan 2021
  • print Cetak

Oleh : Herman Birje Nasution
Mantan Ketua Umum DPP Ima Madina Periode 2015-2020

 

Pemilihan Kepala Daerah (PILKADA) serentak yang dilaksanakan pada 09 Desember 2020 berdasarkan tahapan yang sudah dilalui oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah Kabupaten Mandailing Natal (KPUD Madina) sudah sampai kepada tahap rekapitulasi penghitungan suara tingkat kabupaten oleh KPUD Madina pada 17 Desember 2020. Dalam hal ini KPUD Madina sudah mengeluarkan keputusan dengan nomor surat : 2332/PL.02.6-Kpt/1213/KPU-Kab/XII/2020 Tentang Penetapan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Dan Hasil Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Mandailing Natal Tahun 2020.

Berdasarkan surat keputusan tersebut dapat kita peroleh suatu keterangan bahwasanya pasangan calon bupati dan wakil bupati Madina Nomor Urut 1 Bapak H. Muhammad Jafar Sukhairi Nasution dan ibu Atika Azmi Utammi dengan perolehan suara  sebanyak 78.921 (tujuh puluh delapan ribu sembilan ratus dua puluh satu) suara; pasangan calon bupati dan wakil bupati madina nomor urut 2 bapak Drs. H. Dahlan Hasan Nasution dan bapak H. Aswin dengan perolehan suara sebanyak 79.293 (tujuh puluh sembilan ribu dua ratus sembilan puluh tiga) suara; pasangan calon bupati dan wakil bupati Madina dengan nomor urut 3 bapak H.M. Sofwat Nasution dan bapak Ir. Zubeir Lubis dengan perolehan suara sebanyak 44.993 (empat puluh empat ribu sembilan ratus sembilan puluh tiga) suara.

Menanggapi pertanyaan dari sahabat pers lokal di Madina tentang pandangan umum terkait persoalan pasca Pilkada Madina yang sudah menjadi bahan diskusi baik di kalangan Ormawa, OKP, LSM, insan pers maupun dari kalangan masyarakat sipil biasa. Pilkada Madina sudah berlangsung dengan kondusif dan damai hingga diawal tahun baru 2021 hari ini. Namun perbincangan soal hasil Pilkada Madina masih menjadi bahan diskusi dan sorotan dari berbagai pihak. Mulai dari mantan anggota DPRD Madina, rekan dari kalangan eks aktivis mahasiswa lain, dan lain sebagainya.

Mengapa Pilkada Madina 09 Desember 2020 begitu banyak dinanti nanti oleh semua kalangan. Hal ini dikarenakan pasangan calon nomor urut 1 dan nomor urut 3 sudah mendaftarkan gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) ke Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia sebab hasil kemenangan paslon 2 sangat tipis di angka 372 suara dengan demikian tentunya akan memanaskan suhu politik di Madina, mesin-mesin partai akan kembali berputar, Tim Sukses akan diajak kembali berpikir, Tim Media dan advokasi akan bekerja.

Banyak memang beredar kabar dugaan berbagai kecurangan yang terjadi hal ini kabarnya sudah ada yang melaporkan ke Bawaslu Madina dan satu diantaranya sudah dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di desa Huta Tinggi Kecamatan Panyabungan Timur, dugaan keterlibatan aparatur sipil negara (ASN) dalam memenangkan paslon tertentu yang pada akhirnya pihak-pihak itu sudah dipanggil sebagai saksi diantaranya bapak Sekda Madina, bapak Kaban BKD Madina, dan lain sebagainya. Persoalan dugaan keterlibatan ASN ini saya yakin dan percaya bahwa Abangda Ketua Bawaslu Madina Joko A. Budiono bisa bekerja profesional tanpa ada intervensi dari pihak lain. Saya berharap beliau tetap bisa bekerja sesuai dengan tupoksi dan Perbawaslu RI. Sebab, jauh di seberang lautan yaitu Kabupaten Nias Selatan hari ini sudah dikenakan sanksi oleh DKPP RI terkait pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu. Hal ini tentunya menjadi bahan untuk kita renungi bersama. Selain itu, dugaan money politik seolah sudah barang lumrah di tengah-tengah masyarakat, jika bukan berbentuk uang tunai, maka dilakukan dengan berupa bantuan sembako dan lain sebagainya. Hal ini merupakan duri demokrasi yang hari ini sudah kebablasan sebagaimana cita-cita awal reformasi 1998.

Selain itu, berhembus kabar tentang gerakan yang dilakukan secara massif hingga mencapai lebih dari 50 persen desa di Madina melakukan dugaan keterlibatan beberapa Camat dan Kepala Desa memobilisasi beberapa warga untuk memenangkan pasangan calon tertentu. Dugaan dana yang dipakai oleh mereka adalah dana yang seharusnya diperuntukkan bagi khalayak ramai tetapi dipergunakan untuk kepentingan politik. Seharusnya disini, peran Pendamping Desa dan Kepala Dinas PMD lebih aktif melakukan monitoring bukan malah sebaliknya menutup mata seolah membenarkan kejadian tersebut. Seraya menunggu hasil dari gugatan paslon 1 dan paslon 3 yang sudah mendaftarkan materi gugatan di Mahkamah Konstitusi RI di Jakarta. Mari tetap bergandengan tangan menjaga kondusifitas Madina ke depan sambil menunggu keputusan KPUD Madina tentang penetapan calon terpilih. Sebab bapak Drs. H. Dahlan Hasan Nasution dan bapak Jafar Sukhairi Nasution masih memiliki sisa jabatan hingga bulan Juni 2021.

Terakhir, selaku putra daerah Madina saya cukup mengapriasi kinerja Kapolres Madina yang sudah menjaga keamanan Pilkada di Madina. Peran aktif dari Gakkumdu Madina sangat diharapkan untuk keberlangsungan demokrasi yang sehat dan berwibawa demi tercapainya Madina Yang Madani Negeri Beradat Taat Beribadat melalui pemimpin yang amanah dan berpihak pada rakyat kecil.  Sebagai penutup, seperti pepatah lama mengatakan “ “Seorang Pemimpin Itu Merupakan Cerminan Dari Yang Dipimpin”. ***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengacara Minta Direktur PT. Palmaris Hadir di Pengadilan

    Pengacara Minta Direktur PT. Palmaris Hadir di Pengadilan

    • calendar_month Kamis, 14 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Persidangan 12 warga Batahan I, Kecamatan Batahan yang dituduh mencuri buah sawit milik PT. Palmaris Raya, memanas, Rabu (13/7/2017) di Pengadilan Negeri Mandailing Natal. Pasalnya,  Kuasa Hukum warga Batahan I, Subur Siregar,SH ngotot agar Direktur PT. Palmaris dihadirkan di persidangan, tetapi majelis hakim yang diketuai Eri Iriawan, SH menolak dengan alasan […]

  • Irigasi Takberfungsi 10 Hektar Lahan Sawah di Gunung Baringin Beralih Fungsi

    Irigasi Takberfungsi 10 Hektar Lahan Sawah di Gunung Baringin Beralih Fungsi

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) –Disaat Pemda Madina melalui Dinas Pertanian memberi bantuan bibit padi ke 20 kelompok tani di Panyabungan Timur baru baru ini. Sejumlah petani justru mengeluh karena lahan persawahan mereka tidak bisa ditanami padi akibat tidak berfungsinya irigasi Petani di Saba Roncam, Kelurahan Gunung Barungin, Kecamatan Panyabungan Timur contohnya. Mereka mengeluh pasalnya lahan persawahan […]

  • Data Privasi Rakyat Tidak Aman di Era Kapitalisme

    Data Privasi Rakyat Tidak Aman di Era Kapitalisme

    • calendar_month Rabu, 31 Agt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nurmala Sari, S.Pd Aktivis Dakwah, tinggal di Tapanuli Utara Kasus kebocoran data privasi rakyat kembali terjadi. Dilansir dari Liputan6.com, 21/08/22, 26 juta riwayat pencarian Indihome diduga bocor, nama dan NIK pelanggan terungkap dan dibagikan gratis di situs gelap. Isu ini mendapat komentar dari masyarakat, salah satunya dari akun di twitter Teguh Aprianto, yang mengatakan […]

  • Kejatisu jangan ‘mainkan’ Rahudman!

    Kejatisu jangan ‘mainkan’ Rahudman!

    • calendar_month Selasa, 9 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) sejak Senin (25/10) lalu menetapkan Walikota Medan, Rahudman Harahap, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana Tunjangan Penghasilan Aparatur Pemerintahan Desa (TPAPD) Kabupaten Tapsel TA 2005 Rp1,5 miliar lebih. Namun, hingga kini prosesnya masih terkesan lamban. Pasalnya, sudah 13 hari ditetapkan menjadi tersangka, Kejatisu baru memeriksa 6 orang saksi. […]

  • Kepala BNP2TKI nilai Polisi Malaysia biadab

    Kepala BNP2TKI nilai Polisi Malaysia biadab

    • calendar_month Senin, 12 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, (MO) – Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Moh Jumhur Hidayat mengutuk dan menyatakan tiga polisi Malaysia yang memperkosa seorang TKI asal Batang, Jawa Tengah, di kepolisian Bukit Mertajam, Pulau Penang, Malaysia pada Jumat (9/11) pagi. Jumhur di Jakarta, Senin, menegaskan pemerintah Malaysia perlu mendidik ulang aparat kepolisiaannya karena semakin […]

  • Diganggu Preman, SMS ke Nomor Ini: 085381881993

    Diganggu Preman, SMS ke Nomor Ini: 085381881993

    • calendar_month Senin, 22 Feb 2016
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      MEDAN  – Aksi premanisme berkedok Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) masih sering terjadi di Kota Medan. Kali ini korbannya adalah salah satu tempat usaha yang berada di kawasan Jalan Sakti Lubis. Modus yang mereka lakukan pun beragam. Dari meminta bantuan dana buat operasional kegiatan, hingga kemalangan salah satu anggotannya. Para pemalak ini tidak sungkan mendatangi […]

expand_less