Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Pilkada Madina Diantara Euporia dan Sengketa

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 2 Jan 2021
  • print Cetak

Oleh : Herman Birje Nasution
Mantan Ketua Umum DPP Ima Madina Periode 2015-2020

 

Pemilihan Kepala Daerah (PILKADA) serentak yang dilaksanakan pada 09 Desember 2020 berdasarkan tahapan yang sudah dilalui oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah Kabupaten Mandailing Natal (KPUD Madina) sudah sampai kepada tahap rekapitulasi penghitungan suara tingkat kabupaten oleh KPUD Madina pada 17 Desember 2020. Dalam hal ini KPUD Madina sudah mengeluarkan keputusan dengan nomor surat : 2332/PL.02.6-Kpt/1213/KPU-Kab/XII/2020 Tentang Penetapan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Dan Hasil Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Mandailing Natal Tahun 2020.

Berdasarkan surat keputusan tersebut dapat kita peroleh suatu keterangan bahwasanya pasangan calon bupati dan wakil bupati Madina Nomor Urut 1 Bapak H. Muhammad Jafar Sukhairi Nasution dan ibu Atika Azmi Utammi dengan perolehan suara  sebanyak 78.921 (tujuh puluh delapan ribu sembilan ratus dua puluh satu) suara; pasangan calon bupati dan wakil bupati madina nomor urut 2 bapak Drs. H. Dahlan Hasan Nasution dan bapak H. Aswin dengan perolehan suara sebanyak 79.293 (tujuh puluh sembilan ribu dua ratus sembilan puluh tiga) suara; pasangan calon bupati dan wakil bupati Madina dengan nomor urut 3 bapak H.M. Sofwat Nasution dan bapak Ir. Zubeir Lubis dengan perolehan suara sebanyak 44.993 (empat puluh empat ribu sembilan ratus sembilan puluh tiga) suara.

Menanggapi pertanyaan dari sahabat pers lokal di Madina tentang pandangan umum terkait persoalan pasca Pilkada Madina yang sudah menjadi bahan diskusi baik di kalangan Ormawa, OKP, LSM, insan pers maupun dari kalangan masyarakat sipil biasa. Pilkada Madina sudah berlangsung dengan kondusif dan damai hingga diawal tahun baru 2021 hari ini. Namun perbincangan soal hasil Pilkada Madina masih menjadi bahan diskusi dan sorotan dari berbagai pihak. Mulai dari mantan anggota DPRD Madina, rekan dari kalangan eks aktivis mahasiswa lain, dan lain sebagainya.

Mengapa Pilkada Madina 09 Desember 2020 begitu banyak dinanti nanti oleh semua kalangan. Hal ini dikarenakan pasangan calon nomor urut 1 dan nomor urut 3 sudah mendaftarkan gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) ke Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia sebab hasil kemenangan paslon 2 sangat tipis di angka 372 suara dengan demikian tentunya akan memanaskan suhu politik di Madina, mesin-mesin partai akan kembali berputar, Tim Sukses akan diajak kembali berpikir, Tim Media dan advokasi akan bekerja.

Banyak memang beredar kabar dugaan berbagai kecurangan yang terjadi hal ini kabarnya sudah ada yang melaporkan ke Bawaslu Madina dan satu diantaranya sudah dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di desa Huta Tinggi Kecamatan Panyabungan Timur, dugaan keterlibatan aparatur sipil negara (ASN) dalam memenangkan paslon tertentu yang pada akhirnya pihak-pihak itu sudah dipanggil sebagai saksi diantaranya bapak Sekda Madina, bapak Kaban BKD Madina, dan lain sebagainya. Persoalan dugaan keterlibatan ASN ini saya yakin dan percaya bahwa Abangda Ketua Bawaslu Madina Joko A. Budiono bisa bekerja profesional tanpa ada intervensi dari pihak lain. Saya berharap beliau tetap bisa bekerja sesuai dengan tupoksi dan Perbawaslu RI. Sebab, jauh di seberang lautan yaitu Kabupaten Nias Selatan hari ini sudah dikenakan sanksi oleh DKPP RI terkait pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu. Hal ini tentunya menjadi bahan untuk kita renungi bersama. Selain itu, dugaan money politik seolah sudah barang lumrah di tengah-tengah masyarakat, jika bukan berbentuk uang tunai, maka dilakukan dengan berupa bantuan sembako dan lain sebagainya. Hal ini merupakan duri demokrasi yang hari ini sudah kebablasan sebagaimana cita-cita awal reformasi 1998.

Selain itu, berhembus kabar tentang gerakan yang dilakukan secara massif hingga mencapai lebih dari 50 persen desa di Madina melakukan dugaan keterlibatan beberapa Camat dan Kepala Desa memobilisasi beberapa warga untuk memenangkan pasangan calon tertentu. Dugaan dana yang dipakai oleh mereka adalah dana yang seharusnya diperuntukkan bagi khalayak ramai tetapi dipergunakan untuk kepentingan politik. Seharusnya disini, peran Pendamping Desa dan Kepala Dinas PMD lebih aktif melakukan monitoring bukan malah sebaliknya menutup mata seolah membenarkan kejadian tersebut. Seraya menunggu hasil dari gugatan paslon 1 dan paslon 3 yang sudah mendaftarkan materi gugatan di Mahkamah Konstitusi RI di Jakarta. Mari tetap bergandengan tangan menjaga kondusifitas Madina ke depan sambil menunggu keputusan KPUD Madina tentang penetapan calon terpilih. Sebab bapak Drs. H. Dahlan Hasan Nasution dan bapak Jafar Sukhairi Nasution masih memiliki sisa jabatan hingga bulan Juni 2021.

Terakhir, selaku putra daerah Madina saya cukup mengapriasi kinerja Kapolres Madina yang sudah menjaga keamanan Pilkada di Madina. Peran aktif dari Gakkumdu Madina sangat diharapkan untuk keberlangsungan demokrasi yang sehat dan berwibawa demi tercapainya Madina Yang Madani Negeri Beradat Taat Beribadat melalui pemimpin yang amanah dan berpihak pada rakyat kecil.  Sebagai penutup, seperti pepatah lama mengatakan “ “Seorang Pemimpin Itu Merupakan Cerminan Dari Yang Dipimpin”. ***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indikasi Ditukangi Menguat

    Indikasi Ditukangi Menguat

    • calendar_month Minggu, 26 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Indikasi penukangan hasil pengumuman CPNS Pemko Medan menguat. Salah seorang pelamar CPNS, M Fahmi mengaku namanya lulus di website CPNS Pemko Medan, namun saat pengumuman di media massa namanya hilang. “Saya mengecek pengumuman di www.ppcpns.pemkomedan.go.id sekitar pukul 01.00 WIB (Rabu dinihari) dan hasilnya lulus, saksinya ada. Tapi saat paginya, saya lihat di koran nama […]

  • Pejabat Medan pengalih tanah KAI harus diusut

    Pejabat Medan pengalih tanah KAI harus diusut

    • calendar_month Selasa, 1 Apr 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN   –  Oknum pejabat di Pemerintah Kota Medan yang diduga terlibat dalam kasus pengalihan tanah milik Perusahaan Kereta Api Indonesia (KAI) Medan harus diusut tuntas Kejaksaan Agung. “Siapa saja oknum pejabat dan mantan pejabat di Pemerintah Kota (Pemkot) Medan yang ikut bermain dalam pengalihan aset milik PT KAI Medan harus diproses secara hukum,” kata Pengamat […]

  • Kalapas Panyabungan: Napi Pesan Sabu Lewat Telepon

    Kalapas Panyabungan: Napi Pesan Sabu Lewat Telepon

    • calendar_month Rabu, 24 Mei 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online ) – Kalapas Kelas IIB Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, Sumut Mustafa Kamal Simamora akui kebobolan atas tindakan salah seorang penghuni Lapas atas nama Alpin Frio Majid Tanjung ( 24 ) yang memesan narkotika jenis sabu sabu lewat telepon selular yang kasusnya saat ini ditangani Polres Madina. “Kami kecolongan adanya penghuni lapas yang […]

  • Dahlan-Aswin Terjebak Menggugat Kemenagannya Sendiri

    Dahlan-Aswin Terjebak Menggugat Kemenagannya Sendiri

    • calendar_month Jumat, 30 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Gugatan paslon Dahlan-Aswin ke MK dinilai aneh, sebab secara de fakto dan de jure paslon Dahlan-Aswin pada posisi menang di PSU Pilkada Madina 24 April 2021. Gugatan ini menjadi janggal karena pihak yang menggugat adalah pihak pemenang PSU. Pada Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Madina tanggal 24 April 2021 posisi perolehan […]

  • Ikatan Alumni MAN Panyabungan Terbentuk

    Ikatan Alumni MAN Panyabungan Terbentuk

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Ikatan Alumni MAN Panyabungan sudah terbentuk di Medan. Pembentukan dilakukan di di gedung Pusbinsa UIN-SU, Sabtu (3/10) dalam satu acara Musyawarah Besar. Demikian rilis pers yang dikirim kepada Mandailing Online. “Mengingat banyaknya alumni MAN Panyabungan yang sedang mengenyam perkuliahan di Sumatera Utara pada umumnya, di kota Medan khususnya, dan didasarkan atas […]

  • LBH Jakarta Protes Dituduh Terima Duit Rp 300 Juta untuk Serang Prabowo

    LBH Jakarta Protes Dituduh Terima Duit Rp 300 Juta untuk Serang Prabowo

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta menepis terima menerima uang sebesar Rp 300 juta dari capres Joko Widodo untuk menyerang capres Prabowo Subianto, seperti dituduhkan politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Fahri Hamzah. "Tuduhan yang disampaikan Fahri itu adalah fitnah dan tidak dilandasi fakta," tegas Direktur LBH Jakarta Feby Yonesta dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta Pusat, […]

expand_less