Senin, 2 Mar 2026
light_mode

Pj Bupati Belum Bisa Pastikan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 14 Okt 2010
  • print Cetak

Terkait Defisit Anggaran

MADINA-METRO; Pejabat (Pj) Bupati Mandailing Natal, Ir H Aspan Sopian Batubara MM mengatakan, pihaknya belum mengetahui jumlah pasti difisit anggaran daerah. Sebab, hal itu masih dalam perumusan pihak Dinas Keuangan dan Pengelola Aset Daerah (DKPAD).

Hal ini diutarakan Pj Bupati Madina Aspan Sopian Batubara didampingi Kepala Bagian Humasy Pemkab, M Taufik Lubis SH, saat ditemui METRO di ruang kerjanya, Rabu (13/10), terkait aksi demo Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Mandailing Natal (AMP2M), Selasa (12/10) lalu yang menuntut pertanggungjawaban DKPAD Madina tentang difisit anggaran daerah sebesar Rp43 miliar.

Aspan menepis jumlah difisit anggaran daerah untuk tahun 2010 tersebut sebesar yang disampaikan demonstran.

“Memang defisit tersebut kemungkinan besar ada. Namun jumlahnya tak seperti itu dan belum bisa dipastikan karena masih dalam perumusan DKPAD,” ujarnya singkat.

Alasan timbulnya defisit itu, lanjut Aspan dan dipertegas Taufik Lubis, akibat belum optimalnya seluruh pemasukan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari seluruh instansi dan masih menunggu proses dari DKPAD Madina.

“Inikan masih diproses dan jumlahnya belum bisa dipastikan. Kalau sudah selesai semuanya baru bisa diketahui berapa sebenarnya defisit anggaran tersebut dan akan kita paripurnakan di DPRD Madina,” tambah keduanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sekitar 50-an massa Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Mandailing Natal (AMP2M) terlibat aksi dorong dengan sejumlah petugas kepolisian dan Satpol PP Madina saat berunjuk rasa meminta pertanggungjawaban mantan Kepala Dinas Keuangan dan Pengelola Aset Daerah Waskito Daulay atas terjadinya defisit anggaran sebesar Rp43 miliar, Selasa (12/10) di Kantor Dinas Keuangan.

Dalam pernyataan sikapnya, koordinator aksi, Tan Gozali Nasution mengungkapkan, ada defisit anggaran APBD tahun 2010 sebesar Rp43 miliar, di mana anggaran tersebut dikelola oleh Kadis Keuangan dan Pengelola Aset Daerah pada saat itu yang dijabat Waskito Daulay AP. Akibat defisit anggaran yang cukup besar, menurut Tan Gozali beserta rekannya, sangat mempengaruhi keberadaan masyarakat Madina terutama pembangunan yang akan terhalang.

“Makanya kami meminta mantan Kadis Keuangan dan Pengelola Aset Daerah untuk mempertanggungjawabkan defisit anggaran sebesar Rp43 miliar, karena defisit itu sangat melukai rakyat dan terhambatnya pembangunan,” ujar Tan Gozali dalam orasinya. (wan)
sumber: Metrotabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cara Hilangkan Dendam

    Cara Hilangkan Dendam

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Oleh: Ahmad Syafiul Anam JAKARTA – Menjadi sebuah hal yang wajar ketika seorang membalas keburukan dengan keburukan serupa sebagaimana seorang membalas kebaikan dengan kebaikan yang serupa, bahkan lebih baik lagi. Islam mengajarkan untuk senantiasa membalas kebaikan orang lain. Ketika seseorang memberi uang 10 ribu rupiah kepada kita, kemudian suatu saat kita memberikan kepadanya 20 ribu […]

  • Dengan Dana 400 juta Pembangunan MCK Masjid di Hutatinggi Tak Kelar.Kades ngaku Kekurangan Dana

    Dengan Dana 400 juta Pembangunan MCK Masjid di Hutatinggi Tak Kelar.Kades ngaku Kekurangan Dana

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): dengan dana Rp.400.000.000 pembangunan mandi cuci kakus (MCK) di masjid nurul iman, Desa Huta Tinggi, Kecamatan Puncak Sorik Merapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terbengkalai. Alasan pihak desa kekurangan dana. “Dan Rp.400.000.000 itu sudah habis dipergunakan untuk pembangunan MCK masjid. awal itu sudah di perbesar dari sebelumnya, namun masih ada niat […]

  • Selain Hanguskan Pasar Natal, 10 Rumah Warga Sekitar Pasar Juga Ludes

    Selain Hanguskan Pasar Natal, 10 Rumah Warga Sekitar Pasar Juga Ludes

    • calendar_month Jumat, 12 Jan 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    NATAL ( Mandailing Online)- Kebakaran hebat terjadi di pasar natal, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) pada Jum’at dinihari 12/01/2024. Meski upaya pemadaman dilakukan baik dengan mobil pemadam kebakaran dan dibantu warga dengan alat seadanya, kebakaran itu membuat setengah bangunan pasar natal ludes terbakar. Pasar natal diketahui merupakan pasar yang bangunanya masih terbuat […]

  • Atika Jadi Ketua PMI Madina

    Atika Jadi Ketua PMI Madina

    • calendar_month Jumat, 24 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Atika Azmi Utami Nasution terpilih menjadi ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Jum’at (24/9/2021). Dia terpilih secara aklamasi di  Musyawarah Kabupaten PMI Kabupaten Madina di Panyabungan, Jum’at (24/9/2021). Atika yang juga wakil bupati Madina, mengungkapkan terimakasih atas kepercayaan itu. Dia melihat PMI Madina selama ini sudah berjalan dengan […]

  • Insentif Guru Ngaji Tunggu Cair Dana Desa

    Insentif Guru Ngaji Tunggu Cair Dana Desa

    • calendar_month Selasa, 26 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Parlin Lubis menerangkan saat ini pencarian dana desa masih dalam tahap proses. “Sampai hari ini sudah ada 71 desa (dari total 377 jumlah desa di Madina) yang bisa mencairkan dan ini sudah disampaikan kepada Bupati. Untuk desa lainnya masih proses dan kita juga masih terus bekerja,” […]

  • Dinas PUPR Madina Kembali Teken MoU Pengawasan Dengan Kejaksaan

    Dinas PUPR Madina Kembali Teken MoU Pengawasan Dengan Kejaksaan

    • calendar_month Selasa, 26 Mar 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): Dinas PUPR Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) hari ini Selasa 26/3/2024 kembali lakukan penandatanganan MoU Program kerjasama Perdata dan TUN berupa pengawasan dan supervisi oleh Kejaksaan Negeri Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terhadap implementasi pelaksanaan pekerjaan pembangunan yang didanai APBD Tahun 2024. Pendatanganan MoU dilaksanakan antara Kadis PUPR […]

expand_less