Sabtu, 7 Mar 2026
light_mode

Pj Bupati Ngaku Tak Paham

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 22 Des 2010
  • print Cetak


Sementara itu, Pj Bupati Mandailing Natal (Madina) Aspan Sopian Batubara MM dalam nota jawaban atas tanggapan fraksi-fraksi DPRD Madina menyebutkan tak memahami tanggapan dan pertanyaan fraksi terkait kualitas pelayanan RSUD Panyabungan yang semakin menurun.
Jawaban ini disampaikan Aspan atas pandangan Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) DPRD Madina menilai pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panyabungan menurun dan memprihatinkan.
“Pertanyaan saudara tentang kualitas pelayanan (RSUD, red) yang menurun tidak dapat kami pahami. Sebab, menurut data kunjungan berobat tahun 2010 meningkat dibandingkan dengan tahun 2009,” sebut Aspan Sofian Batubara, di hadapan 24 anggota DPRD Madina, dan seluruh SKPD, LSM, pada sidang paripurna, Selasa (21/12).
Menyangkut kualitas pelayanan, sambung Aspan, pihaknya masih berupaya untuk meningkatkan pelayanan di RSUD Panyabungan. Di antaranya, peningkatan kemampuan tenaga medis, penambahan tenaga dokter spesialis di luar PNS yang ada.
“Untuk itu, telah dilaksanakan kerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (USU), juga Kementerian Kesehatan,” katanya.
Aspan juga menjelaskan, pasien miskin yang selama ini belum juga memeroleh pelayanan kesehatan semestinya, disebabkan RSUD Panyabungan hanya mengenal satu jenis sumber dana untuk pasien miskin, yakni yang berumber dari Jamkesmas.
“Pada kenyataannya kami menerima pasien yang membawa surat keterangan dari Kepdes dan tak terdata pada pelayanan Jamkesmas. Namun, bila yang bersangkutan benar-benar keluarga miskin,” ucap Bupati.
PAD dari RSUD Panyabungan, lanjut Aspan, sebesar Rp1,8 miliar dan kebutuhan dana sebesar Rp12,2 miliar dengan peruntukkan belanja pegawai dan belanja operasional sebesar Rp12.235.469.395 dan belanja modal lainnya sebesar Rp180 juta untuk pengadaan alat laboratorium.
“Komposisi pegawai RSUD Panyabungan terdiri dari PNS dokter spesialis sebanyak 3 orang, dokter umum 12 orang, PNS struktural sebanyak 12 orang dan tenaga paramedis perawatan sebanyak 82 orang. Di samping itu, RSUD masih memiliki tenaga honorer baik paramedis dan Satpam serta cleaning sevice dan lainnya. Dan semua itu membutuhkan biaya,” bebernya lagi. (wan)
Sumber : Metro tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Akan Tertibkan Galundung

    Pemkab Akan Tertibkan Galundung

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Madina dalam waktu dekat akan melakukan penertiban tambang rakyat berupa tambang emas tanpa izin dan keberadaan mesin galundung (gelondongan mesin pemecah batu mengandung serbuk emas). Pemkab Madina juga berencana akan melokalisasi tambang rakyat. Demikian disampaikan Plt Bupati Madina Drs Dahlan Hasan Nasution usai mengikuti rapat paripurna tanggapan umum fraksi DPRD […]

  • Madina Terancam Tak Terima CPNS

    Madina Terancam Tak Terima CPNS

    • calendar_month Minggu, 7 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MADINA- Kabupaten Madina terancam tidak menerima calon pegawai negeri sipil atau CPNS untuk tahun ini. Sebab, hingga Rabu (3/8), pemkab masih melakukan pendataan terkait jumlah kekurangan PNS dan pemerataan formasi jabatan. Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Madina Abdul Hamid saat ditemui METRO di ruang kerjanya, membenarkan pihaknya belum bisa memastikan apakah akan ada penerimaan CPNS […]

  • TEMBAKAU PILKADA

    TEMBAKAU PILKADA

    • calendar_month Minggu, 24 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Cerpen: Rina Youlida Nurdina Opuk ukuran dua kali tiga meter yang sudah berdiri miring namun masih digunakan berposisi di tengah kampung seiring usianya yang telah tua. Daun rumbia yang menutupi atap opuk itu tinggal setengah dan sudah ditempeli dengan seng sebahagiannya, sehingga keestetikan opuk legendaris ini sudah berkurang. Tiang-tiang penyangga opuk yang terbuat dari batang […]

  • Siap Edar

    Siap Edar

    • calendar_month Kamis, 15 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kapolres Madina AKBP Fauzi SIK menunjukkan dua karung ganja siap edar yang ditemukan di salah satu rumah warga saat dilakukan penggerebekan di Desa Hutatinggi Kecamatan Panyabungan Timur, Rabu (14/9). (medanbisnis / henri) Sumber : Medanbisnis

  • Pelantikan bupati terpilih Padang Lawas segera

    Pelantikan bupati terpilih Padang Lawas segera

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Padang Lawas, Provinsi Sumatera Utara, mengirimkan berkas hasil pemilihan kepala daerah setempat ke legislatif untuk proses pelantikan pasangan bupati dan wakil bupati terpilih. “Berkasnya sudah dikirim agar segera diproses,” kata anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Padang Lawas Rahmat Efendi Siregar di Medan, hari ini. Menurut Rahmat, pengiriman […]

  • THR PNS Lebih Besar dari Tahun Lalu, Cair H-10 Lebaran

    THR PNS Lebih Besar dari Tahun Lalu, Cair H-10 Lebaran

    • calendar_month Minggu, 17 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        JAKARTA (Mandailing Online) – Tahun ini Pemerintah menambah pagu THR PNS, nilainya lebih besar dari tahun lalu. Pemerintah juga menetapkan jawal pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi aparatur negara (PNS) dan pensiunan, yakni H-10 Idulfitri 2022, atau mulai 22 April 2022. “Pencairan THR direncanakan mulai periode H-10 Idulfitri. Jika terjadi beberapa kasus jika […]

expand_less