Senin, 20 Apr 2026
light_mode

Polres Labuhanbatu Ringkus Lima Tersangka Curanmor

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 14 Feb 2012
  • print Cetak

Rantauprapat, . Dalam kurun waktu seminggu, Unit Ranmor Sat Reskrim Polres Labuhanbatu meringkus dua residivis atas dugaan keterlibatan dalam kejahatan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) dan tiga tersangka lainnya diduga spesialis pencurian kendaraan becak bermotor (Betor).
“Dua tersangka spesialis pencurian kendaraan bermotor tersebut baru saja bebas dua minggu lalu dari LP,” jelas Kapolres Labuhanbatu AKBP Hirbak Wahyu Setiawan SIK didampingi Kasubbag Humas AKP MT Aritonang dan Kanit Ranmor Iptu ST Panggabean kepada para wartawan, Senin (13/2) di Mapolres Labuhanbatu.

Dikatakan, dua tersangka residivis itu, MES alias Pendi (25), warga Hoklie Kelurahan Perdamean, Kecamatan Rantau Selatan, Labuhanbatu dan ASS alias Ading (28), warga Pribun, Kelurahan Negeri Lama, Kecamatan Bilah Hilir, Labuhanbatu dan barang bukti hasil kejahatannya yang diamankan sepeda motor Supra X 125.

Selanjutnya, Polres Labuhanbatu juga meringkus seorang tersangka merupakan gembong spesialis pencurian Betor yakni, SR alias Rahmad (32), warga Simpang Empang, Gang Sado, Kelurahan Padangmatinggi, Kecamatan Rantau Utara, Labuhanbatu.

Menurut Kapolres, penangkapan tersangka SR sesuai laporan polisi sebanyak 9 laporan sejak 13 Desember 2011 sampai 21 Januari 2012 dengan 10 tempat kejadiannya di seputar Kota Rantauprapat. Dari penangkapan itu, polisi mengamankan barang bukti kendaraan becak bermotor (betor) 9 unit.

Sedang dari 10 lokasi tempat kejadiannya antara lain, di Jalan Pelita I Rantauprapat, Jalan Air Bersih, Jalan WR Supratman, Jalan Kenanga Gang Setia Budi, Jalan Dewi Sartika Gang Pendidikan, Jalan Ahmad Dahlan/Pasar Baru, Komplek Aek Matio serta Jalan Pramuka Gang Bangsal Rantauprapat.

Dijelaskan, tersangka setiap melakukan aksi kejahatannya dengan cara mengambil Betor milik para korbannya yang terparkir di depan rumah, lalu mendorong betor dari tempat parkir hingga dianggap aman untuk dibawa lari.

Hasil kejahatannya dibawa ke daerah Bagan Batu, Riau, dan hasil penjualannya digunakan tersangka untuk kebutuhannya. Kepada petugas, tersangka SR mengakui melakukan pencurian kendaraan betor 12 unit.

Polisi juga menangkap dua tersangka yang terlibat dalam kasus pencurian itu, MF alias Tengku (25), warga Pribun, Kelurahan Negeri Lama, Kecamatan Bilah Hilir, Labuhanbatu serta AS alias Agun (17), warga Aek Paing, Kecamatan Rantau Utara, Labuhanbatu, dengan barang bukti yang diamankan sepeda motor Suzuki Satria FU, tambah Kapolres. (ra.analisa)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tol Kuala Namu belum akan beres tahun ini

    Tol Kuala Namu belum akan beres tahun ini

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah mulai membangun jalan tol Medan-Kuala Namu sejak September tahun lalu. Ditargetkan tol ini akan rampung akhir 2014. Namun, Direktur Jendral Bina Marga, Djoko Murjanto, ragu target itu akan tercapai. “Sepertinya tidak akan selesai tahun ini, kami masih terkendala permasalahan tanah,” kata Djoko, akhir pekan. Djoko mengungkapkan, pembangunan yang merupakan Viability Gap Fund […]

  • IMA Madina Minta Pemerintah Pusat Tolak Akuisisi PT SMGP

    IMA Madina Minta Pemerintah Pusat Tolak Akuisisi PT SMGP

    • calendar_month Senin, 11 Des 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ada beberapa alasan DPP IMA Madina meminta Pemerintah Pusat menolak akuisisi PT.SMGP. Alasan itu dituangkan dalam surat Organisasi Mahasiswa itu ke Kementerian BUMN dan ESDM dan berikut isinya. 1. Bahwa sesuai dengan Izin Pemakaian dan Modifikasi Jalan pihak PT SMGP diwajibkan melaksanakan pemeliharaan jalan secara rutin supaya kondisi jalan terpelihara dengan baik. […]

  • Harapan Parbetor untuk Paslon SAHATA

    Harapan Parbetor untuk Paslon SAHATA

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pasangan calon (Paslon) Saipullah-Atika (SAHATA) tidak hanya didukung kaum elite. Rakyat akar rumput (grassroots) pun bergerak untuk mendukung dan memilih SAHATA agar menjadi bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina) periode 2025-2030. Kali ini dukungan akar rumput itu disuarakan oleh para pejuang nafkah keluarga dari kalangan pengemudi becak motor (Parbetor). Mereka […]

  • HB Buka Fakta: Pemprovsu Pernah Peras Bupati Madina 2,1 Miliar

    HB Buka Fakta: Pemprovsu Pernah Peras Bupati Madina 2,1 Miliar

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    KETERLIBATAN PEMPROVSU KIAN TERLIHAT BIANG TERJADINYA SUAP MEDAN – Bupati Mandailing Natal Non Aktif Muhammad Hidayat Batubara mengeluarkan pernyataan mengejutkan saat menjadi saksi di Pengadilan Tipikor Medan, Rabu (5/12/2013). Hidayat yang juga menjadi terdakwa kasus suap itu selama ini mengatakan tahu bahwa Pemerintah Provinsi meminta pungutan dalam pengurusan proyek bersumber dari Dana Bantuan Daerah Bawahan […]

  • Kasus PPPK Madina Dalam Pandangan Tokoh Mandailing Natal

    Kasus PPPK Madina Dalam Pandangan Tokoh Mandailing Natal

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ): Tokoh Mandailing Natal (Madina) Ali Rachman, SH menilai kasus suap PPPK Madina 2023 yang saat ini sedang bergulir di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) harus dilihat secara menyeluruh. Tidak bisa dipecah-pecah menjadi satu-satu. Sehingga harus dilihat secara konstruktif, proposianal dan masuk akal. “Untuk membedah kasus PPPK ini harus dilihat ujung […]

  • Konfercab NU 7 November

    Konfercab NU 7 November

    • calendar_month Kamis, 28 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Konferensi Cabang Nahdlatul Ulama (NU) ke-3 Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang semula direncanakan digelar Sabtu (30/10) diundur menjadi Minggu (7/11). “Pengunduran konfercab disebabkan karena belum maksimalnya persiapan pelaksanaan konfercab untuk memilih dan menentukan pimpinan organisasi Islam terbesar di Kabupaten Madina ini,” kata Wakil Ketua Panitia Pelaksana Konfercab NU ke-3 Madina, Syamsul Bahri Lubis SAg, […]

expand_less