Sabtu, 12 Sep 2026
light_mode

Polres Labuhanbatu Ringkus Lima Tersangka Curanmor

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 14 Feb 2012
  • print Cetak

Rantauprapat, . Dalam kurun waktu seminggu, Unit Ranmor Sat Reskrim Polres Labuhanbatu meringkus dua residivis atas dugaan keterlibatan dalam kejahatan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) dan tiga tersangka lainnya diduga spesialis pencurian kendaraan becak bermotor (Betor).
“Dua tersangka spesialis pencurian kendaraan bermotor tersebut baru saja bebas dua minggu lalu dari LP,” jelas Kapolres Labuhanbatu AKBP Hirbak Wahyu Setiawan SIK didampingi Kasubbag Humas AKP MT Aritonang dan Kanit Ranmor Iptu ST Panggabean kepada para wartawan, Senin (13/2) di Mapolres Labuhanbatu.

Dikatakan, dua tersangka residivis itu, MES alias Pendi (25), warga Hoklie Kelurahan Perdamean, Kecamatan Rantau Selatan, Labuhanbatu dan ASS alias Ading (28), warga Pribun, Kelurahan Negeri Lama, Kecamatan Bilah Hilir, Labuhanbatu dan barang bukti hasil kejahatannya yang diamankan sepeda motor Supra X 125.

Selanjutnya, Polres Labuhanbatu juga meringkus seorang tersangka merupakan gembong spesialis pencurian Betor yakni, SR alias Rahmad (32), warga Simpang Empang, Gang Sado, Kelurahan Padangmatinggi, Kecamatan Rantau Utara, Labuhanbatu.

Menurut Kapolres, penangkapan tersangka SR sesuai laporan polisi sebanyak 9 laporan sejak 13 Desember 2011 sampai 21 Januari 2012 dengan 10 tempat kejadiannya di seputar Kota Rantauprapat. Dari penangkapan itu, polisi mengamankan barang bukti kendaraan becak bermotor (betor) 9 unit.

Sedang dari 10 lokasi tempat kejadiannya antara lain, di Jalan Pelita I Rantauprapat, Jalan Air Bersih, Jalan WR Supratman, Jalan Kenanga Gang Setia Budi, Jalan Dewi Sartika Gang Pendidikan, Jalan Ahmad Dahlan/Pasar Baru, Komplek Aek Matio serta Jalan Pramuka Gang Bangsal Rantauprapat.

Dijelaskan, tersangka setiap melakukan aksi kejahatannya dengan cara mengambil Betor milik para korbannya yang terparkir di depan rumah, lalu mendorong betor dari tempat parkir hingga dianggap aman untuk dibawa lari.

Hasil kejahatannya dibawa ke daerah Bagan Batu, Riau, dan hasil penjualannya digunakan tersangka untuk kebutuhannya. Kepada petugas, tersangka SR mengakui melakukan pencurian kendaraan betor 12 unit.

Polisi juga menangkap dua tersangka yang terlibat dalam kasus pencurian itu, MF alias Tengku (25), warga Pribun, Kelurahan Negeri Lama, Kecamatan Bilah Hilir, Labuhanbatu serta AS alias Agun (17), warga Aek Paing, Kecamatan Rantau Utara, Labuhanbatu, dengan barang bukti yang diamankan sepeda motor Suzuki Satria FU, tambah Kapolres. (ra.analisa)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terkait Surat Edaran Gubsu Tentang Galian C, Ombudsman Diminta Lakukan Investigasi

    Terkait Surat Edaran Gubsu Tentang Galian C, Ombudsman Diminta Lakukan Investigasi

    • calendar_month Rabu, 12 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online)- Menanggapi perdebatan hangat soal galian C di Mandailing Natal ( Madina ) dan terbitnya Surat Edaran Gubernur Sumut No 900.1.13.1/7845/2023 tanggal 4 Juli 2023, tentang penggunaan material pekerjaan kontruksi dari perusahaan memiliki izin tambang bukan logam, Irwan Daulay Pengamat Ekonomi & Pembangunan Sumut merespon dengan meminta SE itu sebaiknya dicabut dan selanjutnya […]

  • Dita Risky Saputri Hasibuan, dari Madina untuk DPRD Sumut

    Dita Risky Saputri Hasibuan, dari Madina untuk DPRD Sumut

    • calendar_month Rabu, 25 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tidak banyak figur perempuan Mandailing Natal (Madina) yang memutuskan mencalonkan diri untuk DPRD Sumut pada setiap even Pemilu. Bahkan hingga Pemilu 2019 ini terlihat tetap minim. Bisa jadi, ini gambaran minimnya kaum perempuan Madina yang berkecimpung di dunia politik masa kini. Ada memang bermunculan figur-figur perempuan di daftar calon legislatif DPRD Kabupaten maupun DPRD Provinsi, […]

  • Ada inisial M dan F Diduga Pelaku Tambang Emas Ilegal di Desa Rantobi Madina

    Ada inisial M dan F Diduga Pelaku Tambang Emas Ilegal di Desa Rantobi Madina

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ): Suara alat berat itu meraung raung setiap malam di dusun batu marsaong, desa Rantobi, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal. Alat berat yang beroperasi mengeruk sedimen sekitar aliran sungai batang natal itu untuk mangambil material pasiran mengandung emas. ” itu milik inisial L dan F. Mereka sudah beroperasi lama tanpa […]

  • Ayah Bupati yang Dibekuk KPK itu Sosok Pendiam

    Ayah Bupati yang Dibekuk KPK itu Sosok Pendiam

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Penangkapan Anggota Komisi IV Adriansyah oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapat tanggapan dari sejumlah anggota dewan di Senayan. Mereka meminta kasus ini tidak disangkutpautkan dengan institusi DPR. “Jangan digeneralisasikan dengan institusi, karena itu kan bersangkutan dengan oknum,” ujar Ketua Komisi III Aziz Syamsuddin di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (9/4). Anggota Komisi IV […]

  • Kalau Kondisi Memungkinkan, Prabowo Akan ke Palestina jika Terpilih

    Kalau Kondisi Memungkinkan, Prabowo Akan ke Palestina jika Terpilih

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Calon Presiden Prabowo Subianto membuka peluang mengunjungi langsung Palestina jika dirinya terpilih menjadi presiden Republik Indonesia periode 2014-2019 mendatang. Namun, dia masih mempertimbangkan kondisi yang ada di sana nantinya. "Insya Allah, kalau memang memungkinkan keadaannya di sana, kenapa tidak?" Kata Prabowo seusai menghadiri aksi damai untuk Palestina di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Jumat (11/7/2014) […]

  • Fakta donasi Australia ke Aceh

    Fakta donasi Australia ke Aceh

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Manajer dana internasional Bank Dunia untuk bencana tsunami di Aceh dan Sumatera Utara, Joe Leitman, mengatakan dana bantuan yang dijanjikan Australia tidak sampai ke Aceh. Pada wawancara radio yang dikutip laman ABC, 20 Agustus 2005 lalu, Leitman ketika itu mengatakan kontribusi pemerintah Australia hanya seperdelapan dari $1 miliar atau Rp12,8 triliun yang dijanjikan. […]

expand_less