Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Presiden SBY: Politisi Aceh jangan korbankan rakyat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 21 Jan 2012
  • print Cetak

JAKARTA – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kembali menyoroti gangguan keamanan di Aceh yang disebabkan oleh persaingan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada).

Presiden SBY menegaskan kepada para kontestan Pemilukada di Aceh untuk tetap menjaga stabilitas politik dan keamanan di Aceh. “Untuk Aceh, jaga stabilitas politik dan keamanan daerah yang telah ktia capai. Saya serukan agar politisi yang sedang berhadapan bisa menahan diri, jangan korbankan demokrasi, dan ketentraman masyarakat,” ujar SBY, tadi malam.
SBY mengharapkan pelaksanaan 17 Pemilukada di tingkat Gubernur, Bupati, dan Wali Kota Aceh dapat berjalan damai dan aman. “Mari kita jalankan pemilu dengan aman, tertib, dan demokratis,” pesan SBY.

Presiden juga meminta para politisi Aceh untuk menahan diri dan tidak saling berhadapan agar kehidupan demokrasi di wilayah itu bisa berjalan dengan baik. “Saya serukan agar para politisi yang saling berhadapan agar menahan diri,” kata Yudhoyono.

Presiden meminta para politisi untuk tidak mengorbankan demokrasi hanya demi kepentingan politik golongan tertentu. Dia juga meminta semua pihak di Aceh untuk mengedepankan pendekatan perdamaian dalam menghadapi setiap masalah. “Jaga pilkada di Aceh supaya berlangsung aman, fair, dan demokratis,” katanya.

Arahan Yudhoyono tentang situasi di Aceh itu adalah bagian dari arahannya terkait uapaya pemerintah dalam menangani tindakan kekerasan yang terjadi di tanah air. Dia juga menyinggung tentang situasi di Papua. Menurut Yudhoyono, pemerintah tetap mengedepankan pendekatan peningkatan kesejahteraan rakyat.

Pada saat yang sama, pemerintah tetap menegakkan hukum dan kedaulatan negara, tanpa harus melakukan pelanggaran HAM. Pemerintah juga berkomitmen untuk memanfaatkan sisa anggaran lebih untuk membangun prasarana transportasi di Papua dan daerah sekitarnya.

Sebelumnya, mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatkan, dengan dibukanya kembali pendaftaran di pilkada Aceh, maka seluruh kekuatan politik dapat bersatu, sehingga pemilu dapat dilaksanakan secara demokratis. “Jadi tujuannya bukan menunda, tapi agar kekuatan politik yang belum mendaftar dapat mendaftar. Itu penting supaya semua terlibat,” ujar JK.

Mengenai siapa dalang kerusuhan yang terjadi beberapa kali di Aceh, JK mengatakan Polri membutuhkan waktu untuk mengungkap hal tersebut. “Ya nantilah, itu memang makan tempo,” katanya.

Seperti diketahui aksi kekerasan dengan mengunakan senjata api, beberapa waktu terakhir serig terjadi di wilayah Aceh. Tercatat ada 12 aksi penembakan dengan menewaskan kurang lebih 8 orang. Diduga aksi tersebut terkait dengan persaingan dalam pelaksanaan Pemilukada.
(dat06/antara/inilah.waspada)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • MAN 1 Madina Berzikir

    MAN 1 Madina Berzikir

    • calendar_month Jumat, 22 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Mandailing Natal (Madina) menggelar zikir akbar. Itu dalam rangka peringatan Hari Santri Nasional  dan ucapan syukur atas segala prestasi yang diraih para pelajar. Kegiatan berlangsung di lapangan upacara  MAN 1 Madina, Jumat (22/10 /2021) pagi. Pelajar-pelajar MAN 1 Madina banyak meraih prestasi tingkat nasional dan tingkat Tabagsel. […]

  • Foto Prewedding, Apakah Boleh Dalam Islam?

    Foto Prewedding, Apakah Boleh Dalam Islam?

    • calendar_month Jumat, 29 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Ummu Taqiyya Ativis dakwah/mompreneur, tinggal di Tapanuli Utara   Sudah tidak asing lagi bukan mendengar kata “Prewedding“? Prewedding mempunyai arti pranikah atau sebelum pernikahan. Laki-laki dan perempuan yang ingin menikah tak jarang mengabadikan momen sebelum nikah dengan acara foto yang disebut foto prewedding. Hal ini semakin menjadi trend di kalangan pasangan yang hendak menikah. […]

  • Sejarah Toge Taing Tumpat

    Sejarah Toge Taing Tumpat

    • calendar_month Rabu, 3 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    Pernah Dicicipi Amin Rais PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Siapa tak kenal toge Panyabungan. Toge ini mashur bukan saja bagi masyarakat Mandailing Natal, tetapi juga terkenal di Sumatera Utara. Salah satu toge Panyabungan yang populer adalah toge Taing Tumpat. Bahkan tokoh nasional, Amin Rais pernah singgah di sini. Toge Panyabungan adalah makananan sejenis kolak campuran dari […]

  • Dinas PUPR Madina Perbaiki Jalan Berlubang di Roburan Dolok

    Dinas PUPR Madina Perbaiki Jalan Berlubang di Roburan Dolok

    • calendar_month Kamis, 21 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    ROBURAN DOLOK( Mandailing Online ) Dinas PUPR Mandailing Natal ( Madina ) perbaiki jalan Kabupaten yang amblas di Desa Roburan Dolok, Kecamatan Panyabungan Selatan Kamis 21/9/2023. Perbaikan jalan ini sendiri merupakan aspirasi masyarakat langsung yang merasa kondiai jalan sudah membahayakan pengguna jalan. Plt Kepala Dinas PUPR Madina Elpiyanti Harahap pada Mandailing Online mengaku, berlobang nya […]

  • Publik Butuh Sistem yang Mendukung Tujuan Takwa

    Publik Butuh Sistem yang Mendukung Tujuan Takwa

    • calendar_month Jumat, 2 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Anita Safitri, S.Pd Anggota Komunitas Madina Menulis Bulan Ramadan 2021 tinggal sebentar lagi, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) mengeluarkan Surat Edaran Nomor 2 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Siaran Pada Bulan Ramadhan. KPI menegaskan bahwa selama bulan Ramadan 2021 siaran televisi diperketat. Lembaga penyiaran diminta untuk tidak menampilkan muatan yang mengandung Lesbian, Gay, Biseksual dan […]

  • Hanya Kalimantan aman gempa di Indonesia

    Hanya Kalimantan aman gempa di Indonesia

    • calendar_month Selasa, 10 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Jika Anda ingin selamat dari gempa, cari daerah yang tidak tertutupi tinta hijau neon pada peta ini. Sayang, sebagian besar wilayah Indonesia hampir hilang tertutup tinta hijau pada peta wilayah gempa sejak 1898 ini. Pulau Kalimantan masih bisa terlihat jelas dengan beberapa titik kecil hijau. Peta ini menunjukkan lokasi gempa terbesar yang menggoncang […]

expand_less