Minggu, 1 Mar 2026
light_mode

Produksi Padi Meningkat di Huraba

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 12 Apr 2013
  • print Cetak

panen di huraba 120413b
SIABU (Mandailing Online) – Upaya petani dan Pemkab Madina memperlancar pengairan air ke sawah-sawah di Desa Huraba, Kecamatan Siabu menuai hasil yang memuaskan. Pada panen yang berlangsung Maret-April ini, penghasilan sawah rata-rata 80 kaleng per lungguk.

Kondisi itiu berbeda dengan musim panen sebelumnya, dimana para petani hanya menuai hasil rata-rata sekitar 50 kaleng per lungguk.

“Kita sangat bersyukur yang telah memberikan rezeki kepada kita, karena pada panen kali ini hasil panen padi kita sebagai masyarakat petani padi cukup lumayan,” kata Haidir, salah seorang petani padi di Desa Huraba II, Minggu (7/4).

Disebutkannya, system pengairan pada musim tanam sebelumnya masih belum terlalu normal akibat tersendatnya irigasi Batang Angkola, menyebabkan hasil padi sawah tidak terlalu mengggembirakan, dimana hasilnya masih rata-rata 50 kaleng per lungguk.

Lalu, pada musim tanam kali ini, produksi mencapai 80 kaleng per lungguk, setelah upaya perbaikan ruas irigasi dimaksimalkan.

“Ini tidak terlepas dari sejak kita melaksanakan musim tanam pada bulan Januari 2013 yang lalu hingga kita memasuki musim pengeringan, pengairan sawah kita tetap normal,” katanya.

“Memang kita akui pada musim tanam yang lewat ini pengairan ke areal persawahan kita agak tersendat-sendar akibat dari minimnya air dari irigasi yang ada di wilayah kita ini, untuk itu kita sangat berterimakasih kepada Pemkab Mandailing Natal yang telah bersusah payah untuk berupaya meningkatkan hasil panen kita dengan cara memperbaiki sistem pengairan yang ada,” ujarnya.

KOORDINASI IRIGASI

Sementara itu, Kadis Pertanian Kabupaten Mandailing Natal, Taufik Zulhandra Ritonga mengakui banyak areal persawahan yang tidak normal dialiri oleh air akibat penyumbatan sejumah titik saluran Irigasi Batang Angkola dan Irigasi Batang Gadis.

“Tanaman padi sangat bergantung kepada pengairan, untuk itu kita terus berkoordinasi dengan pengelola irigasi yang ada sehingga areal persawahan masyarakat mendapatkan pengairan yang cukup,” ujar Taufik.

Upaya yang dilakukan adalah pengangkatan sedimen irigasi untuk memperlancar aliran air sehingg volume air mampu ditingkatkan.

“Koordinasi dengan petugas irigasi dan petani terus digenjot, sehingga pada bulan Agustus hingga Oktober 2012 yang lalu mereka melakukan pengangkatan sedimen yang ada di saluran yang ada sehingga air dapat mengalir ke areal persawahan petani,” terang Taufik.

Disamping itu pihak Dinas Pertanian Kabupaten Mandailing Natal ini terus berupaya untuk memberikan pencerahan kepada petani bagaimana bercocok tanam yang bagus demi untuk meningkatkan hasil panen padi masyarakat.

Sehingga pada musim tanam Desember 2012 hingga Januari 2013 yang lalu, aliran air ke areal persawahan makin normal. Dampaknya, panen pada bulan Maret hingga April 2013 ini, produksi mencapai sekitar 7,3 ton per hektarnya.

Menurut Taufik, capaian itu justru berada di atas target yang dikejar untuk kawasan Huraba selaku kawasan terluas hamparan sawahanya di Kecamatan Siabu.

“Kita tergetkan 5,6 ton per hektarnya, namun akibat membaiknya sistem pengairan yang ada sehingga kita optimis hasil panen tahun 2013 ini dapat melebihi dari target yang kita rencanakan. Hal ini terbukti dengan hasil panen masyarakat petani padi di wilayah Kecamatan Siabu raya dimana sesuai dengan hasil laporan dari petugas kita dilapangan mencapai 7,3 ton per hektarnya,” tandas Taufik. (mar)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution Himbau Ciptakan Pembinaan Akhlak

    Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution Himbau Ciptakan Pembinaan Akhlak

    • calendar_month Jumat, 13 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Mandailing Natal adalah kabupaten yang memiliki culture (adat budaya) dan agama yang sangat kental. Hal ini bisa dibuktikan dengan sifat dan perilaku yang sopan dan santun antara sesama. Demikian Bupati Mandailing Natal Drs. H. Dahlan Hasan Nasution dalam pidatonya pada acara silaturrahim dengan masyarakat di Desa Muara Botung, Kecamatan Kotanopan, pekan […]

  • IYE Soroti Lambannya Kejatisu Tangani Dugaan Korupsi Stunting Madina

    IYE Soroti Lambannya Kejatisu Tangani Dugaan Korupsi Stunting Madina

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA -Mandailing Online : dugaan korupsi dana stunting Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tahun 2022-2023 yang ditangani Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara ( Kejatisu ) sampai saat ini belum juga ada perkembangan terbarunya. Hal itupun jadi sorotan Indonesia Youth Epicentrum (IYE) Madina yang selama ini terus konsisten menyoroti dugaan korupsi dana stunting yang merupakan program nasional itu. […]

  • Jenggot Jadi Mangkok Mie

    Jenggot Jadi Mangkok Mie

    • calendar_month Sabtu, 28 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Dibanding sebagai beban, memiliki jenggot panjang tampaknya jadi hal paling menyenangkan bagi Isaiah Webb. Ia membuat kreasi dengan membentuk jenggotnya jadi berbagai bentuk “ajaib”. Salah satu yang terpopuler, mangkok mie. Isaiah selalu mengunggah foto dengan bentuk jenggot baru saban Senin di akun Tumblr dan Instagram-nya. Ada jenggot yang dibentuk seperti tangga, melingkar, jadi pegangan untuk […]

  • NESTAPA DUNIA TANPA KHILAFAH

    NESTAPA DUNIA TANPA KHILAFAH

    • calendar_month Jumat, 19 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Saat ini kita berada dalam Bulan Rajab 1442 Hijriah. Bulan Rajab menyimpan peristiwa sejarah yang penting bagi umat Islam. Salah satunya adalah Tragedi Penghapusan Khilafah Utsmaniyah pada tanggal 28 Rajab 1342 H (3 Maret 1924 M) oleh Mustafa Kemal Ataturk. Seorang dari etnis Yahudi Dunama yang merupakan antek Inggris. Khilafah Utsmaniyah merupakan khilafah terakhir umat […]

  • Laporan Conservation International Indonesia Dinilai Mengada-ada

    Laporan Conservation International Indonesia Dinilai Mengada-ada

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Forum NGO lingkungan se-Kabupaten Mandailing Natal menilai laporan SLP Conservation International Indonesia tak masuk akal. Forum NGO lingkungan di Madina menilai bahwa laporan Conservation International Indonesia (CII) yang mengklaim sebanyak 4.700 petani Madina mendapatkan manfaat ekonomi dari peningkatan praktik-praktik pertanian yang dilakukan dalam program Sustainable Landscapes Partnership (SLP) CII. “Mereka membuat laporan […]

  • Malaysia-Indonesia tak Akan Perang

    Malaysia-Indonesia tak Akan Perang

    • calendar_month Minggu, 22 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA- Hubungan Indonesia-Malaysia cendrung panas jika tersandung satu masalah, tapi hubungan diplomatik Indonesia-Malaysia sangat fluktuatif. Walau diterpa isu ketegangan yang terjadi, tidak akan membuat dua negara serumpun ini berhadap-hadapan di medan perang. “Jauhkan pikiran dari perang-perangan. Malaysia-Indonesia tidak akan perang,” ujar Menhan Malaysia Ahmad Zahid Hamidi, dalam seminar Industri Pertahanan oleh Sinar Harapan di Wisma […]

expand_less