Senin, 21 Sep 2026
light_mode

Protes Film, Alkitab Dibakar

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 23 Sep 2012
  • print Cetak

Film Innocence of Muslims; sebelumnya berjudul Innocence of Bn Laden (judul produksi: Desert Warrior, judul di internet: The Real Life of Muhammad and Muhammad Movie Trailer,) benar-benar menjadi film yang berhasil membuat penontonnya “terkesima”, bagaimana tidak sebuah film yang tujuannya hanya untuk mempropaganda umat beragama diseluruh dunia, berhasil ditonton oleh jutaan umat beragama, khususnya umat muslim itu sendiri.

Aksi protes pun bermunculan,mulai dari aksi damai hingga aksi anarkis yang mengakibatkan melayangnya nyawa yang tidak ada kaitannya dengan film tersebut, alasannya sederhana, karena orang itu berkebangsaan Amerika. Tapi apa kaitan Kristen itu sendiri dengan film itu? Adakah Kristen menganjurkan film itu? Jawabannya TIDAK. Lalu kenapa harus Kristen yang mengalami akibat dari film itu sendiri? Sebuah kitab suci yang merupakan “buku” yang sangat disanjung umatnya kenapa juga harus mengalami akibat kemarahan?.

Ya, seorang pemuka agama bernama Abu Islam melakukan Pengrobekan dan Pembakaran Alkitab di Kairo Mesir seperti pengakuan Mary Abdelmassih kepada Asyur Internasional News Agency (aina.org). Lalu apa kaitan Alkitab itu sendiri dengan film Innocence of Muslims? Saya bahkan tidak menemukan keterkaitan Alkitab itu sendiri dengan film Innocence of Muslims. Sekarang masih maukah Indonesia berseru untuk menghentikan aksi pembakaran Alkitab tersebut, seperti aksi Indonesia yang menantang aksi pembakaran Alquran itu sendiri? Masih bisakah Indonesia menunjukan keadilan terhadap semua agama apabila agama tersebut menunjukan protes nya? Saya pikir TIDAK. Coba kita bercermin kembali pada aksi serupa di tahun 2010, sebuah kelompok agama di Malawi selatan Afrika diberitakan telah membakar alkitab/injil sebagai ungkapan protes. Hal itu disampaikan oleh seorang pejabat senior Asosiasi Muslim Malawi, apakah kita bisa mendengar suara Indonesia yang memprotes aksi tersebut? Bahkan sampai mengintervensi pemimpin di Mesir seperti yang dilakukannya dalam mengintervensi presiden AS untuk memblokir aksi-aksi yang menghina agama mayoritas di Indonesia.

Namun apa kah yang bisa kita petik dari ini semua. Pembakaran kitab suci agama manapun adalah perbuatan yang memalukan untuk dilakukan. Bahkan bukan merupakan solusi terhadap konflik agama yang ada hanya menimbulkan aksi serupa. Kalau sudah begini, adakah agama masih dipandang suci untuk menebar perdamaian? (tribun)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anatra vs Sepeda Motor, Satu Orang Tewas, 10 Pelajar luka

    Anatra vs Sepeda Motor, Satu Orang Tewas, 10 Pelajar luka

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Belum lama kecelakan Anatra yang ugal-ugalan di jalan raya menewaskan satu penumpang santri Mustofawiyah dua pekan lalu, kini tabrakan maut antara angkutan umum Anatra dengan sepeda motor terjadi lagi. 1 orang meninggal dunia, beberapa abak sekolah luka-luka. Tabrakan ini terjadi di jalan Lintas Sumatera di Km 22-23 atau titik Desa Lumban […]

  • Makam Leluhur Marga Rangkuti Tang Terabaikan

    Makam Leluhur Marga Rangkuti Tang Terabaikan

    • calendar_month Senin, 2 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Situs sejarah Makam leluhur Marga Rangkuti di desa Aek Marian Kabupaten Mandailing yang terabaikan oleh oleh masyarakat dan pemerintah daerah, padahal, sitis-situs sejarah ini bila dikembangkan sebagai objek wisata akan meningkatkan PAD Kabupaten Mandailing Natal. (MOL/Holik)

  • 2011, biaya persalinan gratis

    2011, biaya persalinan gratis

    • calendar_month Jumat, 15 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Tahun 2011 masyarakat Sumatera Utara kembali akan mendapatkan pelayanan kesehatan gratis. Pemerintah akan memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi penghuni panti asuhan, penghuni lembaga pemasyarakatan (lapas), korban bencana alam dan biaya persalinan tanpa kecuali di 2011 nanti. Kepala Bidang Kepesertaan Jamkesmas, Kamaru Zaman, mengatakan untuk penghuni panti sosial, mereka tidak mempunyai kartu Jamkesmas, tapi […]

  • Lia Eden Bebas

    Lia Eden Bebas

    • calendar_month Sabtu, 16 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Lia Aminudin alias Lia Eden (64), terpidana kasus penodaan agama dijemput tujuh orang pengikutnya saat keluar dari Lapas Wanita Tangerang, Banten, Jumat (15/4). Lia Eden bebas setelah menjalani masa tahanan 2,5 tahun yang dijatuhkan vonis oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang diketuai Sujbacran pada 2 Juni 2009. Sumber : Analisa

  • Cerai Lewat SMS, Sahkah?

    Cerai Lewat SMS, Sahkah?

    • calendar_month Jumat, 20 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Sendi-sendi rumah tangga mulai rapuh. Kata cerai begitu mudah keluar dari pasangan suami-isteri. Pemicunya bisa mulai dari hal yang sepele hingga serius. Eskalasi perceraian akhir-akhir ini meningkat. Tak sedikit proses perceraian itu dilakukan secara instan. Apalagi dengan kehadiran teknologi telekomunikasi, seperti email, SMS lewat ponsel, ataupun pesan melalui Blackberry, dan lainnya. Fenomena ini tak hanya […]

  • Bagas Godang di Ulu Pungkut Peringkat Tiga Anugerah Pesona Indonesia

    Bagas Godang di Ulu Pungkut Peringkat Tiga Anugerah Pesona Indonesia

    • calendar_month Selasa, 6 Des 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bagas Godang yang berada di Kelurahan Huta Godang Kecamatan Ulu Pungkut, Kabupaten Mandailing Natal, Sumut berhasil meraih juara tiga Anugerah Pesona Indonesia (API) Award 2022 untuk kategori Kampung Adat di Indonesia. Acara API Award 2022 ini diselenggarakan di Banda Aceh pada Jumat (25/11/2022) lalu. Penghargaan API Award 2022 merupakan bagian dari kegiatan […]

expand_less