Senin, 9 Mar 2026
light_mode

Protes Film, Alkitab Dibakar

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 23 Sep 2012
  • print Cetak

Film Innocence of Muslims; sebelumnya berjudul Innocence of Bn Laden (judul produksi: Desert Warrior, judul di internet: The Real Life of Muhammad and Muhammad Movie Trailer,) benar-benar menjadi film yang berhasil membuat penontonnya “terkesima”, bagaimana tidak sebuah film yang tujuannya hanya untuk mempropaganda umat beragama diseluruh dunia, berhasil ditonton oleh jutaan umat beragama, khususnya umat muslim itu sendiri.

Aksi protes pun bermunculan,mulai dari aksi damai hingga aksi anarkis yang mengakibatkan melayangnya nyawa yang tidak ada kaitannya dengan film tersebut, alasannya sederhana, karena orang itu berkebangsaan Amerika. Tapi apa kaitan Kristen itu sendiri dengan film itu? Adakah Kristen menganjurkan film itu? Jawabannya TIDAK. Lalu kenapa harus Kristen yang mengalami akibat dari film itu sendiri? Sebuah kitab suci yang merupakan “buku” yang sangat disanjung umatnya kenapa juga harus mengalami akibat kemarahan?.

Ya, seorang pemuka agama bernama Abu Islam melakukan Pengrobekan dan Pembakaran Alkitab di Kairo Mesir seperti pengakuan Mary Abdelmassih kepada Asyur Internasional News Agency (aina.org). Lalu apa kaitan Alkitab itu sendiri dengan film Innocence of Muslims? Saya bahkan tidak menemukan keterkaitan Alkitab itu sendiri dengan film Innocence of Muslims. Sekarang masih maukah Indonesia berseru untuk menghentikan aksi pembakaran Alkitab tersebut, seperti aksi Indonesia yang menantang aksi pembakaran Alquran itu sendiri? Masih bisakah Indonesia menunjukan keadilan terhadap semua agama apabila agama tersebut menunjukan protes nya? Saya pikir TIDAK. Coba kita bercermin kembali pada aksi serupa di tahun 2010, sebuah kelompok agama di Malawi selatan Afrika diberitakan telah membakar alkitab/injil sebagai ungkapan protes. Hal itu disampaikan oleh seorang pejabat senior Asosiasi Muslim Malawi, apakah kita bisa mendengar suara Indonesia yang memprotes aksi tersebut? Bahkan sampai mengintervensi pemimpin di Mesir seperti yang dilakukannya dalam mengintervensi presiden AS untuk memblokir aksi-aksi yang menghina agama mayoritas di Indonesia.

Namun apa kah yang bisa kita petik dari ini semua. Pembakaran kitab suci agama manapun adalah perbuatan yang memalukan untuk dilakukan. Bahkan bukan merupakan solusi terhadap konflik agama yang ada hanya menimbulkan aksi serupa. Kalau sudah begini, adakah agama masih dipandang suci untuk menebar perdamaian? (tribun)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Merampok di Medan, Babak Belur Dihajar Massa

    Polisi Merampok di Medan, Babak Belur Dihajar Massa

    • calendar_month Minggu, 24 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN: Oknum anggota Kepolisian Resor Kota Medan berinisial SD dikeroyok warga karena diduga melakukan perampokan terhadap seorang pemuda di Jalan Durung, Jumat, 22 April 2011, sekitar pukul 17.00 WIB. Oknum anggota Polri itu diketahui warga merampok Nikmal, warga Jati Komplek Universitas Negeri Medan. Berdasarkan keterangan sejumlah warga, aksi perampokan itu berawal ketika tersangka menghentikan Nikmal […]

  • DPRD Sumut Desak PTPN 4 dan Bank Mandiri Transparan di Batahan, Madina

    DPRD Sumut Desak PTPN 4 dan Bank Mandiri Transparan di Batahan, Madina

    • calendar_month Jumat, 15 Jan 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Anggota Komisi B DPRD Sumut, H. Fahrizal Efendi Nasution,SH meminta PTPN 4 menyerahkan hak rakyat Batahan, Mandailing Natal. Politisi asal Madina ini juga mendesak Bank Mandiri membuka data pencairan uang senilai Rp. 84 M yang dipakai untuk pembiayaan operasional kebun KUD Pasar Baru Batahan seluas 1.700 – 1.726 Ha. Apalagi semenjak dini, KUD Pasar […]

  • Gerakan Orangtua Asuh Positif, Tapi Beasiswa Wajib di APBD 2020

    Gerakan Orangtua Asuh Positif, Tapi Beasiswa Wajib di APBD 2020

    • calendar_month Kamis, 31 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Gerakan Orangtua Asuh bagi mahasiswa miskin berprestasi yang digagas Fraksi Golkar DPRD Madina dinila positif. Namun Golkar juga harus mengupayakan agar APBD tetap menampung anggaran beasiswa. Itu dikatakan tokoh pemuda Madina, Tan Gozali Pulungan kepada Mandailing Online, Kamis (31/10/2019) di Panyabungan menyikapi gagasan Fraksi Golkar DPRD Mandailing Natal (Madina). “Kita […]

  • DCS Dapil 4 GOLKAR Madina

    DCS Dapil 4 GOLKAR Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 4 GOLKAR Madina

  • Dewan Minta KPU Ubah Rencana Kerja Anggaran

    Dewan Minta KPU Ubah Rencana Kerja Anggaran

    • calendar_month Selasa, 10 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    DPRD Kota Padangsidimpuan meminta KPU segera mengubah Rencana Kerja Anggaran (RKA) yang dibagikan kepada anggota dewan. KPU juga diminta untuk meminimalisir anggaran dari setiap pos yang telah disusun. Menurut Ketua Fraksi Partai Demokrat (FPD) Khoiruddin Nasution, sesuai hasil perhitungan DPRD Psp, untuk putaran I dana sebesar Rp5 miliar dianggap cukup. Dan, untuk putaran II sebesar […]

  • Ratusan Warga Serbu Polsek Panyabungan

    Ratusan Warga Serbu Polsek Panyabungan

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 23Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ratusan penduduk Kelurahan Sipolu-polu, Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menyerbu Mapolsek Panyabungan, Jumat sore (20/9/2013) Warga merusak sebagian fisik kantor Mapolsek. Kaca penyekat ruangan di bagian pos pecah. Sementara kantor Unit Lantas Panyabungan yang berjarak sekira 200 meter dari mapolsek juga kena sasaran amuk massa. Saat massa melewati unit lantas ini […]

expand_less