Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Publik Ragu Ketahanan Bangunan Pasar Baru Panyabungan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 13 Apr 2021
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Banyak penilaian miring dari publik Mandailing Natal terhadap peristiwa robohnya satu tiang fisik Pasar Baru Panyabungan yang saat ini dikerjakan PT Betesda Mandiri.

Sebelumnya, Manajer PT.Betesda Mandiri Haryadi Rangkuty, Senin (12/4/2021) menyatakan bahwa dari kontruksi yang sudah dipasang, bangunan Pasar Baru Panyabungan nantinya super kuat dan tidak akan ada masalah.

Kenapa Rubuh Tiang..? “Kebetulan tiang yang dipasang disampingnya ada pemadatan dan penyangga dari bambu goyang, jadi oleng, bukan seperti diberita Online jatuhnya, pelan sekali,” katanya dilansir Malintang Pos.

Kata Haryadi, pihaknya tidak main-main soal proyek ini. “saya juga putra Madina, nggak mungkin kami sia-sia,” imbunhnya.

Namun, peristiwa roboh tiang itu pada Minggu (11/4/2021) menjadi penilaian buruk sejumlah publik di Mandailing Natal.

Sebelumnya komentar pedagang Pasar Baru Panyabungan juga pesimis sebagaimana dilansir Malintang Pos Online, Minggu (11/4).

Z Pulungan pedagang di Pasar Baru dikutip Malintang Pos menyatakan “Baru membuat Tiang Cor saja sudah rubuh, apalagi sampai sudah memasang Batu Bata, bisa banyak korban nanti,” ujarnya.

Penilaian-penilaian pesimis dan kalimat bertanya juga muncul di kolom komentar grup facebook Kantin Mandailing Online.

Juga di page facebook Redaksi Mandailing Online sejak Senin (12/4).

Akun Amril M Lubis menanggapi di kolom komentar grup Kantin Mandailing Online dengan kalimat bertanya “Tiang cor roboh hanya karena getaran pemadat tanah???

Terus kekuatan slop dan cakar ayam nya???”.

Akun Mohd Aswan Hasibuan menanggapi dengan kalimatPerlu juga Rekomendasi dari Ahli Gempa,jangan hanya getaran2 pemadatan tiang cor bisa roboh, pengawasan hrs lebih ketat“.

Akun Hidayat Hasibuan dalam komentar menulis “Bo. Songoni do.Untungma sannari ia roboh. Bisa dipature mulaki”.

Akun Ucok pwi misalnya di kolom komentar facebook Redaksi Mandailing Online menanggapi dengan kalimat “Jgn terlalu irit bahannya“.

Komentar lainnya banyak yang menunjukkan rasa tak puas dan perasaan khawatir terhadap kekuatan bangunan Pasar Baru Panyabungan kelak.

Peliput: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • KESUSASTRAAN MANDAILING (3-selesai)

    KESUSASTRAAN MANDAILING (3-selesai)

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Askolani Nasution   SASTRA ENTERTAINMENT Sastra dalam lirik lagu patut ditandai sebagai bentuk sastra. Tentu karena kita meyakini bahwa lirik lagu merupakan musikalisasi puisi. Hal ini menjadi penting karena pada saat sastra literer Mandailing meredup, musikalisasi puisi tersebut menguat perannya. Lirik lagu Mandailing bukan hanya ungkapan perasaan, tetapi beberapa penulis lagu ternyata mampu […]

  • Diduga Bergurau Saat Berkendara, Pengendara Motor Tabrak Pengendara Lain

    Diduga Bergurau Saat Berkendara, Pengendara Motor Tabrak Pengendara Lain

    • calendar_month Sabtu, 28 Okt 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bergurau sambil ngebut, pengendara motor menabrak pengendara lain. Akibatnya 6 korban luka-luka dilarikan ke RSU Panyabungan. Sabtu, (28/10/2023). Itu terjadi di Lintas Timur titik Sipolu-polu, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), Sumut. Info yang dikumpul, pulang dari pasar Panyabungan, saat hendak menuju ke rumah mengendara sepeda motor di Jalan Abdul Haris Nasutian, Lintas […]

  • Sekdapropsu Kagumi Keindahan Alam Madina

    Sekdapropsu Kagumi Keindahan Alam Madina

    • calendar_month Selasa, 26 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Sekretaris Daerah Propinsi Sumatera Utara (Sekdapropsu) RE Nainggolan mengaku kagum dengan keindahan alam Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Hal itu ia rasakan saat mengunjungi daerah itu. “Dua jam perjalanan dari Panyabungan menuju Kecamatan Lingga Bayu, saya menikmati keindahan alam Madina. Panoramanya mengagumkan, alamnya masih perawan, udaranya sangat segar. Saya tidak merasakan lelah, walau sarana infrastruktur […]

  • Pengembangan Kebudayaan Melalui Inklusif Museum

    Pengembangan Kebudayaan Melalui Inklusif Museum

    • calendar_month Jumat, 14 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUGAN (Mandailing Online) – Masyarakat Mandailing Natal sudah saatnya didorong mengkonversi kebudayaan melalui pola inklusif museum. Itu diungkapkan dosen di Universitas Utrecht, Blanda, Dr.Hayyan Ul Hag SH, LL.M kepada Mandailing Online, usai berkunjung ke KKM, Panyabungan, Mandailing Natal, Jum’at (14/6/2013). Inklusif museum itu adalah model pengembangan dan media pembelajaran bagi masyarakat, dimana setiap anggota masyarakat […]

  • Nasib Inalum Akan Diumumkan di Istana

    Nasib Inalum Akan Diumumkan di Istana

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Proses pengambilalihan secara resmi PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) dari perusahaan Jepang, yakni Nippon Asahan Alumuniun (NAA) sebagai pemegang 58,87 persen saham, akan diumumnya di Istana Presiden, sore nanti. Semula, jumpa pers akan digelar di Kementerian Perindustrian pukul 10.00 WIB tadi. Namun, Menteri Perindustrian MS Hidayat dan Menteri BUMN Dahlan Iskan […]

  • Dinkes Madina Tugaskan 55 Calon ASN di 26 Puskesmas

    Dinkes Madina Tugaskan 55 Calon ASN di 26 Puskesmas

    • calendar_month Jumat, 24 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebanyak 55 orang calon ASN diberangkatkan untuk bertugas di 26 puskesmas di Mandailing Natal (Madina). Pelepasan dilakukan Kepala Dinas Kesehatan Madina, Syarifuddin Nasution di halaman kantor Dinas Kesehatan Madina, Jum’at (24/6/2022). Dari 55 calon ASN itu, sebanyak 12 orang merupakan PPPK dan 43 orang CPNS. Mereka ditugaskan di puskesmas setelah sebelumnya […]

expand_less