Minggu, 1 Mar 2026
light_mode

Ramadhan Terakhir Tanpa Khilafah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 29 Apr 2020
  • print Cetak

Oleh : Bima Sari Sinaga, S.Pd*

Ramadhan 1441 H ini adalah ramadhan pertama tanpa kemeriahan. Hening. Sedih. Keluarga tidak lengkap dalam rumah.

Tapi bisa jadi inilah ramadhan paling berkesan. Bagaimana tidak, di tengah pandemi, umat Islam di seluruh dunia berpuasa dengan aktivitas yang tidak lazim untuk sebagian besar orang.

Khususnya masyarakat Indonesia yang kental dengan budaya dan tradisi punggahan, berkeliling membangunkan sahur , takbiran hingga mudik. Tahun ini semua itu hanya ada dalam angan-angan.

Semua ini adalah imbas dari keterlambatan penanganan dari pemerintah yang sangat tidak tegas dalam mengambil sikap.

Semua ini imbas dari abainya pemerintah terhadap keselamatan ratusan juta jiwa penduduk Indonesia.

Enggan menerima syariat Islam sebagai solusi pemecahan masalah. Hingga kini, korban terus bertambah meski sudah diberlakukan PSBB.

Seandainya, dari awal tersebarnya kabar covid 19 di Wuhan, pemerintah langsung menerapkan lockdown di Indonesia, maka jumlah kasus meninggal tidak akan meningkat drastis seperti saat ini.

Dikutip dari merdeka.com, virus Corona di Indonesia pertama kali terdeteksi pada awal bulan Maret 2020 diumumkan langsung oleh presiden Joko Widodo yakni dua orang korban positif. Hanya dalam jangka waktu tak sampai 2 bulan korban meninggal telah tercatat mencapai 765 jiwa. Innaa lillahi wa innaa ilaihi rooji’uun.

Sungguh memprihatinkan.

Di tengah musibah besar, kita sangat berharap di bulan yang penuh berkah ini, Allah segera memulihkan keadaan seperti sedia kala dan kita pun bisa mengambil hikmah di baliknya.

Membuka mata kita secara terang dan jelas tentang betapa penting dan wajibnya penerapan syariat Islam atas setiap musibah yang terjadi di negeri ini dan bahkan di seluruh dunia.

Sudah saatnya kita bersatu tanpa ragu. Jangan ada lagi perpecahan di antara kita terkhusus sesama ummat Islam. Merasa paling benar adalah benteng pemisah yang membuat kita sangat sulit bersatu.

Campakkan pemikiran sekuler yang masih ada dalam jiwa kita masing-masing. Kembali kepada aturan Allah Sang Pemilik alam semesta. Hanya dengan itulah kita bisa bangkit menegakkan kembali hukum Islam yang pernah jaya berabad-abad lamanya. Apakah tidak ada setitik pun kerinduan dihati akan kejayaan Islam dulu?
Jika ada, tidak ada alasan untuk menolak tegaknya daulah Islam di bumi Allah ini.

Tahun ini amat berkesan dalam menjalankan ibadah puasa. Mari kita gaungkan, semoga tahun ini adalah ramadhan terakhir tanpa khilafah. Sudah cukup penderita ummat Islam di seluruh penjuru dunia.

Allahu Akbar.. laa Ilaha illallah muhammadan Rasulullah.

Wallahu a’lam
Wassalam.

*Penulis tinggal di Parlilitan, Humbang Hasundutan, Sumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gordang Sambilan Terbesar di Dunia Iringi Harun-Ichwan ke KPU

    Gordang Sambilan Terbesar di Dunia Iringi Harun-Ichwan ke KPU

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ada keunikan ketika pasangan Harun Mustafa Nasution-Ichwan Husein Nasution mendaftar sebagai bakal calon bupati/wakil bupati ke KPU Mandailing Natal, Sumut, Kamis (29/8/2024). Keunikannya adalah kehadiran Gordang Sambilan raksasa di konvoi rombongan pengiring. Rombongan bergerak dari pesantren Musthofawiyah, Purba Baru menuju Panyabungan. Lalu dari Panyabungan II rombongan jalan kaki ke kantor KPU […]

  • Generasi Stunting Tanggungjawab Negara, Bukan Beban

    Generasi Stunting Tanggungjawab Negara, Bukan Beban

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Intan Marfuah Aktivis Muslimah Pemerintah Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara berhasil mencapai nol kasus stunting berkat program Pemberian Makanan Bergizi (PMB) tambahan yang diluncurkan di berbagai desa. Camat Loa Kulu, Ardiansyah, mengungkapkan bahwa program PMB telah berjalan sejak Juni 2024 dan menjadi salah satu program andalan dalam upaya menurunkan angka stunting di Kutai Kartanegara. […]

  • Fraksi Golkar Batu Korban Kebakaran Kotasiantar

    Fraksi Golkar Batu Korban Kebakaran Kotasiantar

    • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Fraksi Partai Golkar DPRD Madina menyalurkan bantuan kepada para keluarga korban kebakaran di Kelurahan Kotasiantar, Panyabungan. Penyerahan bantuan diwakili oleh Sekretaris Fraksi Golkar, Sobir Lubis,SH dan Bendahara Fraksi Golkar Zubaidah Nasution, S.sos, Sabtu (16/11/2019) di lokasi bekas kebakaran. Bantuan yang disalurkan berupa material bangunan meliputi kayu sebanyak 2 kubik, viber […]

  • BDB Untuk Pendidikan Tidak Ada Masalah

    BDB Untuk Pendidikan Tidak Ada Masalah

    • calendar_month Selasa, 11 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Dinas Pendidikan Mandailing Natal (Madina), Imron Lubis, S.Pd. MM mengungkapkan anggaran Bantuan Daerah Bawahan (BDB) yang diposkan pada Dinas Pendidikan Madina sampai saat ini tidak ada persoalan. Itu dikatakannya menjawab wartawan, Selasa (11/6/2013) menyusul batalnya pembangunan RSU Panyabungan yang juga bersumber dari BDB terkait tertangkapanya bupati Madina oleh KPK atas […]

  • Kualitas Serai Wangi Madina Kalahkan Srilanka dan India

    Kualitas Serai Wangi Madina Kalahkan Srilanka dan India

    • calendar_month Jumat, 3 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kualitas serai wangi dari Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengalahkan serai wangi dari negara Srilangka dan India. “Kualitas serai wangi asal Pakantan, Kabupaten Mandailing Natal ini kwalitasnya mencapai 45 %,  sementara serai wangi asal negara Srilanka dan India mempunyai kualitas 25 % saja,” ungkap Anwar Mahjuddin dari Biosurya Global Sdn. Bhd, Malaysia […]

  • Pelantikan Oji Ganding Menjadi Anggota DPRD Masih Belum Jelas

    Pelantikan Oji Ganding Menjadi Anggota DPRD Masih Belum Jelas

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kehadiran Ali Makmur Nasution alias Oji Ganding di DPRD Mandailing Natal (Madina) untuk pelantikan dan pengambilan sumpah menjadi anggota DPRD Madina besok Selasa (2/9/2014) masih belum jelas. Oji Ganding masih menghadapi kendala izin keluar dari Lembaga Pemasayarakatan Sipapaga Panyabungan, sebab hingga malam ini pihak penjara mengaku belum ada menerima permohonan izin […]

expand_less