Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Rambin Menuju 5 Desa di Kotanopan Lapuk

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 25 Jul 2021
  • print Cetak

KOTANOPAN (Mandailing Online) – Rambin yang menguhubungkan jalur Lintas Sumatera dengan 5 desa di Kotaopan, Mandailing Natal, sudah lapuk dan berbahaya.

Warga berharap ada perbaikan dari Pemkab Mandailing Natal.

Rambin yang terletak di Desa Hutarimbaru ini dibangun sejak 1980-an, kondisinya lapuk dan terkesan dibiarkan keropos termakan usia. Bagi mereka yang tak biasa, berjalan di atasnya membuat jantung seakan hendak copot.

Dilansir dari BeritaHuta, lima desa yang “mengantungkan” transportasinya pada rambin tersebut adalah Hutarimbaru SM, Aek Marian, Simandolam, Gunung Tua SM, dan Hutapadang.

Panjang rambin itu sekitar 70 meter dan lebar 3,5 meter.

Karena kondisinya yang tak mendukung, hanya kendaraan beca dan sepeda motor yang bisa melintas di atas rambin. Dulu, jembatan ini kerap dilalui mobil, sekarang tidak lagi.

Keberadaan rambin ini sangat vital bagi masyarakat lima desa, terutama dalam rangka mengangkut hasil pertanian dan perkebunan serta mobilitas sosial.

“Biaya transportasi tinggi membuat hasil produk pertanian dan perkebunan kami rendah,” kata warga Simandolam, kemarin.

Sejak rambin ini dibangun, kondisinya begitu-begitu saja. Beberapa kali kayu lantainya ditambal sulam pakai kayu menggunakan APBD Madina atau swadaya masyarakat, namun hanya bertahan sebentar.

Perkumpulan perantau Desa Hutarimbaru se-Jabodetabek pernah membuat proposal permohonan pembangunan jembatan tersebut ke pemerintah pusat.

Diinisiasi Ahmad Yani Lubis, M.Sc., perantau asal Hutarimbaru, mereka memberikan proposal terhadap Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Kementerian PUPR) pada 7 Agustus 2017.

Ahmad Yani saat pulang kampung bulan Juni 2021.

Ahmad Yani Lubis, yang merupakan alumni Wageningen University Netherland, mengatakan langkah tersebut sebagai upaya menjadikan rambin yang sudah termakan usia menjadi jembatan permanen menggunakan rangka baja.

“Ini sebagai upaya, sebab, setiap  usulan yang disampaikan warga dan aparat lima desa melalui Musrenbang tingkat kecamatan, selalu kandas di tengah jalan,” katanya Sabtu (24/7/2021).

Pemkab Madina juga telah membuat surat Nomor 600/2164/DPUPR/2019 tanggal 19 Juli 2019 kepada  Kementerian PUPR perihal permohonan pembangunan jembatan Hutarimbaru, namun usulan tersebut hingga kini belum ada respon.

Pada tahun 2020, Ahmad Yani Lubis sempat menanyakan hal tersebut kepada salah seorang pejabat di Kementerian PUPR, namun disarankan membuat proposal usulan lagi.

Karena itu Ahmad Yani Lubis mengharapkan peran aktif Pemkab Madina mengawal keinginan warga lima desa agar pembangunan jembatan rangka baja sebagai pengganti rambin bisa menjadi kenyatan.

Alumni SMA 2 Plus Sipirok dan Universiras Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, ini berharap pembangunan rambin Hutarimbaru menjadi salah satu prioritas pada kepemimpinan Sukhairi-Atika sebagai bupati dan wakil bupati Madina.

Sumber:  BeritaHuta
Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pilkades di Madina Akan Berlangsung 30 November 2016

    Pilkades di Madina Akan Berlangsung 30 November 2016

    • calendar_month Jumat, 14 Okt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pilkades serentak di Kabupaten Mandailing Natal sudah ditetapkan, yakni tanggal 30 November 2016. Jumlah desa yang akan melakukan Pemilihan Kepala Desa itu sebanyak 264 desa tersebar di 23 kecamatan di Mandailing Natal (Madina). Kepastian itu diungkapkan Plt Kepala Bagian Tata Pemerintahan Pemkab Madina, Junaidi menjawab Mandailing Online, Jum’at (14/10/2016) via seluler. […]

  • MENUJU TAPSEL YANG LEBIH TANGGUH (Bagian 1 dari 3 Tulisan)

    MENUJU TAPSEL YANG LEBIH TANGGUH (Bagian 1 dari 3 Tulisan)

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Ludfan Nasution
    • 0Komentar

    Membaca Gagasan Gus Irawan: Dari Recovery Menuju Resilience   Oleh: Ludfan Nasution Koordinator Mandailing Epicentrum Ada perbedaan antara daerah yang sekadar pulih dari bencana dengan daerah yang belajar dari bencana. Yang pertama berusaha mengembalikan keadaan seperti semula. Yang kedua menggunakan bencana sebagai kesempatan untuk membangun sistem yang lebih kuat. Tapanuli Selatan kini berada pada persimpangan […]

  • Bekas Galian Kabel Optik Resahkan Pengguna Jalan

    Bekas Galian Kabel Optik Resahkan Pengguna Jalan

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      BATANG NATAL (Mandailing Online) – Para pengendara roda 4 ke atas dihimbau berhati-hati jika melewati jalur Panyabungan-Natal dari titik Jembatan Merah hingga Muara Soma Kecamatan Batang Natal, sebab, di jalur ini sedang ada proyek penggalian kabel optic jaringan telefon. Demikian dikatan R. Lubis, salah seorang supir kepada Mandailing Online, Kamis (2/7) di Panyabungan. Dikatakan […]

  • Perolehan PAD Madina Masih 31 Persen

    Perolehan PAD Madina Masih 31 Persen

    • calendar_month Kamis, 15 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Realisasi perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Mandailing Natal hingga pertengahan September 2016 masih sekitar 31 persen. Itu terungkap dalam rapat antara Badan Anggaran DPRD Mandailing Natal (Madina) dengan Pemkab Madina di gedung dewan, Kamis (15/9) membahas serapan anggaran untuk semester pertama APBD 2016. Rendahnya perolehan PAD itu menimbulkan aura […]

  • Calhaj Bayar Rp 820.000 Untuk Tes Kesehatan di RSUD Panyabungan

    Calhaj Bayar Rp 820.000 Untuk Tes Kesehatan di RSUD Panyabungan

    • calendar_month Kamis, 11 Jan 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Para calon jamaah haji ( Calhaj ) Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) tahun 2024 yang hendak tes kesehatan di RSUD Panyabungan, siap siap anda akan dikenai biaya Rp.820.000. Bayaran ini kata dr. Rusly Pulungan sesuai ketetapan Peratuan Daerah. ” Rp.820.000 itu sesuai sistem pembayaran tes kesehatan dan di atur di […]

  • Forwakot Berencana Buat Diskusi Terbuka Bahas ” Bayi Dikubur Ibunya” di Madina

    Forwakot Berencana Buat Diskusi Terbuka Bahas ” Bayi Dikubur Ibunya” di Madina

    • calendar_month Minggu, 9 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Forum Wartawan Kota (Forwakot) Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal( Madina ) berencana akan membuat Diskusi terbuka membahas seputar” ibu kubur bayinya ” yang terjadi di lorong aek galoga, Desa Pidoli Lombang, Kabupaten Mandailing Natal. Rencana ini sendiri berawal dari beberapa temuan kasus orok bayi di Kabupaten ini yang dinai sabagai dampak […]

expand_less