Rabu, 22 Apr 2026
light_mode

Rambin Menuju 5 Desa di Kotanopan Lapuk

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 25 Jul 2021
  • print Cetak

KOTANOPAN (Mandailing Online) – Rambin yang menguhubungkan jalur Lintas Sumatera dengan 5 desa di Kotaopan, Mandailing Natal, sudah lapuk dan berbahaya.

Warga berharap ada perbaikan dari Pemkab Mandailing Natal.

Rambin yang terletak di Desa Hutarimbaru ini dibangun sejak 1980-an, kondisinya lapuk dan terkesan dibiarkan keropos termakan usia. Bagi mereka yang tak biasa, berjalan di atasnya membuat jantung seakan hendak copot.

Dilansir dari BeritaHuta, lima desa yang “mengantungkan” transportasinya pada rambin tersebut adalah Hutarimbaru SM, Aek Marian, Simandolam, Gunung Tua SM, dan Hutapadang.

Panjang rambin itu sekitar 70 meter dan lebar 3,5 meter.

Karena kondisinya yang tak mendukung, hanya kendaraan beca dan sepeda motor yang bisa melintas di atas rambin. Dulu, jembatan ini kerap dilalui mobil, sekarang tidak lagi.

Keberadaan rambin ini sangat vital bagi masyarakat lima desa, terutama dalam rangka mengangkut hasil pertanian dan perkebunan serta mobilitas sosial.

“Biaya transportasi tinggi membuat hasil produk pertanian dan perkebunan kami rendah,” kata warga Simandolam, kemarin.

Sejak rambin ini dibangun, kondisinya begitu-begitu saja. Beberapa kali kayu lantainya ditambal sulam pakai kayu menggunakan APBD Madina atau swadaya masyarakat, namun hanya bertahan sebentar.

Perkumpulan perantau Desa Hutarimbaru se-Jabodetabek pernah membuat proposal permohonan pembangunan jembatan tersebut ke pemerintah pusat.

Diinisiasi Ahmad Yani Lubis, M.Sc., perantau asal Hutarimbaru, mereka memberikan proposal terhadap Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Kementerian PUPR) pada 7 Agustus 2017.

Ahmad Yani saat pulang kampung bulan Juni 2021.

Ahmad Yani Lubis, yang merupakan alumni Wageningen University Netherland, mengatakan langkah tersebut sebagai upaya menjadikan rambin yang sudah termakan usia menjadi jembatan permanen menggunakan rangka baja.

“Ini sebagai upaya, sebab, setiap  usulan yang disampaikan warga dan aparat lima desa melalui Musrenbang tingkat kecamatan, selalu kandas di tengah jalan,” katanya Sabtu (24/7/2021).

Pemkab Madina juga telah membuat surat Nomor 600/2164/DPUPR/2019 tanggal 19 Juli 2019 kepada  Kementerian PUPR perihal permohonan pembangunan jembatan Hutarimbaru, namun usulan tersebut hingga kini belum ada respon.

Pada tahun 2020, Ahmad Yani Lubis sempat menanyakan hal tersebut kepada salah seorang pejabat di Kementerian PUPR, namun disarankan membuat proposal usulan lagi.

Karena itu Ahmad Yani Lubis mengharapkan peran aktif Pemkab Madina mengawal keinginan warga lima desa agar pembangunan jembatan rangka baja sebagai pengganti rambin bisa menjadi kenyatan.

Alumni SMA 2 Plus Sipirok dan Universiras Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, ini berharap pembangunan rambin Hutarimbaru menjadi salah satu prioritas pada kepemimpinan Sukhairi-Atika sebagai bupati dan wakil bupati Madina.

Sumber:  BeritaHuta
Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Minta Polisi Tertipkan Tambang Emas di Desa Rantobi yang Atasnamakan Pembangunan Masjid dan Lapangan Bola

    Warga Minta Polisi Tertipkan Tambang Emas di Desa Rantobi yang Atasnamakan Pembangunan Masjid dan Lapangan Bola

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Batangnatal -Mandailing Online: Terkait tambang emas ilegal dengan menggunakan alat berat di sungai batang natal tepatnya di dusun batumarsaong desa Rantobi Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ). Kasat Reskrim Polres Madina AKP. Ikwannuddin Nasution yang dimintai tanggapan nya hanya komentar singkat.” Naikkonma soni somantak ia” yang artinya naikkan saja biar berhenti. Diketahui […]

  • Harga Kakao Turun Lagi

    Harga Kakao Turun Lagi

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam satu pekan terakhir ini harga kakao kering di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengalami penurunan sekitar Rp.2.000/ Kg di tingkat petani. Harga pada Senin (17/11) dikisaran Rp.26.000/kg dari sebelumnya Rp.28.000/Kg. Pernurunan ini terus terjadi dimana beberapa bulan lalu masih di atas 30.000 rupiah per kilo gram. Pulen Rangkuti seorang pengumpul […]

  • Yang Mencuat, Yang Menguat, Yang Mengkerucut

    Yang Mencuat, Yang Menguat, Yang Mengkerucut

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Catatan: Ludfan Nasution Momentum Pilkada Madina 2015 makin dekat. Diperkirakan Juni 2015 KPU Madina sudah mengawali tahapannya. Wacana tentang Balon memanas. Suasana makin hangat. Beberapa nama baru tampak mencuat, seperti Ikhsan Batubara, Irwan Daulay, Aspan Sofiyan Batubara (mantan Plt. Bupati Madina pasca Amru Daulay) dan Iskandar Siregar (PNS di Pemkab Madina yang juga didukung […]

  • Ikatan Mahasiswa Batang Natal Buka Bersama di Kota Lhokseumawe

    Ikatan Mahasiswa Batang Natal Buka Bersama di Kota Lhokseumawe

    • calendar_month Selasa, 12 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      LHOKSEUMAWE (Mandailing Online) – Ikatan Mahasiswa Batang Natal-Aceh (IMBANA-Aceh) melaksanakan buka puasa bersama di kota Lhokseumawe, Senin (11/4/2022). Lokasi berbuka berada di daerah Krukuh. Dalam momen ini para anggota IMBANA-Aceh menjalin silahturahmi, bercengkrama dan saling bercerita. Saat ini mahasiswa yang berasal dari Pantai Barat Mandailing Natal cukup banyak berkuliah di Aceh. Mereka membentuk suatu […]

  • Sekitar 18 Anak-anak Keracunan Penuhi Puskesmas Muarasipongi

    Sekitar 18 Anak-anak Keracunan Penuhi Puskesmas Muarasipongi

    • calendar_month Jumat, 12 Mei 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Peliput  : Salman Rais Daulay  / Editor : Dahlan Batubara MUARASIPONGI (Mandailing Online) – Puskesmas Muarasipongi malam ini, Jum’at (12/5/2017) dipenuhi pasien anak-anak yang keracunan makanan. Anak-anak dari Desa Simpang Mandepo, Kecamatan Muara Sipongi, Mandailing Natal diarikan ke puskesmas itu setelah keracunan makanan yang diduga dari makanan jajanan siomai yang dijual pedagang keliling. Kepala […]

  • BPBD Hanya Datang untuk Foto-foto

    BPBD Hanya Datang untuk Foto-foto

    • calendar_month Jumat, 24 Des 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    NATAL (Mandailing Online) – BPBD Mandailing Natal (Madina) dinilai setengah hati dalam melakukan pencarian korban hanyut di Natal. Bahkan BPBD disebut hanya datang untuk foto-foto. Demikian pengakuan Izhar Basri Batubara, kakak sulung Zein Bisri Batubara korban hanyut di sungai Batang Natal pada Minggu (19/12) pekan lalu. Meski demikian, Ishar tetap menyampaikan ucapan terima kasih atas […]

expand_less