Kamis, 18 Jun 2026
light_mode

Sekda Biang Kerok Konflik Internal Pemkab Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 16 Jan 2013
  • print Cetak

demo 12 komponen madina 160113
PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dua gelombang unjuk rasa mendatangi kantor Bupati mandailing Natal (Madina), Rabu (16/1). Gelombang pertama sebanyak 12 elemen masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Perjuangan Masyarakat Mandailing Natal berjumlah ratusan orang.

Aliansi ini meminta bupati agar memberhentikan Daud Batubara sebagai Sekda, karena Daud Batubara dinilai sebagai biang kerok ketidakharmonisan bupati dan wakil bupati, Sekda juga dinilai menghambat program dan visi misi Hidayat-Dahlan.

Gelombang kedua adalah pengunjukrasa berjumlah ratusan orang yang menyatakan komitmen menyatukan bupati dan wakil bupati serta mendukung pemerintahan Hidayat-Dahlan bagi kemajuan Madina ke depan.

Pengunjukrasa gelombang pertama menegaskan bahwa segala konflik serta terjadinya perseteruan antara Bupati Madina dengan Wakil Bupati Madina, biang keroknya adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Daud Batubara. Bahkan Daud selaku Sekda Madina disinyalir tidak mendukung program dan visi misi Bupati Madina Hidayat Batubara.

Dan, mereka mendesak bupati agar mengganti Sekda supaya perjalanan roda pemerintahan di Madina dapat lebih baik dan bersinergis serta visi misi Hidayat-Dahlan lebih mantap terlaksana.

Ke-12 elemen yang tergabung dalam Aliansi Perjuangan Masyarakat Madina itu antara lain BEM STAIM, PC PMII Madina, PB Madina Institute, PC IPNU Madina, PC GP Anshor Madina, PP GP.PETA, PP Gema Madina, DPP PMP Madina, PB Mandailing Foundation, DPD GEMMA Nusantara, Forum NKRI dan Madina Governance Watch.

Salah seorang orator, M.Ikhsan Matondang dalam orasinya menyampaikan bahwa rakyat sangat menaruh harapan besar pada perubahan nyata ke arah yang lebih baik di Kabupaten Madina.

Oleh karenanya 12 elemen yang tergabung dalam Aliansi Perjuangan Masyarakat Madina mendukung sepenuhnya kepemimpinan Bupati Madina Hidayat Batubara – Wakil Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution dalam menjalankan visi misi, program pembangunan yang berdimensi kerakyatan.

“Kami menilai biang kerok dan tidak mampu untuk mengimplementasikan program dan visi misi Pemkab Madina untuk mewujudkan pendidikan gratis, kesehatan gratis dan pembukaan lapangan kerja baru adalah Sekda Madina M. Daud Batubara,” tegas Matondang.

Khairul Andi Nasution, orator lain menambahkan, bahwa mereka menilai Sekda Madina yang dijabat oleh Daud Batubara tidak mampu untuk menciptakan aparatur pemerintah yang bersih, dan diduga pula bahwa sekda madina telah menyalahgunakan wewenang dan jabatan. Banyak kebijakan sekda yang tidak populis yang mengakibatkan citra Pemkab Madina semakin terpuruk.

Penghilangan dana 14 milyar rupiah dalam APBD Madina 2013 untuk program kesehatan gratis, disinyalir dilakukan oleh Sekda. Makanya mereka meminta Bupati Madina Hidayat Batubara segera mencopot Daud Batubara dari jabatan Sekda Madina.

Diungkapkan Andi, masyarakat Madina lebih dari 70 persen telah memilih pemimpin dalam Pilkada 2010 lalu, dan sudah saatnya Bupati dan wakil Bupati diberikan ruang dan waktu secara harmonis demi mewujudkan visi misi dan program pemeirntahan dengan baik.

Bupati Madina, Hidayat Batubara yang menemui pengunjukrasa menyatakan dalam waktu singkat akan membawa persolan Sekda tersebut kepada Baperjakat daerah selaku tim pertimbangan dan pengangkatan pejabat di daerah. Bupati juga akan membahas Sekda itu dengan pihak Muspida Madina.

“Persoalan sekda Madina, saya akui memang yang bersangkutan merupakan saudara saya, tapi dalam pemerintahan tidak ada saudara. Persoalan sekda ini akan kita bahas pada Baperjakat dan nanti akan kita bicarakan pada rapat Muspida Plus,” kata Bupati.

Bupati juga menyatakan bahwa dia dengan wakil bupati tidak ada masalah. Dia justru melihat banyak pihak-pihak tertentu yang sengaja menghancurkan hubungannya dengan wakil bupati yang berdampak berkurangnya konsentrasi dia dan wakil menjalankan roda pemerintahan.

“Tolong jangan ada oknum-oknum ataupun kelompok-kelompok yang sengaja ingin memisahkan kami demi kehancuran Mandailing Natal. Bagaimana kami menjalankan ini kalau konsentrasi kami dipecah,” kata Bupati.

Gelombang Ke-2
Gelombang kedua unjuk rasa berasal dari gabungan masyarakat bawah yang berjumlah ratusan orang. Dalam unjukrasa itu mereka menyatakan mendukung sepenuhnya pemerintahan Bupati Hidayat Batubara dan Wakil Bupati Dahlan Hasan Nasution untuk melanjutkan program pembangunan di Kabupaten Madina.

“Kami atas nama masyarakat, yang jelas kami bukan dari elemen-elemen tertentu. Kami murni mendukung pemerintahan yang sah, tidak ada golongan tertentu, golongan manapun yang bisa mengkudeta ataupun menggagalkan pemerintahan yang sah,” tegas Erwin Efendi Nasution, koordinator sekaligus orator pengunjukrasa.

“Kami meminta kepada Bupati Madina untuk mengkaji ulang aparatur yang tidak mendukung, kita tidak bisa memelihara orang yang menggorogoti pemerintahannya sendiri, kita jangan memberikan peluang yang ingin menghancurkan Mandailing Natal,” katanya berteriak. (mar)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tempat Bersejarah di Madina Diminati Wisatawan Malaysia

    Tempat Bersejarah di Madina Diminati Wisatawan Malaysia

    • calendar_month Rabu, 23 Nov 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tempat-tempat bersejarah di Kabupaten Mandailing sangat diminati wisatawan keturunan Mandailing Malaysia. Hal itu diungkapkan pemandu perjalanan travel, Dahlan Batubara kepada wartawan di Panyabungan, Rabu (23/11/2016) di Panyabungan. “Yang paling diminati itu adalah lokasi peninggalan sejarah seperti Bagas Godang, makam raja-raja. Peringkat kedua adalah perkampungan asli Mandailing dimana mayoritas rumah-rumah penduduknya belum […]

  • Rakyatlah Yang Selalu Salah

    Rakyatlah Yang Selalu Salah

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Siti Khadijah Sihombing Pemerintah mengatakan anggaran kesehatan untuk penanganan Covid-19 yang sebesar Rp87,55 triliun tidak akan bertambah hingga akhir tahun walaupun kasus positif Covid-19 saat ini semakin banyak dengan jumlah penambahan rata-rata per hari di atas 1000 kasus. Melalui Staf Ahli Bidang Pengeluaran Negara Kementerian Keuangan Kunta Wibawa Dasa Nugraha mengatakan kasus positif saat […]

  • Pemda Madina Pasilitasi 110 Pasangan Isbad Nikah

    Pemda Madina Pasilitasi 110 Pasangan Isbad Nikah

    • calendar_month Kamis, 7 Des 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal ( Madina ) Melalui Badan Kesejahteraan Masyarakat( Kesra) bersinergi dengan Pengadilan Agama Madina mempasilitasi 110 pasangan untuk isbad nikah. Mereka yang mengucapkan ikrar nikah itu adalah pasangan suami istri yang sudah sah menikah secara agama, namun belum memiliki buku nikah. Ada dua tahap kegiatan isbat massal ini, tahap […]

  • Toge Panyabungan tak Hanya Ramadhan

    Toge Panyabungan tak Hanya Ramadhan

    • calendar_month Minggu, 24 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Namanya Toge Panyabungan. Selintas seperti nama kecambah kacang hijau yang sering dijadikan sayuran. Tapi toge yang satu ini adalah sebuah jajanan kuliner khas Mandailing, tepatnya berasal dari Panyabungan, ibukota Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Panganan segar yang konon identik dengan bulan puasa ini memiliki rasa yang khas dan sangat lezat. Apalagi kalau dicampur dengan tape maka […]

  • Menyingkap fakta hilangnya MH370

    Menyingkap fakta hilangnya MH370

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Dunia masih mencari, di mana gerangan keberadaan pesawat Malaysia Airlines MH370. Sejak lepas landas dari Bandara Kuala Lumpur, 8 Maret 2014, pesawat itu tak diketahui rimbanya. Di tengah perjalanan ke Beijing, pesawat yang membawa 239 orang itu hilang kontak. Pesawat yang dikemudikan Kapten Pilot Zaharie Ahmad Shah itu melenceng dari rute seharusnya. Hingga […]

  • RSU Panyabungan Kini Punya Fasilitas Cuci Darah dan CT Scan

    RSU Panyabungan Kini Punya Fasilitas Cuci Darah dan CT Scan

    • calendar_month Kamis, 16 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – RSU Panyabungan kini sudah memiliki CT Scan dan fasilitas cuci darah. Dengan demikian warga Mandailing Natal (Madina) tak lagi jauh-jauh ke kota besar untuk cuci darah. Di sisi lain, kehadiran fasilitas CT Scan merupakan kemajuan teknologi peralatan di rumah sakit ini karena proses analisis berbagai penyakit tak lagi menggunakan foto Rontgen […]

expand_less