Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Sekda Biang Kerok Konflik Internal Pemkab Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 16 Jan 2013
  • print Cetak

demo 12 komponen madina 160113
PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dua gelombang unjuk rasa mendatangi kantor Bupati mandailing Natal (Madina), Rabu (16/1). Gelombang pertama sebanyak 12 elemen masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Perjuangan Masyarakat Mandailing Natal berjumlah ratusan orang.

Aliansi ini meminta bupati agar memberhentikan Daud Batubara sebagai Sekda, karena Daud Batubara dinilai sebagai biang kerok ketidakharmonisan bupati dan wakil bupati, Sekda juga dinilai menghambat program dan visi misi Hidayat-Dahlan.

Gelombang kedua adalah pengunjukrasa berjumlah ratusan orang yang menyatakan komitmen menyatukan bupati dan wakil bupati serta mendukung pemerintahan Hidayat-Dahlan bagi kemajuan Madina ke depan.

Pengunjukrasa gelombang pertama menegaskan bahwa segala konflik serta terjadinya perseteruan antara Bupati Madina dengan Wakil Bupati Madina, biang keroknya adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Daud Batubara. Bahkan Daud selaku Sekda Madina disinyalir tidak mendukung program dan visi misi Bupati Madina Hidayat Batubara.

Dan, mereka mendesak bupati agar mengganti Sekda supaya perjalanan roda pemerintahan di Madina dapat lebih baik dan bersinergis serta visi misi Hidayat-Dahlan lebih mantap terlaksana.

Ke-12 elemen yang tergabung dalam Aliansi Perjuangan Masyarakat Madina itu antara lain BEM STAIM, PC PMII Madina, PB Madina Institute, PC IPNU Madina, PC GP Anshor Madina, PP GP.PETA, PP Gema Madina, DPP PMP Madina, PB Mandailing Foundation, DPD GEMMA Nusantara, Forum NKRI dan Madina Governance Watch.

Salah seorang orator, M.Ikhsan Matondang dalam orasinya menyampaikan bahwa rakyat sangat menaruh harapan besar pada perubahan nyata ke arah yang lebih baik di Kabupaten Madina.

Oleh karenanya 12 elemen yang tergabung dalam Aliansi Perjuangan Masyarakat Madina mendukung sepenuhnya kepemimpinan Bupati Madina Hidayat Batubara – Wakil Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution dalam menjalankan visi misi, program pembangunan yang berdimensi kerakyatan.

“Kami menilai biang kerok dan tidak mampu untuk mengimplementasikan program dan visi misi Pemkab Madina untuk mewujudkan pendidikan gratis, kesehatan gratis dan pembukaan lapangan kerja baru adalah Sekda Madina M. Daud Batubara,” tegas Matondang.

Khairul Andi Nasution, orator lain menambahkan, bahwa mereka menilai Sekda Madina yang dijabat oleh Daud Batubara tidak mampu untuk menciptakan aparatur pemerintah yang bersih, dan diduga pula bahwa sekda madina telah menyalahgunakan wewenang dan jabatan. Banyak kebijakan sekda yang tidak populis yang mengakibatkan citra Pemkab Madina semakin terpuruk.

Penghilangan dana 14 milyar rupiah dalam APBD Madina 2013 untuk program kesehatan gratis, disinyalir dilakukan oleh Sekda. Makanya mereka meminta Bupati Madina Hidayat Batubara segera mencopot Daud Batubara dari jabatan Sekda Madina.

Diungkapkan Andi, masyarakat Madina lebih dari 70 persen telah memilih pemimpin dalam Pilkada 2010 lalu, dan sudah saatnya Bupati dan wakil Bupati diberikan ruang dan waktu secara harmonis demi mewujudkan visi misi dan program pemeirntahan dengan baik.

Bupati Madina, Hidayat Batubara yang menemui pengunjukrasa menyatakan dalam waktu singkat akan membawa persolan Sekda tersebut kepada Baperjakat daerah selaku tim pertimbangan dan pengangkatan pejabat di daerah. Bupati juga akan membahas Sekda itu dengan pihak Muspida Madina.

“Persoalan sekda Madina, saya akui memang yang bersangkutan merupakan saudara saya, tapi dalam pemerintahan tidak ada saudara. Persoalan sekda ini akan kita bahas pada Baperjakat dan nanti akan kita bicarakan pada rapat Muspida Plus,” kata Bupati.

Bupati juga menyatakan bahwa dia dengan wakil bupati tidak ada masalah. Dia justru melihat banyak pihak-pihak tertentu yang sengaja menghancurkan hubungannya dengan wakil bupati yang berdampak berkurangnya konsentrasi dia dan wakil menjalankan roda pemerintahan.

“Tolong jangan ada oknum-oknum ataupun kelompok-kelompok yang sengaja ingin memisahkan kami demi kehancuran Mandailing Natal. Bagaimana kami menjalankan ini kalau konsentrasi kami dipecah,” kata Bupati.

Gelombang Ke-2
Gelombang kedua unjuk rasa berasal dari gabungan masyarakat bawah yang berjumlah ratusan orang. Dalam unjukrasa itu mereka menyatakan mendukung sepenuhnya pemerintahan Bupati Hidayat Batubara dan Wakil Bupati Dahlan Hasan Nasution untuk melanjutkan program pembangunan di Kabupaten Madina.

“Kami atas nama masyarakat, yang jelas kami bukan dari elemen-elemen tertentu. Kami murni mendukung pemerintahan yang sah, tidak ada golongan tertentu, golongan manapun yang bisa mengkudeta ataupun menggagalkan pemerintahan yang sah,” tegas Erwin Efendi Nasution, koordinator sekaligus orator pengunjukrasa.

“Kami meminta kepada Bupati Madina untuk mengkaji ulang aparatur yang tidak mendukung, kita tidak bisa memelihara orang yang menggorogoti pemerintahannya sendiri, kita jangan memberikan peluang yang ingin menghancurkan Mandailing Natal,” katanya berteriak. (mar)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • LKPJ Bupati Madina dan Proyek Dinas Kesehatan – Guru Makan Berdiri, Murid Makan Berlari

    LKPJ Bupati Madina dan Proyek Dinas Kesehatan – Guru Makan Berdiri, Murid Makan Berlari

    • calendar_month Kamis, 30 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan : Dahlan Batubara Pemimpin Redaksi Mandailing Online Dahlan Hasan Nasution dilantik lagi hari ini menjadi bupati Mandailing Natal. Pelantikan ini merupakan amanat konstitusi atau undang-undang atau peraturan pemerintah terhadap rangkaian proses pemilihan kepala daerah alias pilkada lalu, dimana Dahlan Hasan Nasution yang berstatus incumbent atau patahana memenangi pilkada itu. Pelantikan ini sebagai amanah konstitusi  […]

  • Oknum Petugas LP Siborongborong Diduga Cabuli Tahanan

    Oknum Petugas LP Siborongborong Diduga Cabuli Tahanan

    • calendar_month Selasa, 26 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Siborongborong, Oknum petugas Lembaga Permasyarakatan (LP) Siborongborong berinisial RS diduga melakukan pencabulan terhadap tahanan wanita Polres Humbang Hasundutan (Humbahas) yang dititipkan di LP Siborongborong. Informasi yang diperoleh Senin (25/04/2011), kejadian tersebut terjadi pada Ahad sekitar pukul 10.30 WIB. Setelah RS mengeluarkan tahanan dari ruang tahanan, lalu dibawa ke ruang tamu selanjutnya disuruh masuk ke kamar […]

  • Kasus Pelecehan Seksual Ketua Hanura Sumut Dikonfrontir di Siantar Hotel

    Kasus Pelecehan Seksual Ketua Hanura Sumut Dikonfrontir di Siantar Hotel

    • calendar_month Selasa, 31 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PEMATANGSIANTAR : Polres Kota Pematangsiantar menggelar konfrontir, terkait pengaduan pelecehan seksual yang dilakukan Ketua Hanura Sumatera Utara, Zulkifli Siregar, Senin 30 Mei 2011 di karaoke Laponta Siantar Hotel Jalan Sudirman. Sebelumnya, kasus ini dilaporkan Ade Trianingsih alias Osin, yang mengaku mengalami pelecehan seksual di karaoke tersebut pada 26 Februari 2011 lalu. Namun, pelaksanaan konfrontir ini […]

  • Juara Cerdas Cermat Itu Ternyata Jalan Kaki 3 Km ke Sekolah

    Juara Cerdas Cermat Itu Ternyata Jalan Kaki 3 Km ke Sekolah

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      BATANG NATAL (Mandailing Online) – Juara I cerdas-cermat tingkat Kecamatan Batang Natal dan Juara Harapan III tingkat Kabupaten Madina ternyata pergi-pulang ke sekolah dengan berjalan kaki sepanjang tiga kilometer setiap hari. Murid SDN 277 bernama lengkap Saifullah tidak punya pilihan lain. Dia bersama 30-an murid lain dari Desa Lubuk Bondar harus menempuh jalan berlumpur […]

  • Misteri dan Sejarah Goa Boralla di Hutapungkut, Kotanopan-Madina

    Misteri dan Sejarah Goa Boralla di Hutapungkut, Kotanopan-Madina

    • calendar_month Jumat, 8 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Mendengar nama desa Hutapungkut, kita akan teringat dengan Almarhum Jenderal Besar Abdul Haris Nasution. Betapa tidak, desa yang hampir berpenduduk 2500 jiwa ini adalah tempat kelahiran beliau. Namun siapa sangka, selain desa ini tempat kelahiran putra terbaik bangsa juga desa ini menyimpan Goa yang mempunyai nilai historis bagi perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia. Goa ini disebut […]

  • Siapa Wanita yang Mengaku Istri Mantan Pejabat Pemkab Madina Itu? (bagian 1)

    Siapa Wanita yang Mengaku Istri Mantan Pejabat Pemkab Madina Itu? (bagian 1)

    • calendar_month Selasa, 23 Mei 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Pada tanggal 10 April 2017, Basrah Siregar warga Sidimpuan mengadukan nomor seluler 08122415#### ke Polres Sidimpuan atas tuduhan melakukan teror SMS dan telefon kepadanya dan istrinya. Pemilik nomor peneror itu seorang wanita, karena selain SMS, wanita itu juga dinyatakan pernah  via telefon melakukan teror lisan. Wanita peneror via SMS itu mengaku istri H mantan […]

expand_less