Jumat, 16 Okt 2026
light_mode

Presiden Diminta Hentikan Pungli di Malaysia

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 11 Agt 2011
  • print Cetak


JAKARTA —
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didesak untuk meminta Pemerintah Malaysia melakukan tindakan hukum menghentikan praktik pungutan liar terhadap tenaga kerja Indonesia yang tengah mengikuti program pemutihan tenaga kerja di Malaysia.

“Caranya, Presiden Yudhoyono harus berani menekan Pemerintah Malaysia untuk melakukan law enforcement terhadap para calo dan menghentikan praktik pungli tersebut. Sebab, yang bisa dilakukan Presiden hanya mendesak Pemerintah Malaysia saja,” kata anggota Komisi IX DPR, Rieke Diah Pitaloka, kepada Kompas, Kamis (11/8/2011) pagi ini.

Menurut Rieke, berdasarkan laporan Migrant Care di Malaysia, Rabu, pungli yang dikenakan bagi TKI tidak tanggung-tanggung. Tarif resmi per orang untuk program 6P yang tengah dijalankan Pemerintah Malaysia adalah 35 ringgit, tetapi kutipan liarnya dari sub-agen membengkak menjadi 335 ringgit-700 ringgit. Program 6P adalah program untuk menggalakkan pendaftaran, pengampunan, pemutihan, pemantauan, penangkapan, dan pengusiran bagi buruh migran di Malaysia.

Sementara itu, dari laporan wartawan Kompas di Johor, sebagaimana dilaporkan Kamis ini, program 6P yang dijalankan Pemerintah Malaysia sejak 1 Agustus lalu itu digunakan agen untuk mengeksploitasi TKI dari sisi ekonomi. Sebagian di antaranya bahkan diduga menggunakan modus penipuan.

Rieke menyatakan, saat ini sudah ada 530.000 pekerja asing tanpa ijin yang mendaftar. Sebanyak 70 persennya adalah TKI. “Kalau dihitung 70 persen dari 530.000 orang adalah TKI dengan rata-rata 300 dollar AS yang diperas oleh sub-agen, TKI kita sudah kehilangan 35 juta dollar AS dalam waktu enam hari. Ini belum terhitung 300 juta dollar AS hingga 800 juta dollar AS dalam prosedur pemutihan,” ujar Rieke.

Selain mendesak melakukan langkah hukum melalui jalur diplomatik, Rieke juga meminta Presiden Yudhoyono menunda program tersebut seraya dibenahi dan menjalankan program secara transparan. Presiden juga diminta mengevaluasi kembali moratorium TKI masuk ke Malaysia, sebagaimana tertuang dalam nota kesepahaman RI-Malaysia.
Sumber: tribunnews.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saipullah Ajak Masyarakat Pilih Pemimpin Terbaik

    Saipullah Ajak Masyarakat Pilih Pemimpin Terbaik

    • calendar_month Minggu, 29 Sep 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Calon Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution mengajak masyarakat untuk memilih calon bupati dan wakil bupati yang terbaik di antara yang baik. Menurut dia, dibutuhkan putra-putri terbaik yang sudah berpengalaman di pemerintahan untuk memimpin Kabupaten Madina lima tahun kedepan. Dia juga meminta warga menyukseskan Pilkada Madina 2024 dengan memberikan hak suaranya dan […]

  • Tambang Emas Longsor, 12 Ibu Rumah Tangga Tewas

    Tambang Emas Longsor, 12 Ibu Rumah Tangga Tewas

    • calendar_month Kamis, 28 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LINGGABAYU (Mandailing Online) – Setidaknya 12 orang perempuan tewas tertimpa longsor bekas tambang emas ilegal di Desa Banjar Limabung, Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal, Sumut, Kamis (28/4/2022). Selain itu, 2 orang dinyatakan selamat yang kini masih dirawat di puskesmas terdekat. Semuanya adalah ibu rumah tangga. Mereka sedang mencari emas di lokasi itu saat longosor […]

  • Ketua PKS Madina : Bersama Kerja Kunci Sukses Program Partai

    Ketua PKS Madina : Bersama Kerja Kunci Sukses Program Partai

    • calendar_month Senin, 22 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Seluruh fungsionaris Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan kader harus bersama bekerja dalam mensinergiskan program partai. Itu ditekankan Ketua DPTD PKS Kabupaten Mandailing Natal, H. Wahiddin Arjun, Lc, Senin (22/2/2021) dalam sambutannya pada reses TS II 2020-2021 anggota DPRD Sumut, Abdul Rahim Siregar,ST.MT di Panyabungan. Bekerja bersama atau bersama bekerja merupakan kekuatan […]

  • Ketua PDIP Medan dipolisikan

    Ketua PDIP Medan dipolisikan

    • calendar_month Selasa, 19 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Merasa nama baiknya dicemarkan, seorang kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Zakir Husin alias Zakir, mengadukan Ketua DPC PDIP Medan, Henry Jhon Hutagalung ke Polresta Medan. Zakir tidak senang atas pernyataan Henry Jhon Hutagalung di media massa yang menuding dirinya mengedarkan narkoba dan dibeking polisi. Tidak hanya itu, Jhon juga menyurati Kapolda Sumut […]

  • Poliandri Buah Kapitalisme

    Poliandri Buah Kapitalisme

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Sri Handayani Anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus mengaku terkejut dan prihatin mendengar pernyatan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Tjahjo Kumolo yang mengungkapkan adanya fenomena pelanggaran baru oleh Aparatur Sipil Negara (ASN), yaitu perempuan yang memiliki suami lebih dari satu orang atau poliandri. Ia meminta agar Kementerian PAN-RB menindak tegas jika […]

  • Pesepeda The Rising Tide Dari 3 Matra TNI Tiba di Panyabungan

    Pesepeda The Rising Tide Dari 3 Matra TNI Tiba di Panyabungan

    • calendar_month Kamis, 14 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online ) Tim Bersepeda The Rising Tide A Resonance 2023 Etape 2 (Medan – Padang) setelah menempuh perjalanan 5 hari, tiba di Kantor Koramil 13 Panyabungan Kelurahan Kayu Jati Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal( Madina ) Kamis sore (14/9/2023). Tim pesepeda The Rising Tide dari tiga matra TNI yakni Darat, Laut dan Udara sebelumnya […]

expand_less