Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Ketua PP Madina: Jika Tak Punya Itikad Baik, PT Rendi Silahkan Angkat Kaki

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 5 Nov 2017
  • print Cetak

Sahriwan ‘Kocu’ Nasution

PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Permasalahan lahan warga SP 1 dan SP 2 Tran Singkuang Kecamatan Muara Batang Gadis, Madina yang ditengarai diserobot PT. Rendi Permata Raya terus menuai sorotan.

Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten ‎Madina, Syahriwan Nasution ‘Kocu’ kepada wartawan, Sabtu (4/11/2017) menghimbau PT. Rendi mengembalikan lahan yang dituntut warga.

“Tetapi, jika perusahaan itu tidak peduli dan tidak punya Iktikad baik harus segera angkat kaki dari Madina,” katanya.

Menurutnya, PT Rendi Permata Raya sudah melewati batas kesabaran masyarakat Madina yang terus memantau permasalahan lahan dengan warga SP 1 dan SP 2 Tran Singkuang Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal (Madina).

“Jangan mereka kira masyarakat Madina tidak memantau permasalahan itu. Kita mengetahui bagaimana perjalanan duduk perkara antara warga Trans Singkuang dengan perusahaan itu. Yang pada intinya PT Rendi Permata Raya tidak punya Iktikad baik, mereka merampas hak rakyat, mereka sudah membuat warga Trans Singkuang menderita. Apakah ini kita biarkan berlarut-larut? Tentu tidak. Perusahaan apapun yang membawa petaka bagi masyarakat harus kita lawan dan segera angkat kaki dari Madina,” tegas Kocu.

Kocu yang juga anggota DPRD Madina itu menerangkan, masyarakat harus mengawal sengketa lahan antara PT Rendi Permata Raya dengan warga Trans Singkuang. Apalagi, sengketa tumpang tindih lahan tersebut sudah pernah di Pansus-kan di DPRD Madina.

“Pansus sudah selesai dan mengeluarkan banyak rekomendasi yang pada intinya menghentikan sementara semua kegiatan PT Rendi Permata Raya sebelum ada penyelesaian dengan masyarakat. Hanya saja kita tidak tahu sudah sejauh mana Pemerintah melaksanakan rekomendasi itu. Kita juga bingung‎, sudah banyak surat rekomendasi baik dari DPRD maupun dari Bupati Madina supaya PT Rendi Permata Raya menghentikan aktivitasnya. Namun, informasi yang kita terima, perusahaan tersebut masih terus melakukan kegiatan. Itu namanya suatu pelanggaran melawan hukum, ujarnya.

Peliput : R. Lubis

Editor    : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Utusan HAM PBB kembali kunjungi Myanmar

    Utusan HAM PBB kembali kunjungi Myanmar

    • calendar_month Senin, 30 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Yangon (MO) – Utusan hak asasi manusia PBB, Tomas Ojea Quintana, dijadwalkan akan tiba di Nay Pyi Taw melalui Yangon pada Senin malam, dalam perjalanan ke Myanmar untuk melanjutkan menilai situasi hak asasi manusia di negara tersebut. Ini adalah kunjungan keenam Quintana ke Myanmar sejak ia ditunjuk sebagai Pelapor Khusus PBB tentang Hak Asasi Manusia […]

  • Titik Api Kebakaran Hutan di Madina Berkurang

    Titik Api Kebakaran Hutan di Madina Berkurang

    • calendar_month Selasa, 26 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Titik api akibat kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), berkurang drastis akibat daerah itu diguyur hujan sejak Minggu (24/10) malam hingga Senin (25/10) dini hari. Sebelumnya, dalam beberapa minggu terakhir, pembukaan lahan dengan cara membakar marak di daerah ini menimbulkan belasan titik api, namun pada Senin jauh berkurang. Hujan deras pada […]

  • SI-GOTAP ULU

    SI-GOTAP ULU

    • calendar_month Selasa, 5 Sep 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dr. M. Daud Batubara, MSi Si-Gotap Ulu, merupakan kata yang cukup mengerikan dan dirasakan sebagai ancaman bagi anak-anak di masa sekitar 60 sampai 70-an. Karena kata ini berasal Gotap (bahasa Mandailing) artinya potong atau penggal, sedang ulu artinya kepala. Bila kata ini digabungkan, artinya menjadi penggal kepala. Sedangankan penggunaan kata Si pada awal kata […]

  • Soal Jenazah Wong Qing, Polisi Masih Koordinasi Dengan Konsul China di Medan

    Soal Jenazah Wong Qing, Polisi Masih Koordinasi Dengan Konsul China di Medan

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pihak polisi masih melakukan koordinasi dengan konsulat jenderal Republik Rakyat Cina di Medan dalam pengurusan jenazah Wong Qing warga China yang terbunuh di camp tambang emas PT.M3, Kecamatan Lingga Bayu, Mandailing Natal (Madina) Senin (8/9/2014) lalu. Kapolres Madina, AKBP Mardiaz Kusin melalui Kasat Reskrim, AKP. Wira Prayatna kepada wartawan, Rabu […]

  • Komoditi Kopi Bisa Menggerakkan Ekonomi Madina

    Komoditi Kopi Bisa Menggerakkan Ekonomi Madina

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komoditas kopi dinilai bisa menggerakkan perekonomian Mandailing Natal, mengingat tanah di daerah ini sangat baik untuk tanaman kopi. Lebih dari itu, secara nasional komoditas juga termasuk satu dari beberapa komoditas yang mampu menekan defisit neraca perdagangan RI. Itu dinyatakan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sibolga, Suti Masniari Nasution saat meresmikan pembangunan […]

  • Pemkab Madina Raih UHC Award 2026 

    Pemkab Madina Raih UHC Award 2026 

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      JAKARTA (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) menerima Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 Kategori Madya yang berlangsung di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Selasa (27/2/2026). Penghargaan tersebut diterima oleh Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution. Selain Madina ada 31 provinsi dan 397 kabupaten/kota se-Indonesia yang turut diundang atas pencapaian serupa. Penghargaan ini […]

expand_less