Sabtu, 7 Mar 2026
light_mode

Rp 20 M untuk Perbaikan Jalan Nasional Wilayah Barat

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Jumat, 30 Jan 2015
  • print Cetak

Tapsel – Untuk Percepatan pembangunan koridor jalan nasional di wilayah barat Sumatera Utara, pemerintah pusat melalui Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PERA) akan menggarkan Rp 20 miliar. Anggaran tersebut dialokasikan pada APBN-P. Anggaran itu terungkap saat Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Syahrul M Pasaribu dan pelaksana tugas (Plt) Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Sukran Tanjung, di Batangtoru, Rabu (28/01).

M Sahrul Pasaribu, mengatakan, pembangunan Jalinsum Raniate-Batumundom sudah dikerjakan tahun ini dan anggarannya di tampung dalam APBN-P. "Memang, pembangunannya sudah di depan mata, karena anggarannya sudah ditampung sebesar Rp 20 miliar," ujarnya kepada wartawan, Rabu (29/1).

Dikatakan, dalam pertemuan kedua kepala daerah meminta realisasi pembangunan jalan di daerah masing-masing pada tahun ini. Bupati Tapsel misalnya meminta agar realisasi pembangunan jalan nasional Pantai Barat, dari Raniate, Kecamatan Angkola Sangkunur, menuju Batumundom (Kabupaten Madina) segera terwujud tahun ini. Selain itu, politisi asal Partai Golongan Karya itu juga meminta percepatan realisasi pembangunan Jalinsum mulai batas Tapteng-Tapsel sampai batas Kota Padangsidimpuan. Selanjutnya, Simirik-Taput, Pal XI-Paluta.

Dijelaskannya, sejak 2012-2014, Pemkab Tapsel telah berupaya menyisihkan APBD murni untuk memperlebar koridor sejumlah sejumlah jalan nasional. Anggaran itu diperuntukkan untuk pemangkasan kiri kanan bukit yang dilewati ruas Jalan nasional.

"Tujuannya untuk memudahkan beban tugas pusat nantinya dalam hal pembebasan tanah sepanjang ruas Jalan Nasional," jelas Syahrul.
Sementara Plt Bupati Tapteng Sukran Tanjung mengatakan harapan agar ruas Jalan Nasional Tapteng mulai dari batas Sibolga Tapteng hingga batas Tapteng-Tapsel dapat diwujudkan dalam tahun ini.

"Hasil pertemuan tadi, perbaikan dan pelebaran ruas Jalan nasional Tapteng diselesaiakan dalam jangka 2,5 tahun, dengan system multi years dengan anggara Rp360 miliar," ujarnya.

Menyikapi hal tersebut, Haris Batubara, Direktur Program dari Kementrian PU-PERA mengatakan, pengerjaan jalan nasional di kedua wilayah tersebut termasuk Kabupaten Madina menjadi agenda khusus untuk segera direalisasikan. Berbagai usaha dan program sudah dilakukan, salah satunya melakukan survey langsung ke daerah-daerah itu. Selain itu, pemerintah juga akan menyiapkan dana yang besar untuk pembangunan koridor jalan nasional yang ada di dua daerah tersebut.

Tim PU PERA akan membawa hasil survey mereka selama sepekan di Tabagsel ke Kementerian PU-PERA, sehingga dimasukkan ke dalam rancangan rencana startegis pembangunan sebelum dituangkan ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM).

"Hasil survey ini sangat menentukan seperti besaran anggaran, karena akan tuangkan kajian seperti bagaimana menurunkan waktu tempuh, mempercepat kecepatan. Artinya itu bisa dicapai dengan kondisi jalan yang baik dan lebar," tegasnya.

Sumber : Medanbisnis

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terbakar, 5 Rumah Rata dengan Tanah

    Terbakar, 5 Rumah Rata dengan Tanah

    • calendar_month Rabu, 10 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIPIROK- Lima unit rumah di Dusun Bunga Bondar 10, Desa Pinagar, Kecamatan Arse, Tapsel, rata dengan tanah usai dilalap si jago merah. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini. Namun, kerugian sementara ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Informasi yang dihimpun METRO dari lokasi kebakaran, Selasa (8/8), menyebutkan, api bermula dari rumah Dimas boru Siregar (62) […]

  • Proyek Fisik Dinilai Tak Berkualitas, Kepercayaan Masyarakat Kepada Pemkab Madina Menurun

    Proyek Fisik Dinilai Tak Berkualitas, Kepercayaan Masyarakat Kepada Pemkab Madina Menurun

    • calendar_month Jumat, 12 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepercayaan masyarakat sangat menurun kepada Pemkab Mandailing Natal terkait mayoritas proyek fisik yang dinilai selalu berkualitas bobrok. Proyek-proyek fisik termasuk rabat beton, dek irigasi, dek jalan, pengaspalan yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah dinilai mutunya sangat amburadul. “Contohnya rabat beton, baru 10 bulan dibangun sudah pecah-pecah. Kualitas apa itu. Aspal juga tak […]

  • Pembangunan Jembatan Tanpa Plank Merek di Sidaing.

    Pembangunan Jembatan Tanpa Plank Merek di Sidaing.

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Pembangunan jembatan tanpa plank merek di titik Sidaing desa Parmompang Kecamatan Panyabungan Timur. (hol)  

  • 7 Tersangka Tambang Emas Ilegal di Madina 1 Orang Diantaranya Pemilik

    7 Tersangka Tambang Emas Ilegal di Madina 1 Orang Diantaranya Pemilik

    • calendar_month Selasa, 4 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) : Polres Mandailingnatal ( Madina) telah menetapkan 7 orang tersangka dalam kasus tambang emas ilegal di Kecamatan Kota Nopan. Ke 7 tersangka itu 1 diantaranya sebagai pemilik alat berat. Mereka saat ini di tahan di Mapolres Madina. Ketujuh tersangka adalah SB sebagai pemilik alat berat, JH ( 33 th) warga desa […]

  • Tapteng Pecahkan Rekor MURI Bakar Ikan

    Tapteng Pecahkan Rekor MURI Bakar Ikan

    • calendar_month Sabtu, 25 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Barus- (MO), Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) berhasil mencatatkan namanya di buku catatan Museum Rekor Indonesia (MURI), dengan memecahkan rekor bakar ikan terpanjang dalam sejarah Indonesia. “Kami mengucapkan selamat kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapteng, dengan bangga dan hormat, MURI memberikan apresiasi setinggi-tingginya dan berhak menerima Sertifikat Rekor Indonesia,” kata Tim MURI, Wawan dipanggung lokasi bakar ikan, […]

  • Yusuf Nasution Diulosi Warga Pakantan

    Yusuf Nasution Diulosi Warga Pakantan

    • calendar_month Kamis, 3 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PAKANTAN (Mandailing Online) – Calon Bupati Madina, Drs. H. Yusuf Nasution, M.Si diulosi masyarakat Pakantan sebagai ungkapan “godang ni roha” masyarakat terhadap kunjungan silaturrahim calon bupati nomor 1 itu. Warga menyambut antusias, dengan harapan pasangan Yusuf Nasution-Imron Lubis mampu membawa perubahan bagi Madina kepada yang lebih baik di masa-masa mendatang. Di dalam visi misi pasangan […]

expand_less