Minggu, 6 Sep 2026
light_mode

Seputar Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Panyabungan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 24 Sep 2010
  • print Cetak

Tak Cukup Bukti, H Dipulangkan
Polres Madina masih terus melakukan pendalaman kasus pembunuhan ibu dan anak, Hj Sakinah Rangkuti (82), dan Halimahannum (54), di Kelurahan Dalan Lidang, Kecamatan Panyabungan dengan memeriksa sejumlah saksi. Polisi juga telah memulangkan seorang yang dicurigai sebagai tersangka pelaku, karena tidak memiliki bukti yang kuat.

Kapolres Mandailing Natal (Madina), AKBP Hirbak Wahyu Setiawan SIk saat dihubungi METRO melalui Kasat Reskrim AKP SM Siregar SH kepada METRO, Kamis (23/9) menyebutkan, orang yang dicurigai melakukan pembunuhan dan pencurian itu yakni H.

Pria yang masih bagian dari keluarga korban dan merupakan residivis pencurian itu telah diperiksa petugas. Namun setelah diinterogasi, H dikembalikan kepada keluarganya karena tidak memiliki bukti kuat untuk ditetapkan sebagai tersangka.

“Sesuai KUHAP, 1×24 jam dan saudara H telah dimintai keteranganya, namun tidak memiliki cukup bukti melakukan tindak pidana, maka dia (H, red) kami antarkan pulang ke rumahnya,” ujar Siregar kepada METRO, Kamis (23/9) melalui pesan singkat (SMS).

Siregar juga menjelaskan, pihaknya belum menetapkan siapa tersangka pelaku pembunuhan itu. Hingga saat ini polisi masih berada di lapangan untuk terus melakukan penyelidikan dan pengembangan kasus. Penyelidikan tidak hanya dilakukan di wilayah Panyabungan, namun di beberapa tempat lainnya.

“Kita belum tetapkan siapa tersangkanya dan belum ada titik terang, dan sekarang kami berada di Kotanopan untuk melakukan penyelidikan. Dalam hal ini polisi akan bekerja semaksimal mungkin untuk menangkap siapa pelaku pembunuhan itu,” pungkasnya.

Untuk diketahui, saat ditemukan warga dan keluarga korban, Minggu (12/9) sore, Halimahannum (54) menderita luka cekik di lehernya, mulut pecah, tersumbat, dan banyak bekas darah. Kepala bagian kiri juga retak yang diduga dihantamkan ke lantai. Sedangkan Hj Sakinah Rangkuti yang merupakan ibu kandung Halimahannum ditemukan dengan kondisi luka tusuk di perut bagian bawah.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan personel Polres Madina pada Minggu (19/9) malam, sebut Kasat Resrim AKP M Siregar, penemuan mayat ini juga disertai dengan hilangnya sejumlah emas korban. Jenazah Halimahannum ditemukan di pintu samping tepatnya pintu yang didobrak keluarga korban. Hasil otopsi sementara kedua korban diprediksi telah meninggal lebih dari delapan jam.

Polisi dalam kasus ini, terang SM Siregar, menduga kuat pembunuhan ini berawal tindakan tersangka yang akan mengambil perhiasan emas yang dimiliki korban. Sebab polisi juga memperoleh informasi bahwa korban suka memakai perhiasan emasnya.

“Sudah jelas motifnya adalah pencurian perhiasan emas yang dimiki korban dan korban sendiri juga sering memakainya. Karena dari keterangan yang diperoleh dari keluarga korban bahwa lemari yang biasa tempat penyimpanan perhiasan ditemukan terbuka dan emas itu tak ada di tempat,” katanya beberapa waktu lalu.

“Polisi sudah mencurigai pelaku dari tindakan kriminal ini meskipun jumlahnya belum bisa dipastikan. Tapi diperkirakan maksimal dua orang pelaku, dan saat itu kita mencurigai 1 orang yang masih memiliki hubungan keluarga dengan korban. Pasalnya dari olah TKP yang dilakukan tak ada satupun bagian rumah yang dirusak pelaku dan isi rumah juga terlihat utuh kecuali kamar tidur korban,” tambahnya. (wan)
sumber:Metrotabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Madina Diselimuti Kabut Asap

    Madina Diselimuti Kabut Asap

    • calendar_month Selasa, 26 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Selama sepekan terakhir, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) diselimuti kabut asap. Kabut asap ini diduga kiriman dari kebakaran lahan gambut yang terjadi di Provinsi Pekanbaru, Riau, belum lama ini. Suasana salah satu kampung di Madina yang diselimuti kabut asap, Senin (2510). Amatan METRO di beberapa daerah di Madina, seperti di Dolok (Gunung) Tor Sihite yang dikenal […]

  • DCS dapil 2 PKB Madina

    DCS dapil 2 PKB Madina

    • calendar_month Sabtu, 6 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 2 PKB Madina

  • Pasar Lama Panyabungan Tak Lagi Banjir, Ke Depan Jangan Tersumbat Lagi

    Pasar Lama Panyabungan Tak Lagi Banjir, Ke Depan Jangan Tersumbat Lagi

    • calendar_month Kamis, 30 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Menelusur Hasil Pengendalian Banjir Panyabungan (bagian 1)   Dalam beberapa pekan terakhir banjir di sepanjang Jl.Willem Iskander kota Panyabungan, Mandailing Natal tak lagi terjadi kala hujan mengguyur deras. Sejumlah warga dan para pemilik toko yang diwawancarai Mandailing Online di pasar lama Panyabungan, Kamis (30/9/2021) menyatakan banjir sudah relatif terkendali. Sejumlah penarik beca bermotor yang […]

  • Kesbangpol Madina Peringati HUT Dharma Wanita

    Kesbangpol Madina Peringati HUT Dharma Wanita

    • calendar_month Sabtu, 14 Des 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN – Dihadiri Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), pengurus serta anggota DWP Unit Bakesbangpol Madina memperingati HUT Dharma Wanita sekaligus arisan bulanan, Jumat (13/12/2019). Dalam arahannya Ketua DWP Bakesbangpol menekankan tentang pentingnya silaturrahmi sesama pengurus/anggota DWP karena bisa merekatkan semangat persaudaraan, persatuan dan kesatuan dan jika hal […]

  • Ima-Tabagsel Apresiasi Kejatisu

    Ima-Tabagsel Apresiasi Kejatisu

    • calendar_month Selasa, 10 Sep 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) –  Ikatan Mahasiswa Tabagsel mengapresiasi Kejatisu yang telah menahan 3 pejabat Dinas PU Madina dalam kasus pembangunan Taman Raja Batu. Kejatisu telah menetapkan sekaligus menahan pejabat Dinas Pekerjaan Umum (PU) Madina, Syahruddin (kepala Dinas), Nasarudin S (pejabat pembuat komitmen) dan Lianawat (pejabat pembuat komitmen) Selasa (10/9/2019). Dengan demikian Kejaksaan Tinggi Sumatera […]

  • Menimbun Nyawa di Lubang Ketinggian, Meracuni Air di Sepanjang Aliran

    Menimbun Nyawa di Lubang Ketinggian, Meracuni Air di Sepanjang Aliran

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Moechtar Nasution Penggiat GEREP INSTITUTE (Pusat Kajian Madina)     Ada yang berubah di Mandailing Natal beberapa tahun terakhir ini. Rasa bangga yang dulu ada mendadak luruh. Berganti perih, mencekam, dan menyesakkan dada bagi siapa pun yang melihatnya langsung. Di bawah langit Sumatra yang kaya raya ini, sebuah ironi lingkungan sedang dipertontonkan secara […]

expand_less