Senin, 2 Mar 2026
light_mode

Silangit Koi Lebih dari Sekadar Tempat Wisata

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Minggu, 19 Sep 2021
  • print Cetak

KOTASIANTAR (Mandailing Online) – Dalam 10 hari ke belakang nama Silangit Koi Hutasiantar menjadi perbincangan masyarakat Mandailing Natal (Madina). Di dunia maya pun beragam postingan yang menandai akun Silangit Koi berseliweran.

Kehadiran Silangit Koi Hutasiantar yang dekat dari kota tetapi jauh dari kebisingan ini ternyata bukan sekadar tempat wisata. Jauh dari itu ada hal-hal fundamental yang menginisiasi berdirinya tempat ini.

Sobir Lubis, SH sebagai penggagas wisata dengan konsep 3 dimensi ini kepada Mandailing Online, Minggu (19/9) menceritakan kehadiran Silangit Koi sebagai upaya menghadirkan solusi untuk pertumbuhan ekonomi, penyakit masyarakat dan membuka lapangan kerja bagi warga sekitar.

“Seiring dengan perkembangan dari masa ke masa ada semacam kesan negatif terhadap Kotasiantar. Saya berpikir memberikan semacam solusi bagaimana persoalan penyakit masyarakat itu bisa tersahuti,” ujarnya.

Kader Partai Golkar ini menambahkan Silangit Koi memberikan peluang kerja bagi masyarakat sekitar. Ia mengungkapkan saat ini ada 18 karyawan yang bekerja di tempat wisata yang baru berumur 10 hari ini.

Sektor UMKM pun, jelas Sobir, akan menjadi sasaran Silangit Koi. Ke depan usaha-usaha masyarakat berbentuk camilan akan dijual di Silangit Koi, seperti kerupuk sambal, dodol dan sebagainya.

“Tentu ini akan menggairahkan perekonomian di Ting akar rumput dan menggerakkan UMKM,” sebutnya.

Sementara itu, Ketua Kadin Sumut Ivan Iskandar Batubara menyampaikan apresiasi atas hadirnya Silangit Koi di Kotasiantar, Panyabungan.

Hal senada juga disampaikan oleh Mantan Ketua IKANAS Dr. Mulia P. Nasution. Ia mengaku bangga dengan konsep dan gagasan yang dihadirkan Sobir Lubis, terlebih di tengah pandemi.

Sementara itu, pemilik akun Facebook Nasution Parlind Hakayoan yang sudah berkunjung ke Silangit Koi memosting bahwa Silangit Koi bukan tempat biasa. Melainkan satu-satunya dan perdana di Panyabungan yang menyuguhkan konsep agrowisata.

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembunuhan di Janji Matogu : Istri Pakai Parang, Suami Pakai Martil

    Pembunuhan di Janji Matogu : Istri Pakai Parang, Suami Pakai Martil

    • calendar_month Selasa, 29 Agt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      BUKIT MALINTANG (Mandailing Online) – Polres Madina melaksanakan rekonstruksi ulang tragedi pembunuhan di Desa Janji Matogu, Kecamatan Bukit Malintang, Mandailing Natal (Madina), Selasa (29/8/2017). Rekonstruksi dipimpin Kapolres Madina, AKBP Martry Sonni. Hadir penasehat hukum tersangka, Ridwan Rangkuti, SH.MH. Peristiwa itu terjadi pada 2 Agustus 2017, dimana DS (40) diduga membunuh istrinya Dewi Huatagalung (35) […]

  • Laskar Jembatan Merah

    Laskar Jembatan Merah

    • calendar_month Kamis, 17 Agt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Satu adegan drama “Laskar Jembatan Merah”. Drama yang disutradarai Askolani Nasution ini bersetting tahun 1945-1949 di kawasan Mandailing, satu epik para pejuang yang membentuk laskar-laskar sendiri dalam menumpas penjajahan. Laskar itu juga ada yang berbasis di titik Jembatan Merah, persimpangan jalan Kotanopan-Natal. Dipentaskan oleh Jeges Art kerjasama dengan TP PKK Mandailing Natal di Taman […]

  • Polisi Sebut Pelaku Pengubur Bayi di Aek Galoga Berinisial UP 21 Tahun

    Polisi Sebut Pelaku Pengubur Bayi di Aek Galoga Berinisial UP 21 Tahun

    • calendar_month Jumat, 7 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Orang yang mengubur bayi yang ditemukan di lorong aek galoga, Desa Pidoli Lombang, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) ternyata ibu kandung nya sendiri berinisial UP ( 21) warga Kecamatan Panyabungan. Dari pengakuan UP pada Polisi, ia mengubur bayi nya karena sudah meninggal dunia saat dilahirkan. Keterangan ini […]

  • KONI Madina Siapkan 86 Atlit Berlaga di Pekan Olahraga Sumut

    KONI Madina Siapkan 86 Atlit Berlaga di Pekan Olahraga Sumut

    • calendar_month Kamis, 13 Okt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – KONI Kabupaten Mandailing Natal telah menyiapkan 86 atlit untuk berlaga di Pekan Olahraga ke-XI Provinsi Sumatera Utara. Pekan olahraga itu ditarget berlangsung di Medan dan Deli Serdang sebagai tuan rumah, 29 Oktober hingga 5 November 2022. Para atlit tersekat pada 10 cabang olahraga, yaitu angkat berat, atletik, binaraga, bulu tangkis, […]

  • Pengukuhan TP PKK Kabupaten dan Pelantikan TP PKK Kecamatan

    Pengukuhan TP PKK Kabupaten dan Pelantikan TP PKK Kecamatan

    • calendar_month Rabu, 29 Jun 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution mengukuhkan pengurus TP PKK Kabupaten Madina priode 2021-2026. Sementara itu, Ketua TP PKK Madina Nyonya Eli Mahrani HM Jafar Sukhairi Nasution melantik Ketua TP PKK Kecamatan di Gedung Serbaguna, Desa Parbangunan, Panyabungan. Acara pengukuhan dan pelantikan ini dihadiri para asisten setdakab, […]

  • Mencari Realitas Budaya Adiluhung Madina: “Buruk Muka Cermin Dibelah?”

    Mencari Realitas Budaya Adiluhung Madina: “Buruk Muka Cermin Dibelah?”

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : Bayo Nasution Setiap daerah terbentuk dan berkembang dengan sejarahnya sendiri. Seperti yang lain, Madina menyimpan begitu banyak bukti-bukti historis. Pertanyannya: Apakah Madina memiliki sejarahnya sendiri, sehingga sejarah itu bisa diperlakukan sebagai satu modal tersendiri untuk menjadi kabupaten yang maju dan makmur? Jawabannya, sudah barang tentu. Sejumlah artepak yang masih ditemukan merujuk pada […]

expand_less