Jumat, 9 Okt 2026
light_mode
Tak Berkategori

Tak Lolos Tes Lelang Jabatan, Lurah-Camat Jadi Staf Biasa

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 8 Mei 2013
  • print Cetak

rapat lurah8513Setiap harinya, ada 48 peserta yang diuji. Mereka dipilih acak.

Jakarta, (Mandailing Online) – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar ujian tahap kedua lelang jabatan lurah dan camat. Uji kompetensi ini dimulai Selasa, 7 Mei 2013 di ruang Assessment Center Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Ujian hari pertama itu diikuti sebanyak 48 calon camat.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Made Karmayoga, mengingatkan lurah dan camat definitif yang dinyatakan tidak lolos seleksi harus siap-siap kehilangan jabatan mereka, meski tetap akan berstatus PNS.

“Masalah posisi, lihat nanti. Bisa saja hanya menjadi staf biasa,” kata Made. “Kami mengacu kepada hasil tes dan laporan dari tim penilai.”

Uji manajerial yang digelar di Mabes Polri dan Balai Kota DKI itu berlangsung secara bertahap. Setiap harinya, ada 48 peserta yang diuji. Mereka dipilih secara acak.

Materinya antara lain adalah SWOT (strength, weakness, opportunity, threat) serta wawancara langsung. Pada tes wawancara, para peserta seleksi wajib memaparkan program kerja mereka di hadapan juri, serta menjalani psikotes.

Total seleksi lelang jabatan ini diikuti oleh 980 peserta. Sekitar 311 dari 980 peserta di antaranya merupakan pejabat lurah dan camat definitif.

Pemprov DKI akan memilih 311 dari 980 peserta seleksi untuk menjabat sebagai lurah dan camat di DKI Jakarta. Adapun komposisi jabatan terdiri dari 267 lurah dan 44 camat.

Ratusan jabatan camat dan lurah yang dilelang itu untuk mengisi delapan kecamatan dan 44 kelurahan di Jakarta Pusat, 10 kecamatan dan 65 kelurahan di Jakarta Timur, serta delapan kecamatan dan 56 kelurahan di Jakarta Barat.

Peserta juga disiapkan untuk memimpin 10 kecamatan dan 65 kelurahan di Jakarta Selatan, enam kecamatan dan 31 kelurahan di Jakarta Utara. Kemudian dua kecamatan dan enam kelurahan di kecamatan Pulau Seribu. (Vivanews)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cabup Madina Harun Mustafa Nasution Ternyata Punya Perhatian Serius pada Petani di Madina. Ini buktinya

    Cabup Madina Harun Mustafa Nasution Ternyata Punya Perhatian Serius pada Petani di Madina. Ini buktinya

    • calendar_month Jumat, 25 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online) : Ternyata tahun anggaran 2024 ini ada 11 yunit hand traktor yang diserahkan ke kelompok tani buah dari perjuangan Calon Bupati Madina nonor urut 1 Harun Mustafa Nasution. 11 yunit itu diperjuangkan nya pada saat masih menjabat sebagai pimpinan DPRD Sumatera Utara. Dari data yang diperoleh ke 11 yunit alat mesin […]

  • Inspektorat : Kasus Gunungtua Jae Masih Tahap Analisa

    Inspektorat : Kasus Gunungtua Jae Masih Tahap Analisa

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kasus kepala desa Gunung Tua Jae Kecamatan Panyabungan masih tahap analisa oleh Inspektorat Mandailing Natal (Madina). Itu diungkapkan Ketua Tim Pemeriksa Inspektorat Madina, Rahmad Daulay menjawab Mandailing Online di ruang kerjanya, Rabu (19/2/2020). Pihaknya juga sudah memanggil berbagai pihak dari Gunung Tua Jae dan dimintai keterangan. Namun, masih beberapa lagi […]

  • Polisi Memberi Keamanan, Bukan Menganiaya

    Polisi Memberi Keamanan, Bukan Menganiaya

    • calendar_month Rabu, 6 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Samna, SPd.I Aktivis / anggota Forum Muslimah Peduli Generasi Mandailing Natal   Sejumlah anggota kepolisian  diduga telah melakukan penganiayaan dan pengeroyokan terhadap empat orang remaja, di Ternate, Maluku Utara, Minggu (26/9). Hal tersebut terjadi di kantor Direktorat Sabhara Polda Maluku Utara. Rahmandani dan tiga teman sebayanya juga mengalami kondisi serupa. Tiga temannya tersebut yakni […]

  • Pemukulan Terhadap Polisi di Sipolu-polu Merupakan Sisi Kearifan Lokal

    Pemukulan Terhadap Polisi di Sipolu-polu Merupakan Sisi Kearifan Lokal

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 9Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Peristiwa penangkapan dan pemukulan oleh warga terhadap oknum polisi yang diduga berbuat mesum di Kelurahan Sipolu-polu, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) harus dilihat dari esensi kearifan lokal Mandailing. Itu dikatakan Camat Panyabungan, Hafizuddin pada acara silaturrahim Kapolres Madina, AKBP Mardiaz Kusin Dwihananto dengan tokoh-tokoh masyarakat Sipolu-polu, Munggu (22/9/2013) di rumah makan Paranginan […]

  • Pemkab Madina Minta Semua Desa Aktifkan BUMDes untuk Program Ketahanan Pangan

    Pemkab Madina Minta Semua Desa Aktifkan BUMDes untuk Program Ketahanan Pangan

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut, Irsal Pariadi, SSTP mengaku sudah memberikan instruksi kepada seluruh Kepala Desa di agar segera membentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk persiapan menjalankan program nasional yakni Ketahanan Pangan (Ketapang). “Melalui Camat sudah kita rapatkan berkali-kali, arahannya adalah Pemda meminta seluruh […]

  • Terlibat Pemerkosaan dan Pemerasan, Oknum Satpol PP Madina Terancam Dipecat

    Terlibat Pemerkosaan dan Pemerasan, Oknum Satpol PP Madina Terancam Dipecat

    • calendar_month Jumat, 8 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Oknum anggota Satpol PP Pemkab Madina berinisial I terancam dipecat karena diduga kuat terlibat pemerkosaan dan pemerasan terhadap korban SN ( 20 ) dan pacarnya inisial Y pada hari rabu 6/11 kemaren di kawasan desa parbangunan tepatnya disebuah rumah kosong. Berkat keterangan korban SN kepada Polisi, oknum honor di Satpol PP […]

expand_less