Senin, 2 Mar 2026
light_mode

Target Ekspor Kopi Mandailing 120.000 Ton

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 5 Mar 2015
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Angka penjualan atas nama Kopi Mandaling sebesar 120.000 ton merupakan target minimal dari prosfek ekspor kopi Indonesia yang di targetkan Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI).

Angka itu merupakan bagian dari target ekspor kopi 900.000 hingga 1,2 juta ton per tahun. Kopi merupakan komoditas yang diperdagangkan di bursa komoditas, terutama di London dan New York.

Disebutkan, Indonesia merupakan urutan ke-4 setelah Ethiopia, Vietnam dan Brasil sebagai produsen kopi di dunia dan Kolombia berada pada urutan ke-5.

Itu diungkapkan Direktur Sumatera Rainforest Institute (SRI), Rasyid Assaf Dongoran,M.Si kepada wartawan, Rabu (4/3) di Panyabungan.

Angka ekspor 120.000 ton tersebut setara sekitar Rp 1,2 triliyun. Angka yang fantatis. Seharusnya uangnya mengalir ke petani kopi di Kabupaten Mandaling Natal, namun realitas tidak begitu.

“Angka tersebut seharusnya mampu mendorong roda pergerakan ekonomi lokal yang luar biasa untuk memajukan perekonomian masyarakat di Kabupaten Mandaling Natal. Nilai ekonomis Rp.1,2 trilyun ini seharusnya mampu memberi dampak pada keseluruhan transaksi ekonomi di Kabupaten Mandaling Natal,” ujarnya.

Namun hal tersebut tidak terjadi dan hal ini disebabkan oleh fakta lapangan bahwa produksi kopi Mandaling di Madina teramat sangat minim.

Sejauh ini belum diketahui berapa persis data produksi kopi di Mandailing Natal per tahun. Sedangkan Rasyid menyatakan bahwa untuk 1 persen pun Madina belum mampu mencapai angka produksi 120.000 itu.

“Satu persen pun tidak mampu ditutupi oleh kopi dari Mandailing Natal, artinya semakin jelas bahwa kopi yang beredar dipasar international atas nama kopi Mandailing hanya atas nama saja,” kesal Rasyid.

 Atas dasar itulah kedua lembaga konservasi ini sepakat membentuk tim pengembangan kopi Mandailing Natal.  Di antara agenda kerja yang telah ditetapkan adalah pendampingan petani kopi mulai dari pembibitan sampai pragmentasi bahkan pemasaran, serta kampanye kopi arabika Mandailing yang asli.

Peliput : Maradotang Pulungan

Editor  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Diminta Cepat Realisasikan Pembangunan Fisik

    Pemkab Diminta Cepat Realisasikan Pembangunan Fisik

    • calendar_month Senin, 22 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina) didesak menyegerakan pelaksanaan program pembangunan terutama proyek pembangunan fisik. Anggota Komisi C DPRD Madina, Binsar Nasution kepada wartawan, Senin (22/7/2013) menyatakan program pembangunan fisik itu sangat berdampak bagi perputaran ekonomi masyarakat, karena bisa membangkitkan gairah perekonomian dan terbukanya lapangan pekerjaan di saat harga karet murah saat ini. […]

  • Rem Blong, Trailer Tabrak Sepeda Motor

    Rem Blong, Trailer Tabrak Sepeda Motor

    • calendar_month Jumat, 11 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIANTAR- Akibat rem blong, mobil trailer pengangkut peti kemas menabrak pengendara sepeda motor Yamaha Mio BK 6924 TAB di Lampu Merah Jalan Medan-Ahmad Yani Selasa (8/3) sekira pukul 13.30 WIB. Akibatnya, pengendara sepeda motor Charles James Lubis (53) warga Jalan Serumpun, Siantar Utara tewas di lokasi kejadian dengan luka kepala yang cukup parah. Usai menabrak […]

  • Bupati Madina Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung SLTA

    Bupati Madina Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung SLTA

    • calendar_month Kamis, 29 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Bupati Madina, Drs Dahlan Hasan Nasution melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung SMA Negeri 2 Kecamatan Muara Batang Gadis, pekan lalu. Pembangunan gedung sekolah ini dalam menjawab kebutuhan infrastrukur sekolah menengah di daerah Sulang Aling yang selama ini merupakan kawasan terisolir. Foto: Hendri Pulungan  

  • Kronologi Bentrok Dua Ormas di Tabanan Bali

    Kronologi Bentrok Dua Ormas di Tabanan Bali

    • calendar_month Minggu, 12 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ormas Baladika dan Laskar Bali bentrok saat warga Bali menggelar Hari Raya Kuningan. Hari Raya Kuningan bagi umat Hindu Bali, Sabtu 11 Februari 2011, sedikit terusik. Pasalnya pada hari itu dua organisasi kemasyarakatan justru bentrok di Desa Luwus, Kecamatan Baturiti, Tabanan, Bali. Kedua ormas yang terlibat bentrok itu adalah Laskar Bali dan Baladika. Bentrok dipicu […]

  • Ada Akil di Pilkada Madina?

    Ada Akil di Pilkada Madina?

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, – Hari ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar sebagai tersangka penerima suap dalam Pilkada Kabupaten Gunung Mas Kalimantan Tengah. Akil Mochtar ditangkap KPK, malam tadi, di rumah dinasnya di Kompleks Widya Chandra, Kuningan, Jakarta Selatan. Akil diduga menerima suap terkait sengketa Pilkada Kabupaten Gunung Mas di Kalimantan Tengah. […]

  • Kasus Smart Village Bernilai 9,4 Miliar di Madina Tahap Penyidikan

    Kasus Smart Village Bernilai 9,4 Miliar di Madina Tahap Penyidikan

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA -Mandailing Online: Ternyata proses hukum perkara dugaan korupsi desa digital atau Smart Village yang ditangani Kejaksaan Negeri Mandailing Natal ( Madina ) sudah tahap penyidikan. Namun sejauh ini kejaksaan belum menetapkan tersangka. Kasi Intelijen Kejari Madina, Jufri Wandy Banjarnahor SH, MH, Selasa (23/09/25) dikutip dari DataPos.id menjelaskan bahwa  tim masih terus melakukan penyidikan dan […]

expand_less