Senin, 26 Okt 2026
light_mode

Kebudayaan Mandailing Diambang Kepunahan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 11 Mar 2019
  • print Cetak

Askolani Nasution menerima piagam dari Ketua Panitia Talkshow “Refleksi Dan Rekomendasi 20 Tahun Kabupaten Mandailing Natal”

PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Budayawan Mandailing, Askolani Nasution mengungkapkan banyak entitas kebudayaan Mandailing, khususnya di Mandailing Natal yang diambang kepunahan.

Itu dikatakan Askolani saat menjadi narasumber Talkshow “Refleksi Dan Rekomendasi 20 Tahun Kabupaten Mandailing Natal” di Abara Hotel, Panyabungan, Minggu (10/3/2019).

Askolani tampil dengan naskah “Wajah Kebudayaan Mandailing Kekinian”. Mencuatkan persoalan kian punahnya entitas kebudayaan Mandailing hampir di semua bidang.

Entitas kebudayaan Mandailing yang disoroti itu meliputi : Munuskrip, Tradisi Lisan, Adat Istiadat, Ritus, Pengatahuan Tradisional, Tehnologi Tradisional, Seni, Bahasa, Olahraga Tradisional, Permainan Rakyat, Cagar Budaya.

 

Manuskrip

Kondisi kekinian tidak pernah ada dokumentasi manuskrip Mandailing. Kemudian juga belum pernah ada transliterasi atas naskah-naskah manuskrip yang dimiliki Mandailing.

Manuskrip yang dimiliki Mandailing Natal meliputi Pustaha Laklak dan Pustaha Bambu.

 

Tradisi Lisan

Tidak ada dokumentasi sastra lisan tradisional seperti Marturi. Sastra lisan tidak lagi dikenal.

Tradisi Lisan Mandailing meliputi Marturi  dan Epik: (Sibaroar, Sutan Parampuan).

 

Adat Istiadat

Adat Istiadat tidak lagi mengikat hubungan sosial. Adat istiadat tidak menjadi standar prilaku.

Adat Istiadat Mandailing meliputi Dalihan na Tolu; Marga; Partuturon dan Hubungan Kekerabatan; Patik, Uhum, Ugari, Hapantunon; Sistem Filsafat; Manyaraya; Marsialap ari; Martoktok.

 

Ritus

Prosesi adat hanya tampak dalam pernikahan, pemberian marga dan gelar. Tidak ada keseragaman dalam berbagai proses adat istiadat antara satu daerah dengan daerah lain di Mandailing Natal.

Jenis Ritus meliputi Paturun Daganak; Pabagaskon (Mangalap boru dan Pabuat Boru); Patabalkon Goar dohot Marga; Mangupa.

 

Pengetahuan Tradisional

Banyak pengetahuan tradisional yang tidak dikenali lagi. Jenis-jenisnya meliputi Parkalaan dan Tagor.

 

Teknologi Tradisional

Semakin minim orang yang mampu membuat teknologi tradisional. Tidak ada pakem dalam teknologi tradisional semacam Gordang Sambilan.

Jenis-jenisnya tehnologi tradisional meliputi Gordang Sambilan; Tulila; Saleot; Uyup-uyup; Gondang Bulu; Gondang Topap; Rinti; Ultop; Losung Aek.

 

Seni

Berbagai jenis seni tradisional yang tidak dipahami lagi bentuk dan komposisinya, baik di bidang Seni Musik, Seni Tari, Seni Ukir dan Pahat, Seni Tembikar, Seni Kuliner, Seni Busana, dan lain-lain.

Saat ini sulit menemukan orang yang masih menguasai berbagai jenis seni tradisional.

Jenis Seni Tradisi meliputi Seni Musik : Gordang Sambilan, Sitogol, Ungut-ungut, Onang-onang.

Seni Tari: Tor-tor.

Seni Sastra: Marturi, Pantun.

Seni Lukis: Tata Warna dan Motif.

Seni Pahat dan Ukir: Patung, ornament.

Seni Arsitektur: Bagas Godang, Sopo Godang, Sopo Gondang, Sopo Jago, Bindu, Rinti, Sarimbar, dll.

Seni Busana: Bulang, Ampu, dan kelengkapan pakaian pengantin.

Seni Kuliner: Itak Poul-poul, Sasagun, Santan.

Seni Anyaman: Mambayu, Irang, Induri, dll.

 

Bahasa

Bahasa asli Mandailing semakin punah karena dominasi bahasa lain.

Banyak naskah-naskah klasik Mandailing yang hilang karena tidak terdokumentasikan, sebagian di luar negeri.

Tidak ada sastra baru Mandailing dan sastra etnik lain di kawasan Mandailing Natal.

Aksara Tulak-tulak maksimal hanya dipahami satu persen penduduk.

Jenis-jenisnya meliputi Sistem Bahasa (sistem bunyi, tata bahasa, makna bahasa, umpama, dll.) dan Sistem Aksara.

 

Permainan Rakyat

Banyak permainan rakyat yang tidak dikenali lagi, seperti Orang Boruk dan berbagai permainan anak lainnya.

 

Olahraga Tradisional

Olahraga tradisional Mandailing nyaris tidak dikenali lagi. Misalnya Moncak.

 

Cagar Budaya

Kondisi terkini tidak ada registrasi Cagar Budaya. Tidak ada Badan Cagar Budaya Daerah. Tidak ada Peraturan Daerah tentang Cagar Budaya. Tidak pernah ada rekonstruksi Cagar Budaya. Banyak Cagar Budaya Benda Mandailing yang disimpan di luar Mandailing bahkan di luar negeri.

Semua itu, menurut Askolani sangat memprihatinkan dan membutuhkan langkah-langkah serius untuk menanganinya.

Lantas apa yang harus dilakukan?

Menurut Askolani, harus ada yang mendorong pemerintah daerah dalam penguatan kebudayaan Mandailing, melalui dukungan politik anggaran, kebijakan, dan peraturan perundang-undangan.

Mendorong penguatan peran masyarakat melalui dukungan kebijakan dan anggaran Desa.

Membuka hubungan penelitian dengan perguruan tinggi dalam dan luar negeri serta lembaga ekstra universitas.

“Membuka hubungan registrasi cagar budaya dengan pemerintah pusat melalui Balai Arkeologi, Balai Bahasa, Balai Pelestarian Nilai Budaya, dan lembaga terkait di kementerian,” kata Askolani.

Talkshow itu diselenggarakan kelompok civil society dan perguruan tinggi dalam wadah Forum Mandailing Maju dan Bermartabat dalam menyikapi berbagai penomena di usia 20 tahun Kabupaten Mandailing. Talkshow ini diketuai Muhammad Yasir Pasaribu dan Andi Hakim Matondang selaku sekretaris.

Kelompok civil society dan perguruan tinggi itu terdiri dari LBH Al Amin Madina; Batang Pungkut Green Conservation (BGPC); Biro Bantuan Hukum Universitas Islam Sumatera Utara (BBH UISU) dan Yayasan Rumah Konstitusi Indonesia (YRKI).

Menghadirkan pemateri tokoh pemekaran Madina H. Pandapotan Nasution; praktisi hukum H. Muhammad Amin Nasution,SH.MH; budayawan Askolani Nasution, serta 2 anggota DPRD Sumut H. Fahrizal Efendi Nasution dan Burhanuddin Siregar.

 

Peliput : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Visi dan Misi Paslon 01 Harun- Ichwan Terukur, Mahasiswa Deklarasi Dukungan

    Visi dan Misi Paslon 01 Harun- Ichwan Terukur, Mahasiswa Deklarasi Dukungan

    • calendar_month Senin, 30 Sep 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Medan ( Mandailing Online): Sejumlah mahasiswa yang berkuliah di Medan asal Mandaing Natal ( Madina) berkumpul dan melakukan deklarasi mendukung paslon 01 Harun-Ichwan Aliansi Mahasiswa asal Madina yang yang tergabung dari beberapa kampus di medan yakni UINSU, USU DAN UNIMED itu beralasan, dukungan terhadap paslon Harun- Ichwan bukan tidak punya dasar. Mereka menganggap Pemerintahan sebelum […]

  • Pemkab Madina Senantiasa Pantau  Perkembangan Penyakit Raihan

    Pemkab Madina Senantiasa Pantau  Perkembangan Penyakit Raihan

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Muhammad Raihan (11), anak penderita kalainan genetik yang tinggal di Desa Kampung Padang, Kecamatan Panyabungan selalu mendapat perhatian dari Dinas Kesehatan Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut. Secara teknis Puskesmas Gunung Tua senantiasa memantau perkembangan kesehatan Muhammad. Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi didampingi Kepala Dinas Kesehatan dr. Mhd. Faisal Situmorang dan […]

  • Adhyaksa pantas jadi ketum PSSI

    Adhyaksa pantas jadi ketum PSSI

    • calendar_month Sabtu, 16 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Mantan pemain nasional, Rully Nere, menilai Adhyaksa Dault pantas menduduki kursi Ketua Umum PSSI periode 2011-2015. Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga ini dicalonkan klub ISP Purwokerto. “Saya sudah mendengar pak Adhyaksa mencalonkan diri dan menganggapnya figur yang tepat menggantikan Nurdin Halid,” kata Rully Nere di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, baru-baru ini. […]

  • Tinjau Korban Kebakaran di Kotasiantar, Sobir Lubis Ucapkan Belasungkawa

    Tinjau Korban Kebakaran di Kotasiantar, Sobir Lubis Ucapkan Belasungkawa

    • calendar_month Selasa, 12 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anggota DPRD Madina, Sobir Lubis menyatakan belasungkawa yang sedalam-dalamnya terkait musibah kebakaran di Kotasiantar, Panyabungan. Itu diungkapkan Sobir yang juga kelahiran Kelurahan Kotasiantar ini kepada Mandailing Online usai meninjau langsung lokasi kebakaran, Selasa (12/11/2019). “Saya mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya, semoga saudara saudari kita selalu dalam ketabahan dan senantiasa memperoleh rahmat dari […]

  • Gerakan Pangan Murah Pemkab Madina, Harga Diklaim Paling Murah

    Gerakan Pangan Murah Pemkab Madina, Harga Diklaim Paling Murah

    • calendar_month Senin, 4 Mar 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal melalui Dinas Ketahanan Pangan gelar pasar murah. Agenda tersebut merupakan atensi pemerintah bagi masyarakat lantaran melonjaknya harga beras Jelang Ramadhan. Pantau Mandailing Online, pasar beras murah yang dilaksanakan di pasar lama panyabungan pagi tadi 4/3/2024 langsung di serbu warga. Antrian mendapatkan beras yang harga perkilonya Rp.10.250 itu […]

  • Kajari Madina Akan Rancang Festival UMKM di Madina

    Kajari Madina Akan Rancang Festival UMKM di Madina

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) – Kepala Kejaksaan Negeri Mandailing Natal (Kajari Madina), Muhammad Iqbal S.H, M.H akan membuat festival Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Kabupaten Mandailing Natal. Hal ini diungkapkan Iqbal dalam kunjungannya ke Cabang Kejaksaan Negeri Natal, Kamis (6/2/2025) lalu. Dalam sambutannya Kajari menilai UMKM di Madina harus dibangkitkan kembali. Dia melihat […]

expand_less