Kamis, 4 Jun 2026
light_mode

Kebudayaan Mandailing Diambang Kepunahan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 11 Mar 2019
  • print Cetak

Askolani Nasution menerima piagam dari Ketua Panitia Talkshow “Refleksi Dan Rekomendasi 20 Tahun Kabupaten Mandailing Natal”

PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Budayawan Mandailing, Askolani Nasution mengungkapkan banyak entitas kebudayaan Mandailing, khususnya di Mandailing Natal yang diambang kepunahan.

Itu dikatakan Askolani saat menjadi narasumber Talkshow “Refleksi Dan Rekomendasi 20 Tahun Kabupaten Mandailing Natal” di Abara Hotel, Panyabungan, Minggu (10/3/2019).

Askolani tampil dengan naskah “Wajah Kebudayaan Mandailing Kekinian”. Mencuatkan persoalan kian punahnya entitas kebudayaan Mandailing hampir di semua bidang.

Entitas kebudayaan Mandailing yang disoroti itu meliputi : Munuskrip, Tradisi Lisan, Adat Istiadat, Ritus, Pengatahuan Tradisional, Tehnologi Tradisional, Seni, Bahasa, Olahraga Tradisional, Permainan Rakyat, Cagar Budaya.

 

Manuskrip

Kondisi kekinian tidak pernah ada dokumentasi manuskrip Mandailing. Kemudian juga belum pernah ada transliterasi atas naskah-naskah manuskrip yang dimiliki Mandailing.

Manuskrip yang dimiliki Mandailing Natal meliputi Pustaha Laklak dan Pustaha Bambu.

 

Tradisi Lisan

Tidak ada dokumentasi sastra lisan tradisional seperti Marturi. Sastra lisan tidak lagi dikenal.

Tradisi Lisan Mandailing meliputi Marturi  dan Epik: (Sibaroar, Sutan Parampuan).

 

Adat Istiadat

Adat Istiadat tidak lagi mengikat hubungan sosial. Adat istiadat tidak menjadi standar prilaku.

Adat Istiadat Mandailing meliputi Dalihan na Tolu; Marga; Partuturon dan Hubungan Kekerabatan; Patik, Uhum, Ugari, Hapantunon; Sistem Filsafat; Manyaraya; Marsialap ari; Martoktok.

 

Ritus

Prosesi adat hanya tampak dalam pernikahan, pemberian marga dan gelar. Tidak ada keseragaman dalam berbagai proses adat istiadat antara satu daerah dengan daerah lain di Mandailing Natal.

Jenis Ritus meliputi Paturun Daganak; Pabagaskon (Mangalap boru dan Pabuat Boru); Patabalkon Goar dohot Marga; Mangupa.

 

Pengetahuan Tradisional

Banyak pengetahuan tradisional yang tidak dikenali lagi. Jenis-jenisnya meliputi Parkalaan dan Tagor.

 

Teknologi Tradisional

Semakin minim orang yang mampu membuat teknologi tradisional. Tidak ada pakem dalam teknologi tradisional semacam Gordang Sambilan.

Jenis-jenisnya tehnologi tradisional meliputi Gordang Sambilan; Tulila; Saleot; Uyup-uyup; Gondang Bulu; Gondang Topap; Rinti; Ultop; Losung Aek.

 

Seni

Berbagai jenis seni tradisional yang tidak dipahami lagi bentuk dan komposisinya, baik di bidang Seni Musik, Seni Tari, Seni Ukir dan Pahat, Seni Tembikar, Seni Kuliner, Seni Busana, dan lain-lain.

Saat ini sulit menemukan orang yang masih menguasai berbagai jenis seni tradisional.

Jenis Seni Tradisi meliputi Seni Musik : Gordang Sambilan, Sitogol, Ungut-ungut, Onang-onang.

Seni Tari: Tor-tor.

Seni Sastra: Marturi, Pantun.

Seni Lukis: Tata Warna dan Motif.

Seni Pahat dan Ukir: Patung, ornament.

Seni Arsitektur: Bagas Godang, Sopo Godang, Sopo Gondang, Sopo Jago, Bindu, Rinti, Sarimbar, dll.

Seni Busana: Bulang, Ampu, dan kelengkapan pakaian pengantin.

Seni Kuliner: Itak Poul-poul, Sasagun, Santan.

Seni Anyaman: Mambayu, Irang, Induri, dll.

 

Bahasa

Bahasa asli Mandailing semakin punah karena dominasi bahasa lain.

Banyak naskah-naskah klasik Mandailing yang hilang karena tidak terdokumentasikan, sebagian di luar negeri.

Tidak ada sastra baru Mandailing dan sastra etnik lain di kawasan Mandailing Natal.

Aksara Tulak-tulak maksimal hanya dipahami satu persen penduduk.

Jenis-jenisnya meliputi Sistem Bahasa (sistem bunyi, tata bahasa, makna bahasa, umpama, dll.) dan Sistem Aksara.

 

Permainan Rakyat

Banyak permainan rakyat yang tidak dikenali lagi, seperti Orang Boruk dan berbagai permainan anak lainnya.

 

Olahraga Tradisional

Olahraga tradisional Mandailing nyaris tidak dikenali lagi. Misalnya Moncak.

 

Cagar Budaya

Kondisi terkini tidak ada registrasi Cagar Budaya. Tidak ada Badan Cagar Budaya Daerah. Tidak ada Peraturan Daerah tentang Cagar Budaya. Tidak pernah ada rekonstruksi Cagar Budaya. Banyak Cagar Budaya Benda Mandailing yang disimpan di luar Mandailing bahkan di luar negeri.

Semua itu, menurut Askolani sangat memprihatinkan dan membutuhkan langkah-langkah serius untuk menanganinya.

Lantas apa yang harus dilakukan?

Menurut Askolani, harus ada yang mendorong pemerintah daerah dalam penguatan kebudayaan Mandailing, melalui dukungan politik anggaran, kebijakan, dan peraturan perundang-undangan.

Mendorong penguatan peran masyarakat melalui dukungan kebijakan dan anggaran Desa.

Membuka hubungan penelitian dengan perguruan tinggi dalam dan luar negeri serta lembaga ekstra universitas.

“Membuka hubungan registrasi cagar budaya dengan pemerintah pusat melalui Balai Arkeologi, Balai Bahasa, Balai Pelestarian Nilai Budaya, dan lembaga terkait di kementerian,” kata Askolani.

Talkshow itu diselenggarakan kelompok civil society dan perguruan tinggi dalam wadah Forum Mandailing Maju dan Bermartabat dalam menyikapi berbagai penomena di usia 20 tahun Kabupaten Mandailing. Talkshow ini diketuai Muhammad Yasir Pasaribu dan Andi Hakim Matondang selaku sekretaris.

Kelompok civil society dan perguruan tinggi itu terdiri dari LBH Al Amin Madina; Batang Pungkut Green Conservation (BGPC); Biro Bantuan Hukum Universitas Islam Sumatera Utara (BBH UISU) dan Yayasan Rumah Konstitusi Indonesia (YRKI).

Menghadirkan pemateri tokoh pemekaran Madina H. Pandapotan Nasution; praktisi hukum H. Muhammad Amin Nasution,SH.MH; budayawan Askolani Nasution, serta 2 anggota DPRD Sumut H. Fahrizal Efendi Nasution dan Burhanuddin Siregar.

 

Peliput : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolres Asahan : Pemakai dan Pengedar Narkoba Rusak Masa Depan Generasi Muda

    Kapolres Asahan : Pemakai dan Pengedar Narkoba Rusak Masa Depan Generasi Muda

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kisaran, Pengguna dan pengedar narkoba, merupakan musuh negara serta menjadi beban sekaligus merusak kehidupan masa depan para generasi muda. “Pengguna dan pengedar narkoba, musuh negara yang harus dibasmi”, ungkap Kapolres Asahan AKBP J. Didiek Dwi Priantono, SH pada saat pembukaan Pelatihan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) kepada pengurus OSIS SLTA dan SLTP […]

  • Antisipasi Perkembangan LGBT, Kemenag  Madina  Surati  Seluruh Pesantren

    Antisipasi Perkembangan LGBT, Kemenag Madina Surati Seluruh Pesantren

    • calendar_month Kamis, 3 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Homoseks, biseks dan mengganti kelamin merupakan perbuatan yang sangat dimurkai Allah tuhan pencipta manusia. Penyimpangan prilaku seks yang popular dengan sebutan LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender) juga dikhawatirkan akan mendatangkan azab seperti yang terjadi di era Nabi Nuh As. Allah telah menciptkan manusia berpasang-pasangan. Islam menghendaki pernikahan antar lawan jenis, […]

  • Siswi SMK Digilir Kawan Facebook

    Siswi SMK Digilir Kawan Facebook

    • calendar_month Kamis, 25 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, – Kasus perkosaan berawal dari perkenalan melalui situs jejaring sosial Facebook kembali terungkap. Kepolisian Resor Metro Jakarta Barat mengamankan dua remaja tanggung berinisial A,17, dan W,16. Diduga dua sekawan ini bergiliran memperkosa RM, 15, siswi kelas X sebuah SMK di bilangan Cengkareng, Jakarta Barat. Juru Bicara Polrestro Jakarta Barat, Kompol Titien mengatakan, kasus perkosaan […]

  • Polisi Kepung Persembunyian Perampok Toko Emas

    Polisi Kepung Persembunyian Perampok Toko Emas

    • calendar_month Rabu, 25 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MEDAN,- Polisi melakukaan pengejaran terhadap para pelaku perampokan toko mas Suranta, hingga ke luar kota. Sebanyaknya 3 tempat di luar kota Medan yang diduga tempat bersembunyinya para pelaku perampokan itu, sudah dikepung Polisi. Hal tersebut disampaikan Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Medan, Kompol Jean Calvijn Simanjuntak kepada wartawan, Selasa (24/9) petang. Hanya saja, mantan Kapolsek […]

  • RSU Panyabungan Kini Punya Fasilitas Cuci Darah dan CT Scan

    RSU Panyabungan Kini Punya Fasilitas Cuci Darah dan CT Scan

    • calendar_month Kamis, 16 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – RSU Panyabungan kini sudah memiliki CT Scan dan fasilitas cuci darah. Dengan demikian warga Mandailing Natal (Madina) tak lagi jauh-jauh ke kota besar untuk cuci darah. Di sisi lain, kehadiran fasilitas CT Scan merupakan kemajuan teknologi peralatan di rumah sakit ini karena proses analisis berbagai penyakit tak lagi menggunakan foto Rontgen […]

  • Adjie Massaid Meninggal Mendadak Usai Main Bola

    Adjie Massaid Meninggal Mendadak Usai Main Bola

    • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jangan Tinggalin Aku… JAKARTA-Kepergian Raden Pandji Chandra Pratomo Samiadji Massaid atau biasa dipanggil Adjie Massaid untuk selamanya, yang meninggal akibat diduga serangan jantung usai bermain sepak bola di lapangan bola Lebak Bulus membuat sang istri, Angelina Sondakh sontak histeris. Derai air mata tak sanggup menunjukkan kepedihannya. Angie pun memohon agar tidak ditinggalkan oleh suami tercintanya. […]

expand_less