Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

Harimau Kembali Membantai Warga Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 22 Apr 2013
  • print Cetak

Kondisi Desa Ranto Panjang Mencekam

korban  harimau 220413PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sudah hampir 7 tahun teror harimau membantai manusia di Desa Ranto Panjang Kecamatan Muara Batang Gadis, Madina. Selama itu pula upaya pemerintah mengatasinya atau melindungi rakyatnya nyaris tak terdengar.

Berdasar data yang dikumpul Sumatra Rainforest Institute (SRI), teror dan pembunuhan oleh harimau terhadap manusia di Desa Ranto Panjang sudah berlangsung sejak tahun 2006, jumlah korbannnya sekitar 5 orang.

“Peristiwa terbaru pada tanggal 11 Maret 2013, konflik antara Harimau Sumatra dengan manusia yang mengakibatkan korban tewas bernama Karman Lubis, yang merupakan penduduk Desa Ranto Panjang Kecamatan Muara Batang Gadis Kabupaten Mandailing Natal,” ungkap Direktur Eksekutif Sumatera Rainforest Institute (SRI) Rasyid Assaf Dongoran, pekan lalu.

Kondisi hutan yang dikonversi menjadi lahan perkebunan dan pertambangan ditengarai sebagai faktor signifikan terjadinya perubahan koridor dan perilaku Harimau Sumatra dan satwa buas lainnya.

Sehingga, menurut kesimpulan sementara tim SRI, perubahan hutan ini menyebabkan harimau mengamuk dapat berakibat buruk pada keselamatan masyarakat sekitar. Terutama Desa Ranto Panjang yang diapit perusahaan perkebunan sawit dan tembang PT. Sorikmas Mining.

Pemerintah Kabupaten Mandialing Natal harus melihat betapa ini menjadi tanggunjawab pemeritah, karena saat ini sejumlah 1.421 jiwa terancam di desa yang berada di tengah hutan ini.

Aktifitas bekerja di kebun untuk menderes getah karet terkendala akibat suasana mencekam sehingga pendapatan penduduk terancam dan ekonomi turun dratis.

Tim SRI mendapat laporan bahwa bantuan dari pemkab masih berupa penyaluran beras miskin (raskin), tetapi ini adalah rutinitas, bukan faktor insidentil. Dan itu tidak cukup karena sudah berminggu minggu dan mencapai sebulan rakyat tidak bekerja aktif sehingga biaya-biaya hidup dan sekolah anak-anak menjadi terancam.

Selain itu harapan SRI agar aparatur pemerintah kecamatan dan pemerintah kabupaten intensif mendampingi ribuan rakyatnya yang tinggal di hutan dalam keadaan mencekam ini.

Saat ini masyarakat Desa Ranto Panjang masih diselimuti rasa mencekam yang sangat luar biasa akibat teror yang dilalukan oleh Harimau Sumatera terhadap penduduk.

Sudah banyak kepala keluarga yang takut ke kebun untuk menyadap karet, yang merupakan mata pencaharian mayoritas penduduk Ranto Panjang. Jika terus dibiarkan, penduduk di Desa Ranto Panjang akan mengalami keterpurukan ekonomi. Pemerintah daerah harus berbuat dan menghentikan teror harimau ini agar aktivitas ekonomi warga bisa normal kembali.

Kenyataan yang diperoleh tim SRI bahwa realitas suasana desa sangat indah, nyaman dan tentram penuh keramahan penduduk.

Hanya saja, saat ini kondisi tersebut akan serta merta berubah pada sore hari, dimana rumah-rumah penduduk tertutup sejak pukul 4 sore sampai esok pagi pukul 10 pagi akibat ketakutan ancaman harimau Sumatra.

Berdasar penuturan kepala desa, hingga kini sudah banyak penduduk yang mengungsi karena tak tahan lagi setiap hari dihantui teror harimau.

Bulan ini juga sudah terjadi arus pengungsian sebanyak lebih kurang 7 kepala keluarga. Penduduk memutuskan pindah dari Desa Ranto Panjang akibat teror, rasa mencekam dan ketakutan dan hal ini mempengaruhi penduduk yang lain.

Pihak SRI berkeyakinan bahwa Harimau Sumatera yang membantai penduduk Ranto Panjang Kecamatan Muara Batang Gadis masih akan terus mengancam jiwa penduduk desa yang berjumlah 1.421 jiwa tersebut.

Berdasar penelusuran yang dilakukan tim SRI dan penduduk setempat, jejak kaki harimau yang membantai manusia tersebut berukuran besar dan dewasa. Ukuran jejak kaki yang ditemukan lebarnya mencapai 15 centi meter dengan panjang sekitar 20 centi meter.

Berdasar ukuran jejak telapak kaki yang ditemukan, mengindikasikan bahwa badan harimau itu berukuran panjang 2,5 hingga 3 meter dengan jenis kelamin jantan dewasa, berusia sekitar 25 tahun. (dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di Madina Prabowo-Hatta 76,1 %, Jokowi-JK 23,8 %

    Di Madina Prabowo-Hatta 76,1 %, Jokowi-JK 23,8 %

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) pasangan Prabowo-Hatta memperoleh suara 147.000 atau 76,1 %, sedangkan pasangan Jokowi-JK memperoleh 45.876 suara atau 23,8 %. Demikian dirilis tim Merah Putih yang ditandatangani Ketua Koalesi Merah Putih, As Imran Khaitamy Daulay, SH dan Sekretaris Dahler Nasution tertanggal 9 Juli 2014. Sejauh ini belum ada konfirmasi […]

  • Kasus Suap, Bupati Simalungun JR Saragih Bersedia Beri Keterangan

    Kasus Suap, Bupati Simalungun JR Saragih Bersedia Beri Keterangan

    • calendar_month Sabtu, 8 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA: Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mengatakan Bupati Simalungun HR Saragih sudah menyatakan bersedia memberikan keterangan kepada Majelis Kehormatan Hakim (MKH). “Dia sudah menyatakan bersedia, tinggal kapan dia datang untuk memberikan keterangan,” kata Mahfud, kepada wartawan di Jakarta, Jumat, 7 Januari 2011. Sementara tentang bekas calon bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud, lanjutnya, MKH akan […]

  • Forum Relawan Edi Hasan Madina : Edi – Hasan Adalah Kebutuhan Rakyat Sumut

    Forum Relawan Edi Hasan Madina : Edi – Hasan Adalah Kebutuhan Rakyat Sumut

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ribuan Relawan Edy Rahmayadi – Hasan Basri CagubSu dari Kabupaten Mandailing Natal ikut meriahkan kampanye akbar di Desa Bintuju, Kecamatan Angkola Muara Tais. Relawan yang mengatasnamakan dirinya Forumn Relawan Edy Hasan Mandailing Natal berangkat dari Madina menuju Tapanuli Selatan (Tapsel) kampanye akbar Edy Rahmayadi dan Hasan Basri Sagala Calon Gubernur Nomor […]

  • PLTP Sorik Marapi Akan Beroperasi Tahun Ini

    PLTP Sorik Marapi Akan Beroperasi Tahun Ini

    • calendar_month Sabtu, 18 Mei 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      JAKARTA (Mandailing Online) – Tiga pembangkit listrik tenaga panas bumi akan beroperasi komersial pada tahun ini. Salah satu diantaranya adalah PLTP Sorik Marapi unit I berkapasitas 45 MW di Mandailing Natal (Madina). Dua lagi PLTP Muaralaboh unit I berkapasitas 80 MW, dan PLTP Sokoria unit I berkapasitas 5 MW. Direktur Panas Bumi Kementerian Energi […]

  • Ketua SMSI Sumut Dukung Kapolda Whisnu Hermawan Berantas Narkoba

    Ketua SMSI Sumut Dukung Kapolda Whisnu Hermawan Berantas Narkoba

    • calendar_month Jumat, 14 Mar 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Medan, ( Mandailing Online ) Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Sumatera Utara mendukung penuh Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto SIK MH memberantas peredaran narkoba di Sumut. SMSI Sumut memastikan ikut menjadi bagian dari upaya pemberantasan tersebut bersama jajaran kepolisian di seluruh wilayah Sumut. Hal tersebut disampaikan langsung Ketua SMSI Sumut, Erris […]

  • DIM RUU Perawat Masuk DPR

    DIM RUU Perawat Masuk DPR

    • calendar_month Kamis, 15 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA, – Pembahasan RUU Keperawatan di parlemen segera dimulai. Setelah rangkaian demonstrasi dari para perawat yang menuntut agar RUU segera disahkan, Kementerian Kesehatan akhirnya pada 13 Agustus 2013 mengirim daftar inventaris masalah (DIM) RUU tersebut ke DPR. “Iya, sudah masuk ke komisi kami,” kata Wakil Ketua Komisi IX Nova Riyanti Yusuf saat dihubungi kemarin (14/8). […]

expand_less