Minggu, 30 Agu 2026
light_mode

Tahu Dimana Ngarijan Salim & Linda Kodrat? Laporkan!

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 26 Mar 2011
  • print Cetak

Medan,

Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Wisnu AS meminta bantuan masyakarat Provinsi Sumatera Utara, khususnya Kota Medan, agar memberitahukan keberadaan pasangan suami istri, Ngarijan Salim dan Linda Kodrat, yang sudah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Polri dan buronan Interpol 182 Negara sejak Tahun 2006.

“Kita berharap bantuan seluruh masyarakat agar memberitahukan keberadaan pasangan suami istri itu, sehingga kasus perampasan aset Pemprovsu berupa lahan eks Studio Film di Jalan Sunggal Medan, dapat jelas,” kata Kapoldasu melalui Direktur Reskrim Poldasu Kombes Pol Agus Andrianto di Medan, Rabu (23/03/2011).

Ngarijan Salim menjadi DPO sesuai No Pol: DPO/34/VII/2006, sedangkan istrinya Linda Kodrat dengan No Pol: DPO/35/VII/2006/Dit Reskrim Poldasu, terkait “perampasan” aset Pemprovsu seluas 7.170 m2 dan 42.830 m2 di Jalan Sunggal, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan.

“Walau DPO sudah berlangsung sejak 5 tahun lalu, tapi bukan berarti DPO itu tidak ditindaklanjuti. Kita akan membuka kasus DPO atasnama Ngarijan Salim dan Linda Kodrat. Karena itu, masyarakat di Sumatera Utara, khususnya Kota Medan diharapkan memberikan informasi keberadaan Ngarijan Salim dan Linda Kodrat untuk dilakukan penangkapan,” tegas Agus.

Sebelumnya, Pjs Kabid Humas Poldasu Kombes Pol Hery Subiansauri mengatakan, Ngarijan Salim dan Linda Kodrat belum pernah diperiksa, maka DPO akan tetap berlaku sampai kapan pun.

“DPO tetap berlaku sampai kapanpun bila yang bersangkutan belum pernah diperiksa. Kalau penyidik Poldasu tidak menindaklanjuti surat DPO yang sudah dikeluarkan, maka penyidik telah melanggar hukum,” tegas Kombes Hery yang juga Direktur Binmas Poldasu.

Kombes Hery meminta, siapapun yang terlibat dan diyakini bisa memberikan keterangan agar kasus itu jelas, harus diperiksa, termasuk Hardi Mulyono, Anggota DPRD Sumut dari Partai Golkar.

“Tidak ada yang kebal hukum di Negara Indonesia ini, semua manusia sama statusnya dihadapan hukum, jadi jangan penyidik Poldasu ragu-ragu,” ujarnya.

Secara terpisah, Direktur Eksekutif Pusat Informasi Anggaran Rakyat (PINTAR) Uliyansyah Nasution didampingi Ketua Divisi Investigasi Fakhruddin meminta kepada Kapoldasu secepatnya menginstruksikan Dirreskrim Poldasu agar memeriksa “penjaga tanah” Hardi Mulyono.

Sebab, Hardy Mulyono selaku penerima kuasa dari Ngarijan Salim sebagai penjaga tanah eks lahan studio film bisa saja mengetahui keberadaan bosnya (Ngarijan Salim) itu.

“Kita sangat berharap kepada Kapoldasu secepatnya meminta Direktur Reskrim Poldasu Kombes Pol Agus Andrianto, harus memeriksa keterlibatan Hardi Mulyono,” ujarnya.

Alasannya, kata Fakhruddin membeberkan, pada 29 April 2006 di Kantor DPD Partai Golkar dilakukan “penyidangan” terhadap Hardi Mulyono sebagai Ketua Komisi A DPRD Medan ketika itu.

Selanjutnya, dalam pemeriksaan di Kantor DPD Partai Golkar Medan itu, dan dihadapan Ketua DPD Partai Golkar Kota Medan OK Chaidir dan sejumlah fungsionaris Partai Golkar lainnya, Hardi Mulyono mengatakan, “Saya diminta Ngarijan Salim untuk menjaga tanah itu”.

Uliyansyah dan Fakhruddin mendukung Poldasu membuka kembali kasus penguasaan lahan eks Studio Film tersebut. Karena itu, diminta pihak Poldasu jangan ragu- untuk melakukan tindakan pemeriksaan dan pengusutan tuntas. Poldasu juga harus proaktif menyikapi kasus ini, sebab dalam kasus ini terdapat unsur tindak pidana. (BS-022)
SUMBER : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketika Penonton Terbius Pentas Drama “Si Naknun”

    Ketika Penonton Terbius Pentas Drama “Si Naknun”

    • calendar_month Rabu, 6 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pementasan drama “Si Naknun” karya budayawan Askolani Nasution, Senin lalu menuai kesuksesan yang luar biasa. Bagi yang tidak hadir di pementasan ini, akan berkesempatan menontonya di kanal YouTube, kemungkinan tayang dalam beberapa hari lagi. Kesukesan ini bahkan melampaui keberhasilan drama “Multatuli” yang juga digarap Askolani sekitar 2 tahun lalu di Taman Raja Batu. Diadaptasi dari […]

  • Tiga Pegawai Honorer Unimed Dipecat Karena Kritis

    Tiga Pegawai Honorer Unimed Dipecat Karena Kritis

    • calendar_month Senin, 11 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Tiga pegawai honorer Universitas Negeri Medan (Unimed) resmi dipecat setelah dianggap membuat keributan dan berusaha menggagalkan pelaksanaan rapat senat pemilihan Rektor Unimed. Pemecatan itu diakui ketiganya, Safwin Asrudi Rambe, Arianto Siregar, dan Andi Wijaya terkesan mendadak dan sangat dipaksakan. Apalagi surat pemecatan yang ditandatangani Pembantu Rektor II, Chairul Azmi itu diterima ketiganya pada […]

  • Tindaklanjut Dua Kali Pertamuan Tambang
    Tak Berkategori

    Tindaklanjut Dua Kali Pertamuan Tambang

    • calendar_month Senin, 29 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Deklarasi Muspida Madina dan para Camat serta tokoh-tokoh masyarakat yang mendorong pemerintah pusat untuk merenegosiasi kontrak karya PT.Sorikmas Mining, 25 april lalu merupakan tindaklanjut rapat dengar pendapat antara perwakilan Naga Juang dengan DPRD Madina dan muspida ruang paripirna DPRD Madina, Selasa (9/4) lalu. Juga muara dari pertemuan antara Bupati Madina, perwakilan […]

  • Longsor dan Banjir Terjadi di Pantai Barat Madina

    Longsor dan Banjir Terjadi di Pantai Barat Madina

    • calendar_month Jumat, 8 Mar 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): Hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) sejak tadi malam membuat sejumlah jalan menuju pantai barat Madina tertimbun material longsor, akibatnya kendaraan yang hendak menunu sejumlah Kecamatan terhambat. Dari data yang di dapat, titik longsor dari tebing yang menimbun badan jalan terjadi di  perbatasan desa pulau padan- […]

  • Kecurangan CPNS di Medan Diadukan ke KPK

    Kecurangan CPNS di Medan Diadukan ke KPK

    • calendar_month Selasa, 11 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN : Lembaga Bantuan Hukum Medan mengadukan dugaan kecurangan proses penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di jajaran Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota di Sumatera Utara ke Komisi Pemberantasan Korupsi. Surat bernomor 014/LBH/S/I/2011 itu ditujukan langsung kepada Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK) Busyro Muqoddas, kata Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan Nuriyono di Medan, Senin. Menurut […]

  • INW Sebut Bisnis Narkoba di Madina Jadi Tantangan Terberat Kapolda Sumut

    INW Sebut Bisnis Narkoba di Madina Jadi Tantangan Terberat Kapolda Sumut

    • calendar_month Selasa, 25 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Jakarta ( Mandailing Online)– Direktur Indonesia Narcotic Watch (INW) Budi Tanjung menilai tantangan Irjen Pol. Agung Setya Imam Effendi sebagai Kapolda Sumatera Utara (Sumut) yang baru tidak hanya menyangkut luas wilayah provinsi ini, tetapi lebih kepada masalah peredaran narkoba, khususnya di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), yang makin masif. Budi Tanjung menyampaikan hal itu merespon pengakuan […]

expand_less