Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Ketika Penonton Terbius Pentas Drama “Si Naknun”

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 6 Okt 2021
  • print Cetak

Adegan dialog Si Naknun dan Tiara

Pementasan drama “Si Naknun” karya budayawan Askolani Nasution, Senin lalu menuai kesuksesan yang luar biasa.

Bagi yang tidak hadir di pementasan ini, akan berkesempatan menontonya di kanal YouTube, kemungkinan tayang dalam beberapa hari lagi.

Kesukesan ini bahkan melampaui keberhasilan drama “Multatuli” yang juga digarap Askolani sekitar 2 tahun lalu di Taman Raja Batu.

Diadaptasi dari serial “Si Naknun” yang secara berkala diposting pada akun pribadinya “Askolani II” di laman facebook.

Serial itu juga telah diterbitkan dalam buku dengan judul serupa: Si Naknun.

Selain dalam bentuk pementasan, karya ini juga tengah diangkat ke dalam film dengan judul yang sama. Kini produksi film “Si Naknun” sedang dalam tahap dubbing.

Pementasan drama “Si Naknun” berlangsung pada Senin (4/10/2021) lalu di Laboratorium Seni SMAN 2 Plus Panyabungan, Mandailing Natal (Madina).

Pentas drama “Si Naknun” dipersembahkan Sanggar Samirasa, Forum Penulis Madina bekerjasama dengan Sanggar Tano Sere SMA Negeri 2 Plus Panyabungan, disponsori Balai Pelestarian Nilai Budaya Aceh.

Drama “Si Naknun” ini dikemas dalam bentuk komedi satir. Plot dan dialog serta kemapuan akting para pemainnya mampu membius penonton.

Penonton benar-benar terhanyut dari adegan ke adegan sejak awal hingga akhir yang berdurasi 45 menit.

Para pemain berasal dari Forum Penulis Madina, Sanggar Samisara dan Sanggar Tano Sere.

Pementasan ini sangat berhasil, memperoleh pujian luar biasa dari penonton usai pagelaran.

Sosok tokoh pemuda “Naknun” yang polos, bersahaja, jujur, ikhlas berhasil diperani oleh aktor kawakan Mandailing, Erwin Parsaulian Lubis.

Erwin mampu menunjukkan sosok Si Naknun sebagaimana karakter yang dibayangkan pembaca saat membaca serial “Si Naknun” dalam postingan-postingan Askolani Nasution di laman facebook.

Apalagi sosok Tiara sangat hidup diperani Ghina Ulfah Fadhilah Lubis dari Sanggar Tano Sere SMA Negeri 2 Plus Panyabungan.

Dialog kocak dan satir kian memukau karena didukung kekuatan audio dan tata pencahayaan yang bagus.

Akting para pemain sangat kuat menjadikan drama ini benar-benar sangat memukau, layaknya menonton suatu film.

Tokoh Si Naknun merupakan type rakyat jelata yang tidak terbahagiakan oleh sistem suatu negara.

Ditengah belitan kemiskinan, Si Naknun tetap menjadi sosok yang dikagumi karena ikhlas dalam kepapan.

Drama “Si Naknun” ini menimbulkan kesadaran bahwa para seniman Mandaling telah mampu menunjukkan bahwa teater kontemporer di daerah ternyata tersetarakan dengan teater kontemporer skala nasional.

Peliput: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siapa Wanita yang Mengaku Istri Mantan Pejabat Pemkab Madina Itu? (bagian 1)

    Siapa Wanita yang Mengaku Istri Mantan Pejabat Pemkab Madina Itu? (bagian 1)

    • calendar_month Selasa, 23 Mei 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Pada tanggal 10 April 2017, Basrah Siregar warga Sidimpuan mengadukan nomor seluler 08122415#### ke Polres Sidimpuan atas tuduhan melakukan teror SMS dan telefon kepadanya dan istrinya. Pemilik nomor peneror itu seorang wanita, karena selain SMS, wanita itu juga dinyatakan pernah  via telefon melakukan teror lisan. Wanita peneror via SMS itu mengaku istri H mantan […]

  • Aparatur Desa: Budiman Sudjatmiko Palsukan Sejarah UU Desa

    Aparatur Desa: Budiman Sudjatmiko Palsukan Sejarah UU Desa

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Prabowo Subianto tidak pernah memalsukan sejarah Undang-Undang Desa. Justru, capres nomor urut 1 itu telah terlebih dahulu menandatangi komitmen dengan para aparatur desa yang tergabung dalam Parade (Persatuan Rakyat Desa) Nusantara. Demikian disampaikan Ketua Parade Nusantara Sudir Santoso  kepada wartawan di Jakarta, Rabu (7/6). "Prabowo Subianto adalah satu-satunya capres yang memiliki andil dan kontribusi dalam […]

  • Sejumlah Kabupaten-Kota di Sumut Lecehkan Pemprov Sumut dalam Penerimaan CPNS

    Sejumlah Kabupaten-Kota di Sumut Lecehkan Pemprov Sumut dalam Penerimaan CPNS

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN : Sejumlah kabupaten di Sumatera Utara tidak mengindahkan memorandum saling pengertian (MoU) dengan Pemprov Sumut dalam melaksanakan ujian penyaringan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2010. Sejumlah kabupaten sudah menyatakan diri untuk bekerjasama dengan perguruan tinggi di luar Universitas Sumatera Utara (USU) dan Universitas Negeri Medan (Unimed) dalam memeriksa hasil penyaringan CPNS. Contohnya, Kabupaten […]

  • Sukseskan PIN Puskesmas Panyabungan Timur Buka 16 Pos

    Sukseskan PIN Puskesmas Panyabungan Timur Buka 16 Pos

    • calendar_month Kamis, 10 Mar 2016
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam rangka mensukseskan Pekan Imunisasi Nasional yang diselenggarakan secara serentak secara nasional pada tanggal 8 – 15 Maret 2016 , Puskesmas Gunung Baringin buka 16 pos Pin. Pos pin ini tersebar di 14 desa dan 1 kelurahan yang ada  di Kecamatan Panyabungan Timur. Kepala Puskesmas Gunung Baringin Mukhlis Nasution kepada Mandailing […]

  • Tympanum dan Nila Sari Pro Garap Film “Si Bisuk Na Oto”

    Tympanum dan Nila Sari Pro Garap Film “Si Bisuk Na Oto”

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tympanum Novem Multimedia kembali memproduksi film Mandailing. Film yang diproduksi ini berjudul “Si Bisuk Na Oto”. Ini merupakan film ke-9 yang diproduksi Tympanum Novem Multimedia. Kali ini Tympanum tak sendirian, tetapi menggandeng Nila Sari Pro, sebuah production house milik penyanyi Nila Sari. Shooting perdananya dilakukan  Minggu (29/3/2015) lalu di […]

  • Hanya 3 Lokal, Dipakai Untuk Ruang Kelas Merangkap Kantor Sekolah

    Hanya 3 Lokal, Dipakai Untuk Ruang Kelas Merangkap Kantor Sekolah

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      ULU PUNGKUT (Mandailing Online) – Di Kecamatan Ulu Pungkut ditemukan satu sekolah dasar kekurangan ruang belajar. Tepatnya SD Negeri 226, Desa Tolang Pasalnya, 3 sekolah ini hanya memiliki 3 ruang belajar untuk 172 jumlah murid plus untuk ruang kepala sekolah dan perkantoran. “Dengan siswa sebanyak 172 orang, ruang kelasnya hanya tiga lokal dan juga […]

expand_less