Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Kasus Terpendam, Mahasiswa Protes Kinerja Polri

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 3 Feb 2012
  • print Cetak

T Tinggi. Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Mahasiswa Peduli Rakyat (Gempur) melakukan aksi protes di halaman Mapolresta, Jalan Pahlawan Kota Tebingtinggi, Kamis (2/2).
Aksi tersebut terkait kinerja jajaran kepolisian setempat yang terkesan lambat dalam menyelesaikan kasus yang menimpa seorang ibu rumah tangga bernama Sofi dalam kasus pencurian di dalam rumah miliknya pada tahun 2008 silam.
Para pengunjuk rasa membawa berbagai poster berisi tulisan bernada kecaman kepada kinerja aparat kepolisian yang sangat lambat dalam menyelesaikan kasus perkara. Mereka menilai kasus tersebut sengaja diperlambat oleh pihak-pihak berkepentingan, karena di dalamnya juga ikut terlibat seorang polisi dan tidak pernah ditetapkan menjadi tersangka.

Massa juga membawa spanduk sepanjang empat meter bertuliskan 1.000 tanda tangan masyarakat Kota Tebingtinggi akan dilakukan karena tidak adanya keadilan bagi masyarakat kecil. Kordinator aksi, Sari Damanik meminta kepada aparat kepolisian agar segera menuntaskan kasus yang menimpa Sofi hingga terbuka kebenaran dan keadilan jangan berlarut-larut lagi dalam ketidakjelasan.

“Tangkap orang yang terlibat dan adili mereka. Polisi harus bekerja secara profesional sesuai kode etik dan tugasnya,” tegas Sari di hadapan puluhan personil Polres Tebingtinggi yang dipersiapkan untuk mencegah tindakan anarkis para demonstran.

Akhirnya perwakilan mahasiswa bersama korban pencurian, Sofi langsung diterima Kasubag Humas Polres Tebingtinggi, AKP Ngemat Surbakti didampingi Kasat Reskrim AKP Lili Astono. Dalam pertemuan itu, sempat terjadi adu argument antara kedua belah pihak. Pihak pelapor meminta kepada jajaran Polres Tebingtinggi agar segera menangkap pencuri walapun melibatkan oknum polisi.

Menanggapi hal itu, Kasubag Humas Polres Tebingtinggi menjelaskan akan tetap menindaklanjuti pengaduan dari masyarakat. Disebutkan, kepastian hukum akan didapat oleh masyarakat, tapi semua butuh penyidikan dan pemeriksaan lebih lanjut. Terkait lambatnya tuntas kasus tersebut dikarenakan pihak kejaksaan telah melakukan pemulangan berkas P19 karena belum lengkapnya unsur-unsur hukum didalamnya.

“Untuk kasus ini, bila juru periksa (juper) pembatu telah bosan menangani kasus tersebut, kita akan menggantinya dengan juper yang baru. Sepuluh hari ke depan pihak pelapor sekaligus korban akan mendapatkan jawaban kelanjutan kasus pencurian itu dari pihak polisi untuk diselesaikan sesuai prosedur hukum yang berlaku,” jelas Ngemat Surbakti.

Mendengar penjelasan pihak kepolisian, mahasiswa yang tergabung dalam aliansi gerakan mahasiswa peduli rakyat meninggalkan Polres Tebingtinggi dengan tertib, apabila yang dijanjikan pihak polisi tidak terbukti sampai sepuluh hari ke depan, mahasiswa berjanji akan kembali menggelar unjuk rasa dengan jumlah masa yang lebih besar. ( ali yustono.medanbisnis)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jabatan Kasek Tak Tersentuh, LSM Merah Putih: Orang Tua Siswa Tinggal Berdoa dan Menunggu

    Jabatan Kasek Tak Tersentuh, LSM Merah Putih: Orang Tua Siswa Tinggal Berdoa dan Menunggu

    • calendar_month Kamis, 24 Feb 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jabatan Kepala SDN 001 Sihepeng yang seakan tak tersentuh meski masyarakat, Komisi I, dan Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina) Erwin Efendi Lubis telah bersuara membuat LSM Merah Putih turut angkat bicara. Ketua LSM Merah Putih Tabagsel Khairunnisah menilai saat ini yang bisa dilakukan masyarakat hanya tinggal berdoa dan menunggu saja. “Orang […]

  • Situs Menhir di Runding Indikasi Peradaban Mandailing Sudah Ada Sejak Zaman Batu

    Situs Menhir di Runding Indikasi Peradaban Mandailing Sudah Ada Sejak Zaman Batu

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tympanum Novem Film sejak pekan lalu memulai penggarapan video situs-situs peninggalan Mandailing masa lampau. Tiga situs yang direkam video pada Kamis (15/5/2014) meliputi situs reruntuhan candi di Saba Biara, Pidoli; situs yang diduga reruntuhan candi di Padang Mardia, Hutasiantar dan Menhir di Runding satu peninggalan dari zaman batu. Situs-situs tersebut sangat […]

  • Mendikbud: perubahan kurikulum karena tuntutan zaman

    Mendikbud: perubahan kurikulum karena tuntutan zaman

    • calendar_month Minggu, 2 Des 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Yogyakarta, (MO) – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengatakan perubahan kurikulum pendidikan perlu dilakukan karena tuntutan zaman yang terus berkembang agar peserta didik mampu bersaing di masa depan. “Saat ini zaman kan sudah berubah, maka kompetensi yang diberlakukan untuk pengembangan intelektual siswa pun juga harus berubah karena tantangan yang mereka hadapi tidak akan sama […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 15)

    MARSIDAO-DAO (episode 15)

    • calendar_month Kamis, 7 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara Dung sidung mangan, na juguk dursat doma si Pikek dohot Si Poso i sopo i. Ro ni udan rimbus-rimbus mambaen saba na dao i tarida so tarida. Dua halak tarida mardalan muli i gadu saba an maniop bulung pisang panyanggop ni ulu so ulang litak tarudan. “Parjolo ma ami […]

  • Buat Baju Berbahan Emas Demi Dapatkan Perempuan Pujaan

    Buat Baju Berbahan Emas Demi Dapatkan Perempuan Pujaan

    • calendar_month Selasa, 13 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Ungkapan ‘Uang tak bisa membeli cinta’ tampaknya tak berlaku bagi Datta Phuge, pria asal Pimpri-Chinchwad, India. Ia malah membuat kemeja berbahan emas seharga 14 ribu Poundsterling atau setara dengan Rp210 juta untuk menemukan perempuan yang akan menjadi jodohnya kelak. Pria berusia 32 tahun itu mempekerjakan 15 perajin emas untuk membuat baju tersebut selama dua pekan. […]

  • Pj Bupati Madina Tepungtawari Calhaj Dinas Pendidikan

    Pj Bupati Madina Tepungtawari Calhaj Dinas Pendidikan

    • calendar_month Senin, 4 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Pj Bupati Mandailing Natal (Madina) Ir Aspan Sofian Batubara MM menepungtawari pegawai Dinas Pendidikan yang akan berangkat menunaikan ibadah haji di di Gedung Serba Guna Parabungan, Kecamatan Panyabungan, Ahad (03/10/2010). Kepala Dinas Pendidikan Madina Drs Musaddad Daulay MM dalam sambutannya mengatakan, tepung tawar bagi pegawai Dinas Pendidikan dan guru-guru yang berangkat menunaikan ibadah haji […]

expand_less