Kamis, 4 Jun 2026
light_mode

Kecurangan CPNS di Medan Diadukan ke KPK

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 11 Jan 2011
  • print Cetak


MEDAN : Lembaga Bantuan Hukum Medan mengadukan dugaan kecurangan proses penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di jajaran Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota di Sumatera Utara ke Komisi Pemberantasan Korupsi.

Surat bernomor 014/LBH/S/I/2011 itu ditujukan langsung kepada Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK) Busyro Muqoddas, kata Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan Nuriyono di Medan, Senin.

Menurut dia, surat pengaduan dugaan kecurangan itu juga disampaikan ke Gubernur, Kejaksaan Tinggi dan Polda Sumut. Bahkan, ditembuskan juga ke-33 Pemkab/Pemko di Sumut,” kata Nuriyono didampingi Wakil Direktur LBH Medan Muslim Muis.

Ia mengatakan, pengaduan itu berawal dari adanya laporan dari sejumlah peserta penerimaan CPNS formasi 2010, baik di lingkungan Pemprov maupun Pemkab/Pemko di Sumut.

Dalam laporan yang kini diadvokasi LBH Medan, peserta penerimaan menduga adanya praktik kecurangan dalam proses itu seperti dilihat dari tanggapan berbagai pihak, termasuk tokoh masyarakat yang disampaikan melalui sejumlah media massa.

Praktik kecurangan itu diduga dilakukan dengan cara menukar nama CPNS yang lulus tetapi digantikan dengan yang lainnya dengan pertimbangan tertentu.

Salah satu yang dapat dijadikan bukti atas dugaan itu dapat dilihat dari pengumuman penerimaan CPNS di lingkungan Pemko Medan melalui website www.pcpns.pemkomedan.go.id.

Ketika dipublikasikan melalui website itu pada 22 Desember 2010 pukul 01.20 WIB, tercantum peserta penerimaan CPNS yang dinyatakan lulus sesuai dengan bidang tugas masing-masing.

Namun ketika diumumkan melalui surat kabar, terjadi perubahan nama CPNS yang dinyatakan lulus, karena ada 17 nama yang tidak diikutkan meski telah tercantum dalam pengumuman melalui website.

Indikasi adanya peluang kecurangan itu juga dapat dilihat dari sejumlah Pemkab/Pemko yang menggunakan jasa perguruan tinggi negeri (PTN) di luar Sumut

Padahal, kata Nuriyono, di Sumut terdapat PTN yang memiliki kualitas dan kapabelitas untuk dijadikan mitra dalam penerimaan CPNS tersebut.

Karena itu, LBH Medan mengharapkan KPK dapat mengusut dugaan kecurangan di Sumut tersebut dengan memeriksa seluruh panitia penerimaan CPNS formasi tahun 2010.(an)
Sumber : Eksposnews

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jumlah Peserta UN SLTP/SLTA di Madina 10.475 Orang

    Jumlah Peserta UN SLTP/SLTA di Madina 10.475 Orang

    • calendar_month Rabu, 23 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Jumlah sementara peserta Ujian Nasional (UN) TA 2011 di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sebanyak 10.475 orang. SLTP 4.467 orang dan SLTA 6.008 orang. Rincian peserta UN SLTA, SMA sebanyak 1.885 orang, SMK 1.715 orang dan Madrasah Aliyah 2.408 orang. Sementara untuk SLTP, MTs 3.515 orang dan SMP 9.56 peserta. Hal ini dikatakan Kadis Pendidikan […]

  • Atika Sebut Menyantuni Yatim Anjuran Agama

    Atika Sebut Menyantuni Yatim Anjuran Agama

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Calon Wakil Bupati Mandailing Natal (Mdina) nomor urut 2, Atika Azmi Utammi Nasution kembali memberikan santunan kepada 59 anak yatim dan piatu di Kecamatan Panyabungan Selatan, Madina. Kali ini anak yatim dan piatu yang menerima santunan dari Wakil Bupati Madina yang sedang cuti ini berada di empat desa, yakni 14 anak […]

  • Korupsi Telah Mendarah Daging

    Korupsi Telah Mendarah Daging

    • calendar_month Sabtu, 6 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Siti Khadijah Sihombing, S.Pd Anggota Komunitas Forum Kajian Islam Kaffah   Korupsi adalah penyelewengan atau penyalahgunaan uang negara (perusahaan dan sebagainya) untuk keuntungan pribadi atau orang lain. Berdasarkan pengertian ini dapat kita simpulkan bahwa korupsi itu suatu perilaku mencuri dan mengambil hak milik orang lain tanpa peduli bagaimana akibat dari tindakan kita kepada orang […]

  • Ziarah ke Makam Syekh H. Bahauddin Hasibuan

    Ziarah ke Makam Syekh H. Bahauddin Hasibuan

    • calendar_month Minggu, 18 Sep 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Muhammad Isamuddin Mahasiswa Ilmu Sejarah, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas Berziarah ke kubur bagi masyarakat muslim Indonesia merupakan hal yang lumrah, bahkan menjadi tradisi. Ziarah tidak hanya dilakukan laki-laki, perempuan pun ikut meramaikan kuburan. Tawaran pahala yang besar sebesar dua qiradh dan keinginan untuk mendo’akan kerabat yang telah meninggal menjadi alasan untuk menuju […]

  • Antara Konser dan Bukber, Manakah Yang Layak Dilarang?

    Antara Konser dan Bukber, Manakah Yang Layak Dilarang?

    • calendar_month Rabu, 29 Mar 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Mariani Siregar, M.Pd.I Dosen Pendidikan Islam Ramadan adalah bulan untuk menunaikan ibadah puasa bagi kaum Muslim. Dalam menjalani kewajiban puasa Ramadan, ada dua momen yang indah di dalamnya. Bahkan kedua momen tersebut tidak jarang menjadi penyatu keluarga yang jarang bersama walaupun serumah. Itulah saat sahur dan berbuka. Selanjutnya, waktu sahur tentu tidak lazim dilakukan […]

  • DIM RUU Perawat Masuk DPR

    DIM RUU Perawat Masuk DPR

    • calendar_month Kamis, 15 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA, – Pembahasan RUU Keperawatan di parlemen segera dimulai. Setelah rangkaian demonstrasi dari para perawat yang menuntut agar RUU segera disahkan, Kementerian Kesehatan akhirnya pada 13 Agustus 2013 mengirim daftar inventaris masalah (DIM) RUU tersebut ke DPR. “Iya, sudah masuk ke komisi kami,” kata Wakil Ketua Komisi IX Nova Riyanti Yusuf saat dihubungi kemarin (14/8). […]

expand_less