Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Todung Mulia Lubis : Pemerintah dan Kepolisian telah melakukan ‘ommission’ Terhadap Penambang Emas Liar di Madina

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
  • print Cetak

Photo Facebook Todung Mulia Lubis ( ist )

MADINA ( Mandailing Online ): tokoh nasional asal Mandailing Natal (Madina), Todung Mulya Lubis sangat menyayangkan kondisi lingkungan yang hancur khususnya ekosistem air sungai Batang Natal, sehingga masyarakat hilir sungai di Natal menjadi korban.

Dalam postingan media sosial (Medsos) Facebook miliknya. Beliau memposting sebuah foto tentang keruhnya air Sungai Batang Natal. Menurut Todung dalam postingan menulis bahwa ia mendapat kiriman beberapa foto Aek Batang Natal yang sangat keruh, sangat coklat.

“Dulu sungai ini jernih, bening dan kita bisa memandangi wajah kita ketika kita menghampirinya. Itu telah jadi masa lalu,” isi tulisan dilaman facebook mantan duta besar Oslo itu.

Dalam tulisannya Ia menjabarkan bahwa Penambang liar yang menggali emas di sekitar 8 kampung telah membuat bencana, membunuh ikan-ikan dan membuat penduduk tak bisa lagi mandi di sungai. Penambang liar (Peti) telah merusak alam yang dianugerahkan Tuhan kepada kita, dan sekarang segelintir orang yang menimba keuntungan dari penambangan liar ini tidak berhenti mengotori sungai.

Ia juga menimai penambang liar ini mengusir nelayan untuk menangkap ikan jauh ke tengah laut sementara nelayan tak punya kapal penangkap ikan yang bisa menuju tengah laut.

Kenapa penambang liar ini tetap bisa beroperasi? Inilah pertanyaannya. Apakah penambang liar ini tak bisa dihentikan? Sejatinya penambang liar ini bisa dihentikan oleh pemerintah dan aparat kepolisian. Jawabnya: bisa.

Pihak pemerintah dan kepolisian telah melakukan ‘ommission’ membiarkan penambangan liar ini terus berjalan. Saya berharap Kapolda dan Kapolri turun ke bawah dan menindak mereka yang melakukan penambangan liar ini.

Tim pun berusaha menelusuri benar atau tidaknya ada para pelaku tambang ilegal di hulu sungai Batang Natal. Berdasarkan penelusuran ini, ternyata salah satu pemain di sekitaran hulu Sungai Batang Natal diduga residivis kasus penambangan emas tanpa izin (PETI).

Sementara itu Kapolres Madina, AKBP Arie Paloh, SH, SIK yang konfirmasi melalui Plh. Kasi Humasy Polres Madina, Iptu Bagus Seto  menjawab, “Terimakasih informasinya, kita akan segera cek”.

“terima kasih informasinya, Kita akan segera cek kebenarannya,” tegas Iptu Bagus Seto yang juga menjabat KBO Satreskrim Polres Madina itu. (*)

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sapma PP Madina Bantu Korban kebakaran Kotasiantar

    Sapma PP Madina Bantu Korban kebakaran Kotasiantar

    • calendar_month Minggu, 17 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bantuan terus mengalir dari berbagai kalangan meringankan beban 9 keluarga korban kebakaran di Kelurahan Kotasiantar, Panyabungan, Madina. Sapma Pemuda Pancasila Madina juga menyalurkan bantuan, Sabtu (16/11/2019). Bantuan diserahkan fungsionaris Sapma Madina, Harun Ridwan Nasution. Bantuan meliputi sembako dan perlengkapan sekolah. Amiruddin Hasibuan perwakilan korban kebakaran mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya […]

  • Pertokoan di Pasar Baru Panyabungan Banyak Tutup

    Pertokoan di Pasar Baru Panyabungan Banyak Tutup

    • calendar_month Jumat, 1 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) Puluhan pedagang di Pasar Baru Panyabungan, Mandailing Natal ( Madina ) memilih menutup toko nya karena sepinya pembi. Selain faktor sepi pembeli, masalah tempat juga menjadi alasan pedagang menutup dagangannya. Kebanyakan mereka yang menutup tokonya adalah pedagang kain dan assesoris, akibatnya puluhan toko di pasar baru sementara itu bagaikan pasar kelas […]

  • Meningkatkan produktifitas dan Kesehatan Hewan, Distan Madina Salurkan Obat Obatan Sumber Dana APBD 2025

    Meningkatkan produktifitas dan Kesehatan Hewan, Distan Madina Salurkan Obat Obatan Sumber Dana APBD 2025

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Terkait alokasi anggaran pengadaan obat obatan di Dinas Pertanian Madina, Taufik Zulhendra Ritonga selaku Plt Kepala Dinas Pertanian mengaku bahwa  untuk menjaga kesehatan hewan ternak serta menjaga produktifitas, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melalui Dinas Pertanian fokuskan realisasi obat obatan guna tujuan yang optimal seperti menjaga kualitas dan kesehatan sektor Pertanian […]

  • Atika Sebut Menyantuni Yatim Anjuran Agama

    Atika Sebut Menyantuni Yatim Anjuran Agama

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Calon Wakil Bupati Mandailing Natal (Mdina) nomor urut 2, Atika Azmi Utammi Nasution kembali memberikan santunan kepada 59 anak yatim dan piatu di Kecamatan Panyabungan Selatan, Madina. Kali ini anak yatim dan piatu yang menerima santunan dari Wakil Bupati Madina yang sedang cuti ini berada di empat desa, yakni 14 anak […]

  • Srikandi PP Madina Berbagi Takjil

    Srikandi PP Madina Berbagi Takjil

    • calendar_month Rabu, 13 Apr 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPC Srikandi Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) memanfaatkan momen Ramadan untuk berbagi takjil dengan masyarakat yang melintas di depan Sektretariat MPC PP, jalan Willem Iskander, Pidoli Dolok. Agenda sosial yang diikuti oleh puluhan kader Srikandi ini dimulai sekitar pukul 17.00 WIB dan dipimpin langsung oleh Ketua Srikandi Ida Rosita. […]

  • Ketua DPRD Madina: Pemkab Harus Bantu Warga Korban Banjir Mompang

    Ketua DPRD Madina: Pemkab Harus Bantu Warga Korban Banjir Mompang

    • calendar_month Rabu, 8 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO)- Ketua DPRD Madina, As Imran Khaytami Daulay, SH kepada wartawan, Rabu (08/ 02) menyampaikan dengan tegas agar Pemerintah Kabupaten Madina bisa dengan segera menormalisasi warga yang terkena bencana di Mompang. “Saya juga meminta kepada Pemerintah Kabupaten Madina dan Instansi yang terkait dalam hal ini Kantor Badan Penanggulangan Bencana untuk sesegera mungkin terjun kelapangan […]

expand_less