Jumat, 6 Mar 2026
light_mode

UMAT HANYA BUTUH ISLAM

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 26 Jun 2020
  • print Cetak

Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) tengah diusung DPR untuk disahkan. Namun, RUU ini mendapat penolakan keras dari masyarakat, khususnya elemen kaum Muslim. MUI, Muhammadiyah dan NU sepakat menolak pengesahan RUU tersebut. Penolakan ini diikuti dengan pernyataan sikap serupa oleh berbagai ormas dan MUI di berbagai daerah.

Menurut Sekretaris Jenderal MUI Anwar Abbas, RUU HIP sangat sekular dan ateistik. Selain itu Tap MPRS XXV/1966 yang melarang ajaran Komunisme tidak dimasukkan dalam konsideran RUU ini. Karena itu MUI menolak seluruh isi RUU tersebut.

Bahaya Laten Komunisme

Sosialisme-komunisme-marxisme jelas bertentangan dengan Islam. Sosialisme-komunisme-marxisme bertumpu pada materialisme. Materialisme adalah paham yang memandang kehidupan, manusia dan alam semesta merupakan materi yang mengalami evolusi internal. Materi ini tidak diciptakan. Ia ada dengan sendirinya. Karena itu tidak ada Pencipta (Tuhan) dan yang dicipta (makhluk). Dengan demikian dasar ideologi ini hakikatnya adalah ateisme.

Feuerbach, salah satu tokoh ateisme sekaligus Sosialisme-komunisme dengan lancang menyatakan: bukan Tuhan yang menciptakan manusia, melainkan manusialah yang menciptakan Tuhan. Tuhan hanyalah imajinasi dan angan-angan manusia.

Karl Marx, pencetus Marxisme, juga mengatakan bahwa hanya orang-orang irasional (tak berakal) yang mempercayai adanya Tuhan.

Ini bertentangan dengan realita kerumitan dan kompleksnya alam semesta, manusia dan kehidupan yang tak mungkin ada tanpa ada yang menciptakan. Dialah Allah SWT (Lihat: QS al-Insan [76]: 2; QS al-Mu’minun [23]: 14).
Komunisme mengambil jalan kekerasan untuk perubahan masyarakat. Marx mengatakan, “Kekerasan adalah ‘bidan’ untuk setiap masyarakat lama yang ‘hamil tua’ dengan masyarakat baru.”

Tak aneh pemerintahan komunis senantiasa banjir darah. Lenin membantai 500 ribu rakyat Rusia sepanjang 1917-1923. Stalin membantai 46 juta rakyat Rusia, termasuk di dalamnya 6 juta petani “kulak” sepanjang 1925-1953. Mao Tsetung menjagal 50 juta penduduk RRC dalam kurun 1947-1976. Pol Pot membunuh 2,5 juta rakyat Kamboja. Najibullah mencabut nyawa 1,5 juta rakyat Afganistan sepanjang 1978-1987. Rezim komunis yang dibantu Rusia Sovyet menjagal 1 juta rakyat di berbagai Negara Eropa Timur, 150 ribu di Amerika Latin dan 1,7 juta rakyat di berbagai Negara Afrika. Di Tanah Air, sejarah PKI juga berlumuran darah, khususnya umat Islam.

Bahaya Nyata Kapitalisme

Namun, Sosialisme-komunisme bukan satu-satunya ancaman terhadap kaum Muslim. Masih ada Sekularisme-kapitalisme. Faktanya, pada hari ini justru hampir seluruh negeri Muslim di dunia, termasuk negeri ini, menerapkan ideologi dan sistem Sekularisme-kapitalisme. Padahal Sekularisme-kapitalisme juga bertentangan dengan ajaran Islam. Sayangnya, hal ini tidak banyak disadari oleh kaum Muslim.

Ideologi Sekularisme-kapitalisme bertentangan dengan Islam karena mengharuskan pemisahan agama dari kehidupan dan negara (fashl ad-din ‘an al-hayah wa ad-dawlah). Ideologi Sekularisme-kapitalisme menolak syariah Islam dijadikan undang-undang dalam kehidupan. Padahal Allah SWT telah berfirman:

أَفَحُكْمَ الْجَاهِلِيَّةِ يَبْغُونَ وَمَنْ أَحْسَنُ مِنَ اللَّهِ حُكْمًا لِقَوْمٍ يُوقِنُونَ
Apakah hukum Jahiliah yang mereka kehendaki? (Hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi kaum yang yakin? (TQS al-Maidah [5]: 50).

Dalam Mukhtasar Tafsir Ibnu Katsir antara lain dinyatakan: ”Berhukum pada selain hukum Allah berarti beralih pada hukum selain-Nya, seperti pada pendapat, hawa nafsu dan konsep-konsep yang disusun oleh para tokoh tanpa bersandar pada syariah Allah. Ini sebagaimana yang dilakukan oleh masyarakat Jahiliah.” (Mukhtasar Tafsir Ibnu Katsir, 1/525).

Bahaya lain dari ideologi Sekularisme-kapitalisme adalah memberikan kebebasan seluas-luasnya kepada manusia: kebebasan beragama, kebebasan kepribadian/perilaku, kebebasan kepemilikan dan kebebasan berpendapat. Dengan payung hukum HAM dan demokrasi, warga negara berhak mendapat jaminan kebebasan. Negara berkewajiban memberikan jaminan kebebasan tersebut.

Dengan kebebasan beragama, orang bebas untuk berganti-ganti agama, tidak beragama bahkan membuat agama sendiri. Kasus Muslim yang berpindah agama (murtad) selalu ada tanpa ada pencegahan, apalagi penanganan secara hukum. Semua sah menurut aturan negara. Belum lagi keberadaan banyak kelompok sesat seperti Ahmadiyah dan Lia Eden yang justru tidak terusik oleh hukum. Tetap bebas beraktivitas dan mengumpulkan jemaah.

Kebebasan berpendapat melahirkan berbagai opini tanpa nilai baik buruk, termasuk menista agama.

Kebebasan perilaku juga telah merusak tatanan sosial masyarakat. Penelitian yang dilakukan oleh Reckitt Benckiser Indonesia terhadap 500 remaja di lima kota besar di Indonesia menemukan, 33% remaja sudah pernah berzina. Para peserta survei ini adalah mereka yang belum menikah.

Kondisi ini berdampak pada kerusakan lain, yakni pembuangan bayi. Berdasar catatan IPW, selama 2018 terdapat 178 bayi yang baru dilahirkan dibuang. Jumlah ini naik 90 kasus dibandingkan dengan tahun 2016.
Selain melegalkan perzinaan, ideologi sekularisme-kapitalisme-liberalisme ini juga menghalalkan penyimpangan perilaku seksual seperti LGBT dan industri pornografi.

Kebebasan kepemilikan yang dibawa Kapitalisme pun terbukti telah merusak perekonomian masyarakat. Dalam Global Wealth Report 2018 yang dirilis Credit Suisse dilaporkan bahwa 1% orang terkaya di Indonesia menguasai 46,6% total kekayaan penduduk dewasa dan 10% orang terkaya menguasai 75,3% total kekayaan penduduk. Artinya, pembangunan yang dilakukan Pemerintah selama ini hanya dinikmati oleh sebagian orang-orang tajir di negeri ini.
Mantan Ketua PP Muhammadiyah Syafii Maarif pernah mengatakan bahwa 80% tanah dikuasai konglomerat domestik, 13% dikuasai konglomerat asing dan hanya 7% yang dimiliki oleh masyarakat biasa.

Umat Hanya Butuh Islam

Bahaya laten Komunisme semestinya tidak membuat umat terlena akan bahaya nyata Kapitalisme yang telah terbukti merusak.

Tidak ada jalan keselamatan dan kesejahteraan serta mendatangkan keridhaan Allah SWT melainkan hanya Islam. Allah SWT telah memerintahkan manusia agar hanya memilih Islam sebagai sistem kehidupan yang sempurna menata dunia dan akhirat.

الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا

Pada hari ini telah Aku sempurnakan untuk kalian agama kalian, telah Aku cukupkan nikmat-Ku bagi kalian dan telah Aku ridhai Islam sebagai agama kalian (TQS al-Maidah [5]: 3).

Imam Ibnu Katsir menjelaskan ayat ini; “Ini merupakan nikmat Allah yang paling besar kepada umat ini kare¬na Allah telah menyempurnakan bagi mereka agama mereka. Mereka tidak memerlukan lagi agama yang lain.” (Tafsir Ibnu Katsir, 3/22).

Karena itu umat tidak memerlukan sistem kehidupan lain selain Islam. Islam adalah sistem kehidupan yang sempurna. Islam mengatur urusan dunia dan akhirat. Syariahnya mengatur urusan thaharah (bersuci) hingga siyasah (politik) dan imarah/imamah (pemerintahan).

Syariah Islam juga memberikan perlindungan pada kehidupan manusia secara utuh. Syariah Islam melindungi akidah, akal, darah dan jiwa, kelahiran dan keturunan, harta, kehormatan, keamanan dan negara. Perlindungan ini diberikan pula kepada warga non-Muslim (ahludz dzimmah).

Syariah Islam juga mengatur sebab kepemilikan harta dan jenis-jenis kepemilikan. Barang tambang, air dan enerji yang menjadi hajat hidup publik haram diprivatisasi. Semua itu milik umum yang harus dikelola oleh negara untuk kemaslahatan mereka. Sebaliknya, negara juga haram merampas kepemilikan individu meski dengan alasan kepentingan bersama, melainkan harus dengan penggantian yang setimpal.

Sistem pemerintahan Islam juga amat jelas dan memiliki contoh terbaik, yaitu Rasulullah saw. yang pernah memimpin Daulah Islam di Madinah dan Khulafaur-Rasyidin yang memimpin Kekhilafahan Islam setelah beliau wafat. Nabi saw. bersabda:

فَعَلَيْكُمْ بِسُنَّتِي وَسُنَّةِ الْخُلَفَاءِ الْمَهْدِيِّينَ الرَّاشِدِينَ تَمَسَّكُوا بِهَا وَعَضُّوا عَلَيْهَا بِالنَّوَاجِذِ

Wajib kalian berpegang dengan Sunnahku dan Sunnah Khulafaur Rasyidin al-Mahdiyyin. Berpegang teguhlah kalian padanya dan gigitlah ia dengan geraham-geraham kalian (HR Abu Dawud).

Salah satu Sunnah Rasulullah saw. dan Sunnah Khulafaur Rasyidin yang utama tentu saja sistem pemerintahan Islam. Setelah era Daulah Islam pimpinan Rasulullah saw. berakhir, Khilafahlah satu-satunya sistem pemerintahan yang ditetapkan oleh syariah Islam. Inilah yang dipraktikkan Khulafaur Rasyidin. Bukan yang lain. Para ulama Ahlus Sunnah telah menyepakati kewajiban kaum Muslim menegakkan Khilafah ini. Al-’Allamah Abu Zakaria an-Nawawi, dari kalangan ulama mazhab Syafii, mengatakan, “Para imam mazhab telah bersepakat bahwa kaum Muslim wajib mengangkat seorang khalifah.” (An-Nawawi, Syarh Shahîh Muslim, XII/205).

Karena itu Kekhilafahan bukanlah isme atau ajaran buatan manusia, melainkan ketetapan syariah. Karena itu pula, menyebut Kekhilafahan dengan Khilafahisme—apalagi disamakan dengan komunisme, kapitalisme dan liberalisme—adalah pelecehan terhadap syariah Islam!

Dicopy dari : Buletin Kaffah No. 147
(04 Dzulqa’dah 1441 H/26 Juni 2020 M)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pedagang: Rahudman yang bakar Sukaramai!

    Pedagang: Rahudman yang bakar Sukaramai!

    • calendar_month Selasa, 19 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Pedagang Pasar Sukaramai yang menjadi korban kebakaran pada, Minggu (17/10) kemarin sekira pukul 19.45 WIB sangat marah dengan Walikota Medan, Rahudman Harahap. Saat kejadian kebakaran yang meludeskan sekitar 886 kios pedagang itu, dikarenakan terlambatnya mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian. Tidak itu saja, pagar pasar tersebut terkunci sehingga pedagang tidak dapat menyelamatkan […]

  • E-Voting salah satu alat Pemilu yang syah

    E-Voting salah satu alat Pemilu yang syah

    • calendar_month Selasa, 21 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kepala Badan Pengkajian danPenerapan Teknologi (BPPT), Dr Marzan A. Iskandar mengatakan,pemilihan umum secara elektronik atau e-voting menjadi alternatif,karena berdasarkan hasil Yudisial Review dari Mahkamah Konstitusi,bahwa e-voting merupakan salah satu alat pemilihan yang syah. Oleh karena itu, mulai saat ini metodologinya akan disusun,karena pada Mei 2010 yang lalu sudah diadakan dialog nasionalmengenai e-voting, dan salah satu […]

  • Kendaraan Plat Merah Tak Boleh Beli BBM di SPBU

    Kendaraan Plat Merah Tak Boleh Beli BBM di SPBU

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Pandan – Sejak dikeluarkannya peraturan tentang wajib kendaraan milik pemerintah berplat merah menggunakan BBM jenis Pertamax, di Tapteng para PNS Tapteng sebagai pengguna kendaraan plat merah mengeluh. Pasalnya, akibat belum adanya SPBU yang menyediakan Pertamax di Tapteng, SPBU juga tidak memperbolehkan kendaraan berplat merah mengisi BBM di SPBU. Banyak pengguna kendaraan berplat merah, terpaksa membeli […]

  • Tympanum Novem Films Ditawari Selenggarakan Workshop Sastra Mandailing

    Tympanum Novem Films Ditawari Selenggarakan Workshop Sastra Mandailing

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Dalam rangka penguatan dan pengembangan sastra Mandailing, para budayawan di Mandailing bersama para perantau menyatukan pendapat bahwa harus ada upaya ril saat ini. Salah satunya adalah rangsangan bagi penulisan sastra-sastra. Termasuk penulisan cerita berbahasa Mandailing, baik dalam bentuk cerita pendek maupun novel. Terkait dengan itu, Tympanum Novem Films mendapat tawaran kerja […]

  • Irigasi Batang Gadis “Sekarat”, 11 Desa Krisis Air di Madina

    Irigasi Batang Gadis “Sekarat”, 11 Desa Krisis Air di Madina

    • calendar_month Jumat, 18 Jun 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Volume air di Saluran Kanan Irigasi Batang Gadis di Mandailing Natal telah bertahun-tahun “sekarat”. Akibatnya, petani di dua kecamatan menjerit. Yaitu Kecamatan Panyabungan dan Panyabungan Utara. Para petani dari dua kecamatan ini yang diwawancarai dalam dua pekan terakhir (tanggal 3 hingga 17/6/2021) mengungkapkan kesulitan ini telah berlangsung hampir 10 tahun, lalu […]

  • Rugikan Negara Rp10 M Mantan Kadinkes Labusel Ditahan

    Rugikan Negara Rp10 M Mantan Kadinkes Labusel Ditahan

    • calendar_month Senin, 22 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MEDAN, – Penyidik Subdit III/Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Poldasu, Jumat (19/7), akhirnya melakukan penahanan terhadap lima tersangka dugaan korupsi pengadaan alat-alat kesehatan (alkes) di Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel). “Sekarang tersangkanya masih dalam perjalanan, dijemput anggota kita dari sana (Labusel, red). Kelimanya akan langsung kita tahan,” ujar Direktur Reskrimsus Polda Sumut, Kombes Pol […]

expand_less