Sabtu, 12 Sep 2026
light_mode

Irigasi Batang Gadis “Sekarat”, 11 Desa Krisis Air di Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 18 Jun 2021
  • print Cetak

Ini adalah saluran Irigasi Batang Gadis titik lintas Desa Gunung Tua Jae, Kecamatan Panyabungan. Diabadikan Sabtu (5/6/2021). Foto: Dahlan Batubara

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Volume air di Saluran Kanan Irigasi Batang Gadis di Mandailing Natal telah bertahun-tahun “sekarat”.

Akibatnya, petani di dua kecamatan menjerit. Yaitu Kecamatan Panyabungan dan Panyabungan Utara.

Para petani dari dua kecamatan ini yang diwawancarai dalam dua pekan terakhir (tanggal 3 hingga 17/6/2021) mengungkapkan kesulitan ini telah berlangsung hampir 10 tahun, lalu mengalami “sekarat” dalam 3 tahun terakhir.

“Pasokan air tak ada lagi dari irigasi,” ungkap Hanun, petani yang menggarap sawah di Gunung Tua Jae Kecamatan Panyabungan, Sabtu (5/6/2021).

Saba Palas Indah, Saba Palas Tonga, Saba Palas Jae, Saba Olat-olat sudah bertahun-tahun krisis air sawah. Ini kawasan Sipolu-polu, Panyabungan Jae, Panyabungan Tonga, Adian Jior, ujar Seri Lubis keluarga petani di Panyabungan Jae, Rabu (16/6/2021).

“Hamparan di Saba Jambu dan Iparbondar betul-betul krisis air sawah,” ujar Kadek Jakoje petani yang menggarap sawah di kawasan perbatasan Iparbondar dan Saba Jambu, Minggu (13/6/2021).

Berdasar investigasi wartawan dalam sepekan terakhir, setidaknya terdapat puluhan hamparan persawahan pada sedikitnya 11 desa dan kelurahan di Panyabungan dan Panyabungan Utara yang mengalami krisis air akibat irigasi yang “sekarat”.

Yakni, Desa Panyabungan Tonga, Panyabungan Jae, Adian Jior dan Kelurahan Sipolu-polu, Desa Iparbondar, Kampung Padang, Saba Jambu, Gunung Tua Jae, Gunung Barani, Sarak Matua dan Mompang Julu.

Arus air yang normal hanya sampai di titik pintu Sipolu-polu saja, tepatnya di sebelah rumah makan Adian Paranginan. Yaitu, pintu persimpangan saluran primer dengan saluran sekunder Sipolu-polu.

Dari titik ini, volume air sudah “sekarat” menuju kawasan Desa Iparbondar, Kampung Padang, Saba Jambu, Gunung Tua Jae, Gunung Barani, Sarak Matua dan Mompang Julu.

“Air hanya sampai di pintu Sipolu-polu saja. Seterusnya tak lagi normal sampai ke kawasan Gunung Tua, Saba Jambu, Gunung Barani. Apalagi Mompang,” kata petani marga Nasution dari Gunung Tua Jae.

Petani menduga, volume air irigasi yang “sekarat” ini disebabkan rendahnya volume air yang masuk dari pintu utama yang berada di bendungan Batang Gadis.

Akibatnya air hanya cukup untuk sekitar seperdelapan dari total panjang seluruh badan primer dan sekunder Saluran Kanan Irigasi Batang Gadis.

Kondisi itu menyebabkan petani menjerit, banyak sawah yang kekeringan akut bertahun-tahun.

Peliput: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Jenguk Penderita Tumor di Sipolupolu

    Bupati Jenguk Penderita Tumor di Sipolupolu

    • calendar_month Rabu, 23 Nov 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution mengunjungi Suhibban (57 Tahun) penderita penyakit tumor di Lingkungan II, Kelurahan Sipolu-polu, Kecamatan Panyabungan, Madina, Sumut, Rabu (23/11/2022). Penyakit yang terus menggerogoti tubuhnya mengakibatkan Suhibbah tidak dapat lagi beraktivitas untuk memenuhi kewajibannya sebagai tulang punggung keluarga. Semenjak 2 bulan belakangan, Suhibban hanya dapat […]

  • UKT Bukti Komersialisasi Pendidikan Tinggi?

    UKT Bukti Komersialisasi Pendidikan Tinggi?

    • calendar_month Selasa, 28 Mei 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Mariani Siregar, M.Pd.I Dosen Pendidikan Tinggi di Indonesia kembali menuai kontroversi. Pasalnya, terjadi polemik yang sangat menyita perhatian publik terkait biaya UKT (Uang Kuliah Tunggal) yang semakin tinggi. Meskipun tidak semua PTN maupun PTS memberlakukan biaya UKT dengan angka yang tinggi, tetapi sejumlah PTN yang sejatinya adalah plat merah, seperti menyaingi biaya kuliah perguruan […]

  • Tahun Depan, Kesbangpol Pastikan Lebihbanyak Peluang Pelajar Tes Paskibra

    Tahun Depan, Kesbangpol Pastikan Lebihbanyak Peluang Pelajar Tes Paskibra

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tahun 2026 mendatang Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal buka peluang lebih banyak bagi Putra Putri terbaik Mandailing Natal untuk jadi Calon Paskibra (pasukan pengibar bendera) pada Tingkat Kabupaten atau berpartisipasi jadi pengibar bendera di HUT RI. Martua Efendi Matondang, S.Sos dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Madina mengatakan hal ini menindaklanjuti […]

  • 3 calon Sekdaprovsu belum jelas

    3 calon Sekdaprovsu belum jelas

    • calendar_month Senin, 11 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Walaupun pihak Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) telah melangsungkan proses fit and proper test (uji kelayakan, red) terhadap 3 calon Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprovsu), namun hingga saat ini Sumatera Utara (Sumut) masih minus akan keberadaan Sekdaprovsu definitif. Wakil Ketua DPRD Sumut, Sigit Pramono Asri menuturkan, tidak tertutup kemungkinan ketiga nama calon Sekdaprovsu […]

  • Plt Bupati Didesak Tertibkan Mobil Dinas

    Plt Bupati Didesak Tertibkan Mobil Dinas

    • calendar_month Jumat, 13 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Plt Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution didesak menertibkan mobil dinas yang ada dilingkungan Pemkab Madina agar digunakan sesuai dengan peruntukkannya serta untuk menghemat anggaran pada tahun 2014 mendatang. “Saat ini banyak mobil dinas tidak sesuai lagi peruntukkannya, tak sesuai dengan jabatannya, bahkan sering disalahgunakan oleh oknum-oknum tertentu. Bahkan ada […]

  • Nahancitma  Boto Pala Naso Mamboto

    Nahancitma Boto Pala Naso Mamboto

    • calendar_month Minggu, 19 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Namarmocom-mocomma tarimohon ni jolama dihangoluanon, adong antong nadung adong gabe suada, nabiaso kehe tupoken manabusi balanak dohot sira sangape kaporluan nalain-lain, sapala baen madung rungrung cakuk, inda bisa kehe tupokenbe, namancit dei antong. Adong muse antong nasib ni jolmai inda namarnamurak panyakit, iubatan boltok mancit ulu, murak panyakit ni ulu marbosar tot, ipe namancit juo […]

expand_less