Senin, 14 Sep 2026
light_mode

Pedagang: Rahudman yang bakar Sukaramai!

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 19 Okt 2010
  • print Cetak

MEDAN – Pedagang Pasar Sukaramai yang menjadi korban kebakaran pada, Minggu (17/10) kemarin sekira pukul 19.45 WIB sangat marah dengan Walikota Medan, Rahudman Harahap. Saat kejadian kebakaran yang meludeskan sekitar 886 kios pedagang itu, dikarenakan terlambatnya mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian.

Tidak itu saja, pagar pasar tersebut terkunci sehingga pedagang tidak dapat menyelamatkan barang-barang dagangannya. ”Ini pasti disengaja Rahudman, sudah tahu terbakar tapi mobil pemadam lambat dan pagar dikunci lagi,” ungkap L, salah satu padagang yang harus merelakan dua unit toko emasnya terbakar, kepada Waspada Online, tadi malam.

Saat Wakil Walikota Medan, Dzulmi Eldin, turun ke lokasi kebakaran, para pedagang meminta kepada Wakil Walikota Medan agar para pedagang diperbolehkan lagi berjualan karena sudah bertahu-tahun jualan di pasar itu. ”Kami minta, setelah kebakaran kami dapat berjualan lagi karena kami sudah berpuluhan tahun berjualan di pasar tersebut,” ungkap salah seorang pedagang kepada Wakil Walikota Medan.

Pedagang juga mengancam kalau nantinya tidak diperbolehkan lagi berjualan di Sukaramai, para pedagang akan unjuk rasa dan menginap di rumah Eldin. Pedagang juga mempertanyakan kenapa Rahudman tidak ikut turun bersama-sama dengan wakilnya Eldin.

Pedagang menganggap Rahudman tidak menyahuti aspirasi rakyatnya yang ditimpa musibah. ”Waktu penggusuran para pedagang Sukaramai yang macetkan jalan waktu lalu, Rahudman turun. Tetapi saat ditimpa musibah kebakaran Rahudman tak turun. Ini kan namanya Rahudman mau terima bersih saja,” ungkap pedagang tersebut.

Sementara itu, Dirut PD Pasar Medan, Mustafa Nasution, kepada Waspada Online, menyebutkan kalau pasar Sukaramai akan ditata kembali. Menurutnya, kalau pedagang yang resmi akan diperbolehkan lagi berjualan. ”Tetapi kalau tidak resmi tidak diperbolehkan lagi berjualan,” ungkap Mustafa.
sumber:waspada

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Malam Malam Warga Desa Tanotiris Dikejutkan Kedatangan Cabup Harun Mustafa Nasution

    Malam Malam Warga Desa Tanotiris Dikejutkan Kedatangan Cabup Harun Mustafa Nasution

    • calendar_month Selasa, 15 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Tanotiris ( Mandailing Online ): Malam malam, Warga desa Tanotiris di Kecamatan Siabu dikejutkan dengan kedatangan Calon Bupati Mandailing Natal Harun Mustafa Nasution. ia tiba tiba duduk di warung kopi saat kaum laki laki asik ngopi. sontak pengunjung terkejut dan bergantian menyalani Harun Mustafa Nasution. Mengetahui Calon Bupati kunjungi desa mereka, wargapun berdatangan tidak hanya […]

  • Namur-mapincur Doma Boto Parkouman  Songon Pusuk Nirobung

    Namur-mapincur Doma Boto Parkouman Songon Pusuk Nirobung

    • calendar_month Kamis, 21 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Mur-moderen zaman ning halak sannari mur mapincur parsudaroan sangape parkouman, anggo pandokon ni halak napistar, erosi ningia gorarna, songonima tangkangna boto maso sannari, bope idokon tobang-tobang di bagas paradatan hatiha ipatobang pinompar napabolak pinggan panganan gorarna, anggo sapetona mur pincurdo parkouman sangape parsudaroan dimaso sannarion. Anggo pandokoni sutani sian napa-napa ni gunung Sorikmarapi marmocom-mocomdo sobobna […]

  • Mutasi untuk Penyegaran Instansi

    Mutasi untuk Penyegaran Instansi

    • calendar_month Senin, 24 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Ja’far Sukhairi Nasution menyebutkan mutasi atau rotasi pegawai penting untuk penyegaran instansi di lingkungan Pemkab Madina. Hal itu disampaikan Bupati saat memberikan arahan pada pelantikan 3 pejabat eselon III yang dilaksanakan di aula kantor Bupati Madina, Senin (24/1) sore. “Penyegaran disetiap instansi merupakan kehidupan berorganisasi […]

  • Naskah Deklarasi "Batang Pungkut Green Conservation"

    Naskah Deklarasi "Batang Pungkut Green Conservation"

    • calendar_month Selasa, 5 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bismillahirrahmanirrahim Sesungguhnya kami menyadari bahwa lingkungan hidup adalah warisan yang paling berharga untuk generasi yang akan datang, oleh karena itu kami berkomitmen untuk menjaganya. Kami menyadari bahwa dampak negatif pertambangan lebih besar dari pada dampak positifnya terhadap masyarakat dan lingkungan hidup, oleh karena itu kami menolak pertambangan khususnya di wilayah Kabupaten Mandailing Natal. Kami menghormati […]

  • Doa yang Paling Penting untuk Seorang Muslim

    Doa yang Paling Penting untuk Seorang Muslim

    • calendar_month Jumat, 9 Jul 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Alfi Ummuarifah, S.Pd Guru dan Pegiat Literasi Islam Kota Medan   Mayoritas ulama Salaf menganjurkan bagi kaum muslimin untuk berdoa salam beberapa doa yang penting. Doa itu adalah doa yang terpenting. Lebih penting dan paling berharga bagi manusia. Berharga untuk kehidupannya yang abadi di akhirat. Sebab kehidupan di dunia memang hanya sementara. Tentu tak […]

  • Sosialisasi Persiapan UABN MDTA di Madina

    Sosialisasi Persiapan UABN MDTA di Madina

    • calendar_month Kamis, 25 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Persiapan Ujian Akhir Berstandar Nasional untuk MDTA disosialisasikan di Mandailing Natal. Sosialisasi itu merujuk Keputusan Dirjen Keputusan Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama nomor  91 Tahun 2020 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Penyelenggaraan Pendidikan Al-Qur’an, diselenggarakan di aula kantor Depag Mandailing Natal, Selasa (23/2/2021). Hadir Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kelompok Kerja Guru Diniyah Takmiliyah […]

expand_less