Jumat, 4 Sep 2026
light_mode

Pedagang: Rahudman yang bakar Sukaramai!

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 19 Okt 2010
  • print Cetak

MEDAN – Pedagang Pasar Sukaramai yang menjadi korban kebakaran pada, Minggu (17/10) kemarin sekira pukul 19.45 WIB sangat marah dengan Walikota Medan, Rahudman Harahap. Saat kejadian kebakaran yang meludeskan sekitar 886 kios pedagang itu, dikarenakan terlambatnya mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian.

Tidak itu saja, pagar pasar tersebut terkunci sehingga pedagang tidak dapat menyelamatkan barang-barang dagangannya. ”Ini pasti disengaja Rahudman, sudah tahu terbakar tapi mobil pemadam lambat dan pagar dikunci lagi,” ungkap L, salah satu padagang yang harus merelakan dua unit toko emasnya terbakar, kepada Waspada Online, tadi malam.

Saat Wakil Walikota Medan, Dzulmi Eldin, turun ke lokasi kebakaran, para pedagang meminta kepada Wakil Walikota Medan agar para pedagang diperbolehkan lagi berjualan karena sudah bertahu-tahun jualan di pasar itu. ”Kami minta, setelah kebakaran kami dapat berjualan lagi karena kami sudah berpuluhan tahun berjualan di pasar tersebut,” ungkap salah seorang pedagang kepada Wakil Walikota Medan.

Pedagang juga mengancam kalau nantinya tidak diperbolehkan lagi berjualan di Sukaramai, para pedagang akan unjuk rasa dan menginap di rumah Eldin. Pedagang juga mempertanyakan kenapa Rahudman tidak ikut turun bersama-sama dengan wakilnya Eldin.

Pedagang menganggap Rahudman tidak menyahuti aspirasi rakyatnya yang ditimpa musibah. ”Waktu penggusuran para pedagang Sukaramai yang macetkan jalan waktu lalu, Rahudman turun. Tetapi saat ditimpa musibah kebakaran Rahudman tak turun. Ini kan namanya Rahudman mau terima bersih saja,” ungkap pedagang tersebut.

Sementara itu, Dirut PD Pasar Medan, Mustafa Nasution, kepada Waspada Online, menyebutkan kalau pasar Sukaramai akan ditata kembali. Menurutnya, kalau pedagang yang resmi akan diperbolehkan lagi berjualan. ”Tetapi kalau tidak resmi tidak diperbolehkan lagi berjualan,” ungkap Mustafa.
sumber:waspada

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jakfar Sukhairi Berangkatkan 5 Yatim Sekolah Gratis di SMK Penerbangan

    Jakfar Sukhairi Berangkatkan 5 Yatim Sekolah Gratis di SMK Penerbangan

    • calendar_month Senin, 28 Jun 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Madina terpilih, Jakfar Sukhairi Nasution melepaskan pemberangkatan 5 anak yatim untuk sekolah gratis di SMK Penerbangan di Banten. Sekolah yang dituju itu adalah SMK Penerbangan Aero Dirgantara yang dikelola Islamic Village, di Tangerang, Banten. Pelepasan berlangsung di rumah kediman Sukhairi, Panyabungan, Mandailing Natal, Senin (28/6/2021). Jakfar Sukhairi dalam pelepasan itu […]

  • Hujan Deras, Jalinsum Dipasar Lama Tergenang Air

    Hujan Deras, Jalinsum Dipasar Lama Tergenang Air

    • calendar_month Jumat, 23 Feb 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) : Hujan yang mengguyur wilayah kota panyabungan Jum’at sore 23/2/2024 membuat jalan lintas sumatera di pasar baru panyabungan, Kabupaten Madina tergenang air. Genangan air bahkan mencapai betis orang dewasa. Pantauan Mandailing Online, tergenangnya badan jalan nasional itu akibat drainase jalan tidak mampu menampung sebit air hujan. Kondisi ini juga diperparah […]

  • 6 Tersangka Ditetapkan Dalam Kasus Pembunuhan Ferdiansyah. Polisi Terus Lakukan Pengembangan

    6 Tersangka Ditetapkan Dalam Kasus Pembunuhan Ferdiansyah. Polisi Terus Lakukan Pengembangan

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ||Mandailing  Online- Kepolisian Resor Mandailing Natal (Polres Madina) menetapkan 6 orang sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan Ferdiansyah (36), warga Desa Panyabungan Tonga, yang terjadi di Desa Runding, Kecamatan Panyabungan Barat, Rabu (8/4/2026). Kasat Reskrim Polres Madina, AKP Ikhwan, mengatakan bahwa penetapan tersangka ini merupakan tindak lanjut penyelidikan intensif terhadap insiden yang sempat memicu kesimpangsiuran […]

  • Anggaran PNPM untuk Madina Turun

    Anggaran PNPM untuk Madina Turun

    • calendar_month Senin, 29 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) mendapat anggaran sebesar Rp 40,75 miliar melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri. Anggaran untuk pemberdayaan pedesaan di semua kecamatan tersebut menurun dibandingkan tahun 2010 yang mencapai Rp 48,5 miliar. “Meski menurun, Madina merupakan daerah dengan alokasi anggaran PNPM Mandiri terbesar kedua di Sumut setelah Kota Sibolga,” kata […]

  • DPRD Madina Dapat Mengusulkan Pemberhentian Hidayat Batubara Secara Permanen

    DPRD Madina Dapat Mengusulkan Pemberhentian Hidayat Batubara Secara Permanen

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPRD Mandailing Natal (Madina) dapat mengusulkan pemberhentian secara permanen Hidayat Batubara dari jabatannya sebagai bupati non aktif menyusul vonis penjara 5,5 tahun kepada Hidayat oleh Pengadilan Negeri Medan. Jika menunggu sampai putusan perkara Hidayat Batubara inkracht atau berkekuatan hukum tetap, maka Dahlan Hasan Nasution akan menjabat sebagai Pelaksanan tugs (Plt) bupati […]

  • Tiga Isu Negatif Terkait Akun @SBYudhoyono
    Tak Berkategori

    Tiga Isu Negatif Terkait Akun @SBYudhoyono

    • calendar_month Kamis, 2 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, (MO) – Munculnya akun Twitter milik Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yaitu @SBYudhoyono mengundang banyak komentar di jagat media sosial. Ada yang positif tapi tak sedikit yang nyinyir dengan akun tersebut. Temuan lembaga monitor dan analisis media sosial “PoliticaWave” menunjukkan ada tiga isu negatif yang berkaitan dengan akun @SBYudhoyono sejak munculnya akun itu pada 13 […]

expand_less