Minggu, 8 Nov 2026
light_mode

Kendaraan Plat Merah Tak Boleh Beli BBM di SPBU

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Jumat, 27 Des 2013
  • print Cetak

Pandan – Sejak dikeluarkannya peraturan tentang wajib kendaraan milik pemerintah berplat merah menggunakan BBM jenis Pertamax, di Tapteng para PNS Tapteng sebagai pengguna kendaraan plat merah mengeluh. Pasalnya, akibat belum adanya SPBU yang menyediakan Pertamax di Tapteng, SPBU juga tidak memperbolehkan kendaraan berplat merah mengisi BBM di SPBU.

Banyak pengguna kendaraan berplat merah, terpaksa membeli premium di pedagang-pedagang eceran BBM di pinggiran jalan yang kini menjamur di seluruh jalanan di Tapteng.
“Sejak dikeluarkannya aturan tentang kewajiban kendaraan berplat merah untuk menggunakan BBM jenis Pertamax, kami sangat kesulitan. Karena SPBU yang ada di Tapteng, belum ada yang memiliki Pertamax, sementara pihak SPBU melarang kami untuk membeli Premium. Mau tidak mau, kami terpaksa membeli Premium kepada para pedagang eceran di pinggir jalan, walaupun harganya jauh di atas HET yang ditetapkan, yakni Rp 7 ribu per liter,” kata FT, SP, RS dan PP, beberapa PNS Pemkab Tapteng yang selama ini menggunakan sepeda motor berplat merah saat dikonfirmasi MedanBisnis di salah satu warung disekitar Kantor Bupati Tapteng, Senin 23/12).

Para PNS ini berharap, pemerintah pusat mau memberikan toleransi bagi pengguna kendaraan dinas berplat merah di daerah yang belum memiliki SPBU yang menyediakan Pertamax seperti di Tapteng.

“Kalau memang ada Pertamax, tidak masalah. Daripada kami harus membeli premium eceran yang kualitasnya belum terjamin. Tetapi kalau bisa, berilah keringanan kepada daerah yang belum memiliki SPBU penyedia Pertamax seperti Tapteng ini, supaya tetap diperbolehkan menggunakan BBM jenis Premium,” kata mereka.

Bila para PNS pengguna kendaraan plat merah di Tapteng mengeluh, situasi berbeda dirasakan oleh sejumlah masyarakat yang mengambil kesempatan emas ini untuk membuka usaha penjualan BBM secara eceran.

Bahkan, ratusan masyarakat, kini membuka usaha ini sepanjang jalan yang ada di Tapteng. Karena ternyata tak tanggung-tanggung, para pedagang BBM eceran ini mengaku mampu meraih omzet ratusan ribu rupiah setiap hari.

“Kini memang omzet penjualan kami meningkat tajam setiap harinya. Minimal dalam sehari penjualan kami mencapai 100 liter,” katanya.

Harganya kata mereka, tentu tidak sama dengan HET yang ditetapkan pemerintah untuk BBM jenis premium yakni Rp 6.500 per liter, karena penjual pasti ingin memperoleh untung.

“Makanya, per liter kami jual antara Rp 7.000 sampai Rp 7.500, tergantung kondisi. Biasanya kalau malam harganya Rp 7.500 per liter,” kata Anis Sitanggang dan Rajman Panggabean, dua orang pedagang minyak eceran di Jalinsum SM Raja Pandan kepada MedanBisnis di hari yang sama.

Anis tak menampik, meningkatnya omzet dan semakin menjamurnya pedagang premium alias bensin eceran di Tapteng adalah akibat tidak diperbolehkannya kendaraan berplat merah untuk mengisi BBM di SPBU yang ada. (Medanbisnis).

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lizzy Anjorin Bermimpi Menjadi Muslim

    Lizzy Anjorin Bermimpi Menjadi Muslim

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Diva Nigeria Lizzy Anjorin memutuskan menjadi Muslim. Sejak kecil ia sudah kagum terhadap ajaran Islam, ia pun diam-diam mempelajarinya lantaran ayahnya seorang Kristen. “Di hati saya, hanya ada Islam. Ibuku seorang Muslim, saya selalu bermimpi, suatu hari akan memeluk Islam,” kata dia. “Hari itu telah datang, dan inilah saya, Alhamdulillah,” kata dia. Setelah menjadi Muslim, […]

  • Gemasu Unjukrasa, Dukung Kejatisu Usut Dugaan Korupsi Taman Raja Batu

    Gemasu Unjukrasa, Dukung Kejatisu Usut Dugaan Korupsi Taman Raja Batu

    • calendar_month Rabu, 7 Mar 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) – Ratusan massa yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Sumatera Utara (Gemasu) berunjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera  Utara (Kejatisu), Selasa (6/3). Massa menyatakan mendukung penuh terhadap langkah Kejatisu dalam penyelidikan dugaan korupsi pembangunan objek wisata  Taman Raja Batu dan Tapian Siri-siri Syariah di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang diduga […]

  • Terima Dosis Ketiga, Bupati Ajak Semua Pihak Maksimalkan Vaksinasi

    Terima Dosis Ketiga, Bupati Ajak Semua Pihak Maksimalkan Vaksinasi

    • calendar_month Rabu, 2 Mar 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Ja’far Sukhairi Nasution menerima vaksin dosis ketiga (booster) di lapangan Kantor Bupati Lama, Dalan Lidang, Rabu (2/3). Usai menjalani vaksinasi, Bupati Sukhairi mengajak setiap pihak untuk memaksimalkan vaksinasi guna mempercepat terbentuknya herd immunity (kekebalan kelompok). “Saya barusan divaksin (dosis ketiga). Alhmdulillah enggak ada masalah. Saya […]

  • Mengapa Perkampungan Mandailing Banyak Ditemukan di Muara Dua Sungai

    Mengapa Perkampungan Mandailing Banyak Ditemukan di Muara Dua Sungai

    • calendar_month Rabu, 19 Jan 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Keluarga Sutan Naposo mendiami  Sungai Kelang dan menemui titik tempat pertemuan 2 sungai yang merupakan tempat yang ideal bagi orang-orang Mandailing untuk membuka penempatan baru. Tempat tersebut merupakan tempat pertemuan Sungai Kelang dan Sungai Gombak (kini berada di Kuala Lumpur, Malaysia). Kawasan begini dipanggil ‘muara’ dalam bahasa Mandailing. Jika kita tinjau dan kaji kembali, orang-orang […]

  • Laporan dari Arab Saudi, Jamaah Dilarang Bawa Air Zam-zam, Ada Sweeping di Bandara

    Laporan dari Arab Saudi, Jamaah Dilarang Bawa Air Zam-zam, Ada Sweeping di Bandara

    • calendar_month Minggu, 28 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Madinah, Untuk keselamatan penerbangan, jamaah haji dilarang membawa air zam-zam saat terbang pulang ke tanah air. Air zam-zam juga tidak boleh diselipkan di dalam koper karena tetap saja berbahaya bila tumpah. Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Madinah Subakin Abdul Muthalib menjelaskan, kementerian agama dan pihak penerbangan sudah membuat kesepakatan bila jamaah akan diberikan air zam-zam saat […]

  • Wakil Ketua DPRD Madina: Usulan Hak Interpelasi Memenuhi Syarat

    Wakil Ketua DPRD Madina: Usulan Hak Interpelasi Memenuhi Syarat

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Terkait masuknya usulan hak interpelasi kepada bupati Madina dari 26 anggota DPRD Mandailing Natal (Madina), Rabu kemarin, pimpinan DPRD Madina menyatakan akan memproses pengagendaannya menuju paripurna. Wakil Ketua DPRD Madina, Arminsyah Batubara yang dihubungi, Kamis (11/12) menyatakan pihaknya sudah melanjutkan dokumen usulan hak interpelasi itu kepada sekretaris DPRD Madina untuk […]

expand_less