Jumat, 15 Mei 2026
light_mode

Kendaraan Plat Merah Tak Boleh Beli BBM di SPBU

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Jumat, 27 Des 2013
  • print Cetak

Pandan – Sejak dikeluarkannya peraturan tentang wajib kendaraan milik pemerintah berplat merah menggunakan BBM jenis Pertamax, di Tapteng para PNS Tapteng sebagai pengguna kendaraan plat merah mengeluh. Pasalnya, akibat belum adanya SPBU yang menyediakan Pertamax di Tapteng, SPBU juga tidak memperbolehkan kendaraan berplat merah mengisi BBM di SPBU.

Banyak pengguna kendaraan berplat merah, terpaksa membeli premium di pedagang-pedagang eceran BBM di pinggiran jalan yang kini menjamur di seluruh jalanan di Tapteng.
“Sejak dikeluarkannya aturan tentang kewajiban kendaraan berplat merah untuk menggunakan BBM jenis Pertamax, kami sangat kesulitan. Karena SPBU yang ada di Tapteng, belum ada yang memiliki Pertamax, sementara pihak SPBU melarang kami untuk membeli Premium. Mau tidak mau, kami terpaksa membeli Premium kepada para pedagang eceran di pinggir jalan, walaupun harganya jauh di atas HET yang ditetapkan, yakni Rp 7 ribu per liter,” kata FT, SP, RS dan PP, beberapa PNS Pemkab Tapteng yang selama ini menggunakan sepeda motor berplat merah saat dikonfirmasi MedanBisnis di salah satu warung disekitar Kantor Bupati Tapteng, Senin 23/12).

Para PNS ini berharap, pemerintah pusat mau memberikan toleransi bagi pengguna kendaraan dinas berplat merah di daerah yang belum memiliki SPBU yang menyediakan Pertamax seperti di Tapteng.

“Kalau memang ada Pertamax, tidak masalah. Daripada kami harus membeli premium eceran yang kualitasnya belum terjamin. Tetapi kalau bisa, berilah keringanan kepada daerah yang belum memiliki SPBU penyedia Pertamax seperti Tapteng ini, supaya tetap diperbolehkan menggunakan BBM jenis Premium,” kata mereka.

Bila para PNS pengguna kendaraan plat merah di Tapteng mengeluh, situasi berbeda dirasakan oleh sejumlah masyarakat yang mengambil kesempatan emas ini untuk membuka usaha penjualan BBM secara eceran.

Bahkan, ratusan masyarakat, kini membuka usaha ini sepanjang jalan yang ada di Tapteng. Karena ternyata tak tanggung-tanggung, para pedagang BBM eceran ini mengaku mampu meraih omzet ratusan ribu rupiah setiap hari.

“Kini memang omzet penjualan kami meningkat tajam setiap harinya. Minimal dalam sehari penjualan kami mencapai 100 liter,” katanya.

Harganya kata mereka, tentu tidak sama dengan HET yang ditetapkan pemerintah untuk BBM jenis premium yakni Rp 6.500 per liter, karena penjual pasti ingin memperoleh untung.

“Makanya, per liter kami jual antara Rp 7.000 sampai Rp 7.500, tergantung kondisi. Biasanya kalau malam harganya Rp 7.500 per liter,” kata Anis Sitanggang dan Rajman Panggabean, dua orang pedagang minyak eceran di Jalinsum SM Raja Pandan kepada MedanBisnis di hari yang sama.

Anis tak menampik, meningkatnya omzet dan semakin menjamurnya pedagang premium alias bensin eceran di Tapteng adalah akibat tidak diperbolehkannya kendaraan berplat merah untuk mengisi BBM di SPBU yang ada. (Medanbisnis).

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jemaah Haji Asal Madina Jalin Kerja Sama Dengan KKSU

    Jemaah Haji Asal Madina Jalin Kerja Sama Dengan KKSU

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MAKKAH (Mandailing Online) – Untuk memperlancar pelaksanaan ibadah haji di Mekkah dan Armina,  jemaah haji asal Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang tergabung dalam kloter 3 Medan menjalin kerja sama dengan Kerukunan Keluarga Sumatera Utara (KKSU) yang tinggal di Mekkah. Itu dikatakan Ketua Kloter 3 Embarkasi Medan, Ahmad Zainul Khobir Batubara, S. Ag, MM, Jum’at […]

  • Liat Rumahnya Terbakar, Seri Dewi Pingsan

    Liat Rumahnya Terbakar, Seri Dewi Pingsan

    • calendar_month Jumat, 1 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    SIABU( Mandailing Online )- Istri Asmar Yasir bernama Seri Dewi Pemilik rumah yang ludes terbakar sempat pingsan saat melihat seisi rumahnya dibalut api, tak ada yang bisa di selamatkan, harta bendanya ludes di lalap si jago merah siang tadi 1/9/2023 di Kelurahan Simangambat, Lorong III, Kecamatan Siabu, Mandailing Natal ( Madina ). Kejadian naas itu […]

  • Terima 2 Penghargaan, Atika Sebut Ini Bukan Ajang Gengsi Gengsian

    Terima 2 Penghargaan, Atika Sebut Ini Bukan Ajang Gengsi Gengsian

    • calendar_month Minggu, 30 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) dilansir dari akun resmi Facebook Pemkab Mandailing Natal, Wakil Bupati Mandailing Natal Atika Azmi Utami  menyatakan dua penghargaan kategori kabupaten/kota dengan praktik baik inspiratif pelaksanaan program percepatan penurunan stunting dan terbaik VI kategori penilaian cakupan laporan YAN-KB pada sistem informasi keluarga ini bukan sekedar ajang gengsi-gengsian. Pemkab Madina juga pernah […]

  • Pengadaan Lahan Stadion Madina Diduga Mark Up

    Pengadaan Lahan Stadion Madina Diduga Mark Up

    • calendar_month Rabu, 24 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Pengadaan lahan untuk pembangunan stadion milik Pemkab mandailing Natal (Madina) di Desa Gunung Tua, Kecamatan Panyabungan yang luasnya sekitar 5 hektar pada Tahun 2003 lalu dipertanyakan. Diduga pembelian lahan dimark up. Informasi diterima, Selasa (23/08/2011), pembelian lahan tersebut dilakukan oleh tim dengan harga senilai Rp200 juta per hektar namun harga tanah ketika Tahun 2003 […]

  • “Balita Diculik di Teras Rumah”

    “Balita Diculik di Teras Rumah”

    • calendar_month Minggu, 28 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Aksi penculikan anak di Jakarta kembali merebak. Seorang bayi diculik saat tengah ditinggal menjemur pakaian oleh neneknya di rumahnya kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur. Sementara polisi kesulitan mengidentifikasi penculik karena minimnya data. Siti Rokayah menangis histeris meratapi penculikan yang menimpa cucunya Firzansah Erza Gifari satu setengah tahun. Ia terpukul sebab kejadian penculikan saat Siti Rokayah […]

  • Dari Mana Asal Kerudung Michelle Obama?

    Dari Mana Asal Kerudung Michelle Obama?

    • calendar_month Kamis, 11 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, — Tak hanya Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama yang mampu menyedot perhatian publik dalam kunjungan singkatnya di Indonesia. Istrinya, Michelle Obama, pun dengan cerdas melalui penampilannya berhasil mencuri perhatian besar warga Indonesia. Michelle yang saat tiba di Indonesia mengenakan long dress warna coklat tua pada kunjungan ke Masjid Istiqlal membuat kejutan. Penampilannya dengan […]

expand_less