Jumat, 9 Okt 2026
light_mode

Kendaraan Plat Merah Tak Boleh Beli BBM di SPBU

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Jumat, 27 Des 2013
  • print Cetak

Pandan – Sejak dikeluarkannya peraturan tentang wajib kendaraan milik pemerintah berplat merah menggunakan BBM jenis Pertamax, di Tapteng para PNS Tapteng sebagai pengguna kendaraan plat merah mengeluh. Pasalnya, akibat belum adanya SPBU yang menyediakan Pertamax di Tapteng, SPBU juga tidak memperbolehkan kendaraan berplat merah mengisi BBM di SPBU.

Banyak pengguna kendaraan berplat merah, terpaksa membeli premium di pedagang-pedagang eceran BBM di pinggiran jalan yang kini menjamur di seluruh jalanan di Tapteng.
“Sejak dikeluarkannya aturan tentang kewajiban kendaraan berplat merah untuk menggunakan BBM jenis Pertamax, kami sangat kesulitan. Karena SPBU yang ada di Tapteng, belum ada yang memiliki Pertamax, sementara pihak SPBU melarang kami untuk membeli Premium. Mau tidak mau, kami terpaksa membeli Premium kepada para pedagang eceran di pinggir jalan, walaupun harganya jauh di atas HET yang ditetapkan, yakni Rp 7 ribu per liter,” kata FT, SP, RS dan PP, beberapa PNS Pemkab Tapteng yang selama ini menggunakan sepeda motor berplat merah saat dikonfirmasi MedanBisnis di salah satu warung disekitar Kantor Bupati Tapteng, Senin 23/12).

Para PNS ini berharap, pemerintah pusat mau memberikan toleransi bagi pengguna kendaraan dinas berplat merah di daerah yang belum memiliki SPBU yang menyediakan Pertamax seperti di Tapteng.

“Kalau memang ada Pertamax, tidak masalah. Daripada kami harus membeli premium eceran yang kualitasnya belum terjamin. Tetapi kalau bisa, berilah keringanan kepada daerah yang belum memiliki SPBU penyedia Pertamax seperti Tapteng ini, supaya tetap diperbolehkan menggunakan BBM jenis Premium,” kata mereka.

Bila para PNS pengguna kendaraan plat merah di Tapteng mengeluh, situasi berbeda dirasakan oleh sejumlah masyarakat yang mengambil kesempatan emas ini untuk membuka usaha penjualan BBM secara eceran.

Bahkan, ratusan masyarakat, kini membuka usaha ini sepanjang jalan yang ada di Tapteng. Karena ternyata tak tanggung-tanggung, para pedagang BBM eceran ini mengaku mampu meraih omzet ratusan ribu rupiah setiap hari.

“Kini memang omzet penjualan kami meningkat tajam setiap harinya. Minimal dalam sehari penjualan kami mencapai 100 liter,” katanya.

Harganya kata mereka, tentu tidak sama dengan HET yang ditetapkan pemerintah untuk BBM jenis premium yakni Rp 6.500 per liter, karena penjual pasti ingin memperoleh untung.

“Makanya, per liter kami jual antara Rp 7.000 sampai Rp 7.500, tergantung kondisi. Biasanya kalau malam harganya Rp 7.500 per liter,” kata Anis Sitanggang dan Rajman Panggabean, dua orang pedagang minyak eceran di Jalinsum SM Raja Pandan kepada MedanBisnis di hari yang sama.

Anis tak menampik, meningkatnya omzet dan semakin menjamurnya pedagang premium alias bensin eceran di Tapteng adalah akibat tidak diperbolehkannya kendaraan berplat merah untuk mengisi BBM di SPBU yang ada. (Medanbisnis).

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertanyakan Sumber Dana Saat Bagi Bagi Uang, Oknum BPD Desa Sirambas Mencak Mecak Pada Warga

    Pertanyakan Sumber Dana Saat Bagi Bagi Uang, Oknum BPD Desa Sirambas Mencak Mecak Pada Warga

    • calendar_month Jumat, 13 Sep 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Oknum Badan Permusyawaratan Desa ( BPD) Desa Sirambas, Kecamatan Panyabungan Barat Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) Abdul Wahab Nasution mencak mencak pada warga disaat acara bagi bagi uang di gedung desa Sirambas Jum’at 13/9/2024. Perdebatan antara warga dan oknum BPD berawal saat warga bernama Ahmad Toyib mempertanyakan asal dana yang di […]

  • Jerman pupus mitos

    Jerman pupus mitos

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    RIO DE JANIERO – Jerman mencatat sejarah baru sebagai satu-satunya tim Eropa yang berhasil menjuarai Piala Dunia di Amerika Selatan. Di final Piala Dunia 2014 yang digelar di Estadio Maracana, Rio De Janeiro, Brazil, Senin dinihari, Jerman menang atas Argentina 1-0. Tendangan setengah voli Mario Goetze pada menit 113 gagal dibendung kiper Argentina Sergio Romero […]

  • Lembaga Pemikir Gerep Institute Berdiri di Madina

    Lembaga Pemikir Gerep Institute Berdiri di Madina

    • calendar_month Rabu, 14 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Satu lembaga pemikir atau think tanks berdiri di Mandaling Natal. Lembaga ini bernama Gerep Institute. Lembaga ini akan bekerja melakukan kajian-kajian strategis di berbagai sektor : politik, ekonomi, budaya, pendidikan, kesehatan dan lainnya. Hasil kajian bisa dimanfaatkan sebagai reperensi bagi semua pihak yang membutuhkan, termasuk pemerintah. Pendirian Gerep Institute beranjak dari […]

  • 6 Rumah Tak Terselamatkan, Saatnya Mobil Pemadam Ada di Natal

    6 Rumah Tak Terselamatkan, Saatnya Mobil Pemadam Ada di Natal

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      NATAL (Mandailing Online) – Peristiwa kebakaran yang menghanguskan 6 rumah di Pasar III Natal, Kecamatan Natal, Selasa (21/04) memberikan peringatan bahwa Pemkab Mandailing Natal sudah harus menyediakan mobil pemadam kebakaran di kawasan Pantai Barat Madina. Sekiranya ada mobil pemadam yang ber pos di Natal, maka jumlah rumah terbakar di peristiwa itu dapat diminimalisir. Sejauh […]

  • Kenaikan Harga Cabe, Di Duga Ulah Si Tengkulak

    Kenaikan Harga Cabe, Di Duga Ulah Si Tengkulak

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan: Minggu – minggu terakhir ini beralatan dapur bernama cabe menjadi perhatian. Benda unik berwarna merah ini, sejak awal tahun 2011 menjadi perbincangan masyarakat Kabupaten mandailing Natal ini. Cabe pun jadi ulasan media massa . Pasalnya, rasa pedas yang menyertai rasanya, ternyata berimbas pada harganya yang kian naik di awaltahum 2011 ini. Benda unik yang […]

  • Pengamat : PT. Supraco Indonesia Membawa Angin Segar

    Pengamat : PT. Supraco Indonesia Membawa Angin Segar

    • calendar_month Rabu, 6 Mar 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kehadiran PT. Supraco Indonesia Ready Mix di Mandailing Natal dinilai membawa angin segar terhadap capaian kualitas beton dalam dinamika percepatan pembangunan infrastruktur daerah. Itu dikatakan pengamat pembangunan Madina, Sutan Batang Hari Nasution kepada Mandailing Online, di Panyabungan, Selasa (5/3/2019). Menurutnya, selama ini kebutuhan beton berkualitas untuk pembangunan infrastrktur maupun gedung-gedung […]

expand_less