Jumat, 6 Mar 2026
light_mode

Warga SP 2 Singkuang Berharap Pengaspalan Jalan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 28 Mar 2016
  • print Cetak
Sejumlah warga SP 2 Singkuan diperjalanan menuju pemukiman

Sejumlah warga SP 2 Singkuan diperjalanan menuju pemukiman

MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) Hidup di perkampungan Transmigrasi SP 2 Desa Singkuang II Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal, sangat menyiksa dan derita yang tiada habis.

Sebanyak 325 kepala keluarga yang melangsungkan hidup di perkampungan ini sejak ditempatkan sebagai warga transmigran tahun 2004 lalu harus menanggung kemiskinan akibat infrastruktur yang tak bagus dan sumber air minum yang tidak ada.

Kondisi badan jalan menuju dan dari lokasi perkampungan ini masih jenis tanah sangat berlumpur dan licin ketika musim hujan, sebaliknya akan menimbulkan kepulan debu di masa kemarau.

Infrastruktur jalan yang masih seperti ini menyebabkan kendala lalulintas menuju dan dari desa itu yang berdampak pada mandegnya mobilisasi sosial dan lalulintas perekonomian warga.

Untuk mendapatkan air minum saja, mereka harus keluar dari perkampungan. Jika jalannya jenis aspal maka tak terlalu masalah bagi warga, tetapi akibat jalan yang sulit dilalui menyebabkan memperoleh air minum saja harus menempuh jalanan yang sulit dilalui.

Belum lagi berobat bagi warga yang sakit, lagi-lagi infrastruktur jalan yang menjadi kendala utama, termasuk untuk membeli bahan makanan pokok harus keluar dari perkampungan.

“ Sudah beberapa tahun lamanya usulan kami sampaikan kepada pemrintah, namun belum ada resfon,” ungkap Budiman Laoly, tokoh masyarakat kepada wartawan, Minggu (27/3).

Laoly mengatakan, pembangunan jalan merupakan hal yang paling utama bagi masyarakat, sebab untuk memenuhi kebutuhan air bersih harus ke pasar, untuk berobat ke puskesmas warga harus menempuh jalan 3 sampai 5 kilo meter.

“Semua kebutuhan sehari-hari warga harus berhubungan ke luar. Sebab untuk bercocok tanam kondisi tanah tidak bisa karena gambut yang sangat dalam mencapai 6-8 meter, akibatnya warga juga sulit memperoleh air bersih. Kalau untuk MCK kita manfaatkan air payau yang berwarna kecoklatan. Begitu juga untuk pendidikan harus berjalan kaki,” ujarnya.

Kondisi tersebut sudah 10 tahun ini dialami oleh warga sejak mereka ditempatkan pemerintah sebagai warga transmigrasi pada tahun 2004 lalu.

Hal senada juga disampaikan warga lain, Karto. Pada waktu keluarga mereka sakit, mereka terpaksa menunggu sebelum dibawa berobat. Hal itu katanya karena jalan yang cukup sulit menuju rumah mereka.

“Kami masyarakat bawah berharap agar jalan dibangun, agar kesusahan kami yang belum merasakan hasil panen sawit, bisa kami rasakan melalui jalan yang bagus. Tentu jika jalan sudah permanen atau aspal, kami lebih mudah mencari nafkah di luar. Untuk itulah kami harapkan keluhan kami didengar para pemimpin di Mandailing Natal,” harapnya.

Peliput : Maradotang Pulungan

Editor  : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa Batang Natal di Aceh Bagi-bagi Takjil

    Mahasiswa Batang Natal di Aceh Bagi-bagi Takjil

    • calendar_month Kamis, 21 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LHOKSEUMAWE (Mandailing Online) – Mahasiawa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Batang Natal-Aceh (IMABANA-Aceh) yang berkuliah di Universitas Malikussaleh membagi-bagi takjil di kota Lhokseumawe, Aceh. Kegiatan itu berlangsung pada Selasa (19/4/2022). Sasaran penerima adalah warga yang melintas di jalan raya, pencari nafkah di sekitar jalan raya seperti tukang bejak, tukang tambal ban, dan para penjual kerupuk. […]

  • KPK Periksa Politikus Golkar Soal Korupsi Hambalang

    KPK Periksa Politikus Golkar Soal Korupsi Hambalang

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, – Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat, Ferdiansyah, Selasa, 16 Juli 2013. Politikus Partai Golkar ini diperiksa sebagai saksi kasus korupsi proyek Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) di Hambalang, Bogor. “Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi tindak pidana korupsi pembangunan sarana/prasarana olahraga di Hambalang,” ujar Kepala Bagian […]

  • Mantan Koruptor Jadi Caleg Bikin Dilematis

    Mantan Koruptor Jadi Caleg Bikin Dilematis

    • calendar_month Jumat, 15 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Direktur Bidang Politik dan Jaringan Indonesian Human Rights Committee for Social Justice, Ridwan Darmawan, menilai Undang-undang yang membolehkan mantan narapidana korupsi dan narkoba bisa maju menjadi Calon Legislatif 2014 memang membuat dilematis. “Di satu sisi, itu hak politik setiap orang sesuai prinsip HAM, di sisi lain kondisi penegakan hukum bagi koruptor juga […]

  • Kepdes Masih Ngutang Untuk Tanggap Covid-19

    Kepdes Masih Ngutang Untuk Tanggap Covid-19

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAMBANGAN (Mandailing Online) – Para kepala desa di Mandailing Natal masih berutang ke sana sini untuk mengimplementasikan berbagai program Desa Tanggap Covid-19. Ironisnya, tak sedikit kepala desa yang harus meminjam kepada rentenir dengan bunga tinggi. “Kan Dana Desa belum cair. Uang ditangan tak ada, sementara kita harus gerak cepat mengimplementasikan Desa Tanggap Covid,” ujar Kepala […]

  • Tympanum Novem Films Ditawari Selenggarakan Workshop Sastra Mandailing

    Tympanum Novem Films Ditawari Selenggarakan Workshop Sastra Mandailing

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Dalam rangka penguatan dan pengembangan sastra Mandailing, para budayawan di Mandailing bersama para perantau menyatukan pendapat bahwa harus ada upaya ril saat ini. Salah satunya adalah rangsangan bagi penulisan sastra-sastra. Termasuk penulisan cerita berbahasa Mandailing, baik dalam bentuk cerita pendek maupun novel. Terkait dengan itu, Tympanum Novem Films mendapat tawaran kerja […]

  • Gelar Uji Coba Sistem CAT Tes CPNS

    Gelar Uji Coba Sistem CAT Tes CPNS

    • calendar_month Rabu, 28 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA, – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) siap menguji coba penerapan sistem computer assisted test (CAT). Sistem ini digadang-gadang akan diterapkan dalam tes CPNS 2013 menggantikan model pengisian lembar jawaban komputer (LJK). Kepala Biro Hukum dan humas (Karo Hukmas) Kemen PAN-RB M. Imanuddin mengatakan, uji coba ini bakal dilangsung pada sebuah […]

expand_less