Selasa, 21 Jul 2026
light_mode

100 Hari Pasangan SAHATA dan Harapan Kebangkitan Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
  • print Cetak

Oleh: Irwan Daulay
Pemerhati Pembangunan Daerah

Sejak resmi dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Mandailing Natal, pasangan SAHATA  langsung “tancap gas” menjalankan sejumlah program prioritas yang telah dijanjikan saat masa kampanye. Dalam periode 100 hari kerja, mereka mencanangkan delapan program Quick Wins sebagai langkah awal mewujudkan visi pembangunan daerah.

Delapan program tersebut antara lain mencakup: pemindahan RSU Panyabungan, pendirian BUMD atau  Perusahaan Daerah (Perseroda), penanganan infrastruktur jalan strategis, inisiatif skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), serta pendirian Kopdeskel Merah Putih. Berdasarkan rilis resmi Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal yang dikutip media lokal, seluruh agenda ini telah berjalan sesuai target, meskipun sebagian masih dalam proses bertahap menuju realisasi penuh.

Salah satu program strategis adalah pendirian BUMD berbasis sistem holding, yang akan memiliki beberapa anak usaha di sektor-sektor potensial seperti perkebunan, air bersih (PDAM), dan energi. Menurut Bupati Madina Saipullah Nasution rencana pembentukan holding ini bertujuan menjadikan BUMD sebagai motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi Madina. Namun tentu, rencana tersebut memerlukan kajian teknokratik yang matang agar benar-benar mampu menjadi tulang punggung pembangunan ekonomi daerah.

Saat ini, Kabupaten Mandailing Natal masih tertinggal jauh dari rata-rata PDRB per kapita Provinsi Sumatera Utara. Jika Madina mampu mendorong laju pertumbuhan ekonomi rata-rata sebesar 8% per tahun, dengan asumsi PDRB Sumut tumbuh sekitar 5% per tahun, maka kesetaraan PDRB antara Madina dan Sumut baru akan tercapai pada tahun 2030. Ini jelas menjadi tantangan besar, terlebih di tengah perlambatan ekonomi nasional.

Namun, terobosan hanya akan berhasil jika pemerintah daerah mampu meninggalkan pola pikir lama dan berani menghadirkan pendekatan baru berbasis visi jangka panjang. Karena itulah, ide lahirnya Grand Design Pembangunan Madina 2025–2045 yang diinisiasi Bupati Madina menjadi langkah fundamental dan sangat strategis. Dalam sebuah diskusi bersama para pemangku kepentingan, bupati Madina telah menyatakan komitmennya untuk menyusun perencanaan pembangunan jangka panjang yang tidak hanya normatif, tetapi juga disusun secara teknokratik, rinci, dan aplikatif.

Perencanaan ini tentu harus dimulai dari analisis historis terhadap data pembangunan 20 tahun terakhir: laju PDRB, tren kemiskinan, tingkat pengangguran, Indeks Pembangunan Manusia (IPM),  kualitas layanan publik serta kajian makro ekonomi lalinnya yang lebih rinci. Dari situ akan tampak peta masalah dan akar persoalan pembangunan daerah.

Sayangnya, banyak daerah di Indonesia memang menyusun rencana pembangunan yang hanya sebatas dokumen formal. Tidak ada integrasi antara ide dan pelaksanaan, sehingga rencana tersebut tidak menjadi alat penggerak pembangunan yang nyata. Hal ini berbeda dengan negara jiran Malaysia, yang sejak tahun 1971 secara konsisten menyusun Grand Design pembangunan nasional yang dijalankan secara berkesinambungan. Alhasil, pertumbuhan ekonomi Malaysia terus menunjukkan tren positif dan stabil, bahkan PDRB per kapita mereka saat ini mencapai 2,5 kali lipat lebih tinggi dibandingkan Indonesia.

Jika Madina ingin melompat lebih cepat, maka keberanian pasangan SAHATA memulai dari perencanaan jangka panjang berbasis data dan teknokrasi adalah langkah awal yang sangat menjanjikan. Kini tinggal bagaimana pelaksanaan dilakukan secara disiplin, konsisten, dan transparan agar Madina benar-benar bangkit dan sejajar dengan daerah-daerah maju lainnya di Indonesia.**

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 1058 Mengungsi, 20 Rumah Rusak, 444 Rumah Terrendam
    Tak Berkategori

    1058 Mengungsi, 20 Rumah Rusak, 444 Rumah Terrendam

    • calendar_month Selasa, 30 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Madina, Rizpan Zuliardy ST, Selasa (30/4/2013) mengungkapkan sekitar 1058 jiwa yang mengungsi. Sementara jumlah rumah rusak dan terrendam akibat banjir bandang Sungai Aek Mata dan anak sungai Sigalapang dan luapan Sungai Rantopuran mencapai sekitar 464 unit. Di sepanjang aliran Sungai Aek Mata, terdapat sejumlah desa […]

  • LBH Madina Desak Kapolres Tindak Tambang Galian C Ilegal

    LBH Madina Desak Kapolres Tindak Tambang Galian C Ilegal

    • calendar_month Rabu, 3 Jul 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Lembaga Bantuan Hukum Mandailing Natal Yustisia (LBH Madina Yustisia) mendesak Kapolres Madina, Sumut, AKBP Arie Sofandi Paloh, segera menertibkan dan menindak tegas pelaku tambang Galian C yang diduga ilegal di daerah ini. “Praktik tambang tersebut telah menimbulkan kerusakan lingkungan serta dapat membahayakan kehidupan bagi masyarakat di wilayah sekitarnya”, kata Ketua LBH […]

  • Ini Syarat untuk Pendaftaran Calon Ketua PWI Madina Periode 2022-2025

    Ini Syarat untuk Pendaftaran Calon Ketua PWI Madina Periode 2022-2025

    • calendar_month Rabu, 31 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online)  – Panitia konferensi IV Persatuan Wartaawan Indonesia (PWI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) membuka penjaringan atau pendaftaran calon Ketua PWI Kabupaten Madina masa bakti 2022-2025 Dapat diketahui, PWI Madina akan mengadakan konferensi IV untuk menyusun program kerja juga menyusun kepengursan untuk periode 2022-2025 pada hari Senin (5/9) depan. Ketua Panitia, Zamharir Rangkuti kepada […]

  • Hiv/Aids Serang Padang Sidempuan

    Hiv/Aids Serang Padang Sidempuan

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PADANGSIDIMPUAN – Pada 2010, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Padangsidimpuan telah mengidentifikasi tiga kasus penyakit mematikan HIV/AIDS. Dua korban telah meninggal, seorang lagi masih menjalani perobatan. “Dua korban meninggal itu sebenarnya bukan terjangkit HIV/AIDS di Padangsidimpuan. Namun keduanya selama ini merantau di Batam dan Surabaya,” kata Kadinkes, Doria Hafni Lubis, tadi pagi. Menurutnya, ketika tingkat penyakitnya […]

  • Dana Pekerjaan Relokasi Pasar Baru Panyabungan Masih Misteri

    Dana Pekerjaan Relokasi Pasar Baru Panyabungan Masih Misteri

    • calendar_month Selasa, 24 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengerjaan pematangan lahan untuk relokasi Pasar Baru Panyabungan sudah berjalan sekitar sebulan. Namun, sember dananya hingga kini masih misteri. Kepala Dinas Keuangan Kabupaten Mandailing Natal, Kamal Rangkuti mengaku belum ada pencairan dana untuk biaya relokasi sementara Pasar Baru Panyabungan itu. Estimasi biaya untuk relokasi ini juga belum diumumkan Pemkab Madina. Namun, […]

  • Poldasu kerangkeng mantan Bupati Palas

    Poldasu kerangkeng mantan Bupati Palas

    • calendar_month Selasa, 5 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO) – Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus ( Ditreskrimsus) Kepolisian Dearah Sumatera Utara (Polda Sumut) akhirnya menahan mantan Bupati Padang Lawas (Palas) Basyrah Lubis mulai, hari ini. Sejak siang tadi Basyrah Lubis masih menjalani pemeriksaan penyidik di gedung Ditreskrimsus Polda Sumut terkait korupsi proyek multi years senilai Rp 6 miliar itu berasal dari Dana […]

expand_less