Selasa, 22 Sep 2026
light_mode

Karyawan PTPN 2 dan Warga Bentrok, 13 Luka-luka

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 28 Sep 2011
  • print Cetak

BINJAI– Kelompok tani Tonggurono dengan ribuan karyawan PTPN 2 bentrok di kebun Sei Semayang, Binjai Timur. Persoalan ini diakibatkan berlarutnya penyelesaian tanah eks Hak Guna Usaha (HGU) PTPN 2 Sei Semayang.
Bentrokan berdarah itu terjadi, Kamis (22/9) sekira pukul 10.00. Saat bentrokan itu, seribu karyawan PTPN 2  yang menumpangi 14 unit truk colt diesel warna putih datang ke kebun Sei Semayang. Kedatangan karyawan PTPN 2 itu dilengkapi senjata tajam dan batu langsung ke di posko, Pasar V Sei Semayang.

Akibat bentrokan itu, 13 orang luka-luka, empat diantaranya warga kelompok tani yakni Anip, Rustam, Wagiso, dan Prayetno. Keempatnya mengalami luka di bagian kepala, perut, tangan, kaki dan wajah, yang disebabkan lemparan batu serta panah yang disebut-sebut beracun. Kini, keempatnya dirawat di RS Latersia, Jalan Soekarno Hatta, Binjai Timur.

Sedangkan 9 orang lainnya dari kubu Karyawan PTPN 2 mengalami luka-luka. Kini, para karyawan itu dirawat di RS Bangkatan, Binjai.

Seorang perwakilan kelompok tani, Wagito mengatakan ketika kelompok karyawan itu hadir, warga kelompok tani sedang menjaga tanaman yang ditanami di atas lahan eks HGU PTPN 2. Tiba-tiba saja datang mobil colt diesel mengangkut orang yang terlihat ingin menyerang.

Menurutnya, sebelum terjadinya serangan itu, warga sedang menjaga tanaman dan terdengar teriakan serang-serang dari karyawan PTPN 2 yang menumpangi colt diesel. Mendengar itu, warga kelompok tani menyiapkan diri untuk menampung serangan itu. “Karena kami tak mau mati konyol, kami juga mempersiapkan diri,” ujarnya. “Kami juga menyerang dengan batu agar mereka tidak dapat memasuki posko kami. Karena kami kalah pasukan, akhirnya kami mundur,” tambahnya.

Setelah mundur, para karyawan PTPN 2 langsung membakar posko kelompok tani dan empat unit sepeda motor yang tertinggal dan sebuah genset. Namun, saat kejadian tersebut tak ada petugas polisi yang hadir.

Terpisah, Kepala Rayon C, PTPN 2 Sei Semayang wilayah Kota Binjai, S Samosir, kepada wartawan Sumut Pos mengatakan, saat bentrokan itu pihaknya mengalami luka-luka sebanyak 9 orang. Kehadiran para karyawan itu sebenarnya untuk pembersihan lahan di lima titik dengan luas sekitar 50 hektar yang masih dalam pengawasan PTPN II. Karena belum ada keputusan terkait HGU PTPN 2 dari Menteri BUMN.

Disinggung mengenai status HGU PTPN 2, dia mengakui memang sudah tidak ada HGU-nya . Tapi, lahan PTPN 2 itu belum berhak dimiliki masyarakat.

“Seperti yang saya katakan tadi, selagi belum ada surat resmi dari menteri terkait untuk melepaskan lahan itu, kami tetap bertanggung jawab melakukan pengawasan. Lagian, masyarakat ini tidak murni dari masyarakat tani, tetapi dikumpulkan oleh mafia tanah,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Binjai, AKBP Dra Rina Sari Ginting tampak hadir di tempat kejadian. Namun, kehadirannya hanya memantau dari dalam mobil dan enggan memberikan keterangan.

Pantauan Sumut Pos di lokasi kejadian, tanaman jagung, pisang dan ubi milik masyarakat tani diratakan dengan alat berat yang dijaga ketat petugas keamanan. Sehingga, masyarakat tani Tunggurono hanya dapat melihat dan tertunduk lesu saat jagung yang sudah ingin berbuah diratakan oleh karyawan PTPN 2. (dan)

Sumber :  hariansumut.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penipuan MLM Dari Rp 35 Miliar, Uang di Rekening Ade Kini hanya Rp 2 Juta

    Penipuan MLM Dari Rp 35 Miliar, Uang di Rekening Ade Kini hanya Rp 2 Juta

    • calendar_month Senin, 11 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BALIKPAPAN – Pemeriksaan aparat kepolisian Polres Balikpapan terhadap Ade Farida, tersangka kasus penipuan senilai Rp 35 miliar terus dilakukan. Selain meminta keterangan para korban yang sudah melapor dan menyita aset Ade, pihak kepolisian pun masih menelusuri aliran dana di tiga rekening Ade. Termasuk korban-korban lainnya yang belum melapor. Senin (11/4/11), beberapa aparat Reskrim Polres Balikpapan […]

  • Tidak Lama Lagi Bendum PDIP Jadi Tersangka Hambalang

    Tidak Lama Lagi Bendum PDIP Jadi Tersangka Hambalang

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Hiruk piku Pilpres tak membuat lengah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)‎ dalam bekerja. Dalam waktu dekat lembaga anti rasuah ini bakal menetapkan Bendahara Umum PDIP, Olly Dondokambey, sebagai tersangka. "KPK selalu bekerja profesional. Dalam putusan TBMN, dijelaskan keterlibatan Olly Dondokambey. Jadi sekarang fasenya tinggal penyidik merampungkan, lalu disampaikan ke pimpinan. Kalau sudah diserahkan ke pimpinan, nanti […]

  • Bamus DPRD Madina Gagal Lagi

    Bamus DPRD Madina Gagal Lagi

    • calendar_month Senin, 13 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Madina gagal lagi, Senin (13/8) untuk menetapkan jadwal agenda pembahasan Perhitungan APBD 2011. Ini gagal kali kedua setelah pada Jum’at (10/8) gagal rapat akibat tak mencukupi quorum. Kegagalan kali kedua ini juga akibat jumlah anggota yang hadir tidak mencukupi quorum. Dari 23 total jumlah anggota Bamus plus […]

  • Gatot kecewa KDh tak dukung Bazda

    Gatot kecewa KDh tak dukung Bazda

    • calendar_month Jumat, 13 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Gatot Pujo Nugroho, mengaku kecewa karena banyak kepala daerah (KDh) se Sumut belum mendukung surat edaran tentang pemotongan gaji pegawai negeri sipil (PNS) muslim untuk Bazda. Bahkan beberapa KDh kabupaten dan kota tersebut juga kurang mendukung keberadaan dan sosialisasi Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) dalam pengumpulan […]

  • Quick Count Sementara versi Desk Pemilukada Madina

    Quick Count Sementara versi Desk Pemilukada Madina

    • calendar_month Selasa, 26 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Hidayat-Dahlan Unggul Pencoblosan ulang di Madina usai dihelat kemarin. Pasangan nomor urut 6, HM Hidayat Batubara-Dahlan Hasan Nasution menggungguli pasangan lainnya dengan meraih angka sekitar 48.532 suara atau sekitar 70,5 persen dari jumlah suara sah. Hasil ini sesuai penghitungan sementara atau quick count desk pemilukada Madina hingga pukul 17.30 WIB, yang dicatut METRO dari Kantor […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 24)

    MARSIDAO-DAO (episode 24)

    • calendar_month Senin, 30 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara Tar pukul 12 marayak kotu Luhur, parobanan ni mait ma ostang i jolo bagas i. Alak najaji pe madung rongom i alaman i. Si Poso totop do i lambung  ni Muklan. Si Pikek i bagas paombar-ombar jugukanna dohot inang nia. Ngada sajia onok, opat alak kahanggi dohot anakboru paijur […]

expand_less