Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode

Kisah Mahasiswa Panyabungan di Thailand, Menunggu e-KTP Sejak Tahun 2017

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 11 Sep 2019
  • print Cetak

Deni Setiadi (tengah)

 

Persoalan blangko e-KTP habis atau mesin pencetak rusak atau server KTP bermasalah di Kabupaten Mandailing Natal sudah menjadi penyakit yang belum sembuh.

Dan rakyat selalu menghela nafas.

Lantas, bagaimana jika mahasiswa yang kuliah di luar negeri butuh e-KTP, namun selalu mentok oleh “penyakit “ itu?

Ini keluhan seorang mahasiswa yang kuliah di Thailand. Yang sejak 2017 menunggu e-KTP dari Dinas Kependudukan Mandailing Natal.  Sejak dia lulus SMK.

“Setiap saya datang, blangko selalu habis,” kata Deni Setiadi dalam  pesan inbox kepada Redaksi Mandailing Online 20 Agustus 2019, lima hari sebelum dia kembali ke Thailand.

Deni Setiadi adalah warga Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan Mandailing Natal. Sedang kuliah S1 di di negara Thailand.

Dia telah melakukan rekaman untuk e-KTP sejak Juni 2017. Hingga 2019 e-KTP itu tak selesai dari Dinas Kependudukan Catatan Sipil Mandailing Natal (Madina).

Dia tak berhasil memperoleh e-KTP. Pihak Dinas Kependudukan Madina menyatakan bahwa blangko e-KTP habis.

Saat libur kuliah, dia kembali ke Panyabungan selama sekitar 2 bulan. Itu liburan summer-nya yang terakhir sebelum melakukan internship.

Pada tanggal 20 Agustus 2019 pagi jam 9.00 WIB dia datang lagi mempertanyakan apakah e-KTP sudah siap? Ternyata juga tak siap. Alasan tetap sama : blanko habis.

Setiap dia datang ke Dinas Kependudukan Madina, blanko selalu habis.

Pegawai di Dinas Kependudukan Madina berkata bahwa dalam rentang tertentu blanko akan datang sebanyak sekitar 500 lembar, dan itu akan habis hanya dalam waktu 1 setengah hari.  Artinya, siapa cepat dia dapat.

Dia pernah menemui pejabat di instansi itu memberitahu pentingnya e-KTP itu agar semua aktifitas kuliah di luar negeri tak terkendala.

Dia menjadi gelisah karena tanggal 25 Agustus 2019 dia harus kembali ke Thailand untuk mengikuti internship.

Apalagi pasport miliknya akan habis tahun depan. Itu membutuhkan e-KTP.

Internship itu sangat urgen bagi masa depannya.

e- KTP itu sangat diperlukannya untuk membuka rekening di bank BNI. Pihak bank tak bisa menerbitkan rekening jika pemohon tak memiliki e-KTP.  Apalagi seluruh bank di Indonesia sudah ketat pengawasannya oleh OJK.

Resi yang diberikan Dinas Kependudukan Madina pun tak beraku di bank.

Lagipula, di era yang serba digital sekarang, apalagi di luar negeri, fungsi e-KTP sangat vital di berbagai aktifitas penting.

Sebenarnya dia punya KTP, tapi KTP lama alias non elektronik. Dan KTP jenis itu dulu masih bisa digunakan mengurus pasport ketika hendak kuliah ke Thailand.

“Sampai saat ini pihak BNI tetap tidak bisa menerima resi, dan pihak Dinas (Dinas Kependudukan) tidak memberikan solusi bagaimana saya harus membuat rekening BNI,” ungkap Deni dalam pesan inbox itu.

Karena dia sudah di Thailand, dia menyuruh adiknya untuk selalu menyunggul e-KTP itu ke Dinas Kependudukan Madina.

Setiap adiknya ke instansi itu, pegawai selalu bilang blanko habis. Di waktu lain jawaban pegawai : mesin pencetak rusak.

“Saya berharap dapat menghubungi abang agar berita ini bisa dimuat (di Mandailing Online) dan semoga kesimpang siuran ini sudah tidak ada lagi,” katanya di pesan inbox.

Dan telefon terakhir Mandailing Online dengan Deni Rabu (11/9/2017), e-KTP itu belum juga dicetak pemerintah daerah.

 

Penulis : Dahlan Batubara

 

 

 

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kawasan Mandailing Julu Butuh Perbaikan Jalan dan Air Bersih

    Kawasan Mandailing Julu Butuh Perbaikan Jalan dan Air Bersih

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 7Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pada reses ke III DPRD Mandailing Natal (Madina) di wilayah Mandailing Julu menemukan beberapa desa membutuhkan perbaikan infrastruktur jalan dan pengadaan air bersih. Anggota DPRD dari Fraksi PKB Daerah Pemilihan II Madina, Ir.Zubeir Lubis, Kamis (19/9/2013) mengatakan usulan masyarakat untuk perbaikan infrastruktur jalan penghubung antara Desa Rao-rao menuju Desa Panjaringan, sekitar […]

  • Film “Senandung Willem” Bernuansa Tahun 1800-an

    Film “Senandung Willem” Bernuansa Tahun 1800-an

    • calendar_month Kamis, 13 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Bersama Gubernur Hindia Belanda– Salah satu adegan film Senandung Willem yang digarap Tympanum Novem Film. Film yang merupakan proyek Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Mandailing Natal ini, dipercayakan digarap oleh Tympanum Novem. Film ini mengisahkan tokoh Willem Iskander yang punya andil besar dalam pendidikan di Mandailing pada tahun 1800-an. (hol)

  • Ribuan Karyawan Mengamuk dan Bakar Perusahaan di Batam

    Ribuan Karyawan Mengamuk dan Bakar Perusahaan di Batam

    • calendar_month Selasa, 20 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BATAM: Ribuan karyawan subkontrak PT Nexus Engineering Kawasan Industri Kabil Kota Batam mengamuk dan membakar perusahaan tempat mereka bekerja, Selasa sekitar pukul 08.30 WIB. Menurut salah seorang karyawan, Niko, kejadian tersebut dipicu salah seorang karyawan dipukul oleh oknum diduga anggota TNI yang bertugas diperusahaan, karena karyawan yang belum diketahui namannya itu salah parkir. “Ribuan karyawan […]

  • Tympanum Novem Garap Film ” Holong Natarhalang”

    Tympanum Novem Garap Film ” Holong Natarhalang”

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Tympanum Novem Films kembali menggarap film terbaru ditahun 2014 ini, salah satunya adalah Film yang berjudul Holong Natarhalang (Siboru Tulang). Film ini mengisahkan tentang tanggung jawab anak namboru terhadap boru tulangya dalam pandangan adat Mandailing. Film ini nantinya juga dibintangi oleh  Dahlan Batubara, Desy Hariaty dan Lila Lumongga Nasution dan kawan-kawan.(hol)

  • Defisit APBD Madina perlu dianalisa

    Defisit APBD Madina perlu dianalisa

    • calendar_month Jumat, 1 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Defisitnya anggaran APBD Madina, yang diperkirakan mencapai Rp45 miliar lebih perlu dianalisa dan dikaji kembali. Hal itu dikatakan anggota DPRD Madina, Zubeir Lubis, pagi ini. Menurutnya, terkait masalah defisit anggaran itu bisa saja terjadi karena pemasukan anggaran yang sudah direncanakan tidak terealisasi karena beberapa hal. Namun perlu dikaji kenapa anggaran itu tidak masuk […]

  • BURANGIR DALAM PILKADA

    BURANGIR DALAM PILKADA

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Moechtar Nasution Apa keterkaitan burangir dengan pilkada Madina yang direncanakan pada penghujung tahun ini akan dilaksanakan? Jelas sekali secara denotatif tidak akan diketemukan korelasinya namun jika dimakna ini secara konotatif sesungguhnya pasti akan bisa dihubungkan sinerginya. Burangir, kata ini mengalami penyimpangan makna yang sangat jauh dari arti yang sebenarnya persis seperti nama buah-buahan […]

expand_less